PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM
RPP PERTEMUAN 3 DARI 6
| Sekolah | : SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN |
| Nama Guru | : Evi Yulinawati, S.Pd |
| Mata Pelajaran | : Geografi |
| Kelas/Semester | : XII / Genap |
| Alokasi Waktu | : 5 JP (225 menit) |
IDENTIFIKASI
| Peserta Didik | : Peserta didik diharapkan memiliki pemahaman dasar tentang kerja sama internasional dari pertemuan sebelumnya. Minat terhadap isu global dan geopolitik dapat dipetakan melalui pertanyaan singkat di awal pembelajaran atau observasi partisipasi diskusi. Kebutuhan belajar difokuskan pada pendalaman dan aplikasi konsep melalui studi kasus dan analisis data sederhana, yang dapat dipetakan melalui asesmen diagnostik awal dan observasi. |
| Materi Pelajaran | : Materi kerja sama antarnegara dan ketahanan wilayah mencakup konsep geopolitik, organisasi internasional, perjanjian bilateral/multilateral, dan dampaknya terhadap kedaulatan serta pembangunan. Materi ini relevan dengan kehidupan nyata dalam konteks globalisasi. Tingkat kesulitan sedang, memerlukan analisis kritis. Potensi miskonsepsi terkait peran negara dan pengaruh asing perlu diantisipasi. Integrasi nilai-nilai seperti nasionalisme, kerja sama, dan perdamaian dunia menjadi penekanan. |
| Dimensi Profil Lulusan (DPL) | Penalaran Kritis, Komunikasi |
| Capaian Pembelajaran | :
|
DESAIN PEMBELAJARAN
| Lintas Disiplin Ilmu | : Pembelajaran ini mengintegrasikan konsep geopolitik dan ekonomi internasional dengan analisis data sederhana menggunakan prinsip KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) untuk memahami pola kerja sama negara. Selain itu, pemahaman tentang ketahanan pangan global dan lokal terkait dengan kerja sama antarnegara menjadi bagian dari Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, yang membantu peserta didik melihat relevansi isu geografis dengan kesejahteraan masyarakat dan ketersediaan pangan. |
| Tujuan Pembelajaran | : Peserta didik mampu menganalisis dampak positif dan negatif dari minimal dua bentuk kerja sama antarnegara (misalnya ASEAN dan PBB) terhadap ketahanan wilayah Indonesia, dengan menyajikan argumen yang didukung data sederhana, dalam konteks geopolitik global pada akhir pembelajaran. |
| Topik Pembelajaran | : Dinamika Kerja Sama Antarnegara dan Ketahanan Wilayah (Fokus: Analisis Dampak Kerja Sama Internasional terhadap Ketahanan Wilayah) |
| Praktik Pedagogis | :
|
| Kemitraan Pembelajaran | : Dukungan dari perpustakaan sekolah untuk penyediaan sumber bacaan terkait kerja sama internasional dan jurnal geografi. Kolaborasi dengan guru TIK untuk pemanfaatan platform digital dalam mencari data sederhana atau simulasi sederhana terkait analisis data. |
| Lingkungan Pembelajaran | : Ruang kelas yang kondusif untuk diskusi kelompok, pemanfaatan proyektor untuk menampilkan materi dan kasus, serta akses internet untuk riset mandiri. Budaya belajar yang menghargai perbedaan pendapat dan mendorong partisipasi aktif. |
| Pemanfaatan Digital | : Penggunaan proyektor untuk presentasi materi, video singkat tentang isu kerja sama internasional, dan akses internet untuk pencarian informasi dan analisis data sederhana. |
PENGALAMAN BELAJAR
| Tahap | Prinsip Pembelajaran Mendalam | Aktivitas Guru | Aktivitas Murid | Alokasi Waktu | Bukti Belajar |
|---|---|---|---|---|---|
| AWAL | Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan |
|
|
20 menit | Kehadiran, partisipasi aktif dalam apersepsi. |
| INTI - MEMAHAMI | Berkesadaran, Bermakna |
|
|
75 menit | Pertanyaan yang diajukan, catatan hasil diskusi, identifikasi konsep. |
| INTI - MENGAPLIKASI | Bermakna, Menggembirakan |
|
|
80 menit | Tabel/grafik sederhana, poin-poin presentasi, partisipasi dalam tanya jawab. |
| INTI - MEREFLEKSI | Berkesadaran, Bermakna |
|
|
30 menit | Catatan refleksi tertulis, tanggapan terhadap umpan balik. |
| PENUTUP | Menggembirakan, Bermakna |
|
|
20 menit | Kehadiran, kesiapan materi pertemuan berikutnya. |
ASESMEN PEMBELAJARAN
| Asesmen pada Awal Pembelajaran |
|
| Asesmen pada Proses Pembelajaran |
|
| Asesmen pada Akhir Pembelajaran |
|
RUBRIK PENILAIAN
| Tujuan Pembelajaran yang Dinilai: Peserta didik mampu menganalisis dampak positif dan negatif dari minimal dua bentuk kerja sama antarnegara (misalnya ASEAN dan PBB) terhadap ketahanan wilayah Indonesia, dengan menyajikan argumen yang didukung data sederhana, dalam konteks geopolitik global. | ||||
| Indikator | Baru Memulai | Berkembang | Cakap | Mahir |
|---|---|---|---|---|
| Kemampuan Menganalisis Dampak Positif Kerja Sama | Belum mampu mengidentifikasi dampak positif kerja sama antarnegara. | Mampu menyebutkan satu dampak positif kerja sama, namun belum mendalam. | Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan minimal dua dampak positif kerja sama antarnegara terhadap ketahanan wilayah dengan contoh. | Mampu menganalisis dampak positif kerja sama secara komprehensif, mengaitkannya dengan berbagai aspek ketahanan wilayah, dan memberikan contoh yang kuat. |
| Kemampuan Menganalisis Dampak Negatif Kerja Sama | Belum mampu mengidentifikasi dampak negatif kerja sama antarnegara. | Mampu menyebutkan satu dampak negatif kerja sama, namun belum mendalam. | Mampu mengidentifikasi dan menjelaskan minimal dua dampak negatif kerja sama antarnegara terhadap ketahanan wilayah dengan contoh. | Mampu menganalisis dampak negatif kerja sama secara kritis, mengidentifikasi potensi kerentanan wilayah, dan memberikan solusi pencegahan. |
| Penggunaan Data Pendukung Sederhana | Tidak menggunakan data atau data tidak relevan. | Menggunakan data sederhana namun kurang relevan atau kurang tepat penyajiannya. | Mampu menyajikan data sederhana (tabel/grafik) yang relevan untuk mendukung argumen dampak kerja sama. | Mampu memilih, menyajikan, dan menginterpretasikan data sederhana secara efektif untuk memperkuat analisis dampak kerja sama. |
| Keterkaitan dengan Ketahanan Wilayah dan Geopolitik | Hubungan antara kerja sama dan ketahanan wilayah tidak jelas. | Hubungan mulai terlihat namun masih umum dan kurang spesifik pada isu geopolitik. | Mampu menjelaskan keterkaitan antara kerja sama antarnegara dan ketahanan wilayah Indonesia dalam konteks geopolitik dasar. | Mampu menganalisis keterkaitan secara mendalam, mengaitkan dengan konsep geopolitik yang kompleks, dan implikasinya terhadap posisi Indonesia di dunia. |
Keterangan:
- Baru Memulai: Pemahaman/keterampilan sangat dasar.
- Berkembang: Mulai berkembang tetapi masih perlu perbaikan.
- Cakap: Baik dan sesuai harapan.
- Mahir: Sangat baik dan melebihi harapan.
|
Mengetahui, Kepala Sekolah |
Tuban, Januari 2027 Guru Mata Pelajaran |
|
Amirul Faisal Rizza, M.Pd. NIP. •••••••••••••••• |
Evi Yulinawati, S.Pd NIP. •••••••••••••••• |