| Sekolah | SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN |
| Nama Guru | Evi Yulinawati, S.Pd |
| Mata Pelajaran | Geografi |
| Kelas/Semester | XII / Genap |
| Alokasi Waktu | 5 JP (225 menit) |
IDENTIFIKASI
| Peserta Didik | Peserta didik diasumsikan memiliki pemahaman dasar tentang konsep wilayah dari pertemuan sebelumnya. Minat terhadap isu pembangunan dapat dipetakan melalui observasi awal partisipasi dan pertanyaan. Kebutuhan belajar akan dipenuhi melalui variasi aktivitas yang mengakomodasi gaya belajar berbeda. Kesiapan dipetakan melalui apersepsi singkat dan pertanyaan pemantik. |
| Materi Pelajaran | Materi mengenai tujuan dan pendekatan pembangunan wilayah serta hubungannya dengan perubahan keruangan dan perilaku masyarakat. Materi ini bersifat abstrak namun sangat relevan dengan kehidupan nyata, membutuhkan analisis kritis. Tingkat kesulitan sedang. Potensi miskonsepsi terkait sebab-akibat pembangunan dan perubahan sosial. Integrasi nilai kemandirian, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. |
| Dimensi Profil Lulusan (DPL) | Penalaran Kritis, Komunikasi |
| Capaian Pembelajaran | Pemahaman Konsep: Memahami kewilayahan dan pembangunan serta kerja sama antarnegara. Keterampilan Proses: Mengumpulkan data melalui observasi langsung dan/atau kajian pustaka, mendokumentasikan data secara sistematis, menganalisis data dengan pendekatan ilmiah, dan menyimpulkan hasil analisis untuk menjawab pertanyaan; mengomunikasikan hasil analisis dalam berbagai media. |
DESAIN PEMBELAJARAN
PENGALAMAN BELAJAR
| Tahap | Prinsip Pembelajaran Mendalam | Aktivitas Guru | Aktivitas Murid | Alokasi Waktu | Bukti Belajar |
|---|---|---|---|---|---|
| AWAL (15 menit) |
Berkesadaran, Bermakna | 1. Memberikan salam, memeriksa kehadiran, dan menciptakan suasana kelas yang positif. 2. Melakukan apersepsi dengan menanyakan contoh pembangunan di sekitar mereka (misal: pembangunan jalan tol, perumahan baru). 3. Menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami tujuan dan pendekatan pembangunan wilayah serta dampaknya. 4. Memberikan motivasi dengan mengaitkan materi dengan isu pembangunan terkini. |
1. Menjawab salam dan merespon guru. 2. Menjawab pertanyaan apersepsi, mengaitkan dengan pengalaman pribadi. 3. Menyimak dan memahami tujuan pembelajaran. 4. Menunjukkan antusiasme terhadap materi. |
15 menit | Keaktifan dalam apersepsi. |
| INTI - MEMAHAMI (90 menit) |
Bermakna, Menggembirakan | 1. Menyajikan materi tentang tujuan pembangunan wilayah (misal: peningkatan kesejahteraan, pemerataan pembangunan) dan berbagai pendekatannya (misal: pendekatan spasial, ekologis, fungsional) menggunakan presentasi singkat dan contoh visual. 2. Memfasilitasi diskusi interaktif, mendorong murid untuk bertanya dan memberikan pendapat. 3. Memecah peserta didik menjadi 5-6 kelompok, membagikan studi kasus pembangunan wilayah yang berbeda untuk dianalisis (misal: pembangunan kawasan industri, pengembangan pariwisata, program transmigrasi). 4. Memandu diskusi kelompok, memberikan arahan dan klarifikasi jika diperlukan. |
1. Menyimak presentasi materi, mencatat poin-poin penting. 2. Berpartisipasi aktif dalam diskusi, mengajukan pertanyaan klarifikasi. 3. Berdiskusi dalam kelompok untuk menganalisis studi kasus, mengidentifikasi tujuan, pendekatan, serta perubahan keruangan dan perilaku masyarakat yang terjadi. 4. Mencari informasi tambahan melalui sumber yang tersedia (buku, internet) jika diperlukan. |
90 menit | Catatan hasil diskusi kelompok. |
| INTI - MENGAPLIKASI (90 menit) |
Bermakna, Menggembirakan | 1. Memfasilitasi setiap kelompok untuk mempersiapkan presentasi singkat hasil analisis studi kasus. 2. Meminta setiap kelompok mempresentasikan temuan mereka, fokus pada hubungan antara tujuan pembangunan, perubahan keruangan, dan perubahan perilaku masyarakat. 3. Memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok, menyoroti kekuatan dan area yang perlu diperbaiki. 4. Mengajukan pertanyaan pemantik untuk mendorong analisis lebih dalam, misal: "Bagaimana pembangunan kawasan industri ini memengaruhi pola migrasi penduduk lokal?" atau "Apakah pendekatan yang digunakan dalam pengembangan pariwisata ini sudah mempertimbangkan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat setempat?" 5. Memberikan contoh sederhana bagaimana data spasial dan algoritma klasifikasi sederhana (konsep dasar KKA) dapat membantu memetakan dampak pembangunan wilayah. |
1. Mempersiapkan dan menyampaikan hasil analisis studi kasus di depan kelas. 2. Menyimak presentasi kelompok lain. 3. Menjawab pertanyaan guru dan kelompok lain. 4. Mengaplikasikan konsep yang dipelajari untuk mengidentifikasi dampak pembangunan wilayah pada studi kasus mereka. 5. Mendiskusikan bagaimana pemanfaatan data sederhana (misal: data kepadatan penduduk, data penggunaan lahan) dapat mendukung analisis pembangunan wilayah, menghubungkannya dengan konsep dasar KKA. |
90 menit | Hasil presentasi kelompok. Jawaban lisan terhadap pertanyaan guru. |
| INTI - MEREFLEKSI (15 menit) |
Berkesadaran, Bermakna | 1. Memandu sesi refleksi singkat dengan menanyakan pertanyaan seperti: "Apa hal paling menarik yang Anda pelajari hari ini?", "Apa tantangan terbesar dalam mengaitkan pembangunan dengan perubahan sosial?", "Bagaimana pemahaman Anda tentang pembangunan wilayah berubah setelah pelajaran ini?" 2. Memberikan umpan balik umum mengenai partisipasi dan pemahaman kelas secara keseluruhan. 3. Mengaitkan materi pembangunan wilayah dengan pentingnya ketahanan pangan lokal dan nasional sebagai salah satu indikator keberhasilan pembangunan, sesuai dengan program Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban. |
1. Mengikuti sesi refleksi, menjawab pertanyaan guru secara individu atau perwakilan kelompok. 2. Merefleksikan proses belajar dan pemahaman konsep. 3. Mengaitkan konsep pembangunan wilayah dengan isu ketahanan pangan. |
15 menit | Jawaban reflektif lisan. |
| PENUTUP (5 menit) |
Menggembirakan | 1. Memberikan simpulan singkat mengenai poin-poin kunci pembelajaran. 2. Memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik. 3. Memberikan informasi mengenai materi pertemuan berikutnya (misal: Dampak Pembangunan Wilayah). 4. Memberikan tugas mandiri jika ada (misal: mencari contoh lain dari pembangunan wilayah di berita). |
1. Menyimak simpulan guru. 2. Menerima apresiasi. 3. Mencatat informasi materi selanjutnya. |
5 menit | Kehadiran dan partisipasi dalam penutup. |
ASESMEN PEMBELAJARAN
| Asesmen pada Awal Pembelajaran | Tujuan Asesmen: Memetakan pengetahuan awal dan minat peserta didik terkait pembangunan wilayah. Bentuk/Instrumen: Pertanyaan lisan singkat (apersepsi). Teknik: Tanya jawab. Bukti yang Dinilai: Kualitas jawaban peserta didik. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu memberikan contoh pembangunan di sekitar mereka. Tindak Lanjut: Guru menyesuaikan penjelasan awal berdasarkan tingkat pemahaman peserta didik. |
| Asesmen pada Proses Pembelajaran | Tujuan Asesmen: Menilai pemahaman konsep, kemampuan analisis, dan kolaborasi peserta didik selama diskusi dan presentasi. Bentuk/Instrumen: 1. Lembar observasi partisipasi kelompok. 2. Pertanyaan formatif selama diskusi dan presentasi. 3. Hasil analisis studi kasus (presentasi kelompok). Teknik: Observasi, tanya jawab, penilaian kinerja (presentasi). Bukti yang Dinilai: Tingkat partisipasi, ketepatan jawaban, kedalaman analisis, kualitas presentasi. Kriteria Keberhasilan: Kelompok mampu mengidentifikasi tujuan, pendekatan, perubahan keruangan, dan perubahan perilaku masyarakat dengan tingkat akurasi yang memadai. Tindak Lanjut: Guru memberikan umpan balik langsung kepada kelompok, mengklarifikasi miskonsepsi, dan memberikan penguatan konsep. |
| Asesmen pada Akhir Pembelajaran | Tujuan Asesmen: Menilai ketercapaian tujuan pembelajaran spesifik pertemuan ini. Bentuk/Instrumen: Pertanyaan reflektif lisan. Teknik: Tanya jawab. Bukti yang Dinilai: Kemampuan peserta didik dalam mengaitkan tujuan pembangunan dengan perubahan keruangan dan perilaku masyarakat. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu menjelaskan minimal dua tujuan pembangunan wilayah dan mengaitkannya dengan perubahan keruangan spesifik serta minimal satu perubahan perilaku masyarakat yang timbul, dengan tingkat ketepatan minimal 80%. Tindak Lanjut: Guru memberikan umpan balik secara umum dan merencanakan pembelajaran remedial atau pengayaan jika diperlukan. |
RUBRIK PENILAIAN
Tujuan Pembelajaran yang Dinilai: Peserta didik mampu menjelaskan tujuan dan pendekatan pembangunan wilayah serta hubungannya dengan perubahan keruangan dan perilaku masyarakat.| Indikator | Baru Memulai | Berkembang | Cakap | Mahir |
|---|---|---|---|---|
| Kemampuan menjelaskan tujuan pembangunan wilayah. | Belum mampu menyebutkan tujuan pembangunan wilayah. | Mampu menyebutkan satu tujuan pembangunan wilayah, namun kurang jelas atau relevan. | Mampu menjelaskan minimal dua tujuan pembangunan wilayah dengan contoh yang relevan. | Mampu menjelaskan berbagai tujuan pembangunan wilayah secara komprehensif dan kritis, serta memberikan contoh inovatif. |
| Kemampuan menjelaskan pendekatan pembangunan wilayah. | Belum mampu menyebutkan pendekatan pembangunan wilayah. | Mampu menyebutkan satu pendekatan pembangunan wilayah, namun kurang tepat atau detail. | Mampu menjelaskan minimal dua pendekatan pembangunan wilayah dengan contoh yang relevan. | Mampu menjelaskan berbagai pendekatan pembangunan wilayah secara mendalam dan mengaitkannya dengan konteks spesifik. |
| Kemampuan mengaitkan pembangunan dengan perubahan keruangan. | Tidak mampu mengaitkan pembangunan dengan perubahan keruangan. | Mampu mengaitkan pembangunan dengan satu perubahan keruangan yang sangat sederhana. | Mampu mengaitkan pembangunan wilayah dengan minimal dua perubahan keruangan yang spesifik dan logis. | Mampu menganalisis dampak pembangunan wilayah terhadap berbagai aspek perubahan keruangan secara mendalam dan terperinci. |
| Kemampuan mengaitkan pembangunan dengan perubahan perilaku masyarakat. | Tidak mampu mengaitkan pembangunan dengan perubahan perilaku masyarakat. | Mampu menyebutkan satu perubahan perilaku masyarakat yang sangat umum terkait pembangunan. | Mampu mengaitkan pembangunan wilayah dengan minimal satu perubahan perilaku masyarakat yang spesifik dan dapat diidentifikasi. | Mampu menganalisis dampak pembangunan wilayah terhadap berbagai perubahan perilaku masyarakat secara komprehensif dan memberikan analisis mendalam. |
- Baru Memulai: Pemahaman/keterampilan sangat dasar.
- Berkembang: Mulai berkembang tetapi masih perlu perbaikan.
- Cakap: Baik dan sesuai harapan.
- Mahir: Sangat baik dan melebihi harapan.
|
Mengetahui, Kepala Sekolah |
Tuban, Januari 2027 Guru Mata Pelajaran |
|
Amirul Faisal Rizza, M.Pd. NIP. •••••••••••••••• |
Evi Yulinawati, S.Pd NIP. •••••••••••••••• |