← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN RPP Pembelajaran Mendalam

RPP Pertemuan 1 dari 1 - Kimia XI - Ikatan Kimia

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM

RPP PERTEMUAN 1 DARI 1

IDENTITAS

Sekolah SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Nama Guru Ike Sherlia Rengilehitan, S.Pd
Mata Pelajaran Kimia
Kelas/Semester XI / Ganjil
Alokasi Waktu 5 JP (225 menit)

IDENTIFIKASI

Peserta Didik Kesiapan belajar peserta didik akan dipetakan melalui asesmen diagnostik singkat di awal pembelajaran untuk mengidentifikasi pengetahuan awal tentang konsep atom dan kecenderungan unsur, minat terhadap materi ikatan kimia, serta kebutuhan belajar yang beragam. Hasil pemetaan ini akan digunakan untuk menyesuaikan strategi pembelajaran dan diferensiasi.
Materi Pelajaran Materi Ikatan Kimia mencakup konsep dasar pembentukan ikatan, jenis-jenis ikatan (ion, kovalen, logam), struktur Lewis, polaritas, bentuk molekul, dan gaya antarmolekul. Materi ini relevan dengan kehidupan nyata karena menjelaskan sifat berbagai zat di sekitar kita. Tingkat kesulitan materi ini moderat, membutuhkan pemahaman abstrak. Potensi miskonsepsi meliputi pembedaan ikatan dan gaya antarmolekul, serta prediksi bentuk molekul. Integrasi nilai karakter seperti rasa ingin tahu dan ketelitian akan ditanamkan.
Dimensi Profil Lulusan (DPL) Penalaran Kritis, Komunikasi
Capaian Pembelajaran Pemahaman Kimia: Membandingkan jenis ikatan kimia serta kaitannya dengan bentuk molekul dan gaya intermolekuler dalam memprediksi sifat fisik materi.
Keterampilan Proses: Mengamati, Mempertanyakan dan Memprediksi, Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan, Memproses dan Menganalisis Data dan Informasi, Mengevaluasi dan Refleksi, Mengomunikasikan Hasil.

DESAIN PEMBELAJARAN

PENGALAMAN BELAJAR

Tahap Prinsip Pembelajaran Mendalam Aktivitas Guru Aktivitas Murid Alokasi Waktu Bukti Belajar
AWAL
(30 menit)
Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan 1. Memberikan salam, menanyakan kabar, dan mengecek kehadiran.
2. Melakukan apersepsi kontekstual dengan menampilkan gambar/video tentang perbedaan sifat air dan minyak.
3. Melaksanakan asesmen diagnostik singkat (misal: 2-3 pertanyaan singkat lisan/tertulis) mengenai konsep atom dan kecenderungan unsur.
4. Menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan kriteria keberhasilan.
5. Memotivasi peserta didik dengan mengaitkan materi dengan fenomena sehari-hari.
1. Menjawab salam, merespon pertanyaan guru.
2. Mengamati stimulus visual dan menyampaikan pendapat awal.
3. Menjawab pertanyaan diagnostik.
4. Menyimak tujuan dan kriteria pembelajaran.
5. Menunjukkan antusiasme dan rasa ingin tahu.
30 menit Hasil asesmen diagnostik singkat. Keaktifan dalam diskusi awal.
INTI - MEMAHAMI
(90 menit)
Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan 1. (Stimulus) Menampilkan gambar/video perbedaan sifat zat (misalnya air dan minyak) dan memancing pertanyaan.
2. (Identifikasi Masalah) Memfasilitasi perumusan pertanyaan kritis dari peserta didik terkait perbedaan sifat zat dan hubungannya dengan struktur atom/ikatan.
3. (Pengumpulan Data) Membimbing peserta didik dalam mencari informasi dari buku teks atau sumber daring mengenai jenis-jenis ikatan kimia (ion, kovalen, logam) dan gaya antarmolekul.
4. Membantu peserta didik menemukan pola umum pembentukan ikatan dan gaya antarmolekul.
1. (Stimulus) Mengamati stimulus visual dan mengajukan pertanyaan awal.
2. (Identifikasi Masalah) Merumuskan pertanyaan seperti: "Mengapa air bisa melarutkan gula tapi minyak tidak?", "Apa yang membuat logam bisa menghantarkan listrik?".
3. (Pengumpulan Data) Secara berkelompok, mencari dan mencatat informasi tentang pembentukan ikatan ion, kovalen, logam, serta jenis-jenis gaya antarmolekul.
4. Mendiskusikan informasi yang ditemukan dan mencoba memahami konsep dasar pembentukan ikatan.
90 menit Catatan hasil pencarian informasi kelompok. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan.
INTI - MENGAPLIKASI
(75 menit)
Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan 1. (Pengolahan Data) Memberikan lembar kerja sederhana berisi data beberapa senyawa (misal: H2O, NaCl, CH4, Fe) beserta sifat fisiknya (titik didih, kelarutan). Memandu peserta didik menganalisis data tersebut berdasarkan jenis ikatan yang telah dipelajari.
2. (Pembuktian/Verifikasi) Memfasilitasi presentasi singkat hasil analisis kelompok, mendorong peserta didik untuk menjelaskan temuan mereka.
3. (Generalisasi) Memandu peserta didik untuk menyimpulkan hubungan kausal antara jenis ikatan kimia/gaya antarmolekul dengan sifat fisik zat, serta memberikan contoh konkret.
4. Memberikan contoh sederhana bagaimana pemahaman ikatan kimia penting dalam pengawetan bahan pangan lokal Tuban, misalnya terkait stabilitas senyawa penyusunnya.
1. (Pengolahan Data) Menganalisis tabel data sifat fisik senyawa, mengidentifikasi pola hubungan antara jenis ikatan dan sifat zat.
2. (Pembuktian/Verifikasi) Mempresentasikan hasil analisis kelompok, menjelaskan prediksi sifat zat berdasarkan jenis ikatannya.
3. (Generalisasi) Menyusun kesimpulan tertulis mengenai hubungan ikatan kimia dan gaya antarmolekul dengan sifat fisik zat (titik didih, kelarutan).
4. Mencari contoh pengawetan bahan pangan lokal Tuban yang terkait dengan sifat fisik senyawa penyusunnya.
75 menit Hasil analisis lembar kerja. Laporan presentasi singkat. Kesimpulan tertulis kelompok.
INTI - MEREFLEKSI
(15 menit)
Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan 1. Memberikan pertanyaan reflektif: "Apa yang paling menarik dari pembelajaran hari ini?", "Bagian mana yang masih sulit dipahami?", "Bagaimana pemahaman tentang ikatan kimia dapat membantu kita dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam konteks SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan)?".
2. Memberikan umpan balik konstruktif terhadap pemahaman dan partisipasi peserta didik.
3. Meminta peserta didik untuk melakukan asesmen diri singkat.
1. Menjawab pertanyaan reflektif secara jujur, baik lisan maupun tulisan singkat.
2. Menerima umpan balik dari guru.
3. Melakukan asesmen diri mengenai pemahaman materi.
15 menit Jawaban refleksi peserta didik. Hasil asesmen diri (self-assessment).
PENUTUP
(15 menit)
Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan 1. Merangkum poin-poin penting pembelajaran hari ini.
2. Memberikan penguatan terhadap konsep-konsep kunci.
3. Memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik.
4. Menyampaikan informasi singkat mengenai materi pertemuan berikutnya (misal: Termokimia) dan tugas jika ada.
5. Mengakhiri pembelajaran dengan doa.
1. Menyimak rangkuman dari guru.
2. Mengkonfirmasi pemahaman.
3. Merespon apresiasi guru.
4. Mencatat informasi materi selanjutnya.
5. Berdoa bersama.
15 menit Partisipasi aktif dalam kegiatan penutup.

ASESMEN PEMBELAJARAN

Asesmen pada Awal Pembelajaran Tujuan: Memetakan pengetahuan awal peserta didik mengenai konsep atom dan kecenderungan unsur, serta mengukur minat belajar terhadap materi ikatan kimia.
Bentuk/Instrumen: Asesmen Diagnostik Singkat (lisan/tertulis).
Teknik: Tanya Jawab, Tes Singkat.
Bukti yang Dinilai: Jawaban peserta didik terhadap pertanyaan-pertanyaan kunci.
Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu menjawab minimal 50% pertanyaan dengan benar.
Tindak Lanjut: Bagi yang belum mencapai kriteria, diberikan penguatan singkat atau penugasan literasi mandiri sebelum materi inti. Bagi yang sudah paham, dapat diberi tantangan awal.
Asesmen pada Proses Pembelajaran Tujuan: Memantau pemahaman peserta didik selama pembelajaran berlangsung, mengidentifikasi kesulitan, dan memberikan umpan balik formatif.
Bentuk/Instrumen: Observasi keaktifan diskusi, hasil kerja kelompok (analisis data), pertanyaan-pertanyaan selama pembelajaran, dan asesmen diri (self-assessment).
Teknik: Observasi, Penilaian Kinerja (diskusi kelompok), Tes Tertulis (analisis data), Penilaian Diri (Self-Assessment).
Bukti yang Dinilai: Tingkat partisipasi dalam diskusi, ketepatan analisis data, kualitas pertanyaan yang diajukan, kejujuran dalam asesmen diri.
Kriteria Keberhasilan: Peserta didik menunjukkan peningkatan pemahaman dari awal hingga akhir proses, aktif berkontribusi dalam diskusi, dan mampu mengaitkan ikatan kimia dengan sifat zat.
Tindak Lanjut: Memberikan umpan balik konstruktif secara individual maupun kelompok, memberikan bantuan tambahan pada peserta didik yang kesulitan.
Asesmen pada Akhir Pembelajaran Tujuan: Mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu pemahaman konsep ikatan kimia dan pengaruhnya terhadap sifat zat.
Bentuk/Instrumen: Refleksi tertulis singkat.
Teknik: Penilaian Non-Tes (Refleksi).
Bukti yang Dinilai: Jawaban reflektif peserta didik mengenai pemahaman konsep, kesulitan yang dialami, dan keterkaitan materi dengan kehidupan nyata.
Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu mengemukakan minimal dua contoh hubungan antara jenis ikatan kimia/gaya antarmolekul dengan sifat fisik zat, serta menunjukkan pemahaman dasar mengenai pentingnya materi ini.
Tindak Lanjut: Menjadi dasar perencanaan pembelajaran selanjutnya dan identifikasi kebutuhan pengayaan atau remedial.

RUBRIK PENILAIAN

Tujuan Pembelajaran yang Dinilai: Peserta didik mampu mengenali bahwa atom dapat berikatan membentuk senyawa dan menjelaskan bagaimana jenis ikatan kimia serta gaya antarmolekul memengaruhi sifat fisik zat (seperti titik didih dan kelarutan) melalui diskusi dan analisis data sederhana, dengan target dapat memberikan minimal dua contoh hubungan tersebut.
Indikator Baru Memulai Berkembang Cakap Mahir
Pemahaman Konsep Dasar Ikatan Kimia Belum memahami bahwa atom berikatan untuk membentuk senyawa. Memahami bahwa atom berikatan tetapi belum bisa menjelaskan alasan pembentukan ikatan. Mampu menyatakan bahwa atom berikatan membentuk senyawa karena mencapai kestabilan. Mampu menjelaskan alasan pembentukan ikatan kimia berdasarkan pencapaian konfigurasi elektron yang stabil.
Kemampuan Mengidentifikasi Jenis Ikatan Kimia Kesulitan membedakan jenis-jenis ikatan kimia (ion, kovalen, logam). Mampu mengidentifikasi satu jenis ikatan kimia dari contoh sederhana. Mampu mengidentifikasi jenis ikatan kimia (ion, kovalen, logam) untuk beberapa contoh senyawa. Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan dasar pembentukan berbagai jenis ikatan kimia (ion, kovalen, logam) secara akurat.
Keterkaitan Ikatan Kimia dengan Sifat Fisik Zat Belum bisa mengaitkan jenis ikatan dengan sifat fisik zat. Mampu mengaitkan satu jenis ikatan dengan satu sifat fisik zat (misal: ikatan ion dengan titik leleh tinggi). Mampu memberikan minimal dua contoh hubungan antara jenis ikatan kimia/gaya antarmolekul dengan sifat fisik zat (titik didih, kelarutan). Mampu menjelaskan secara rinci bagaimana berbagai jenis ikatan kimia dan gaya antarmolekul memengaruhi titik didih, kelarutan, dan wujud zat.
Kemampuan Menganalisis Data Sederhana Kesulitan membaca dan menginterpretasikan data tabel sifat fisik zat. Mampu membaca data tabel tetapi belum bisa menganalisis polanya. Mampu menganalisis data tabel dan menemukan pola hubungan antara jenis ikatan dan sifat fisik zat. Mampu menganalisis data tabel secara kritis, membandingkan, dan menarik kesimpulan yang valid mengenai pengaruh ikatan kimia terhadap sifat zat.
Keterangan:
  • Baru Memulai: pemahaman/keterampilan sangat dasar.
  • Berkembang: mulai berkembang tetapi masih perlu perbaikan.
  • Cakap: baik dan sesuai harapan.
  • Mahir: sangat baik dan melebihi harapan.

Mengetahui,

Kepala Sekolah

Tuban, Juli 2026

Guru Mata Pelajaran

Amirul Faisal Rizza, M.Pd.

NIP. ••••••••••••••••

Ike Sherlia Rengilehitan, S.Pd

NIP. ••••••••••••••••

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.