← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN Asesmen

Asesmen Pembelajaran Pertemuan 4 - Geografi XII - Pembangunan Wilayah

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

ASESMEN PEMBELAJARAN

IDENTITAS ASESMEN

Sekolah SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Guru Evi Yulinawati, S.Pd
Mata Pelajaran Geografi
Kelas/Fase XII / Fase F
Semester Genap
Tahun Pelajaran 2026/2027
Pertemuan 4 dari 6
Tanggal/Rentang 2027-01-25 s.d. 2027-01-31
Topik Pembangunan Wilayah
Fokus Kegiatan Pendalaman dan pengaplikasian konsep melalui aktivitas kontekstual.
Asesmen Pertemuan Observasi, pertanyaan formatif, dan umpan balik.
Alokasi Waktu RPP 5 JP (225 menit)
Model Direct Instruction
Metode Ceramah Interaktif, Diskusi Kelompok, Analisis Kasus
Dimensi Profil Lulusan Penalaran Kritis, Komunikasi

TUJUAN ASESMEN

Asesmen ini bertujuan untuk:

  • Mengukur pemahaman awal peserta didik mengenai konsep pembangunan wilayah.
  • Memantau perkembangan pemahaman peserta didik terhadap tujuan dan pendekatan pembangunan wilayah selama proses pembelajaran.
  • Menilai kemampuan peserta didik dalam mengaitkan konsep pembangunan wilayah dengan perubahan keruangan dan perilaku masyarakat.
  • Menilai kemampuan komunikasi lisan peserta didik dalam menjelaskan konsep pembangunan wilayah.
  • Mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik terkait pembangunan wilayah.
  • Memberikan umpan balik konstruktif untuk perbaikan proses belajar mengajar.
  • Menilai keterlibatan dan partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok dan analisis kasus.

ASESMEN AWAL PEMBELAJARAN

Tujuan: Mengukur pengetahuan awal siswa tentang konsep pembangunan wilayah dan mengukur minat mereka terhadap topik.

Bentuk/Instrumen: Pertanyaan pemantik lisan (apersepsi).

Teknik: Tanya Jawab Lisan.

Bukti yang Dinilai: Kemampuan awal menjawab pertanyaan terkait pembangunan, antusiasme dalam berpendapat.

Kriteria Keberhasilan: Siswa mampu memberikan respon awal yang relevan meskipun belum mendalam.

Tindak Lanjut: Guru menyesuaikan kedalaman penjelasan materi berdasarkan respon siswa.

Pertanyaan Pemantik:

  1. Pernahkah kalian mendengar istilah "pembangunan wilayah"? Menurut kalian, apa yang dimaksud dengan pembangunan wilayah?
  2. Mengapa suatu wilayah perlu dibangun atau dikembangkan? Berikan contohnya!
  3. Bagaimana pembangunan di suatu daerah bisa mempengaruhi kehidupan masyarakat di sekitarnya?
  4. Apakah semua pembangunan itu baik? Jelaskan alasannya!
  5. Jika kalian diminta merancang pembangunan di daerah Tuban, apa yang akan kalian prioritaskan?

Interpretasi Respon:

  • Respon yang relevan menunjukkan pemahaman awal tentang konsep pembangunan.
  • Respon yang menunjukkan contoh konkret mengindikasikan pengalaman atau pengetahuan faktual.
  • Respon yang beragam menunjukkan adanya potensi miskonsepsi atau perbedaan pandangan yang perlu diluruskan.
  • Antusiasme dalam berpendapat menunjukkan minat belajar.

ASESMEN PROSES PEMBELAJARAN

Tujuan: Memantau pemahaman konsep tujuan dan pendekatan pembangunan wilayah serta kemampuan analisis siswa secara berkelanjutan.

Bentuk/Instrumen: Lembar Observasi dan Exit Ticket.

Teknik: Observasi Selama Kegiatan, Tanya Jawab Lisan (Exit Ticket).

Lembar Observasi

No Nama Peserta Didik Penjelasan Konsep Pembangunan Wilayah (Tujuan & Pendekatan) Kemampuan Analisis Kasus Keterampilan Komunikasi Lisan Kerja Sama & Partisipasi Diskusi Catatan Umpan Balik
Indikator Belum Tampak (1) Mulai Tampak (2) Konsisten (3) Belum Tampak (1) Mulai Tampak (2) Konsisten (3) Belum Tampak (1) Mulai Tampak (2) Konsisten (3) Belum Tampak (1) Mulai Tampak (2) Konsisten (3)
1. ...
2. ...

Keterangan Penilaian Observasi:

  • Penjelasan Konsep: Ketepatan dan kelengkapan dalam menjelaskan tujuan dan pendekatan pembangunan wilayah.
  • Kemampuan Analisis Kasus: Kemampuan mengaitkan konsep dengan data/informasi dalam kasus yang diberikan.
  • Keterampilan Komunikasi Lisan: Kejelasan, kelancaran, dan penggunaan argumen logis saat berbicara.
  • Kerja Sama & Partisipasi Diskusi: Kontribusi aktif dalam kelompok, mendengarkan pendapat teman, dan berkolaborasi.

Exit Ticket (Pertanyaan Penutup):

Peserta didik diminta menjawab 2-3 pertanyaan singkat secara lisan atau tertulis sebelum mengakhiri pembelajaran.

  1. Sebutkan satu tujuan pembangunan wilayah yang paling penting menurutmu dan jelaskan alasannya!
  2. Bagaimana integrasi KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) dapat mendukung optimalisasi pengelolaan sumber daya dalam pembangunan wilayah?
  3. Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang pembangunan wilayah dan kaitannya dengan Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban?

ASESMEN AKHIR PEMBELAJARAN

Tujuan: Menilai pemahaman komprehensif peserta didik mengenai tujuan, pendekatan pembangunan wilayah, serta dampaknya terhadap perubahan keruangan dan perilaku masyarakat.

Bentuk/Instrumen: Soal Pilihan Ganda, Jawaban Singkat, dan Uraian/Tugas Kontekstual.

Kisi-Kisi Asesmen Akhir

No Tujuan/Indikator Materi Level Kognitif Bentuk Soal Nomor Soal
1. Menjelaskan minimal satu tujuan pembangunan wilayah. Konsep Pembangunan Wilayah C2 (Memahami) Pilihan Ganda 1
2. Mengidentifikasi pendekatan pembangunan wilayah. Pendekatan Pembangunan Wilayah C2 (Memahami) Pilihan Ganda 2
3. Membedakan antara pembangunan wilayah yang berfokus pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan. Tujuan & Pendekatan Pembangunan Wilayah C3 (Menganalisis) Pilihan Ganda 3
4. Mengaitkan pembangunan infrastruktur dengan perubahan pola ruang. Dampak Pembangunan Wilayah C3 (Menganalisis) Pilihan Ganda 4
5. Mengidentifikasi faktor pendorong pembangunan wilayah. Konsep Pembangunan Wilayah C2 (Memahami) Pilihan Ganda 5
6. Menjelaskan konsekuensi sosial dari pembangunan wilayah. Dampak Pembangunan Wilayah C3 (Menganalisis) Jawaban Singkat 6
7. Memberikan contoh implementasi Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban dalam mendukung pembangunan wilayah pertanian. Pembangunan Wilayah & Ketahanan Pangan C3 (Menganalisis) Jawaban Singkat 7
8. Menjelaskan peran teknologi dalam mendukung efisiensi pembangunan wilayah. Pembangunan Wilayah & Teknologi C3 (Menganalisis) Jawaban Singkat 8
9. Menganalisis kasus pembangunan wilayah (misal: pembangunan pelabuhan baru di Tuban) dan mengaitkannya dengan tujuan serta dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan. Analisis Kasus Pembangunan Wilayah C4 (Menganalisis) Uraian/Tugas Kontekstual 9
10. Merancang usulan sederhana untuk pengembangan potensi wilayah lokal dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan integrasi KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial). Perencanaan Pembangunan Wilayah C5 (Mengevaluasi) Uraian/Tugas Kontekstual 10

Soal Asesmen Akhir

Pilihan Ganda (Pilih satu jawaban yang paling tepat!)
  1. Salah satu tujuan utama pembangunan wilayah adalah untuk meningkatkan kualitas hidup penduduknya. Indikator peningkatan kualitas hidup tersebut dapat dilihat dari aspek...
    a. Peningkatan jumlah penduduk miskin
    b. Penurunan angka harapan hidup
    c. Peningkatan akses terhadap pendidikan dan kesehatan
    d. Meningkatnya kesenjangan sosial
  2. Pendekatan pembangunan yang menitikberatkan pada pemanfaatan sumber daya alam secara optimal tanpa merusak lingkungan untuk generasi mendatang disebut pendekatan...
    a. Pembangunan sektoral
    b. Pembangunan kewilayahan
    c. Pembangunan berkelanjutan
    d. Pembangunan terpadu
  3. Dalam perencanaan pembangunan wilayah, seringkali terjadi perdebatan antara fokus pada pertumbuhan ekonomi cepat dengan pembangunan yang lebih berorientasi pada pemerataan dan keberlanjutan. Perbedaan mendasar kedua pendekatan ini terletak pada...
    a. Prioritas alokasi anggaran
    b. Jangka waktu pencapaian tujuan
    c. Penilaian keberhasilan pembangunan
    d. Semua jawaban benar
  4. Pembangunan jalan tol Trans Jawa yang menghubungkan berbagai wilayah di Pulau Jawa telah mengubah pola ruang di sepanjang koridornya. Dampak perubahan pola ruang yang paling mungkin terjadi adalah...
    a. Berkurangnya aktivitas ekonomi di daerah pinggiran jalan tol
    b. Terjadinya urbanisasi yang lebih terkonsentrasi di sekitar pintu tol
    c. Menurunnya nilai lahan di kawasan yang dilalui jalan tol
    d. Terhambatnya mobilitas barang dan jasa
  5. Faktor-faktor berikut ini yang paling berperan sebagai pendorong utama pembangunan suatu wilayah adalah...
    a. Tingginya angka pengangguran dan kemiskinan
    b. Ketersediaan sumber daya alam dan modal investasi
    c. Jarak yang jauh dari pusat pemerintahan
    d. Tingkat partisipasi masyarakat yang rendah
Jawaban Singkat
  1. Jelaskan salah satu konsekuensi sosial yang mungkin timbul akibat pembangunan kawasan industri besar di suatu daerah pedesaan!
  2. Berikan satu contoh konkret bagaimana program seperti Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, misalnya dengan pengelolaan kebun sekolah yang terintegrasi, dapat berkontribusi pada pembangunan wilayah berkelanjutan di Tuban!
  3. Bagaimana penerapan teknologi melalui konsep KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial), seperti penggunaan sensor otomasi, dapat meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya air untuk pertanian di wilayah kering?
Uraian/Tugas Kontekstual

    a. Jelaskan dua tujuan utama dari pembangunan kawasan ini!
    b. Sebutkan minimal dua potensi dampak positif dan dua potensi dampak negatif pembangunan tersebut terhadap masyarakat nelayan lokal dan lingkungan pesisir!
  1. Rancanglah sebuah usulan sederhana untuk pengembangan potensi wilayah di daerah asalmu (misalnya, desa atau kelurahan tempat tinggalmu). Dalam rancanganmu, pertimbangkan:
    a. Potensi unggulan wilayah tersebut (misal: pertanian, pariwisata, kerajinan).
    b. Bagaimana konsep KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) dapat diintegrasikan untuk mendukung pengembangan potensi tersebut (misal: aplikasi pemantau cuaca untuk pertanian, sistem rekomendasi wisata berbasis data).
    c. Bagaimana rancanganmu dapat berkontribusi pada ketahanan pangan lokal dan keberlanjutan lingkungan, sejalan dengan semangat Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban.

Kunci Jawaban dan Penskoran

No Soal Kunci Jawaban Skor Maksimal
1. c. Peningkatan akses terhadap pendidikan dan kesehatan 1
2. c. Pembangunan berkelanjutan 1
3. d. Semua jawaban benar 1
4. b. Terjadinya urbanisasi yang lebih terkonsentrasi di sekitar pintu tol 1
5. b. Ketersediaan sumber daya alam dan modal investasi 1
6. Contoh: Hilangnya lahan pertanian subur, perubahan mata pencaharian tradisional, munculnya permukiman kumuh baru di sekitar kawasan industri, peningkatan polusi udara dan suara, konflik sosial terkait penggunaan sumber daya. (Pilih salah satu atau beberapa yang relevan). 3
7. Contoh: Pengelolaan kebun sekolah dengan sistem irigasi yang efisien, penanaman tanaman pangan lokal yang bernutrisi, pemanfaatan hasil panen untuk program gizi siswa atau dijual untuk modal kembali, praktik pertanian organik yang mengurangi penggunaan pestisida kimia. (Jawaban harus menunjukkan keterkaitan dengan ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan). 3
8. Contoh: Penggunaan aplikasi smartphone untuk memprediksi kebutuhan air tanaman, sistem sensor yang mendeteksi tingkat kelembaban tanah dan memberikan notifikasi otomatis, penggunaan drone untuk pemantauan lahan pertanian secara luas, algoritma analisis data untuk menentukan dosis pupuk yang tepat. (Jawaban harus menunjukkan peran teknologi dalam efisiensi). 3
9. a. Tujuan Utama:
  • Meningkatkan pendapatan daerah dan masyarakat melalui sektor pariwisata dan perikanan.
  • Menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat pesisir.
  • Melestarikan ekosistem laut dan pantai melalui praktik pariwisata dan perikanan yang berkelanjutan.
  • (Pilih dua yang paling relevan)
b. Dampak Positif & Negatif:
  • Positif: Peningkatan pendapatan nelayan, tersedianya lapangan kerja baru, perbaikan infrastruktur pendukung, peningkatan kesadaran akan pentingnya konservasi.
  • Negatif: Potensi kerusakan terumbu karang akibat aktivitas wisata/perikanan yang tidak terkontrol, peningkatan sampah plastik, alih fungsi lahan mangrove, konflik penggunaan ruang antara nelayan tradisional dan pengelola wisata, perubahan sosial budaya masyarakat.
  • (Sebutkan minimal 2 positif dan 2 negatif yang relevan)
8 (4 untuk a, 4 untuk b)
10. Jawaban siswa akan bervariasi tergantung potensi wilayah asal. Penilaian difokuskan pada:
  • Identifikasi potensi wilayah yang logis.
  • Integrasi KKA yang relevan dan realistis.
  • Keterkaitan dengan ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan.
  • Kelengkapan dan sistematika rancangan.
10
TOTAL SKOR MAKSIMAL 30

Rumus Nilai Akhir: (Total Skor yang Diperoleh / 30) x 100

Rubrik Penilaian Tugas Kontekstual (Soal No. 9 & 10)

Indikator Penilaian Baru Memulai (1-2 Poin) Berkembang (3-4 Poin) Cakap (5-6 Poin) Mahir (7-8 Poin untuk No. 9; 9-10 Poin untuk No. 10)
Pemahaman Konsep Pembangunan Wilayah (Tujuan, Pendekatan, Dampak) Kurang memahami tujuan/dampak pembangunan. Memahami sebagian tujuan/dampak pembangunan. Memahami tujuan/dampak pembangunan dengan cukup baik. Memahami tujuan/dampak pembangunan secara mendalam dan akurat.
Analisis Kasus/Perancangan Usulan Analisis/usulan sangat umum dan tidak mendalam. Analisis/usulan mulai spesifik namun belum terstruktur. Analisis/usulan terstruktur dengan baik dan relevan. Analisis/usulan sangat kritis, inovatif, dan terperinci.
Integrasi KKA dan Program SIKAP Tidak atau sangat sedikit mengintegrasikan KKA/SIKAP. Mengintegrasikan KKA/SIKAP secara dangkal atau kurang relevan. Mengintegrasikan KKA/SIKAP dengan relevan dan cukup baik. Mengintegrasikan KKA/SIKAP secara mendalam, inovatif, dan sangat relevan.
Keterkaitan dengan Keberlanjutan & Konteks Lokal Kurang memperhatikan aspek keberlanjutan atau konteks lokal. Mulai mempertimbangkan keberlanjutan/konteks lokal namun belum kuat. Mempertimbangkan keberlanjutan dan konteks lokal dengan baik. Secara kuat mengintegrasikan keberlanjutan dan konteks lokal dalam analisis/usulan.

Rekap Nilai Peserta Didik

No Nama Peserta Didik Skor Asesmen Akhir Nilai Akhir (Skala 0-100) Predikat Catatan/Umpan Balik
1. ...
2. ...

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.