← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN Asesmen

Asesmen Pembelajaran Pertemuan 2 - Kimia XII - Senyawa Karbon

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

PAKET ASESMEN PEMBELAJARAN

IDENTITAS PAKET PERTEMUAN • Sekolah: SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN • Guru: Ike Sherlia Rengilehitan, S.Pd • Mata pelajaran: Kimia • Kelas/Rombel: XII • Tingkat/Fase: XII / Fase F • Semester: Genap • Tahun pelajaran: 2026/2027 • Pertemuan: 2 dari 8 • Tanggal/rentang: 2027-01-11 s.d. 2027-01-17 • Topik: Senyawa Karbon • Fokus kegiatan: Pendalaman dan pengaplikasian konsep melalui aktivitas kontekstual. • Asesmen pertemuan: Observasi, pertanyaan formatif, dan umpan balik. • Alokasi waktu RPP: Pertemuan 2 dari 8 · 5 JP (225 menit) • Model: Discovery Learning • Metode: Diskusi, Penugasan Menggambar Struktur, Eksperimen Sederhana • Dimensi Profil Lulusan: Kemandirian, Penalaran Kritis

ASESMEN AWAL

Tujuan: Mengukur kesiapan belajar siswa dan mengidentifikasi miskonsepsi awal terkait senyawa karbon.

  1. Apa yang kamu ketahui tentang atom karbon?
  2. Sebutkan minimal dua contoh senyawa yang mengandung atom karbon dalam kehidupan sehari-hari!
  3. Jelaskan mengapa atom karbon memiliki kemampuan membentuk rantai yang panjang dan bercabang!
  4. Menurutmu, mengapa senyawa karbon sangat penting bagi kehidupan?
  5. Manakah di antara berikut yang merupakan senyawa organik: CO2, H2O, CH4, NaCl? Jelaskan alasanmu!

Kunci Jawaban dan Interpretasi

  1. Jawaban diharapkan menyebutkan karbon sebagai unsur dengan nomor atom 6, simbol C, dan posisinya dalam tabel periodik. Interpretasi: Menilai pemahaman dasar tentang unsur karbon.
  2. Contoh yang diharapkan: gula, alkohol, plastik, bensin, kayu, protein, karbohidrat, lemak, dll. Interpretasi: Menilai kemampuan mengaitkan konsep dengan fenomena sehari-hari.
  3. Jawaban diharapkan merujuk pada kemampuan karbon membentuk 4 ikatan kovalen, sifat kateneasi (ikatan antar atom karbon), dan pembentukan ikatan tunggal, rangkap dua, atau rangkap tiga. Interpretasi: Mengukur pemahaman tentang kekhasan atom karbon.
  4. Jawaban diharapkan mengaitkan karbon sebagai unsur dasar kehidupan, penyusun molekul organik seperti karbohidrat, protein, lemak, dan asam nukleat. Interpretasi: Menilai pemahaman tentang peran vital senyawa karbon.
  5. Jawaban: CH4. Alasan: Mengandung atom karbon yang terikat dengan hidrogen. CO2 secara tradisional diklasifikasikan sebagai anorganik karena tidak mengandung ikatan karbon-hidrogen meskipun mengandung karbon. Interpretasi: Mengidentifikasi miskonsepsi umum tentang klasifikasi senyawa organik/anorganik.

Catatan: Asesmen awal ini tidak menjadi nilai akhir, namun digunakan untuk pemetaan kesiapan dan penyesuaian pembelajaran.

ASESMEN PROSES

Tujuan: Memantau keterlibatan, pemahaman, dan penerapan konsep siswa selama kegiatan pembelajaran.

Lembar Observasi Keterampilan Proses dan Sikap

Dimensi Profil Lulusan: Kemandirian, Penalaran Kritis.

Integrasi KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial): Observasi kemampuan siswa dalam menginterpretasikan algoritma sederhana untuk penamaan senyawa karbon.

Integrasi Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban: Observasi kemampuan siswa dalam mengaitkan struktur senyawa karbon sederhana (misalnya, etana, etena, etuna) dengan potensi penggunaannya dalam konteks pertanian berkelanjutan.

No Aspek yang Diamati Ketercapaian Catatan Umpan Balik
Belum Tampak Mulai Tampak Konsisten
1 Keaktifan dalam Diskusi Kelompok
2 Kemampuan Merumuskan Pertanyaan (Identifikasi Masalah)
3 Kemampuan Mencari dan Mengolah Informasi
4 Ketelitian dalam Menggambar Struktur Senyawa Karbon
5 Kemampuan Mengaplikasikan Konsep Struktur pada Konteks SIKAP
6 Kemampuan Menginterpretasikan Instruksi Algoritma (KKA)

Pertanyaan Exit Ticket

Tujuan: Menilai pemahaman akhir siswa pada pertemuan ini dan mengidentifikasi area yang masih memerlukan penguatan.

  1. Sebutkan satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang senyawa karbon!
  2. Apa kesulitan yang kamu hadapi saat menggambar struktur senyawa karbon atau memahami tata namanya?
  3. Bagaimana konsep struktur senyawa karbon dapat dikaitkan dengan efisiensi penggunaan energi dalam sistem pertanian Tuban?

ASESMEN AKHIR

Tujuan: Mengukur pencapaian pemahaman dan keterampilan siswa terhadap materi Senyawa Karbon yang telah dipelajari pada pertemuan ini.

Soal Pilihan Ganda (5 butir)

  1. Atom karbon memiliki nomor atom 6. Berapa jumlah elektron valensi yang dimiliki atom karbon? a. 2 b. 3 c. 4 d. 6
  2. Manakah dari berikut ini yang merupakan contoh alkana? a. C2H4 b. C2H2 c. C3H8 d. C3H6
  3. Senyawa CH3-CH2-CH3 memiliki nama IUPAC: a. Etana b. Propana c. Butana d. Pentana
  4. Ikatan rangkap dua terdapat pada senyawa golongan: a. Alkana b. Alkena c. Alkuna d. Sikloalkana
  5. Jika sebuah rantai karbon memiliki 6 atom karbon dan hanya ikatan tunggal, maka rumus molekulnya adalah: a. C6H10 b. C6H12 c. C6H14 d. C6H16

Soal Jawaban Singkat (3 butir)

  1. Sebutkan nama IUPAC untuk senyawa dengan rumus struktur CH3-CH=CH-CH3!
  2. Apa yang dimaksud dengan sifat kateneasi pada atom karbon?
  3. Berikan satu contoh penerapan senyawa karbon sederhana dalam sistem irigasi hemat air untuk pertanian di Tuban!

Soal Uraian/Tugas Kontekstual (2 butir)

  1. Perhatikan struktur senyawa berikut:
    CH3 - CH(CH3) - CH2 - CH3
    Tentukan nama IUPAC dari senyawa tersebut dan gambarkan strukturnya dengan jelas! Jelaskan langkah-langkah penamaan yang Anda lakukan.
  2. Dalam pengembangan sistem pertanian cerdas, identifikasi hama daun padi seringkali menggunakan analisis citra. Algoritma klasifikasi gambar dapat dilatih untuk mengenali pola kerusakan daun. Jika kita ingin memodelkan bagaimana senyawa karbon sederhana seperti metana (CH4) atau etana (C2H6) dapat digunakan sebagai sumber energi bersih untuk sensor di lahan pertanian, bagaimana Anda akan mengawali pemikiran Anda dalam merancang sebuah pseudocode sederhana untuk sistem pemantauan energi tersebut? Jelaskan minimal 3 langkah logis dalam pseudocode tersebut. Ini adalah bagian dari integrasi KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) dalam pemahaman senyawa karbon.

KISI-KISI ASESMEN AKHIR

No Tujuan/Indikator Materi Level Kognitif Bentuk Soal Nomor Soal
1 Menjelaskan konfigurasi elektron valensi atom karbon. Struktur Atom Karbon C2 (Memahami) Pilihan Ganda 1
2 Mengidentifikasi rumus molekul alkana berdasarkan jumlah atom karbon. Alkana C2 (Memahami) Pilihan Ganda 2
3 Menentukan nama IUPAC alkana rantai lurus. Tata Nama Alkana C3 (Menerapkan) Pilihan Ganda 3
4 Mengidentifikasi gugus fungsi/jenis ikatan pada hidrokarbon. Alkena C2 (Memahami) Pilihan Ganda 4
5 Menentukan rumus molekul berdasarkan jumlah atom karbon dan jenis ikatan. Alkana C3 (Menerapkan) Pilihan Ganda 5
6 Menentukan nama IUPAC alkena rantai lurus. Tata Nama Alkena C3 (Menerapkan) Jawaban Singkat 6
7 Menjelaskan sifat kateneasi atom karbon. Struktur Senyawa Karbon C2 (Memahami) Jawaban Singkat 7
8 Mengaitkan senyawa karbon sederhana dengan aplikasi pertanian (SIKAP). Aplikasi Senyawa Karbon C3 (Menerapkan) Jawaban Singkat 8
9 Menentukan nama IUPAC dan menggambar struktur senyawa karbon bercabang. Tata Nama Senyawa Karbon Bercabang C3 (Menerapkan) Uraian 9
10 Merancang pseudocode sederhana untuk aplikasi KKA terkait energi dari senyawa karbon. Senyawa Karbon & KKA C4 (Menganalisis) Uraian/Tugas Kontekstual 10

KUNCI JAWABAN DAN PENSKORAN

Nomor Soal Kunci Jawaban Skor Maksimal
1 c. 4 5
2 c. C3H8 5
3 b. Propana 5
4 b. Alkena 5
5 c. C6H14 5
6 But-2-ena atau 2-Butena 10
7 Kemampuan atom karbon untuk berikatan dengan atom karbon lain membentuk rantai lurus, bercabang, atau siklik. 10
8 Contoh: Metana (CH4) sebagai sumber energi untuk pompa irigasi otomatis, atau Etana (C2H6) sebagai bahan bakar generator untuk sistem pencahayaan di kebun hidroponik. (Jawaban lain yang relevan diterima). 10
9 Nama IUPAC: 2-Metilbutana.
Struktur: CH3 - CH(CH3) - CH2 - CH3
Langkah Penamaan: 1. Menentukan rantai induk terpanjang (4 atom C = butana). 2. Memberi nomor pada rantai induk sehingga substituen (gugus metil) mendapatkan nomor terkecil. 3. Mengidentifikasi dan memberi nama substituen (metil) dan nomor posisinya (2). 4. Menyusun nama lengkap: nomor substituen - nama substituen - nama rantai induk.
20
10 Pseudocode minimal mencakup 3 langkah logis, contohnya:
1. MULAI
2. BACA data_sensor_energi (misal: tegangan, arus dari baterai yang diisi dari metana)
3. JIKA tegangan < batas_minimum MAKA
4. AKTIFKAN sistem_pengisian_energi_metana
5. KIRIM notifikasi_perlu_pengisian
6. AKHIR JIKA
7. TAMPILKAN status_energi
8. AKHIRI
Penjelasan langkah logis (misal: pembacaan data sensor, kondisi kritis, aksi otomatis, notifikasi, tampilan status). Ini menunjukkan pemahaman alur logika pemrograman dasar untuk aplikasi KKA.
20
Total Skor Maksimal 100

Rumus Nilai Akhir

Nilai Akhir = (Total Skor Perolehan / 100) x 100

RUBRIK PENILAIAN TUGAS URAIAN/KONTEKSTUAL

Indikator Penilaian Baru Memulai (0-8) Berkembang (9-12) Cakap (13-16) Mahir (17-20)
Ketepatan Penamaan IUPAC dan Penggambaran Struktur (Soal No. 9) Penamaan dan/atau penggambaran struktur sangat salah. Penamaan atau penggambaran struktur sebagian benar, namun masih ada kesalahan signifikan. Penamaan dan penggambaran struktur sebagian besar benar, dengan sedikit ketidakakuratan minor. Penamaan dan penggambaran struktur tepat dan akurat sesuai kaidah IUPAC.
Ketepatan Penjelasan Langkah Penamaan (Soal No. 9) Penjelasan sangat minim atau tidak relevan. Penjelasan kurang lengkap, beberapa langkah penting terlewat atau kurang jelas. Penjelasan cukup lengkap, sebagian besar langkah penamaan dijelaskan dengan baik. Penjelasan langkah penamaan sangat rinci, logis, dan tepat sesuai kaidah.
Kreativitas dan Logika Pseudocode (Soal No. 10) Pseudocode tidak logis, tidak sesuai konteks KKA, atau tidak ada. Pseudocode memiliki beberapa elemen logis tetapi kurang terstruktur atau tidak sepenuhnya relevan dengan KKA dan senyawa karbon. Pseudocode cukup logis dan relevan dengan KKA dan senyawa karbon, dengan struktur yang memadai. Pseudocode sangat logis, terstruktur dengan baik, relevan dengan KKA, dan menunjukkan pemahaman mendalam tentang aplikasi senyawa karbon.
Keterkaitan Konsep Senyawa Karbon dengan Konteks (Soal No. 10) Keterkaitan konsep sangat lemah atau tidak ada. Keterkaitan konsep ada, namun kurang mendalam atau kurang spesifik. Keterkaitan konsep cukup baik dan spesifik dengan konteks KKA dan energi. Keterkaitan konsep sangat baik, mendalam, dan menunjukkan pemahaman aplikatif.

REKAP NILAI SISWA

No Absen Nama Siswa Nilai Asesmen Akhir Catatan/Umpan Balik

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.