LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
| IDENTITAS PAKET PERTEMUAN | |
|---|---|
| Sekolah | SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN |
| Guru | Evi Yulinawati, S.Pd |
| Mata Pelajaran | Geografi |
| Kelas/Rombel | XII |
| Tingkat/Fase | XII / Fase F |
| Semester | Genap |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pertemuan | 6 dari 6 |
| Tanggal/Rentang | 2027-02-08 s.d. 2027-02-14 |
| Topik | Pembangunan Wilayah |
| Fokus Kegiatan | Mengaplikasikan konsep, menyajikan hasil, dan merefleksikan capaian. |
| Asesmen Pertemuan | Asesmen kinerja/produk dan refleksi. |
| Alokasi Waktu | 5 JP (225 menit) |
| Model | Direct Instruction |
| Metode | Ceramah Interaktif, Diskusi Kelompok, Analisis Kasus |
| Dimensi Profil Lulusan | Penalaran Kritis, Komunikasi |
Tujuan Kegiatan Pembelajaran
- Mengaplikasikan konsep pembangunan wilayah dalam studi kasus yang diberikan.
- Menyajikan hasil analisis studi kasus pembangunan wilayah secara lisan maupun tulisan.
- Merefleksikan capaian belajar terkait konsep pembangunan wilayah dan dampaknya.
Petunjuk Kerja
- Bacalah stimulus yang diberikan dengan cermat.
- Diskusikan bersama kelompok Anda untuk menjawab pertanyaan pada kegiatan "Memahami".
- Kerjakan tugas pada kegiatan "Mengaplikasikan" dengan menerapkan konsep pembangunan wilayah.
- Siapkan presentasi singkat mengenai hasil analisis Anda.
- Isilah lembar refleksi diri dan penilaian sejawat dengan jujur.
Alat, Bahan, dan Sumber Belajar
- Buku Teks Geografi Kelas XII
- Artikel dan video studi kasus pembangunan wilayah (disiapkan guru)
- Laptop/Komputer dengan akses internet (jika memungkinkan)
- Kertas dan alat tulis
Stimulus
Perhatikan studi kasus berikut:
Studi Kasus 1: Pengembangan Kawasan Industri Cilegon
Pemerintah berupaya mengembangkan Cilegon menjadi pusat industri baja nasional. Hal ini melibatkan pembangunan infrastruktur pendukung seperti jalan tol, pelabuhan, dan penyediaan energi. Dampaknya terasa pada peningkatan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi lokal, namun juga menimbulkan isu lingkungan dan sosial.
Studi Kasus 2: Revitalisasi Pertanian Pangan di Tuban
Melihat potensi lahan pertanian di Tuban, pemerintah daerah bersama masyarakat menginisiasi program revitalisasi dengan fokus pada peningkatan hasil panen padi dan pengembangan produk olahan. Program ini juga mencakup pelatihan penggunaan teknologi pertanian modern dan penguatan sistem distribusi hasil panen. Integrasi Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban diwujudkan melalui pemetaan potensi pangan lokal yang dapat dioptimalkan.
Studi Kasus 3: Pengembangan Ekowisata di Daerah Pedalaman
Sebuah desa di daerah pedalaman mengembangkan potensi ekowisata dengan memanfaatkan keindahan alam dan kearifan lokal. Tujuannya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata yang berkelanjutan, sambil tetap menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan Memahami
Diskusikan dalam kelompok Anda dan jawab pertanyaan berikut:
| No. | Pertanyaan | Jawaban Kelompok |
|---|---|---|
| 1. | Apa tujuan utama pembangunan yang dilakukan pada masing-masing studi kasus? | |
| 2. | Pendekatan pembangunan seperti apa yang terlihat pada masing-masing studi kasus? (misalnya, pendekatan spasial, ekonomi, ekologis, sosial) | |
| 3. | Bagaimana konsep KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) dapat diterapkan untuk menganalisis efektivitas atau dampak dari program pembangunan di salah satu studi kasus tersebut? Berikan contoh konkret (misalnya, menggunakan algoritma klasifikasi untuk memprediksi dampak sosial, atau visualisasi data untuk memantau pertumbuhan ekonomi). |
Kegiatan Mengaplikasikan
Pilihlah salah satu studi kasus di atas (atau studi kasus lain yang relevan dengan pembangunan wilayah di daerah Anda). Lakukan analisis mendalam mengenai:
- Konteks awal wilayah tersebut sebelum pembangunan.
- Tujuan spesifik dan strategi pembangunan yang diterapkan.
- Dampak positif dan negatif pembangunan terhadap aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
- Rekomendasi perbaikan atau pengembangan lebih lanjut.
Sajikan hasil analisis Anda dalam bentuk laporan singkat atau presentasi (maksimal 10 menit per kelompok). Anda dapat menggunakan diagram, peta, atau infografis untuk memperjelas penyajian.
Hasil Analisis Studi Kasus
Studi Kasus Pilihan:
_
1. Konteks Awal Wilayah:
_
_
2. Tujuan dan Strategi Pembangunan:
_
_
3. Dampak Pembangunan (Ekonomi, Sosial, Lingkungan):
Positif:
_
_
Negatif:
_
_
4. Rekomendasi:
_
_
Kegiatan Merefleksikan
Jawablah pertanyaan refleksi berikut secara individu:
| No. | Pertanyaan Refleksi | Jawaban Individu |
|---|---|---|
| 1. | Apa hal paling penting yang Anda pelajari hari ini tentang pembangunan wilayah? | |
| 2. | Bagaimana proses pembelajaran hari ini (diskusi, analisis kasus) membantu Anda memahami konsep pembangunan wilayah? Bagian mana yang paling berkesan atau menantang? | |
| 3. | Bagaimana Anda dapat mengaplikasikan pemahaman tentang pembangunan wilayah ini dalam kehidupan sehari-hari atau dalam konteks daerah Anda di masa depan? | |
| 4. | Apakah ada kendala yang Anda hadapi selama kegiatan pembelajaran hari ini? Jika ada, bagaimana Anda mengatasinya? |
Penilaian Diri
Berilah tanda centang (✓) pada kolom yang sesuai dengan tingkat pemahaman dan partisipasi Anda.
| Aspek yang Dinilai | Belum | Mulai | Sudah | Sangat Baik |
|---|---|---|---|---|
| Memahami konsep pembangunan wilayah. | ||||
| Menganalisis studi kasus pembangunan wilayah. | ||||
| Menyajikan hasil analisis secara efektif. | ||||
| Berkontribusi aktif dalam diskusi kelompok. | ||||
| Merefleksikan proses pembelajaran. |
Rubrik Penilaian Kinerja (Penyajian Hasil Analisis)
| Aspek Penilaian | Skor 1 (Kurang) | Skor 2 (Cukup) | Skor 3 (Baik) | Skor 4 (Sangat Baik) | Skor Perolehan |
|---|---|---|---|---|---|
| Ketepatan Analisis Konsep Pembangunan Wilayah | Analisis kurang tepat, banyak kekeliruan konsep. | Analisis cukup tepat, ada beberapa kekeliruan kecil. | Analisis tepat, menunjukkan pemahaman konsep yang baik. | Analisis sangat tepat, mendalam, dan kritis. | |
| Kelengkapan dan Kedalaman Pembahasan Dampak | Dampak yang dibahas terbatas dan dangkal. | Dampak yang dibahas cukup lengkap, namun kurang mendalam. | Dampak dibahas cukup lengkap (ekonomi, sosial, lingkungan) dan cukup mendalam. | Dampak dibahas sangat lengkap, mendalam, dan komprehensif. | |
| Kejelasan dan Efektivitas Penyajian (Lisan/Tulisan) | Penyajian sulit dipahami, organisasi kurang jelas. | Penyajian cukup jelas, organisasi lumayan, namun ada bagian yang kurang efektif. | Penyajian jelas, terorganisir dengan baik, dan efektif. | Penyajian sangat jelas, menarik, terstruktur, dan sangat efektif. | |
| Kreativitas dan Penggunaan Media Pendukung (jika ada) | Tidak menggunakan media atau media tidak relevan/efektif. | Menggunakan media seadanya, kurang mendukung penyajian. | Menggunakan media yang relevan dan cukup mendukung penyajian. | Menggunakan media secara kreatif dan sangat efektif mendukung penyajian. | |
| Total Skor |