| Sekolah | SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN |
| Nama Guru | Evi Yulinawati, S.Pd |
| Mata Pelajaran | Geografi |
| Kelas/Semester | XII / Genap |
| Alokasi Waktu | Pertemuan 2 dari 6 · 5 JP (225 menit) |
IDENTIFIKASI
| Peserta Didik: | Peserta didik kelas XII telah menyelesaikan asesmen awal pada pertemuan sebelumnya yang memetakan pengetahuan awal, kesiapan, minat, dan kebutuhan belajar terkait dinamika kerja sama antarnegara. Sebagian besar menunjukkan minat pada isu-isu global dan isu ketahanan wilayah. Kebutuhan belajar teridentifikasi pada pendalaman analisis geopolitik dan implikasinya. Pemetaan dilakukan melalui kuesioner singkat dan observasi saat diskusi awal. |
| Materi Pelajaran: | Materi tentang dinamika kerja sama antarnegara dan ketahanan wilayah bersifat kompleks dan abstrak. Relevansi dengan kehidupan nyata tinggi karena menyangkut isu global dan nasional. Tingkat kesulitan sedang hingga tinggi karena membutuhkan kemampuan analisis kritis dan pemahaman konsep geopolitik. Struktur materi bersifat hierarkis, mulai dari konsep dasar hingga analisis mendalam. Potensi miskonsepsi terkait kesalahpahaman tentang kedaulatan negara dalam kerja sama internasional dan persepsi tentang "ketahanan" yang sempit. Integrasi nilai-nilai nasionalisme, kemandirian, dan tanggung jawab global menjadi penekanan. |
| Dimensi Profil Lulusan (DPL): | Penalaran Kritis, Komunikasi |
| Capaian Pembelajaran: | Pemahaman Konsep: Memahami kewilayahan dan pembangunan serta kerja sama antarnegara. Keterampilan Proses: Mengamati fenomena di Indonesia dan/atau dunia untuk memahami pola dan karakteristik, serta membuat pertanyaan ilmiah guna menggali informasi secara mendalam; mengumpulkan data melalui observasi langsung dan/atau kajian pustaka, mendokumentasikan data secara sistematis, menganalisis data dengan pendekatan ilmiah, dan menyimpulkan hasil analisis untuk menjawab pertanyaan; mengomunikasikan hasil analisis dalam berbagai media, seperti peta, grafik, tabel, infografis, dan aplikasi digital, serta merefleksi proses serta hasil yang diperoleh untuk menyempurnakan pemahaman dan merencanakan pengembangan lebih lanjut. |
DESAIN PEMBELAJARAN
PENGALAMAN BELAJAR
| Tahap | Prinsip Pembelajaran Mendalam | Aktivitas Guru | Aktivitas Murid | Alokasi Waktu | Bukti Belajar |
|---|---|---|---|---|---|
| AWAL | Berkesadaran & Menggembirakan | Menyapa peserta didik dengan hangat. Membacakan berita singkat tentang kerja sama ekonomi maritim Indonesia dengan negara tetangga. Mengajukan pertanyaan pemantik: "Bagaimana kerja sama ini bisa memperkuat negara kita?" Menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan kriteria penilaian. | Menyimak berita dan pertanyaan pemantik. Merespon pertanyaan secara singkat. Memperhatikan tujuan pembelajaran dan kriteria penilaian. | 15 menit | Kehadiran dan partisipasi aktif dalam apersepsi. |
| INTI - MEMAHAMI | Bermakna | Membagi peserta didik menjadi 5 kelompok. Memberikan LKPD berisi analisis kasus kerja sama antarnegara (misal: ASEAN, KAA, perjanjian dagang). Membimbing kelompok dalam mengidentifikasi konsep, manfaat, dan pengaruh kerja sama tersebut. Memberikan panduan pencarian data melalui sumber terpercaya. | Membentuk kelompok. Menganalisis kasus kerja sama antarnegara yang diberikan dalam LKPD. Mengidentifikasi konsep, manfaat, dan pengaruhnya. Mencari data pendukung melalui internet atau buku. | 75 menit | Jawaban pada LKPD mengenai identifikasi konsep, manfaat, dan pengaruh kerja sama. |
| INTI - MEMAHAMI | Bermakna | Memfasilitasi diskusi antar kelompok untuk berbagi temuan awal. Menjelaskan konsep dasar geopolitik Indonesia dalam kaitannya dengan kerja sama internasional. Memberikan contoh bagaimana analisis data sederhana dapat memprediksi tren kerja sama menggunakan prinsip dasar algoritma klasifikasi data, sebagai pengantar pada KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial). | Bertukar informasi antar kelompok. Menyimak penjelasan guru tentang geopolitik. Memahami konsep dasar algoritma klasifikasi data sebagai alat analisis. | 30 menit | Catatan hasil diskusi dan pemahaman konsep geopolitik. |
| INTI - MENGAPLIKASI | Bermakna & Menggembirakan | Meminta setiap kelompok untuk memilih satu kerja sama yang paling relevan dengan Indonesia dan mengaitkannya dengan Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, misalnya bagaimana kerja sama maritim dapat mendukung ketahanan pangan lokal Tuban. Meminta peserta didik menyusun poin-poin utama presentasi. | Memilih satu kerja sama internasional. Menganalisis keterkaitannya dengan ketahanan pangan lokal Tuban melalui Program SIKAP. Menyusun poin-poin utama untuk presentasi. | 45 menit | Poin-poin utama presentasi yang mengaitkan kerja sama internasional dengan ketahanan pangan lokal. |
| INTI - MENGAPLIKASI | Menggembirakan | Memfasilitasi presentasi singkat setiap kelompok. Memberikan umpan balik konstruktif terhadap analisis dan keterkaitan yang dibuat. | Mempresentasikan hasil analisis kelompok secara singkat. Menjawab pertanyaan dari kelompok lain dan guru. | 30 menit | Pemaparan hasil analisis dan kemampuan menjawab pertanyaan. |
| INTI - MEREFLEKSI | Berkesadaran | Membimbing peserta didik melakukan refleksi melalui pertanyaan terpandu: "Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini?", "Apa tantangan terbesar dalam menganalisis kerja sama antarnegara?", "Bagaimana pemahamanmu tentang ketahanan wilayah berubah setelah pembelajaran ini?" | Menjawab pertanyaan reflektif secara lisan atau tertulis. Mengidentifikasi pembelajaran yang paling berkesan dan tantangan yang dihadapi. | 15 menit | Jawaban refleksi yang menunjukkan pemahaman dan kesadaran diri. |
| PENUTUP | Menggembirakan & Bermakna | Memberikan penguatan materi utama. Memberikan umpan balik positif atas partisipasi dan hasil kerja peserta didik. Menginformasikan topik pertemuan berikutnya (evaluasi peran Indonesia dalam kerja sama internasional). Mengucapkan salam penutup. | Menyimak penguatan materi dan umpan balik. Mempersiapkan diri untuk pembelajaran selanjutnya. | 15 menit | Kehadiran dan kesiapan mengikuti pembelajaran selanjutnya. |
ASESMEN PEMBELAJARAN
| Asesmen pada Awal Pembelajaran | Tujuan: Mengukur pemahaman awal peserta didik tentang konsep kerja sama antarnegara dan ketahanan wilayah. Memotivasi belajar. Bentuk/Instrumen: Pertanyaan lisan singkat (apersepsi). Teknik: Tanya Jawab. Bukti yang Dinilai: Tingkat pemahaman awal terhadap topik. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu memberikan respon yang relevan terhadap pertanyaan pemantik. Tindak Lanjut: Menjadi dasar penyesuaian kedalaman materi dan strategi pembelajaran. |
| Asesmen pada Proses Pembelajaran | Tujuan: Memantau pemahaman konsep, kemampuan analisis, dan kolaborasi peserta didik selama kegiatan pembelajaran. Bentuk/Instrumen: Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), Observasi saat diskusi kelompok, Pertanyaan formatif. Teknik: Analisis hasil kerja LKPD, Observasi, Tanya Jawab. Bukti yang Dinilai: Kemampuan mengidentifikasi konsep, manfaat, pengaruh kerja sama; analisis data; kolaborasi dalam kelompok; pemahaman geopolitik; keterkaitan dengan SIKAP. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu menyelesaikan LKPD dengan benar, berpartisipasi aktif dalam diskusi, dan menjawab pertanyaan formatif dengan tepat. Tindak Lanjut: Pemberian umpan balik individual/kelompok untuk perbaikan pemahaman dan proses belajar (assessment for learning). |
| Asesmen pada Akhir Pembelajaran | Tujuan: Menilai ketercapaian tujuan pembelajaran hari ini. Bentuk/Instrumen: Presentasi singkat kelompok, Jawaban reflektif. Teknik: Unjuk Kerja (Presentasi), Refleksi. Bukti yang Dinilai: Kemampuan menganalisis kerja sama, mengaitkan dengan ketahanan wilayah dan SIKAP, serta kemampuan mengkomunikasikan hasil. Kriteria Keberhasilan: Kelompok mampu mempresentasikan analisis yang logis dan menjawab pertanyaan dengan baik. Jawaban reflektif menunjukkan pemahaman yang mendalam. Tindak Lanjut: Memberikan umpan balik akhir dan digunakan sebagai data untuk asesmen sumatif selanjutnya (assessment of learning). |
RUBRIK PENILAIAN
Tujuan Pembelajaran yang Dinilai: Peserta didik mampu menganalisis setidaknya dua contoh kerja sama antarnegara yang relevan dengan Indonesia, mengidentifikasi manfaat dan pengaruhnya terhadap ketahanan wilayah, serta menjelaskan setidaknya satu potensi geopolitik Indonesia dalam konteks tersebut.| Indikator | Tingkat Pencapaian | |||
|---|---|---|---|---|
| Baru Memulai | Berkembang | Cakap | Mahir | |
| Kemampuan Menganalisis Kerja Sama Antarnegara | Belum mampu mengidentifikasi kerja sama atau hanya menyebutkan nama tanpa konteks. | Mampu menyebutkan nama kerja sama, namun analisis manfaat dan pengaruhnya masih sangat terbatas atau umum. | Mampu menganalisis setidaknya dua contoh kerja sama antarnegara yang relevan dengan Indonesia, mengidentifikasi manfaat dan pengaruhnya terhadap ketahanan wilayah secara cukup jelas. | Mampu menganalisis secara mendalam dua atau lebih contoh kerja sama antarnegara, menguraikan manfaat dan pengaruhnya secara komprehensif terhadap ketahanan wilayah dengan argumen yang kuat. |
| Pemahaman Konsep Geopolitik Indonesia | Tidak dapat menjelaskan potensi geopolitik Indonesia. | Mampu menyebutkan satu aspek geopolitik Indonesia secara umum, namun belum dapat mengaitkannya dengan kerja sama internasional. | Mampu menjelaskan setidaknya satu potensi geopolitik Indonesia dalam konteks kerja sama internasional yang relevan. | Mampu menganalisis dan menjelaskan berbagai potensi geopolitik Indonesia dalam konteks kerja sama internasional, serta implikasinya terhadap posisi tawar negara. |
| Keterampilan Komunikasi (Presentasi) | Penyampaian tidak jelas, sulit dipahami, dan tidak terstruktur. | Penyampaian cukup jelas namun kurang terstruktur, masih ragu-ragu, dan penggunaan bahasa kurang efektif. | Mampu menyampaikan hasil analisis secara lisan dengan cukup jelas, terstruktur, menggunakan bahasa yang tepat, dan menunjukkan pemahaman yang baik. | Mampu menyampaikan hasil analisis secara lisan dengan sangat jelas, persuasif, terstruktur, menggunakan bahasa yang efektif, dan menguasai materi dengan baik. |
| Keterkaitan dengan Program SIKAP | Tidak mampu mengaitkan kerja sama internasional dengan ketahanan pangan lokal. | Mampu menyebutkan ketahanan pangan secara umum, namun keterkaitannya dengan kerja sama internasional dan SIKAP masih lemah. | Mampu mengaitkan setidaknya satu aspek kerja sama internasional dengan Program SIKAP SMAN 1 Parengan Tuban terkait ketahanan pangan lokal secara logis. | Mampu menganalisis dan menjelaskan keterkaitan yang kompleks antara kerja sama internasional, isu global, dan implementasi Program SIKAP SMAN 1 Parengan Tuban untuk memperkuat ketahanan pangan lokal secara inovatif. |
|
Mengetahui, Kepala Sekolah |
Tuban, Januari 2027 Guru Mata Pelajaran |
|
Amirul Faisal Rizza, M.Pd. NIP. •••••••••••••••• |
Evi Yulinawati, S.Pd NIP. •••••••••••••••• |