IDENTITAS RPP
| Sekolah | : SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN |
| Nama guru | : Ike Sherlia Rengilehitan, S.Pd |
| Mata Pelajaran | : Kimia |
| Kelas/Semester | : XI / Ganjil |
| Alokasi Waktu | : 5 JP (225 menit) |
IDENTIFIKASI
DESAIN PEMBELAJARAN
| Lintas Disiplin Ilmu | : Pembelajaran laju reaksi memiliki keterkaitan erat dengan matematika dalam analisis data kuantitatif perubahan konsentrasi terhadap waktu. Pemahaman konsep fisika mengenai energi kinetik dan tumbukan molekul sangat relevan. Selain itu, pembelajaran ini mengintegrasikan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) melalui analisis data sederhana untuk memprediksi laju reaksi atau simulasi interaktif, serta Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban dengan mengaitkan laju reaksi pada proses pengawetan pangan atau kecepatan degradasi bahan organik di lingkungan pertanian Tuban. |
| Tujuan Pembelajaran | : Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu mengenali laju reaksi sebagai perubahan konsentrasi reaktan atau produk terhadap waktu, mengidentifikasi minimal dua faktor yang mempengaruhi laju reaksi, dan menjelaskan hubungan antara teori tumbukan dengan laju reaksi melalui demonstrasi dan diskusi kelompok dengan tingkat pemahaman yang ditunjukkan minimal 80% ketuntasan indikator. |
| Topik Pembelajaran | : Konsep Laju Reaksi dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. |
| Praktik Pedagogis | :
|
| Kemitraan Pembelajaran | : Kolaborasi dengan laboran sekolah untuk mempersiapkan alat dan bahan demonstrasi sederhana laju reaksi, serta berkoordinasi dengan wali kelas untuk memfasilitasi partisipasi aktif seluruh peserta didik dalam diskusi. |
| Lingkungan Pembelajaran | : Pembelajaran dilaksanakan di ruang kelas yang kondusif dengan pengaturan meja yang memungkinkan kerja kelompok. Pemanfaatan proyektor untuk menayangkan video dan gambar. Dinding kelas dapat dihiasi poster terkait kimia atau hasil karya peserta didik. Budaya belajar yang aman dan inklusif mendorong partisipasi aktif setiap individu. |
| Pemanfaatan Digital | : Penggunaan proyektor untuk presentasi, video demonstrasi, dan simulasi interaktif laju reaksi (jika tersedia). Peserta didik dapat menggunakan gawai untuk mencari informasi tambahan atau mengakses platform pembelajaran digital. |
PENGALAMAN BELAJAR
| Tahap | Prinsip Pembelajaran Mendalam | Aktivitas Guru | Aktivitas Murid | Alokasi Waktu | Bukti Belajar |
|---|---|---|---|---|---|
| AWAL | Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan | 1. Membuka pelajaran dengan salam dan doa. Mengkondisikan kelas agar siap belajar. 2. Melakukan apersepsi dengan menunjukkan video singkat tentang proses pembusukan buah atau pelarutan tablet vitamin C, lalu bertanya "Mengapa ada proses yang cepat dan ada yang lambat?" 3. Melakukan asesmen diagnostik singkat (3-5 pertanyaan) untuk memetakan pemahaman awal tentang konsep kecepatan. 4. Menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan kriteria keberhasilan dengan antusias. | 1. Menjawab salam, berdoa, dan menunjukkan kesiapan belajar. 2. Menyimak video/gambar, menjawab pertanyaan apersepsi, dan mulai berpikir kritis tentang perbedaan kecepatan fenomena. 3. Menjawab pertanyaan asesmen diagnostik. 4. Menyimak tujuan pembelajaran dan kriteria keberhasilan. | 30 menit | Jawaban asesmen diagnostik, keaktifan dalam diskusi awal. |
| INTI - MEMAHAMI | Berkesadaran, Bermakna | 1. Menayangkan video demonstrasi sederhana (misal: reaksi antara soda kue dan cuka dengan volume berbeda) sebagai stimulus. 2. Memfasilitasi diskusi identifikasi masalah: "Apa yang menyebabkan perbedaan kecepatan reaksi pada demonstrasi tadi?" 3. Membagikan LKPD berisi data percobaan simulasi pengaruh konsentrasi (misal: 0.1M, 0.2M, 0.3M larutan) terhadap waktu reaksi, meminta murid mengamati dan mencatat perubahan. 4. Memberikan penjelasan singkat tentang definisi laju reaksi sebagai perubahan konsentrasi per waktu, menghubungkannya dengan data pada LKPD. | 1. Mengamati video demonstrasi dengan penuh perhatian. 2. Mengajukan pertanyaan dan merumuskan masalah terkait perbedaan kecepatan reaksi. 3. Mengamati data simulasi pada LKPD, mencatat hasil pengamatan perubahan (misal: waktu yang dibutuhkan). 4. Menyimak penjelasan guru dan mulai mengaitkan definisi laju reaksi dengan data yang diamati. | 75 menit | Jawaban pertanyaan identifikasi masalah, data hasil pengamatan pada LKPD. |
| INTI - MENGAPLIKASI | Bermakna, Menggembirakan | 1. Membimbing peserta didik dalam kelompok untuk mengolah data pada LKPD, mengidentifikasi hubungan antara konsentrasi dan laju reaksi. 2. Memfasilitasi diskusi kelompok untuk merumuskan hipotesis awal tentang faktor-faktor lain yang mempengaruhi laju reaksi (suhu, luas permukaan). 3. Memberikan demonstrasi sederhana pengaruh suhu (misal: melarutkan gula dalam air panas vs air dingin) dan meminta murid mengamati dan menganalisis. 4. Memperkenalkan konsep teori tumbukan sebagai penjelasan ilmiah mengapa faktor-faktor tersebut mempengaruhi laju reaksi. | 1. Berdiskusi dalam kelompok untuk menganalisis data, mengidentifikasi tren, dan merumuskan kesimpulan sementara mengenai pengaruh konsentrasi. 2. Berdiskusi untuk merumuskan hipotesis mengenai faktor lain yang mempengaruhi laju reaksi. 3. Mengamati demonstrasi pengaruh suhu, mencatat hasil pengamatan, dan mendiskusikannya dalam kelompok. 4. Menyimak penjelasan teori tumbukan dan mencoba mengaitkannya dengan hasil pengamatan. | 75 menit | Hasil analisis data LKPD, hipotesis kelompok, hasil pengamatan demonstrasi suhu. |
| INTI - MEREFLEKSI | Berkesadaran, Bermakna | 1. Memfasilitasi diskusi kelas untuk memverifikasi kesimpulan kelompok berdasarkan teori tumbukan dan contoh aplikasi. 2. Meminta perwakilan kelompok untuk menyampaikan kesimpulan mengenai definisi laju reaksi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. 3. Memberikan umpan balik konstruktif terhadap pemahaman dan presentasi kelompok. 4. Meminta peserta didik menuliskan rangkuman singkat mengenai konsep laju reaksi dan faktor-faktornya, serta mengaitkannya dengan contoh nyata (misal: pentingnya laju reaksi dalam pengawetan makanan untuk Program SIKAP). | 1. Berpartisipasi aktif dalam diskusi kelas, membandingkan hasil temuan kelompok dengan kelompok lain dan penjelasan guru. 2. Menyampaikan kesimpulan kelompok secara lisan di depan kelas. 3. Menerima umpan balik dari guru dan teman. 4. Menulis rangkuman pribadi mengenai konsep laju reaksi, faktor-faktornya, dan relevansinya dengan kehidupan sehari-hari, termasuk konteks Program SIKAP. | 30 menit | Catatan rangkuman pribadi, keaktifan dalam diskusi refleksi. |
| PENUTUP | Menggembirakan, Bermakna | 1. Menyimpulkan materi utama pelajaran hari ini bersama peserta didik. 2. Memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan kerja keras peserta didik. 3. Memberikan umpan balik singkat secara umum mengenai kemajuan kelas. 4. Memberikan informasi mengenai materi pertemuan berikutnya (misal: teori tumbukan dan energi aktivasi) dan tugas sederhana (misal: mencari contoh lain penerapan laju reaksi). 5. Menutup pelajaran dengan doa dan salam. | 1. Ikut serta dalam penyimpulan materi. 2. Menerima apresiasi dari guru. 3. Menyimak informasi tindak lanjut. 4. Menjawab salam penutup. | 15 menit | Partisipasi dalam penyimpulan, kesiapan untuk materi selanjutnya. |
ASESMEN PEMBELAJARAN
| Asesmen pada Awal Pembelajaran |
|
| Asesmen pada Proses Pembelajaran (Formatif) |
|
| Asesmen pada Akhir Pembelajaran (Refleksi Akhir) |
|
RUBRIK PENILAIAN
Tujuan Pembelajaran yang Dinilai: Peserta didik mampu mengenali laju reaksi sebagai perubahan konsentrasi reaktan atau produk terhadap waktu, mengidentifikasi minimal dua faktor yang mempengaruhi laju reaksi, dan menjelaskan hubungan antara teori tumbukan dengan laju reaksi.| Indikator | Baru Memulai | Berkembang | Cakap | Mahir |
|---|---|---|---|---|
| Memahami Konsep Laju Reaksi (Perubahan Konsentrasi terhadap Waktu) | Belum dapat menjelaskan konsep laju reaksi. | Dapat menjelaskan konsep laju reaksi secara umum tetapi kurang tepat dalam menghubungkan dengan perubahan konsentrasi dan waktu. | Dapat menjelaskan konsep laju reaksi sebagai perubahan konsentrasi per satuan waktu dengan cukup jelas. | Dapat menjelaskan konsep laju reaksi secara komprehensif dengan menghubungkan perubahan konsentrasi reaktan/produk dan satuan waktu secara akurat. |
| Mengidentifikasi Faktor-faktor yang Mempengaruhi Laju Reaksi | Hanya dapat menyebutkan satu faktor atau tidak dapat menyebutkan faktor sama sekali. | Dapat menyebutkan minimal dua faktor yang mempengaruhi laju reaksi, namun penjelasannya terbatas atau kurang tepat. | Dapat mengidentifikasi minimal dua faktor yang mempengaruhi laju reaksi (misal: konsentrasi, suhu) dan memberikan penjelasan singkat yang relevan. | Dapat mengidentifikasi minimal tiga faktor yang mempengaruhi laju reaksi (misal: konsentrasi, suhu, luas permukaan) dan menjelaskan pengaruhnya secara rinci. |
| Menjelaskan Hubungan Teori Tumbukan dengan Laju Reaksi | Belum memahami konsep teori tumbukan atau hubungannya dengan laju reaksi. | Memiliki pemahaman dasar tentang tumbukan, tetapi belum dapat mengaitkannya secara jelas dengan laju reaksi. | Dapat menjelaskan bahwa tumbukan antar partikel diperlukan untuk reaksi dan mengaitkannya secara sederhana dengan faktor-faktor laju reaksi. | Dapat menjelaskan secara rinci bagaimana teori tumbukan (frekuensi tumbukan, energi tumbukan, orientasi) menjelaskan pengaruh faktor-faktor seperti konsentrasi dan suhu terhadap laju reaksi. |
| Kemampuan Analisis Data dan Komunikasi Hasil | Kesulitan menganalisis data sederhana atau mengomunikasikan temuan. | Mampu menganalisis data sederhana dengan bantuan, namun komunikasi hasil masih terbatas. | Mampu menganalisis data pada LKPD dan mengomunikasikan kesimpulan secara lisan atau tulisan dengan cukup jelas. | Mampu menganalisis data dan mengomunikasikan hasil secara sistematis, logis, dan didukung argumen ilmiah yang kuat. |
Keterangan:
- Baru Memulai: Pemahaman/keterampilan sangat dasar, memerlukan bimbingan intensif.
- Berkembang: Mulai berkembang tetapi masih perlu perbaikan signifikan dan dukungan lebih lanjut.
- Cakap: Baik dan sesuai harapan, menunjukkan pemahaman/keterampilan yang memadai.
- Mahir: Sangat baik dan melebihi harapan, menunjukkan penguasaan konsep/keterampilan yang mendalam.
|
Mengetahui, Kepala Sekolah |
Tuban, Juli 2026 Guru Mata Pelajaran |
|
Amirul Faisal Rizza, M.Pd. NIP. •••••••••••••••• |
Ike Sherlia Rengilehitan, S.Pd NIP. •••••••••••••••• |