← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN Asesmen

Asesmen Pembelajaran Pertemuan 6 - Geografi XII - Pembangunan Wilayah

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

ASESMEN PEMBELAJARAN

IDENTITAS ASESMEN

Sekolah SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Guru Mata Pelajaran Evi Yulinawati, S.Pd
Mata Pelajaran Geografi
Kelas/Fase XII / Fase F
Topik Pertemuan Pembangunan Wilayah
Pertemuan 6 dari 6
Tanggal 2027-02-14
Alokasi Waktu 225 menit (5 JP)

TUJUAN ASESMEN

Asesmen ini bertujuan untuk menilai kemampuan peserta didik dalam mengaplikasikan konsep pembangunan wilayah pada studi kasus yang diberikan, keterampilan menyajikan hasil analisis, dan kemampuan merefleksikan capaian belajar mereka. Asesmen ini mencakup penilaian kinerja/produk dan asesmen refleksi diri.

ASESMEN AWAL PEMBELAJARAN

Tujuan: Mengukur pemahaman awal peserta didik tentang konsep pembangunan wilayah dan mengidentifikasi kesiapan mereka untuk pertemuan terakhir.

Bentuk/Instrumen: Pertanyaan Lisan Singkat

Teknik: Observasi dan Tanya Jawab

  1. Apa yang dimaksud dengan pembangunan wilayah?
  2. Sebutkan dua contoh kegiatan pembangunan wilayah yang pernah Anda dengar!
  3. Mengapa pembangunan wilayah penting bagi suatu negara?
  4. Apa saja faktor yang perlu dipertimbangkan dalam merencanakan pembangunan wilayah?
  5. Bagaimana dampak pembangunan wilayah terhadap lingkungan?

Kunci Jawaban dan Interpretasi:

  • Jawaban yang mengarah pada peningkatan kualitas hidup, pemanfaatan sumber daya, dan pemerataan pembangunan.
  • Contoh seperti pembangunan jalan tol, kawasan industri, pengembangan pariwisata, atau program transmigrasi.
  • Jawaban yang berkaitan dengan peningkatan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, kemandirian daerah, dan daya saing nasional.
  • Jawaban yang mencakup potensi sumber daya alam, kondisi geografis, sosial budaya, ekonomi, dan infrastruktur.
  • Jawaban yang mengarah pada potensi kerusakan lingkungan, polusi, hilangnya habitat, atau isu-isu keberlanjutan.

Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu menjawab minimal 50% pertanyaan dengan benar.

Tindak Lanjut: Memberikan penguatan singkat pada konsep yang masih lemah.

ASESMEN PROSES PEMBELAJARAN

Tujuan: Menilai kemampuan peserta didik dalam mengaplikasikan konsep pembangunan wilayah pada studi kasus dan keterampilan berkomunikasi dalam menyajikan hasil.

Bentuk/Instrumen: Lembar Observasi Kinerja dan Diskusi Kelompok, Exit Ticket

Teknik: Observasi

LEMBAR OBSERVASI KINERJA DAN DISKUSI KELOMPOK

Aspek yang Dinilai Ketercapaian Catatan Umpan Balik
Belum Tampak Mulai Tampak Konsisten
Kemampuan mengaplikasikan konsep pembangunan wilayah pada studi kasus.
Keterampilan menganalisis data dan informasi terkait studi kasus.
Keterampilan menyajikan hasil analisis secara lisan maupun visual.
Kemampuan berkolaborasi dalam kelompok.

EXIT TICKET

  1. Satu hal penting yang saya pelajari hari ini tentang pembangunan wilayah adalah...
  2. Satu pertanyaan yang masih saya miliki tentang pembangunan wilayah adalah...
  3. Bagaimana konsep Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) dapat diaplikasikan dalam analisis data pembangunan wilayah di masa depan?

ASESMEN AKHIR PEMBELAJARAN

Tujuan: Menilai pemahaman mendalam dan kemampuan mengaplikasikan konsep pembangunan wilayah serta merefleksikan capaian pembelajaran.

Bentuk/Instrumen: Soal Pilihan Ganda, Soal Jawaban Singkat, Soal Uraian/Tugas Kontekstual.

SOAL PILIHAN GANDA (5 butir)

  1. Pembangunan wilayah yang berfokus pada peningkatan sektor pertanian dengan memanfaatkan teknologi modern seperti sistem irigasi otomatis dan pemantauan hama berbasis sensor, merupakan contoh penerapan konsep:
    a. Pembangunan berkelanjutan
    b. Industrialisasi
    c. Pembangunan berbasis teknologi
    d. Urbanisasi
  2. Salah satu dampak negatif pembangunan wilayah yang sering terjadi adalah alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan industri. Fenomena ini paling banyak terjadi di wilayah yang memiliki ciri:
    a. Jauh dari pusat kota dan minim akses transportasi
    b. Dekat dengan sumber daya alam primer
    c. Dekat dengan pusat pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur memadai
    d. Memiliki topografi pegunungan terjal
  3. Dalam konteks pembangunan wilayah pedesaan, program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan produk lokal dan penguatan rantai pasok disebut:
    a. Program transmigrasi
    b. Agribisnis terpadu
    c. Kawasan ekonomi khusus
    d. Revitalisasi kota
  4. Pemanfaatan data citra satelit untuk memetakan potensi sumber daya alam dan mengidentifikasi area yang cocok untuk pengembangan kawasan wisata merupakan contoh aplikasi dari:
    a. Sistem Informasi Geografis (SIG)
    b. Analisis Regresi
    c. Jaringan Saraf Tiruan
    d. Komputer Visi
  5. Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban yang fokus pada optimalisasi lahan pekarangan warga untuk menanam sayuran organik, selaras dengan prinsip pembangunan wilayah yang menekankan pada:
    a. Industrialisasi cepat
    b. Kemandirian pangan lokal
    c. Pembangunan infrastruktur masif
    d. Pariwisata global

SOAL JAWABAN SINGKAT (3 butir)

  1. Jelaskan secara singkat perbedaan antara pembangunan wilayah dan pembangunan nasional!
  2. Sebutkan dua kendala utama dalam pelaksanaan pembangunan wilayah di daerah terpencil!
  3. Bagaimana peran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) dalam memprediksi dampak sosial dari suatu proyek pembangunan wilayah?

SOAL URAIAN/TUGAS KONTEKSTUAL (2 butir)

  1. Pilihlah salah satu studi kasus pembangunan wilayah yang telah dibahas pada pertemuan sebelumnya (misalnya, pengembangan kawasan industri, pembangunan infrastruktur di daerah pedesaan, atau program transmigrasi). Analisislah tujuan, pendekatan, dampak positif, dan dampak negatif dari pembangunan wilayah tersebut. Sajikan analisis Anda dalam bentuk poin-poin yang terstruktur.
  2. Refleksikan pembelajaran Anda mengenai pembangunan wilayah selama beberapa pertemuan terakhir. Apa yang paling menarik bagi Anda? Apa tantangan terbesar yang Anda hadapi dalam memahami materi ini? Bagaimana Anda dapat mengaitkan konsep pembangunan wilayah dengan Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban dalam kehidupan sehari-hari Anda?

KISI-KISI ASESMEN AKHIR

No Tujuan/Indikator Materi Level Kognitif Bentuk Soal Nomor Soal
1 Mengidentifikasi jenis pembangunan wilayah berdasarkan fokusnya. Konsep Pembangunan Wilayah C2 (Memahami) Pilihan Ganda 1
2 Menganalisis faktor lokasi yang mempengaruhi dampak negatif pembangunan wilayah. Dampak Pembangunan Wilayah C3 (Mengaplikasikan) Pilihan Ganda 2
3 Mengidentifikasi program pembangunan yang relevan untuk pemberdayaan masyarakat pedesaan. Pembangunan Wilayah Pedesaan C2 (Memahami) Pilihan Ganda 3
4 Mengidentifikasi teknologi geospasial yang digunakan dalam perencanaan pembangunan wilayah. Teknologi dalam Pembangunan Wilayah C2 (Memahami) Pilihan Ganda 4
5 Menghubungkan program ketahanan pangan lokal dengan prinsip pembangunan wilayah. Pembangunan Wilayah dan Ketahanan Pangan C3 (Mengaplikasikan) Pilihan Ganda 5
6 Menjelaskan perbedaan mendasar antara pembangunan wilayah dan pembangunan nasional. Konsep Pembangunan Wilayah C2 (Memahami) Jawaban Singkat 6
7 Mengidentifikasi kendala pelaksanaan pembangunan wilayah di daerah terpencil. Kendala Pembangunan Wilayah C2 (Memahami) Jawaban Singkat 7
8 Menjelaskan peran KKA dalam memprediksi dampak sosial pembangunan wilayah. Koding dan Kecerdasan Artifisial dalam Pembangunan Wilayah C3 (Mengaplikasikan) Jawaban Singkat 8
9 Menganalisis tujuan, pendekatan, dampak positif, dan negatif dari studi kasus pembangunan wilayah. Studi Kasus Pembangunan Wilayah C4 (Menganalisis) Uraian/Tugas Kontekstual 9
10 Merefleksikan pembelajaran mengenai pembangunan wilayah dan mengaitkannya dengan Program SIKAP. Refleksi Pembelajaran Pembangunan Wilayah C4 (Menganalisis) Uraian/Tugas Kontekstual 10

KUNCI JAWABAN DAN PENSKORAN

No Soal Kunci Jawaban Skor
1 c 5
2 c 5
3 b 5
4 a 5
5 b 5
6 Pembangunan wilayah fokus pada area spesifik dengan karakteristik tertentu, sedangkan pembangunan nasional mencakup seluruh wilayah negara dengan tujuan kemajuan secara keseluruhan. 10
7 Kendala transportasi, minimnya infrastruktur, keterbatasan sumber daya manusia, dan akses informasi yang sulit. (Pilih dua) 10
8 KKA dapat digunakan untuk menganalisis pola perilaku masyarakat, memprediksi pergeseran demografi, mengidentifikasi potensi konflik sosial, dan mengevaluasi efektivitas program pemberdayaan sosial berdasarkan data historis dan simulasi. 10
9 Jawaban siswa harus memuat analisis yang terstruktur mengenai tujuan, pendekatan, dampak positif, dan dampak negatif dari studi kasus yang dipilih. (Penilaian berdasarkan rubrik) 20
10 Jawaban siswa harus menunjukkan refleksi pribadi yang mendalam mengenai materi, mengidentifikasi hal menarik dan tantangan, serta mampu mengaitkan konsep pembangunan wilayah dengan Program SIKAP SMAN 1 Parengan Tuban dalam konteks kehidupan sehari-hari. (Penilaian berdasarkan rubrik) 20
TOTAL SKOR MAKSIMAL 100

Rumus Nilai Akhir: Nilai = (Total Skor yang Diperoleh / Total Skor Maksimal) x 100

RUBRIK PENILAIAN ASESMEN AKHIR (Soal Uraian/Tugas Kontekstual)

Indikator Penilaian Baru Memulai (0-8) Berkembang (9-13) Cakap (14-17) Mahir (18-20)
Soal No. 9: Analisis Studi Kasus
Ketepatan identifikasi tujuan, pendekatan, dampak positif, dan dampak negatif pembangunan wilayah.
Identifikasi sebagian besar kurang tepat atau tidak lengkap. Identifikasi sebagian tujuan, pendekatan, dan dampak cukup tepat, namun masih ada yang kurang lengkap atau kurang mendalam. Identifikasi tujuan, pendekatan, dampak positif, dan negatif cukup lengkap dan sebagian besar tepat, analisis mulai menunjukkan kedalaman. Identifikasi tujuan, pendekatan, dampak positif, dan negatif lengkap, tepat, dan analisis sangat mendalam serta terstruktur.
Soal No. 10: Refleksi Pembelajaran dan Keterkaitan Program SIKAP
Kedalaman refleksi pribadi, kemampuan mengidentifikasi hal menarik/tantangan, dan keterkaitan dengan Program SIKAP.
Refleksi sangat dangkal, minim identifikasi hal menarik/tantangan, dan tidak ada keterkaitan dengan Program SIKAP. Refleksi mulai terlihat, identifikasi hal menarik/tantangan terbatas, dan keterkaitan dengan Program SIKAP masih lemah atau umum. Refleksi cukup mendalam, mampu mengidentifikasi hal menarik dan tantangan, serta mampu mengaitkan dengan Program SIKAP secara spesifik. Refleksi sangat mendalam dan personal, identifikasi hal menarik dan tantangan sangat jelas, serta mampu mengaitkan dengan Program SIKAP secara inovatif dan aplikatif.

REKAP NILAI ASESMEN AKHIR

No Nama Peserta Didik Nilai Asesmen Awal Nilai Asesmen Proses (Rata-rata Observasi/Exit Ticket) Nilai Asesmen Akhir (Tertulis & Produk) Nilai Akhir Pertemuan Tindak Lanjut
1
2
3

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.