ASESMEN PEMBELAJARAN
IDENTITAS ASESMEN
| Sekolah | SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN |
|---|---|
| Guru | Ike Sherlia Rengilehitan, S.Pd |
| Mata Pelajaran | Kimia |
| Kelas/Rombel | XII |
| Tingkat/Fase | XII / Fase F |
| Semester | Genap |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pertemuan | 5 dari 8 |
| Tanggal | 2027-02-01 s.d. 2027-02-07 |
| Topik | Senyawa Karbon |
| Fokus Kegiatan | Pendalaman dan pengaplikasian konsep melalui aktivitas kontekstual. |
| Tujuan Asesmen | Mengukur pemahaman dan kemampuan peserta didik dalam mengaplikasikan konsep struktur, tata nama, sifat, dan kegunaan senyawa karbon sederhana (alkana, alkena, alkuna, alkohol, eter) melalui identifikasi dan penggambaran struktur. |
ASESMEN AWAL
Tujuan: Mengukur kesiapan belajar dan mengidentifikasi miskonsepsi awal peserta didik terkait senyawa karbon.
- Manakah di antara berikut yang merupakan contoh senyawa organik?
- Air (H₂O)
- Garam dapur (NaCl)
- Metana (CH₄)
- Asam sulfat (H₂SO₄)
- Apa yang membedakan senyawa karbon dengan senyawa anorganik lainnya?
- Sebutkan tiga contoh penerapan senyawa karbon dalam kehidupan sehari-hari!
- Perhatikan struktur berikut: CH₃-CH₂-CH₃. Nama IUPAC yang tepat untuk senyawa ini adalah...
- Mengapa atom karbon dapat membentuk rantai yang sangat panjang dan kompleks?
Kunci Jawaban dan Interpretasi:
- Jawaban: c. Metana (CH₄). Interpretasi: Mengukur pemahaman dasar tentang definisi senyawa organik.
- Jawaban: Atom karbon memiliki kemampuan membentuk ikatan kovalen yang kuat dengan atom karbon lain (ikatan tunggal, rangkap dua, rangkap tiga) dan atom unsur lain (H, O, N, S, P, halogen) serta dapat membentuk rantai lurus, bercabang, dan siklik. Interpretasi: Mengukur pemahaman tentang kekhasan atom karbon.
- Jawaban: Contohnya: plastik, bahan bakar (bensin, gas alam), obat-obatan, makanan, serat alami (kapas, wol), pewarna, sabun, deterjen. (Jawaban bervariasi). Interpretasi: Mengukur pemahaman tentang relevansi senyawa karbon dalam kehidupan.
- Jawaban: Propena. Interpretasi: Mengukur kemampuan tata nama dasar alkana.
- Jawaban: Karena atom karbon memiliki empat elektron valensi yang memungkinkan membentuk empat ikatan kovalen. Selain itu, atom karbon dapat berikatan dengan atom karbon lain membentuk rantai yang stabil dan panjang (katenasi). Interpretasi: Mengukur pemahaman tentang sifat katenasi dan kemampuan membentuk ikatan karbon-karbon.
Catatan: Hasil asesmen awal ini tidak menjadi nilai akhir, namun digunakan untuk memetakan kesiapan belajar dan memberikan intervensi dini jika diperlukan.
ASESMEN PROSES
A. Lembar Observasi
Tujuan: Mengamati partisipasi aktif, kemampuan kerja sama, dan penalaran kritis peserta didik selama kegiatan pembelajaran.
| No | Nama Peserta Didik | Partisipasi Aktif dalam Diskusi | Kemampuan Berpikir Kritis | Ketelitian dalam Menggambar Struktur | Kerja Sama Kelompok | Catatan Umpan Balik | ||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Belum Tampak | Mulai Tampak | Konsisten | Belum Tampak | Mulai Tampak | Konsisten | Belum Tampak | Mulai Tampak | Konsisten | Belum Tampak | Mulai Tampak | Konsisten | Belum Tampak | Mulai Tampak | Konsisten | ||
| 1 | ... | |||||||||||||||
| 2 | ... |
B. Pertanyaan Exit Ticket
Tujuan: Menilai pemahaman akhir peserta didik pada akhir sesi pembelajaran dan mengidentifikasi area yang masih perlu diperkuat.
- Satu hal baru yang saya pelajari hari ini tentang senyawa karbon adalah...
- Satu pertanyaan yang masih saya miliki tentang senyawa karbon adalah...
- Bagaimana konsep senyawa karbon dapat dikaitkan dengan pengembangan sistem pertanian presisi yang memanfaatkan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) untuk analisis data lingkungan, misalnya dalam optimalisasi pupuk organik berbasis senyawa karbon?
ASESMEN AKHIR
Tujuan: Mengukur pencapaian peserta didik terhadap tujuan pembelajaran.
A. Pilihan Ganda (5 Soal)
- Senyawa dengan rumus struktur CH₃-CH=CH-CH₃ termasuk dalam golongan...
- Alkuna
- Alkana
- Alkohol
- Alkena
- Gugus fungsi -OH merupakan ciri khas dari senyawa...
- Eter
- Alkohol
- Aldehida
- Keton
- Senyawa alkana yang memiliki rumus molekul C₄H₁₀ memiliki isomer...
- Satu
- Dua
- Tiga
- Empat
- Titik didih senyawa alkana cenderung meningkat seiring bertambahnya jumlah atom karbon karena...
- Gaya antarmolekul Van der Waals semakin lemah
- Gaya antarmolekul Van der Waals semakin kuat
- Terjadi ikatan hidrogen
- Ukuran molekul semakin kecil
- Berikut ini adalah contoh aplikasi senyawa karbon dalam Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, kecuali...
- Bahan baku pembuatan pupuk kompos
- Bahan pengawet alami pada produk pangan
- Komponen utama dalam pembuatan pestisida anorganik
- Sumber energi terbarukan dari biomassa
B. Jawaban Singkat (3 Soal)
- Tuliskan nama IUPAC dari senyawa dengan kerangka karbon berikut: CH₃-CH(CH₃)-CH₂-CH₃.
- Jelaskan perbedaan mendasar antara ikatan rangkap dua pada alkena dan ikatan rangkap tiga pada alkuna!
- Mengapa senyawa eter memiliki sifat kelarutan yang berbeda dengan alkohol meskipun keduanya memiliki rumus molekul yang sama (isomer)?
C. Uraian/Tugas Kontekstual (2 Soal)
- Seorang petani di Tuban ingin mengoptimalkan hasil panen padi dengan menggunakan pupuk organik yang tepat. Berdasarkan pemahaman Anda tentang senyawa karbon, jelaskan bagaimana Anda dapat membantu petani tersebut mengidentifikasi jenis-jenis senyawa karbon yang bermanfaat sebagai sumber nutrisi tanaman padi dan bagaimana data dari sensor lingkungan yang diolah menggunakan algoritma KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) dapat membantu memprediksi kebutuhan pupuk tersebut.
- Gambarlah struktur senyawa berikut:
- Propena
- 1-Butanol
KISI-KISI ASESMEN AKHIR
| No | Tujuan/Indikator | Materi | Level Kognitif | Bentuk Soal | Nomor Soal |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi golongan senyawa karbon berdasarkan struktur. | Alkena | C2 (Memahami) | Pilihan Ganda | 1 |
| 2 | Mengidentifikasi gugus fungsi alkohol. | Alkohol | C2 (Memahami) | Pilihan Ganda | 2 |
| 3 | Menentukan jumlah isomer dari alkana sederhana. | Isomer Alkana | C3 (Mengaplikasi) | Pilihan Ganda | 3 |
| 4 | Menjelaskan faktor yang mempengaruhi titik didih alkana. | Sifat Fisik Alkana | C2 (Memahami) | Pilihan Ganda | 4 |
| 5 | Mengidentifikasi peran senyawa karbon dalam ketahanan pangan. | Senyawa Karbon dan Pangan | C2 (Memahami) | Pilihan Ganda | 5 |
| 6 | Menentukan nama IUPAC dari senyawa alkana bercabang. | Tata Nama IUPAC Alkana | C3 (Mengaplikasi) | Jawaban Singkat | 6 |
| 7 | Membandingkan perbedaan ikatan rangkap pada alkena dan alkuna. | Ikatan Alkena dan Alkuna | C2 (Memahami) | Jawaban Singkat | 7 |
| 8 | Menjelaskan perbedaan sifat (kelarutan) isomer eter dan alkohol. | Sifat Eter dan Alkohol | C2 (Memahami) | Jawaban Singkat | 8 |
| 9 | Mengaplikasikan konsep senyawa karbon dan KKA dalam konteks pertanian presisi. | Senyawa Karbon, KKA, Pertanian | C4 (Menganalisis) | Uraian/Tugas Kontekstual | 9 |
| 10 | Menggambar struktur senyawa alkena dan alkohol, serta menjelaskan kegunaannya. | Struktur dan Kegunaan Senyawa Karbon | C3 (Mengaplikasi) | Uraian/Tugas Kontekstual | 10 |
KUNCI DAN PENSKORAN
A. Pilihan Ganda
- d. Alkena (Skor: 5)
- b. Alkohol (Skor: 5)
- b. Dua (Skor: 5)
- b. Gaya antarmolekul Van der Waals semakin kuat (Skor: 5)
- c. Komponen utama dalam pembuatan pestisida anorganik (Skor: 5)
B. Jawaban Singkat
- 2-Metilbutana (Skor: 10)
- Ikatan rangkap dua pada alkena terdiri dari satu ikatan sigma (σ) dan satu ikatan pi (π), sedangkan ikatan rangkap tiga pada alkuna terdiri dari satu ikatan sigma (σ) dan dua ikatan pi (π). Ikatan pi lebih reaktif. (Skor: 10)
- Alkohol memiliki gugus -OH yang polar dan mampu membentuk ikatan hidrogen antarmolekulnya, sehingga lebih mudah larut dalam air dibandingkan eter yang memiliki atom O yang terikat pada dua gugus alkil (kurang polar) dan tidak mampu membentuk ikatan hidrogen antarmolekulnya sendiri, meskipun keduanya dapat membentuk ikatan hidrogen dengan air. (Skor: 10)
C. Uraian/Tugas Kontekstual
- Jawaban yang baik mencakup:
- Identifikasi senyawa karbon bermanfaat (misal: nitrogen dari bahan organik untuk pembentukan protein tanaman, fosfor dari dekomposisi bahan organik).
- Penjelasan dasar KKA dalam pertanian presisi (misal: analisis citra satelit/drone untuk memantau kesehatan tanaman, prediksi kebutuhan air/nutrisi berdasarkan data sensor).
- Keterkaitan antara analisis KKA dan kebutuhan pupuk organik spesifik untuk padi.
-
a. Struktur Propena (CH₃-CH=CH₂)
b. Struktur 1-Butanol (CH₃-CH₂-CH₂-CH₂-OH)
Kegunaan Propena: Bahan baku pembuatan polipropilena (plastik), bahan bakar, sintesis senyawa organik lain.
Kegunaan 1-Butanol: Pelarut, bahan baku pembuatan ester (misalnya, butil asetat untuk perasa buah), bahan pembuatan lak, cat, dan bahan kimia lainnya.
(Skor: 20)
Total Skor Maksimal: 100
Rumus Nilai Akhir: Nilai = (Total Skor yang Diperoleh / Total Skor Maksimal) x 100
RUBRIK PENILAIAN TUGAS KONTEKSTUAL (Soal No. 9 dan 10)
| Indikator Penilaian | Baru Memulai (0-10 Poin) | Berkembang (11-15 Poin) | Cakap (16-18 Poin) | Mahir (19-20 Poin) |
|---|---|---|---|---|
| Kedalaman Pemahaman Konsep Senyawa Karbon | Penjelasan sangat dangkal, minim contoh senyawa karbon yang relevan. | Menyebutkan beberapa contoh senyawa karbon, namun kurang terperinci. | Menjelaskan beberapa senyawa karbon penting dan relevansinya. | Menjelaskan secara mendalam senyawa karbon esensial dan fungsinya bagi tanaman/industri. |
| Kemampuan Mengaitkan dengan KKA/SIKAP | Tidak ada kaitan dengan KKA atau SIKAP, atau penjelasan sangat umum. | Menyebutkan KKA/SIKAP secara sepihak tanpa kaitan jelas dengan materi. | Menjelaskan potensi KKA/SIKAP dalam konteks yang diberikan, namun detail teknis kurang. | Menjelaskan secara komprehensif bagaimana KKA/SIKAP dapat diintegrasikan secara efektif dan memberikan solusi konkret. |
| Akurasi Penggambaran Struktur (Soal 10b) | Struktur salah atau tidak lengkap. | Struktur sebagian benar, namun ada kesalahan kecil. | Struktur benar, namun penjelasan kegunaan kurang detail. | Struktur benar dan penjelasan kegunaan sangat rinci dan relevan. |
| Kejelasan dan Keterstrukturuan Jawaban | Jawaban tidak terstruktur, sulit dipahami. | Jawaban cukup jelas, namun perlu perbaikan dalam organisasi. | Jawaban terstruktur dengan baik dan mudah dipahami. | Jawaban sangat logis, terstruktur, dan menggunakan bahasa ilmiah yang tepat. |
REKAP NILAI
| No | Nama Peserta Didik | Skor Soal Pilihan Ganda (Max 25) | Skor Soal Jawaban Singkat (Max 30) | Skor Soal Uraian/Kontekstual (Max 45) | Total Skor (Max 100) | Nilai Akhir (0-100) |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | ... | |||||
| 2 | ... |