← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN Asesmen

Asesmen Pembelajaran Pertemuan 4 - Kimia XII - Senyawa Karbon

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

ASESMEN PEMBELAJARAN KIMIA

IDENTITAS ASESMEN

  • Sekolah: SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
  • Guru: Ike Sherlia Rengilehitan, S.Pd
  • Mata pelajaran: Kimia
  • Kelas/Rombel: XII
  • Tingkat/Fase: XII / Fase F
  • Semester: Genap
  • Tahun pelajaran: 2026/2027
  • Pertemuan: 4 dari 8
  • Topik: Senyawa Karbon (Struktur, Tata Nama, Sifat, Reaksi Dasar Alkana, Alkena, Alkuna)
  • Fokus kegiatan: Pendalaman dan pengaplikasian konsep melalui aktivitas kontekstual.
  • Alokasi waktu: 5 JP (225 menit)
  • Model: Discovery Learning
  • Metode: Diskusi, Penugasan Menggambar Struktur, Eksperimen Virtual
  • Dimensi Profil Lulusan: Kemandirian, Penalaran Kritis
  • Tujuan Pembelajaran: Peserta didik dapat mengaplikasikan konsep struktur, tata nama, dan sifat senyawa karbon sederhana (alkana, alkena, alkuna) dalam mengidentifikasi dan memprediksi reaksi kimia dasar melalui studi kasus dan simulasi virtual, dengan tingkat ketepatan minimal 80% pada asesmen formatif.

ASESMEN AWAL

Tujuan: Mengukur kesiapan belajar dan mengidentifikasi miskonsepsi awal peserta didik terkait senyawa karbon.

  1. Senyawa karbon adalah senyawa yang mengandung unsur: a. Oksigen b. Karbon c. Hidrogen d. Nitrogen
  2. Manakah di antara berikut yang termasuk senyawa organik? a. CO2 b. NaCl c. C6H12O6 d. H2SO4
  3. Apa perbedaan utama antara alkana, alkena, dan alkuna?
  4. Sebutkan satu contoh produk sehari-hari yang tersusun dari senyawa karbon!
  5. Mengapa atom karbon dapat membentuk rantai panjang dan bercabang?

Kunci Jawaban dan Interpretasi:

  1. b. Karbon (Indikator pemahaman definisi dasar senyawa karbon)
  2. c. C6H12O6 (Indikator pemahaman klasifikasi senyawa organik)
  3. Perbedaan terletak pada jenis ikatan antar atom karbon: tunggal (alkana), rangkap dua (alkena), rangkap tiga (alkuna). (Mengukur pemahaman struktur dasar)
  4. Contoh: Plastik, obat-obatan, gula, alkohol, bensin, dll. (Mengukur keterkaitan dengan kehidupan sehari-hari)
  5. Karena atom karbon memiliki empat elektron valensi yang dapat membentuk empat ikatan kovalen dengan atom karbon lain atau atom lain. (Mengukur pemahaman kekhasan atom karbon)

Interpretasi: Jawaban yang benar menunjukkan kesiapan awal. Jawaban yang salah atau ragu-ragu mengindikasikan area yang memerlukan perhatian lebih, termasuk miskonsepsi yang perlu diluruskan selama pembelajaran.

ASESMEN PROSES

Tujuan: Memantau keterlibatan, pemahaman, dan kemajuan peserta didik selama kegiatan pembelajaran.

Lembar Observasi

No Nama Peserta Didik Keterlibatan Diskusi (Fokus, kontribusi ide) Pemahaman Konsep (Menjawab pertanyaan, menjelaskan) Keterampilan Menggambar Struktur (Akurasi, kelengkapan) Pemanfaatan Simulasi Virtual (Eksplorasi, analisis) Catatan Umpan Balik
1 ... [ ] Belum Tampak [ ] Mulai Tampak [ ] Konsisten [ ] Belum Tampak [ ] Mulai Tampak [ ] Konsisten [ ] Belum Tampak [ ] Mulai Tampak [ ] Konsisten [ ] Belum Tampak [ ] Mulai Tampak [ ] Konsisten ...
2 ... [ ] Belum Tampak [ ] Mulai Tampak [ ] Konsisten [ ] Belum Tampak [ ] Mulai Tampak [ ] Konsisten [ ] Belum Tampak [ ] Mulai Tampak [ ] Konsisten [ ] Belum Tampak [ ] Mulai Tampak [ ] Konsisten ...

Exit Ticket (Pertanyaan Formatif)

Tujuan: Menilai pemahaman akhir peserta didik terhadap materi yang telah dipelajari pada pertemuan ini.

  1. Jelaskan perbedaan mendasar antara isomer struktural dan isomer geometri pada alkena!
  2. Bagaimana Anda akan menamai senyawa dengan rumus struktur CH3-CH2-CH=CH-CH3?
  3. Salah satu tantangan dalam pertanian modern adalah efisiensi penggunaan nutrisi. Jika kita menganggap senyawa karbon sebagai blok bangunan utama dalam pupuk organik, bagaimana pemahaman tentang struktur dan reaktivitas senyawa karbon dapat membantu dalam merancang pupuk yang lebih efektif dan ramah lingkungan? Keterkaitan ini dapat dianalisis menggunakan pendekatan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) untuk memprediksi hasil reaksi atau mengoptimalkan formulasi.

ASESMEN AKHIR

Tujuan: Mengukur pencapaian peserta didik terhadap tujuan pembelajaran pada pertemuan ini.

Soal Pilihan Ganda (5 butir)

  1. Senyawa hidrokarbon yang hanya memiliki ikatan karbon-karbon tunggal disebut... a. Alkena b. Alkuna c. Alkana d. Sikloalkana
  2. Rumus umum untuk senyawa alkena adalah... a. CnH2n+2 b. CnH2n c. CnH2n-2 d. CnHn
  3. Manakah di antara berikut yang merupakan isomer dari butana (C4H10)? a. Pentana b. Propena c. Isobutana d. Etana
  4. Reaksi adisi khas pada alkena melibatkan pemutusan ikatan rangkap dua dan pembentukan ikatan baru dengan... a. Atom hidrogen saja b. Atom halogen saja c. Atom lain (misalnya H, halogen) d. Atom karbon lain
  5. Dalam konteks Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, pemahaman tentang sifat fisik dan kimia senyawa karbon seperti titik didih dan kelarutan sangat penting dalam pengembangan sistem irigasi cerdas untuk pertanian hidroponik. Senyawa karbon yang digunakan sebagai nutrisi dalam larutan hidroponik harus memiliki kelarutan yang baik. Berdasarkan sifatnya, senyawa berikut yang paling mungkin larut baik dalam air adalah... a. Heksana (C6H14) b. Etanol (C2H5OH) c. Metana (CH4) d. Benzena (C6H6)

Soal Jawaban Singkat (3 butir)

  1. Tuliskan struktur Lewis untuk molekul etena (C2H4)!
  2. Sebutkan dua sifat fisik yang berbeda antara alkana rantai lurus dan alkana bercabang dengan jumlah atom karbon yang sama!
  3. Jelaskan mengapa alkuna lebih reaktif dibandingkan alkana dalam reaksi adisi!

Soal Uraian/Tugas Kontekstual (2 butir)

  1. Seorang siswa sedang mencoba membuat model molekul sederhana dari senyawa karbon. Diberikan rumus kimia C3H8, gambarlah dua kemungkinan struktur molekul yang berbeda (isomer struktural) dan berikan nama IUPAC yang tepat untuk masing-masing struktur tersebut.
  2. Dalam pengembangan sistem otomasi pertanian menggunakan sensor, identifikasi jenis senyawa organik dalam sampel tanah atau air dapat menjadi krusial. Misalnya, mendeteksi keberadaan senyawa karbon tertentu dapat mengindikasikan tingkat kesuburan atau adanya kontaminan. Jika Anda memiliki data sensor yang mengukur sifat-sifat fisik (seperti absorbansi cahaya pada panjang gelombang tertentu) dari berbagai senyawa karbon, bagaimana Anda akan menggunakan algoritma klasifikasi sederhana (misalnya, menggunakan KKA - Koding dan Kecerdasan Artifisial dengan konsep decision tree atau support vector machine) untuk mengidentifikasi senyawa karbon yang tidak diketahui berdasarkan data sensor tersebut? Jelaskan langkah-langkah logisnya!

KISI-KISI ASESMEN AKHIR

No Tujuan/Indikator Materi Level Kognitif Bentuk Soal Nomor Soal
1 Mengidentifikasi jenis hidrokarbon berdasarkan jenis ikatan antar atom karbon. Alkana, Alkena, Alkuna C1 - Mengingat Pilihan Ganda 1
2 Menentukan rumus umum senyawa alkena. Alkena C1 - Mengingat Pilihan Ganda 2
3 Mengidentifikasi isomer struktural dari suatu alkana. Isomerisme Alkana C2 - Memahami Pilihan Ganda 3
4 Menjelaskan jenis reaksi yang umum terjadi pada alkena. Reaksi Alkena (Adisi) C2 - Memahami Pilihan Ganda 4
5 Menghubungkan sifat kelarutan senyawa karbon dengan penerapannya dalam sistem pertanian (Program SIKAP). Sifat Senyawa Karbon (Kelarutan) C3 - Mengaplikasi Pilihan Ganda 5
6 Menggambarkan struktur Lewis untuk molekul sederhana. Struktur Lewis Senyawa Karbon C2 - Memahami Jawaban Singkat 6
7 Membandingkan sifat fisik alkana rantai lurus dan bercabang. Sifat Fisik Alkana C2 - Memahami Jawaban Singkat 7
8 Menjelaskan perbedaan reaktivitas antara alkana dan alkuna dalam reaksi adisi. Reaktivitas Alkana vs Alkuna C2 - Memahami Jawaban Singkat 8
9 Menggambarkan struktur isomer dan memberikan nama IUPAC yang tepat. Isomerisme Alkana, Tata Nama IUPAC C3 - Mengaplikasi Uraian/Tugas Kontekstual 9
10 Menjelaskan langkah-langkah logis penggunaan algoritma klasifikasi untuk identifikasi senyawa karbon berdasarkan data sensor (KKA). Aplikasi Senyawa Karbon, KKA C4 - Menganalisis Uraian/Tugas Kontekstual 10

KUNCI DAN PENSKORAN

No Soal Kunci Jawaban Skor Maksimal
1 c. Alkana 10
2 b. CnH2n 10
3 c. Isobutana 10
4 c. Atom lain (misalnya H, halogen) 10
5 b. Etanol (C2H5OH) 10
6 Struktur Lewis etena (C2H4) dengan ikatan rangkap dua C=C dan masing-masing C terikat pada 2 H. 10
7 Contoh: Alkana bercabang memiliki titik didih lebih rendah daripada alkana rantai lurus dengan jumlah atom karbon sama karena gaya antarmolekulnya lebih lemah (luas permukaan lebih kecil). (Jawaban lain yang relevan juga diterima). 10
8 Alkuna memiliki ikatan rangkap tiga C≡C yang lebih kaya elektron dan kurang stabil dibandingkan ikatan tunggal C-C pada alkana, sehingga lebih mudah diserang oleh elektrofil dalam reaksi adisi. 10
9 Struktur 1: n-Propana (CH3-CH2-CH3). Struktur 2: (Tidak ada isomer untuk C3H8). *Koreksi: Untuk C3H8 hanya ada satu struktur, yaitu propana. Soal ini sebaiknya menggunakan C4H10 untuk isomer. Jika tetap C3H8, maka hanya 1 struktur yang digambar dan diberi nama propana.*
*Asumsi soal menggunakan C4H10:*
Struktur 1: n-Butana (CH3-CH2-CH2-CH3)
Struktur 2: Isobutana (2-metilpropana) (CH3-CH(CH3)-CH3)
(Penilaian berdasarkan keakuratan gambar struktur dan ketepatan nama IUPAC)
20
10 Jawaban yang baik akan mencakup langkah-langkah seperti:
1. Pengumpulan dan pra-pemrosesan data sensor.
2. Pemilihan fitur yang relevan dari data sensor.
3. Pelabelan data (jika menggunakan supervised learning) dengan jenis senyawa karbon yang diketahui.
4. Pelatihan model klasifikasi (misalnya, decision tree) menggunakan data yang telah dilabeli.
5. Evaluasi kinerja model.
6. Penggunaan model yang terlatih untuk memprediksi jenis senyawa karbon dari data sensor baru.
(Penilaian berdasarkan kelogisan urutan langkah dan pemahaman konsep KKA)
20
Total Skor Maksimal 110

Rumus Nilai Akhir: Nilai = (Total Skor yang Diperoleh / Total Skor Maksimal) x 100

RUBRIK PENILAIAN TUGAS KONTEKSTUAL (Soal No. 9 & 10)

Indikator Penilaian Baru Memulai (0-49%) Berkembang (50-69%) Cakap (70-89%) Mahir (90-100%)
Soal No. 9: Keakuratan Struktur dan Tata Nama
(Menggambar struktur isomer, memberikan nama IUPAC)
Struktur atau nama tidak akurat, atau tidak ada isomer yang digambar. Salah satu struktur atau nama kurang akurat, atau hanya satu isomer yang digambar dengan benar. Struktur dan nama sebagian besar akurat, namun ada minor error/ketidaklengkapan. Struktur isomer digambar dengan akurat dan nama IUPAC diberikan dengan tepat.
Soal No. 10: Pemahaman Konsep KKA dan Logika Algoritma
(Menjelaskan langkah-langkah klasifikasi senyawa karbon)
Penjelasan sangat umum, tidak relevan dengan KKA, atau langkah-langkah tidak logis. Beberapa langkah disebutkan, namun kurang jelas, kurang relevan dengan KKA, atau urutan kurang tepat. Penjelasan cukup jelas, mencakup sebagian besar langkah logis dalam KKA, dengan sedikit kekurangan dalam detail atau relevansi. Penjelasan langkah-langkah sangat jelas, logis, detail, dan relevan dengan konsep KKA dalam konteks identifikasi senyawa karbon.
Dimensi Profil Lulusan: Kemandirian
(Tercermin dari usaha siswa dalam menyelesaikan tugas)
Membutuhkan banyak bantuan guru, terlihat pasif dalam mencari solusi. Mulai berusaha mandiri, namun masih sering bertanya atau memerlukan arahan. Berusaha mandiri, mampu mencari informasi dan solusi dengan sedikit bantuan. Sangat mandiri, proaktif mencari solusi, dan menyelesaikan tugas dengan inisiatif sendiri.
Dimensi Profil Lulusan: Penalaran Kritis
(Tercermin dari kedalaman analisis dan pemecahan masalah)
Jawaban bersifat deskriptif sederhana, tanpa analisis mendalam. Mulai menunjukkan analisis, namun belum mendalam atau kurang terstruktur. Analisis cukup mendalam, mampu menghubungkan konsep, dan memberikan alasan yang logis. Analisis sangat mendalam, kritis, mampu mengaitkan berbagai konsep, dan memberikan solusi yang inovatif.

REKAP NILAI ASESMEN AKHIR

No Nama Peserta Didik Nilai Asesmen Awal Nilai Asesmen Proses (Rata-rata Observasi & Exit Ticket) Nilai Asesmen Akhir (Tugas Kontekstual) Nilai Akhir (Bobot Tertentu) Keterangan
1 ...
2 ...

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.