ASESMEN PEMBELAJARAN
IDENTITAS ASESMEN
| Sekolah | SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN |
|---|---|
| Guru | Evi Yulinawati, S.Pd |
| Mata Pelajaran | Geografi |
| Kelas/Rombel | XII |
| Tingkat/Fase | XII / Fase F |
| Semester | Ganjil |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pertemuan | 1 dari 2 |
| Tanggal/Rentang | 2026-11-16 s.d. 2026-11-22 |
| Topik | Pengembangan Wilayah Desa dan Kota |
| Fokus Kegiatan | Asesmen awal, apersepsi, dan pengalaman memahami konsep esensial. |
| Tujuan Asesmen |
|
| Jenis Asesmen | Diagnostik Awal dan Formatif Awal |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Metode Pembelajaran | Diskusi Kelompok, Brainstorming, Presentasi Ide |
| Dimensi Profil Lulusan | Kreativitas, Kolaborasi |
ASESMEN AWAL (Diagnostik)
Petunjuk: Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jujur untuk mengetahui pemahaman awal Anda.
- Apa perbedaan utama yang paling Anda rasakan antara kehidupan di desa dan di kota?
- Menurut Anda, apa saja yang biasanya menjadi sumber mata pencaharian utama penduduk desa?
- Sebutkan satu masalah umum yang sering dihadapi oleh kota-kota besar!
- Jika Anda diminta untuk memajukan desa Anda, kegiatan apa yang pertama kali akan Anda pikirkan?
- Apakah Anda pernah mendengar tentang konsep "pembangunan berkelanjutan"? Jika ya, jelaskan secara singkat apa yang Anda pahami.
Kunci Jawaban dan Interpretasi
(Guru mengisi bagian ini berdasarkan jawaban siswa. Jawaban siswa akan diinterpretasikan untuk mengukur pemahaman awal dan mengidentifikasi miskonsepsi. Asesmen ini tidak menjadi nilai akhir.)
Contoh Interpretasi:
- Jawaban yang fokus pada pertanian, alam, dan ketenangan menunjukkan pemahaman dasar tentang karakteristik desa.
- Jawaban yang menyebutkan industri, jasa, dan keramaian mengindikasikan pemahaman awal tentang kota.
- Kesulitan dalam menjawab atau jawaban yang stereotip menunjukkan potensi miskonsepsi atau kurangnya pemahaman awal.
- Pemahaman tentang pembangunan berkelanjutan akan mengukur kesiapan untuk topik yang lebih kompleks.
ASESMEN PROSES (Formatif Awal)
Lembar Observasi Partisipasi Diskusi
Topik Diskusi: Potensi Desa dan Permasalahan Kota di Sekitar Wilayah.
| No | Nama Peserta Didik | Partisipasi Aktif dalam Diskusi | Kontribusi Ide/Pendapat | Kemampuan Mendengarkan dan Menghargai Pendapat Lain | Kemampuan Menyampaikan Identifikasi Awal | Catatan Umpan Balik |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Belum Tampak Mulai Tampak Konsisten | Belum Tampak Mulai Tampak Konsisten | Belum Tampak Mulai Tampak Konsisten | Belum Tampak Mulai Tampak Konsisten | ||
| 2 | Belum Tampak Mulai Tampak Konsisten | Belum Tampak Mulai Tampak Konsisten | Belum Tampak Mulai Tampak Konsisten | Belum Tampak Mulai Tampak Konsisten |
Exit Ticket
Petunjuk: Jawablah pertanyaan berikut sebelum mengakhiri pembelajaran hari ini.
- Satu hal baru yang saya pelajari hari ini tentang desa atau kota adalah...
- Satu pertanyaan yang masih saya miliki tentang pengembangan wilayah adalah...
- Bagaimana Anda melihat potensi penerapan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) dalam memetakan potensi pangan lokal atau analisis data wilayah di masa depan?
ASESMEN AKHIR (Formatif Awal)
Topik: Konsep Dasar Pengembangan Wilayah Desa dan Kota.
Pilihan Ganda
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat.
- Manakah di bawah ini yang merupakan karakteristik utama wilayah perdesaan?
- Tingkat urbanisasi tinggi dan dominasi sektor jasa.
- Konsentrasi penduduk padat dan banyak pusat perbelanjaan.
- Pola keruangan yang tersebar dan dominasi sektor primer (pertanian).
- Banyaknya industri manufaktur dan transportasi publik yang maju.
- Salah satu permasalahan utama yang sering dihadapi oleh wilayah perkotaan adalah...
- Kekurangan tenaga kerja terampil.
- Tingkat kepadatan penduduk yang rendah.
- Kesenjangan sosial ekonomi dan masalah lingkungan.
- Akses yang mudah terhadap sumber daya alam.
- Kegiatan ekonomi yang paling dominan di sebagian besar wilayah perdesaan adalah...
- Perdagangan dan jasa.
- Industri manufaktur.
- Pertanian dan perkebunan.
- Pariwisata dan hiburan.
- Fenomena urbanisasi dapat menyebabkan beberapa dampak negatif di kota, kecuali...
- Peningkatan pengangguran.
- Pertumbuhan permukiman kumuh.
- Peningkatan kualitas lingkungan hidup.
- Kemacetan lalu lintas.
- Potensi pengembangan wilayah desa yang paling relevan dengan program ketahanan pangan adalah...
- Pengembangan pusat perbelanjaan modern.
- Pembangunan kawasan industri berat.
- Pemberdayaan kelompok tani dan diversifikasi tanaman pangan lokal.
- Pembangunan hotel dan resort mewah.
Jawaban Singkat
Petunjuk: Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas.
- Sebutkan dua contoh potensi yang dapat dikembangkan di wilayah desa!
- Sebutkan dua contoh permasalahan yang umum terjadi di wilayah kota!
- Dalam konteks Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, bagaimana teknologi computer vision dapat membantu petani mendeteksi hama pada tanaman padi?
Uraian/Tugas Kontekstual
Petunjuk: Jawablah pertanyaan berikut dengan uraian yang komprehensif.
- Anda diminta untuk mengidentifikasi satu potensi unggulan di desa Anda (atau desa terdekat). Jelaskan potensi tersebut dan bagaimana cara pengembangannya agar memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat desa.
- Jelaskan secara singkat bagaimana sebuah decision tree sederhana dapat digunakan untuk mengklasifikasikan suatu wilayah apakah lebih cenderung sebagai wilayah desa atau kota berdasarkan beberapa kriteria dasar (misalnya, persentase penduduk bekerja di sektor pertanian, kepadatan penduduk, dan ketersediaan fasilitas publik).
KISI-KISI ASESMEN AKHIR
| No | Tujuan Pembelajaran/Indikator | Materi | Level Kognitif | Bentuk Soal | Nomor Soal |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi karakteristik wilayah perdesaan. | Karakteristik Desa | C2 (Memahami) | Pilihan Ganda | 1 |
| 2 | Mengidentifikasi permasalahan utama wilayah perkotaan. | Permasalahan Kota | C2 (Memahami) | Pilihan Ganda | 2 |
| 3 | Mengidentifikasi sektor ekonomi dominan di perdesaan. | Ekonomi Desa | C2 (Memahami) | Pilihan Ganda | 3 |
| 4 | Mengidentifikasi dampak negatif urbanisasi di kota. | Dampak Urbanisasi | C2 (Memahami) | Pilihan Ganda | 4 |
| 5 | Menghubungkan potensi desa dengan program ketahanan pangan. | Potensi Desa, Ketahanan Pangan | C3 (Menerapkan) | Pilihan Ganda | 5 |
| 6 | Menyebutkan contoh potensi pengembangan wilayah desa. | Potensi Desa | C1 (Mengingat) | Jawaban Singkat | 6 |
| 7 | Menyebutkan contoh permasalahan wilayah kota. | Permasalahan Kota | C1 (Mengingat) | Jawaban Singkat | 7 |
| 8 | Menjelaskan penerapan computer vision dalam konteks Program SIKAP. | Teknologi Pertanian, Program SIKAP | C3 (Menerapkan) | Jawaban Singkat | 8 |
| 9 | Mengidentifikasi dan menjelaskan pengembangan potensi desa. | Potensi Desa, Pengembangan Wilayah | C4 (Menganalisis) | Uraian/Tugas Kontekstual | 9 |
| 10 | Menjelaskan penerapan decision tree dalam klasifikasi wilayah. | Konsep Klasifikasi Wilayah, KKA | C4 (Menganalisis) | Uraian/Tugas Kontekstual | 10 |
KUNCI JAWABAN DAN PENSKORAN
A. Pilihan Ganda (Skor 10 x 5 = 50 Poin)
- c. Peringkat 10 Poin
- c. Peringkat 10 Poin
- c. Peringkat 10 Poin
- c. Peringkat 10 Poin
- c. Peringkat 10 Poin
B. Jawaban Singkat (Skor 3 x 10 = 30 Poin)
- Sebutkan dua contoh potensi yang dapat dikembangkan di wilayah desa!
- Potensi Pertanian (misal: agrowisata, hasil pertanian organik).
- Potensi Wisata Alam/Budaya (misal: desa wisata, kerajinan lokal).
- Potensi Sumber Daya Alam (misal: energi terbarukan, hasil hutan).
- (Jawaban lain yang relevan, masing-masing 5 poin, total 10 poin)
- Sebutkan dua contoh permasalahan yang umum terjadi di wilayah kota!
- Kemacetan lalu lintas.
- Permukiman kumuh.
- Tingginya angka pengangguran/kemiskinan.
- Masalah sampah dan polusi.
- Kesenjangan sosial.
- (Jawaban lain yang relevan, masing-masing 5 poin, total 10 poin)
- Dalam konteks Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, bagaimana teknologi computer vision dapat membantu petani mendeteksi hama pada tanaman padi?
- Teknologi computer vision dapat menganalisis citra visual dari tanaman padi (misalnya melalui foto atau video drone) untuk mengidentifikasi pola-pola anomali yang menandakan keberadaan hama atau penyakit. Algoritma dapat dilatih untuk mengenali bentuk, warna, atau tekstur yang khas dari hama atau kerusakan yang disebabkan oleh hama, sehingga memberikan peringatan dini kepada petani. (10 poin)
C. Uraian/Tugas Kontekstual (Skor 2 x 10 = 20 Poin)
- Anda diminta untuk mengidentifikasi satu potensi unggulan di desa Anda (atau desa terdekat). Jelaskan potensi tersebut dan bagaimana cara pengembangannya agar memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat desa.
- Identifikasi Potensi (4 poin): Menyebutkan satu potensi yang jelas dan spesifik (misal: hasil pertanian kopi, kerajinan batik, objek wisata alam air terjun).
- Penjelasan Pengembangan (6 poin): Menjelaskan langkah-langkah pengembangan yang konkret (misal: pelatihan SDM, pemasaran digital, pembangunan infrastruktur pendukung, pembentukan koperasi). Penjelasan harus mencakup manfaat ekonomi (peningkatan pendapatan) dan sosial (penyerapan tenaga kerja, pelestarian budaya).
- Jelaskan secara singkat bagaimana sebuah decision tree sederhana dapat digunakan untuk mengklasifikasikan suatu wilayah apakah lebih cenderung sebagai wilayah desa atau kota berdasarkan beberapa kriteria dasar (misalnya, persentase penduduk bekerja di sektor pertanian, kepadatan penduduk, dan ketersediaan fasilitas publik).
- Penjelasan Konsep Decision Tree (4 poin): Menjelaskan bahwa decision tree adalah model yang menggunakan serangkaian aturan keputusan (cabang) untuk mengklasifikasikan data.
- Penerapan pada Wilayah (6 poin): Menjelaskan bagaimana kriteria seperti persentase penduduk di sektor pertanian (misal: jika > 60% -> Desa), kepadatan penduduk (misal: jika < 1000 jiwa/km² -> Desa), dan ketersediaan fasilitas publik (misal: jika jumlah rumah sakit < 2 -> Desa) dapat membentuk cabang-cabang pohon keputusan untuk menentukan klasifikasi wilayah (desa/kota).
Total Skor Maksimal = 100 Poin
Rumus Nilai Akhir
Nilai = (Total Skor yang Diperoleh / 100) x 100
RUBRIK PENILAIAN PRODUK/KINERJA (Uraian/Tugas Kontekstual)
| Indikator Penilaian | Baru Memulai (0-40) | Berkembang (41-60) | Cakap (61-80) | Mahir (81-100) |
|---|---|---|---|---|
| Relevansi dan Kejelasan Identifikasi Potensi/Konsep (Soal 9 & 10) | Potensi/konsep tidak jelas atau tidak relevan. | Potensi/konsep cukup jelas namun kurang spesifik atau relevan. | Potensi/konsep jelas dan relevan dengan materi. | Potensi/konsep sangat jelas, spesifik, dan sangat relevan. |
| Kedalaman dan Konkretisasi Pengembangan/Penjelasan (Soal 9 & 10) | Penjelasan pengembangan/penerapan sangat dangkal dan umum. | Penjelasan pengembangan/penerapan cukup detail namun masih banyak bagian umum. | Penjelasan pengembangan/penerapan cukup detail dan konkret, mencakup beberapa aspek penting. | Penjelasan pengembangan/penerapan sangat detail, konkret, logis, dan mencakup aspek multidimensional. |
| Keterkaitan dengan Manfaat Ekonomi/Sosial/Logika Algoritma (Soal 9 & 10) | Tidak ada keterkaitan yang jelas dengan manfaat atau logika algoritma. | Keterkaitan dengan manfaat/logika algoritma cukup jelas namun belum mendalam. | Keterkaitan dengan manfaat/logika algoritma jelas dan cukup mendalam. | Keterkaitan dengan manfaat/logika algoritma sangat jelas, mendalam, dan komprehensif. |
| Penggunaan Bahasa dan Struktur Penulisan | Bahasa sulit dipahami, banyak kesalahan tata bahasa. | Bahasa cukup baik, ada beberapa kesalahan tata bahasa. | Bahasa jelas, terstruktur, dan minim kesalahan tata bahasa. | Bahasa sangat baik, lugas, persuasif, dan tanpa kesalahan. |
REKAP NILAI
| No | Nama Peserta Didik | Nilai Asesmen Awal (Diagnostik) | Nilai Asesmen Proses (Formatif) | Nilai Asesmen Akhir (Formatif) | Catatan Guru |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | |||||
| 2 |