PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM
RPP PERTEMUAN 3 DARI 8
| Sekolah | SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN |
| Nama Guru | Ike Sherlia Rengilehitan, S.Pd |
| Mata Pelajaran | Kimia |
| Kelas/Semester | XII / Genap |
| Alokasi Waktu | Pertemuan 3 dari 8 · 5 JP (225 menit) |
IDENTIFIKASI
| Peserta Didik | Kesiapan belajar peserta didik dipetakan melalui asesmen diagnostik pada pertemuan awal. Pengetahuan awal tentang konsep dasar kimia organik akan ditinjau melalui tanya jawab singkat. Minat peserta didik terhadap penerapan senyawa karbon dalam kehidupan sehari-hari akan digali melalui diskusi. Kebutuhan belajar yang beragam akan diakomodasi melalui penyediaan sumber belajar yang bervariasi dan penugasan yang dapat dipilih sesuai tingkat pemahaman. |
| Materi Pelajaran | Materi "Senyawa Karbon" pada pertemuan ini mencakup pendalaman struktur, tata nama, sifat, sintesis, dan kegunaan senyawa karbon sederhana (alkana, alkena, alkuna, alkohol, eter, aldehida, keton, asam karboksilat, ester). Materi ini relevan dengan kehidupan nyata karena senyawa karbon merupakan dasar dari segala materi organik, termasuk bahan makanan, obat-obatan, dan plastik. Tingkat kesulitannya sedang, memerlukan pemahaman visualisasi struktur molekul. Struktur materi bersifat hierarkis, dimulai dari kerangka karbon hingga gugus fungsi. Miskonsepsi potensial meliputi kekeliruan dalam penamaan, penggambaran isomer, dan pemahaman reaksi. Integrasi nilai karakter berfokus pada ketelitian, rasa ingin tahu, dan kemandirian belajar. |
| Dimensi Profil Lulusan (DPL) | Kemandirian, Penalaran Kritis |
| Capaian Pembelajaran | Elemen Pemahaman Kimia: Peserta didik dapat menjelaskan senyawa karbon dan makromolekul. |
DESAIN PEMBELAJARAN
PENGALAMAN BELAJAR
| Tahap | Prinsip Pembelajaran Mendalam | Aktivitas Guru | Aktivitas Murid | Alokasi Waktu | Bukti Belajar |
|---|---|---|---|---|---|
| AWAL | Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan | Memberikan salam, menanyakan kabar, memeriksa kehadiran. Menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan 3 tentang senyawa karbon, serta kriteria penilaian yang akan digunakan. Memberikan stimulus berupa tayangan video singkat tentang berbagai produk berbahan dasar senyawa karbon (misal: obat-obatan, plastik, bahan bakar). Mengaitkan stimulus dengan pengalaman sehari-hari peserta didik. | Menjawab salam, merespon pertanyaan guru, mencatat tujuan pembelajaran dan kriteria. Mengamati tayangan video, mengidentifikasi produk-produk yang dikenal, dan mengajukan pertanyaan awal terkait senyawa karbon. | 20 menit | Kehadiran, keaktifan bertanya. |
| INTI - MEMAHAMI | Berkesadaran, Bermakna | Membimbing peserta didik dalam mengidentifikasi masalah utama: bagaimana mengklasifikasikan, menamai, dan memahami kegunaan senyawa karbon. Memfasilitasi pembentukan kelompok diskusi. Memberikan lembar kerja berisi tabel klasifikasi gugus fungsi, contoh senyawa, dan panduan tata nama IUPAC sederhana. Mengarahkan peserta didik untuk mencari informasi dari buku teks atau sumber digital yang terpercaya. | Dalam kelompok, mengidentifikasi masalah utama berdasarkan stimulus. Membentuk kelompok diskusi. Menganalisis lembar kerja. Mencari dan mengumpulkan informasi tentang gugus fungsi, tata nama IUPAC, serta kegunaan senyawa karbon sederhana (alkana, alkena, alkuna, alkohol, eter, aldehida, keton, asam karboksilat, ester) dari berbagai sumber. | 75 menit | Hasil diskusi kelompok, catatan informasi, partisipasi aktif dalam mencari data. |
| INTI - MENGAPLIKASI | Bermakna, Menggembirakan | Membimbing peserta didik dalam mendiskusikan dan menggambar struktur senyawa karbon sesuai tata nama IUPAC. Memfasilitasi eksperimen sederhana untuk mengamati sifat fisik (misal: kelarutan, bau) beberapa senyawa karbon (misal: etanol, asam asetat, minyak goreng) jika memungkinkan, atau menampilkan video demonstrasi. Memfasilitasi presentasi singkat hasil kerja kelompok, termasuk klasifikasi dan kegunaan senyawa. Mengaitkan kegunaan senyawa karbon dengan konteks Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, misalnya bagaimana senyawa karbon dalam karbohidrat dan lemak menjadi sumber energi utama pangan. | Dalam kelompok, mendiskusikan dan menggambar struktur senyawa karbon sederhana serta menentukan tata namanya. Melakukan atau mengamati demonstrasi sifat fisik senyawa karbon. Mempresentasikan hasil kerja kelompok (klasifikasi, tata nama, kegunaan). Mengaitkan kegunaan senyawa karbon dengan konteks pangan dan energi dalam Program SIKAP. | 80 menit | Gambar struktur senyawa karbon, laporan hasil pengamatan/diskusi, presentasi kelompok. |
| INTI - MEREFLEKSI | Berkesadaran, Bermakna | Memandu sesi tanya jawab untuk mengklarifikasi pemahaman. Memberikan pertanyaan formatif untuk mengecek pemahaman konsep. Memfasilitasi peserta didik dalam merefleksikan proses pembelajaran: apa yang dipelajari, bagian mana yang sulit, bagaimana cara mengatasinya. Memberikan umpan balik konstruktif terhadap hasil kerja dan partisipasi peserta didik. Meminta peserta didik untuk memikirkan bagaimana pengetahuan ini dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari atau kaitannya dengan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial), misalnya bagaimana algoritma klasifikasi dapat membantu mengkategorikan senyawa kimia. | Bertanya untuk klarifikasi. Menjawab pertanyaan formatif guru. Merefleksikan proses pembelajaran, kesulitan yang dihadapi, dan strategi belajar yang efektif. Menerima dan mencatat umpan balik dari guru dan teman. Memikirkan potensi penerapan KKA dalam analisis kimia. | 30 menit | Jawaban pertanyaan formatif, refleksi tertulis/lisan, catatan umpan balik. |
| PENUTUP | Bermakna, Menggembirakan | Memberikan penguatan terhadap konsep-konsep kunci yang telah dipelajari. Menyimpulkan materi pembelajaran bersama peserta didik. Memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik. Memberikan informasi singkat mengenai materi pertemuan berikutnya (misalnya: isomerisme dan reaksi senyawa karbon). Memberikan tugas pengayaan singkat (misal: mencari contoh lain kegunaan senyawa karbon). | Menyimak simpulan guru, merespon apresiasi, mencatat informasi materi berikutnya, dan tugas pengayaan. | 20 menit | Partisipasi dalam simpulan, catatan tugas. |
ASESMEN PEMBELAJARAN
| Asesmen pada Awal Pembelajaran | Tujuan: Menggali pengetahuan awal dan minat peserta didik terkait senyawa karbon. Bentuk/Instrumen: Tanya jawab singkat, observasi awal. Teknik: Lisan dan observasi. Bukti yang Dinilai: Respon peserta didik terhadap pertanyaan tentang konsep dasar kimia organik dan produk sehari-hari. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu menyebutkan minimal satu contoh produk berbasis senyawa karbon dan menunjukkan ketertarikan awal. Tindak Lanjut: Guru memetakan tingkat pemahaman awal untuk penyesuaian strategi pembelajaran. |
| Asesmen pada Proses Pembelajaran | Tujuan: Memantau pemahaman peserta didik terhadap klasifikasi, tata nama, dan kegunaan senyawa karbon sederhana. Bentuk/Instrumen: Lembar kerja kelompok, pertanyaan formatif lisan, observasi partisipasi diskusi. Teknik: Tes tertulis (lembar kerja), tes lisan, observasi. Bukti yang Dinilai: Kelengkapan dan kebenaran pengisian lembar kerja, ketepatan jawaban pertanyaan formatif, keaktifan dalam diskusi kelompok. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu mengklasifikasikan minimal 80% senyawa, menentukan tata nama IUPAC dengan benar untuk minimal 70% senyawa, dan menjelaskan minimal dua kegunaan senyawa karbon. Tindak Lanjut: Guru memberikan umpan balik langsung, klarifikasi konsep, dan bimbingan tambahan pada kelompok atau individu yang mengalami kesulitan (assessment for learning). |
| Asesmen pada Akhir Pembelajaran | Tujuan: Menilai ketercapaian tujuan pembelajaran pertemuan 3. Bentuk/Instrumen: Refleksi tertulis, pertanyaan penutup. Teknik: Tes tertulis (refleksi), tes lisan (pertanyaan penutup). Bukti yang Dinilai: Jawaban refleksi mengenai pemahaman konsep dan proses belajar, jawaban pertanyaan penutup. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu mengidentifikasi minimal satu hal yang dipelajari dan satu kesulitan yang dihadapi, serta menjawab pertanyaan penutup dengan benar. Tindak Lanjut: Guru menggunakan hasil asesmen untuk merencanakan pembelajaran selanjutnya dan memberikan pengayaan atau remedial jika diperlukan (assessment of learning). |
RUBRIK PENILAIAN
Tujuan Pembelajaran yang dinilai: Peserta didik dapat mengklasifikasikan senyawa karbon berdasarkan gugus fungsinya, menentukan tata nama IUPAC untuk senyawa karbon sederhana (alkana, alkena, alkuna, alkohol, eter, aldehida, keton, asam karboksilat, ester) dengan benar, serta menjelaskan minimal dua kegunaan senyawa karbon sederhana dalam kehidupan sehari-hari.| Indikator | Baru Memulai | Berkembang | Cakap | Mahir |
|---|---|---|---|---|
| Klasifikasi Senyawa Karbon Berdasarkan Gugus Fungsi | Kesulitan mengidentifikasi gugus fungsi utama senyawa karbon. | Mampu mengidentifikasi sebagian gugus fungsi utama dengan beberapa kekeliruan. | Mampu mengklasifikasikan sebagian besar senyawa karbon berdasarkan gugus fungsi utamanya dengan benar. | Mampu mengklasifikasikan berbagai senyawa karbon berdasarkan gugus fungsi utamanya secara akurat dan rinci. |
| Penentuan Tata Nama IUPAC Senyawa Karbon Sederhana | Kesalahan dalam menentukan rantai induk dan penomoran, serta penamaan gugus fungsi. | Mampu menentukan tata nama IUPAC untuk senyawa karbon sederhana dengan beberapa kesalahan pada aturan penamaan. | Mampu menentukan tata nama IUPAC untuk senyawa karbon sederhana (alkana, alkena, alkuna, alkohol, eter, aldehida, keton, asam karboksilat, ester) dengan benar dan konsisten. | Mampu menentukan tata nama IUPAC untuk senyawa karbon sederhana dan turunannya dengan akurat, serta menjelaskan aturan yang digunakan. |
| Penjelasan Kegunaan Senyawa Karbon Sederhana | Hanya mampu menyebutkan satu kegunaan secara umum tanpa konteks spesifik. | Mampu menyebutkan dua kegunaan senyawa karbon sederhana, namun penjelasannya kurang rinci atau kurang relevan. | Mampu menjelaskan minimal dua kegunaan senyawa karbon sederhana dalam kehidupan sehari-hari dengan contoh yang relevan dan cukup rinci. | Mampu menjelaskan berbagai kegunaan senyawa karbon sederhana secara mendalam, mengaitkannya dengan sifat kimia dan struktur, serta memberikan contoh inovatif. |
| Partisipasi dalam Diskusi dan Kolaborasi Kelompok | Cenderung pasif, kurang berkontribusi dalam diskusi. | Mulai berpartisipasi dalam diskusi, namun masih perlu dorongan untuk menyampaikan ide. | Aktif berdiskusi, memberikan kontribusi ide, dan bekerja sama dengan anggota kelompok. | Secara aktif memfasilitasi diskusi, memberikan ide-ide konstruktif, dan mendorong partisipasi anggota lain. |
- Baru Memulai: Pemahaman/keterampilan sangat dasar.
- Berkembang: Mulai berkembang tetapi masih perlu perbaikan.
- Cakap: Baik dan sesuai harapan.
- Mahir: Sangat baik dan melebihi harapan.
|
Mengetahui, Kepala Sekolah |
Tuban, Januari 2027 Guru Mata Pelajaran |
|
Amirul Faisal Rizza, M.Pd. NIP. •••••••••••••••• |
Ike Sherlia Rengilehitan, S.Pd NIP. •••••••••••••••• |