← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN Asesmen

Asesmen Pembelajaran Pertemuan 2 - Geografi XII - Pengembangan Wilayah Desa dan Kota

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

PAKET ASESMEN PEMBELAJARAN

IDENTITAS PAKET PERTEMUAN

Sekolah SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Guru Evi Yulinawati, S.Pd
Mata Pelajaran Geografi
Kelas/Rombel XII
Tingkat/Fase XII / Fase F
Semester Ganjil
Tahun Pelajaran 2026/2027
Pertemuan 2 dari 3
Tanggal/Rentang 2026-09-07 s.d. 2026-09-13
Topik Pengembangan Wilayah Desa dan Kota
Fokus Kegiatan Pendalaman dan pengaplikasian konsep melalui aktivitas kontekstual.
Asesmen Pertemuan Observasi, Pertanyaan Formatif, Umpan Balik, Asesmen Akhir (Tertulis).
Alokasi Waktu RPP Pertemuan 2 dari 3 · 5 JP (225 menit)
Model Discovery Learning
Metode Observasi (virtual/lapangan), Diskusi Kelompok, Presentasi
Dimensi Profil Lulusan Kreativitas, Kolaborasi

Tujuan Asesmen

No Tujuan Pembelajaran Indikator Keberhasilan Bentuk Asesmen Ranah
1 Peserta didik mampu menganalisis potensi pengembangan wilayah desa dan kota serta merumuskan strategi konkret untuk mengatasi permasalahan yang timbul. Mengidentifikasi minimal dua potensi desa dan dua permasalahan kota. Asesmen Akhir (Soal Uraian/Tugas Kontekstual) Kognitif (Analisis)
2 Peserta didik mampu menganalisis potensi pengembangan wilayah desa dan kota serta merumuskan strategi konkret untuk mengatasi permasalahan yang timbul. Mengusulkan minimal satu strategi untuk masing-masing potensi desa dan permasalahan kota yang diidentifikasi. Asesmen Akhir (Soal Uraian/Tugas Kontekstual) Kognitif (Sintesis)
3 Meningkatkan pemahaman konsep pengembangan wilayah desa dan kota. Menjawab benar pertanyaan terkait konsep, potensi, dan permasalahan pengembangan wilayah desa dan kota. Asesmen Akhir (Pilihan Ganda, Jawaban Singkat) Kognitif (Pemahaman)
4 Mengembangkan aspek kolaborasi dalam diskusi dan presentasi. Menunjukkan partisipasi aktif, kemampuan berbagi ide, dan saling menghargai dalam kelompok. Asesmen Proses (Observasi) Afektif (Kolaborasi)
5 Mendorong kreativitas dalam merumuskan solusi pengembangan wilayah. Menampilkan ide-ide inovatif dalam usulan strategi pengembangan. Asesmen Proses (Observasi) Afektif (Kreativitas)

ASESMEN AWAL (Diagnostik - Pertemuan Sebelumnya)

Catatan: Asesmen ini dilakukan pada pertemuan sebelumnya untuk memetakan kesiapan dan miskonsepsi peserta didik. Hasilnya tidak menjadi nilai akhir.

  1. Apa yang dimaksud dengan 'urbanisasi' dan bagaimana dampaknya terhadap desa?

    Kunci Jawaban: Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota. Dampaknya bagi desa antara lain: berkurangnya tenaga kerja usia produktif, perubahan struktur sosial, dan potensi alih fungsi lahan pertanian.

    Interpretasi: Kemampuan memahami konsep dasar dan dampak sosial-ekonomi.

  2. Sebutkan minimal dua potensi yang dimiliki oleh wilayah pedesaan.

    Kunci Jawaban: Potensi alam (pertanian, perkebunan, sumber daya air, keindahan alam untuk wisata), potensi sumber daya manusia (kerajinan tangan, kearifan lokal).

    Interpretasi: Kemampuan mengidentifikasi aset desa.

  3. Mengapa kota seringkali menghadapi masalah kepadatan penduduk?

    Kunci Jawaban: Karena kota menjadi pusat ekonomi, pendidikan, dan lapangan kerja, sehingga menarik banyak pendatang dari berbagai daerah.

    Interpretasi: Pemahaman tentang faktor penarik kota.

  4. Bagaimana cara mengatasi masalah sampah di perkotaan?

    Kunci Jawaban: Melalui pengelolaan sampah terpadu (3R: Reduce, Reuse, Recycle), pembangunan tempat pengolahan sampah, edukasi masyarakat, dan penerapan teknologi pengolahan sampah.

    Interpretasi: Pengetahuan tentang solusi permasalahan perkotaan.

  5. Jika Anda diminta merancang sebuah aplikasi sederhana menggunakan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) untuk membantu petani desa memprediksi kebutuhan air tanaman, fitur apa saja yang akan Anda masukkan?

    Kunci Jawaban: Input data cuaca (suhu, kelembaban, curah hujan), data jenis tanaman, data jenis tanah, dan output berupa rekomendasi waktu dan volume penyiraman. Mungkin menggunakan model regresi sederhana.

    Interpretasi: Kemampuan mengaitkan teknologi KKA dengan kebutuhan pengembangan desa, serta pemahaman dasar tentang Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban dalam konteks pertanian.


ASESMEN PROSES

LEMBAR OBSERVASI KOLABORASI DAN KREATIFITAS

No Nama Peserta Didik Kolaborasi (Aktif Berkontribusi, Mendengarkan, Menghargai Pendapat) Kreativitas (Memberikan Ide Baru, Solusi Inovatif) Catatan Umpan Balik
Belum Tampak Mulai Tampak Konsisten Belum Tampak Mulai Tampak Konsisten
1 ...
2 ...
3 ...
... (Lanjutkan untuk seluruh peserta didik)

PERTANYAAN EXIT TICKET

  1. Satu hal baru yang saya pelajari hari ini tentang pengembangan wilayah adalah...
  2. Satu pertanyaan yang masih saya miliki tentang materi ini adalah...
  3. Bagaimana konsep pengembangan wilayah ini dapat diintegrasikan dengan ide pemanfaatan teknologi Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) untuk mendukung Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) di daerah saya?

ASESMEN AKHIR

PILIHAN GANDA

  1. Perhatikan pernyataan berikut:
    1. Banyaknya pusat perbelanjaan modern
    2. Tingginya angka pengangguran
    3. Ketersediaan sarana transportasi publik yang memadai
    4. Maraknya pembangunan perumahan
    Pernyataan yang paling tepat menggambarkan ciri-ciri permasalahan kota adalah nomor...
    1. 1, 2, dan 3
    2. 1, 3, dan 4
    3. 2, 3, dan 4
    4. 1, 2, dan 4
  2. Salah satu potensi utama wilayah pedesaan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah...
    1. Industri pengolahan bahan mentah
    2. Sektor jasa dan pariwisata
    3. Pertanian organik dan agrowisata
    4. Pusat perdagangan dan jasa
  3. Dampak positif dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (seperti penggunaan algoritma dalam sistem pemetaan) terhadap pengembangan wilayah desa adalah...
    1. Semakin mudahnya penduduk desa bermigrasi ke kota
    2. Meningkatnya akses informasi pasar bagi produk pertanian
    3. Berkurangnya lahan pertanian akibat pembangunan infrastruktur
    4. Meningkatnya kesenjangan sosial antarwarga desa
  4. Strategi yang paling efektif untuk mengatasi masalah alih fungsi lahan pertanian di pinggiran kota adalah...
    1. Memberikan subsidi pupuk bagi petani
    2. Membatasi pembangunan non-pertanian di zona hijau
    3. Mendorong petani untuk beralih profesi
    4. Meningkatkan harga jual hasil pertanian
  5. Dalam konteks Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, pengembangan potensi desa melalui kerajinan tangan berbasis sumber daya lokal dapat diintegrasikan dengan pemanfaatan platform digital untuk pemasaran. Hal ini mencerminkan penerapan konsep...
    1. Urbanisasi
    2. Industrialisasi
    3. Ekonomi Kreatif
    4. Globalisasi

JAWABAN SINGKAT

  1. Sebutkan dua contoh permasalahan yang sering dihadapi oleh wilayah pedesaan!
  2. Jelaskan secara singkat mengapa pengembangan wilayah kota perlu memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan!
  3. Jika Anda mengembangkan sebuah model sederhana menggunakan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) untuk menganalisis citra satelit guna mendeteksi potensi lahan pertanian yang cocok di desa, data apa saja yang Anda perlukan?

URAIAN / TUGAS KONTEKSTUAL

  1. Amati kondisi desa tempat tinggal Anda (atau desa fiktif yang Anda bayangkan). Identifikasi minimal dua potensi pengembangan yang dimiliki desa tersebut (misalnya: hasil pertanian unggulan, potensi wisata alam, sumber daya kerajinan). Jelaskan mengapa potensi tersebut layak dikembangkan.
  2. Pilih salah satu kota besar di Indonesia. Identifikasi minimal dua permasalahan perkotaan yang paling mendesak di kota tersebut. Rumuskan satu strategi konkret dan realistis untuk mengatasi masing-masing permasalahan yang Anda identifikasi, dengan mempertimbangkan aspek kolaborasi antarpihak dan potensi pemanfaatan teknologi.

KISI-KISI ASESMEN AKHIR

No Tujuan/Indikator Materi Level Kognitif Bentuk Soal Nomor Soal
1 Mengidentifikasi ciri-ciri permasalahan kota. Permasalahan Perkotaan Pemahaman Pilihan Ganda 1
2 Mengidentifikasi potensi pengembangan wilayah desa. Potensi Perdesaan Pemahaman Pilihan Ganda 2
3 Menganalisis dampak positif perkembangan teknologi terhadap pengembangan wilayah. Dampak Teknologi Analisis Pilihan Ganda 3
4 Merumuskan strategi mengatasi masalah alih fungsi lahan. Strategi Pengembangan Wilayah Sintesis Pilihan Ganda 4
5 Menghubungkan konsep ekonomi kreatif dengan program ketahanan pangan dan teknologi KKA. Ekonomi Kreatif, Program SIKAP, KKA Aplikasi Pilihan Ganda 5
6 Mengidentifikasi permasalahan wilayah pedesaan. Permasalahan Perdesaan Pemahaman Jawaban Singkat 6
7 Menjelaskan pentingnya keberlanjutan lingkungan dalam pengembangan kota. Permasalahan Perkotaan, Pembangunan Berkelanjutan Pemahaman Jawaban Singkat 7
8 Menjelaskan kebutuhan data untuk analisis KKA terkait potensi lahan pertanian. KKA, Potensi Pertanian Pemahaman Jawaban Singkat 8
9 Menganalisis potensi pengembangan wilayah desa dan merumuskan strategi konkret. Potensi Perdesaan, Strategi Pengembangan Analisis, Sintesis Uraian/Tugas Kontekstual 9
10 Menganalisis permasalahan perkotaan dan merumuskan strategi konkret dengan mempertimbangkan teknologi dan kolaborasi. Permasalahan Perkotaan, Strategi Pengembangan, KKA Analisis, Sintesis Uraian/Tugas Kontekstual 10

KUNCI DAN PENSKORAN

PILIHAN GANDA

No Kunci Jawaban Skor
1 D 5
2 C 5
3 B 5
4 B 5
5 C 5

JAWABAN SINGKAT

No Kunci Jawaban (Contoh Jawaban yang Diterima) Skor
6 Contoh: Kemiskinan, kurangnya lapangan kerja, urbanisasi yang tidak terkendali, keterbatasan akses pendidikan/kesehatan, degradasi lingkungan akibat praktik pertanian tradisional. (Sebutkan 2) 10 (5 per jawaban)
7 Karena pembangunan kota yang tidak berkelanjutan dapat menyebabkan polusi, krisis air bersih, hilangnya ruang terbuka hijau, dan bencana lingkungan yang berdampak buruk bagi kualitas hidup penduduk dan ekosistem. 10
8 Contoh: Data jenis tanah, data topografi, data iklim (curah hujan, suhu, kelembaban), data pola tanam, citra satelit resolusi tinggi, data ketersediaan air. 10

URAIAN / TUGAS KONTEKSTUAL

No Aspek yang Dinilai Skor Maksimal
9 Identifikasi Potensi Desa (minimal 2) dan Penjelasan Kelayakan Pengembangan. 30 (10 per potensi dan penjelasan)
10 Identifikasi Permasalahan Kota (minimal 2) dan Perumusan Strategi Konkret (1 per masalah). Pertimbangan aspek teknologi (KKA) dan kolaborasi. 30 (10 per identifikasi dan strategi)

TOTAL SKOR MAKSIMAL

Total Skor = (5 x 5) + 10 + 10 + 10 + 30 + 30 = 25 + 60 + 60 = 145

Rumus Nilai Akhir: Nilai Akhir = (Total Skor yang Diperoleh / 145) x 100


RUBRIK PENILAIAN TUGAS KONTEKSTUAL (Soal Uraian No. 9 dan 10)

Indikator Penilaian Baru Memulai (1-3) Berkembang (4-6) Cakap (7-8) Mahir (9-10)
Soal No. 9: Identifikasi Potensi Desa & Penjelasan Kelayakan Identifikasi kurang dari 2 potensi atau penjelasan sangat umum/tidak relevan. Mengidentifikasi 2 potensi, namun penjelasan kelayakan kurang mendalam atau sebagian kurang relevan. Mengidentifikasi minimal 2 potensi dengan penjelasan kelayakan yang cukup baik dan relevan. Mengidentifikasi minimal 2 potensi unggulan dengan penjelasan kelayakan yang mendalam, logis, dan sangat relevan dengan konteks desa.
Soal No. 10: Identifikasi Permasalahan Kota & Perumusan Strategi Identifikasi kurang dari 2 permasalahan atau strategi sangat umum/tidak realistis/tidak mempertimbangkan teknologi/kolaborasi. Mengidentifikasi 2 permasalahan, namun strategi kurang spesifik atau hanya sebagian mempertimbangkan teknologi/kolaborasi. Mengidentifikasi 2 permasalahan dengan strategi yang cukup spesifik, realistis, dan mulai mempertimbangkan teknologi/kolaborasi. Mengidentifikasi 2 permasalahan mendesak dengan strategi yang sangat spesifik, inovatif, realistis, dan terintegrasi kuat dengan pemanfaatan teknologi (KKA) serta kolaborasi antarpihak.

REKAP NILAI (SIAP DIISI GURU)

No Nama Peserta Didik Skor Asesmen Akhir (Soal PG, JS, Uraian) Nilai Akhir (0-100) Kategori (BT/MT/MB/MK/Mahir) Catatan Guru
1 ...
2 ...
3 ...
... (Lanjutkan untuk seluruh peserta didik)

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.