← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN LKPD

LKPD Pertemuan 2 - Geografi XII - Wilayah dan Tata Ruang

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IDENTITAS PAKET PERTEMUAN

Sekolah : SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Mata Pelajaran : Geografi
Kelas/Rombel : XII
Fase : F
Semester : Ganjil
Tahun Pelajaran : 2026/2027
Pertemuan : 2 dari 3
Topik : Wilayah dan Tata Ruang
Alokasi Waktu : 5 JP (225 menit)

TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengaplikasikan konsep wilayah, perwilayahan, dan prinsip pengembangan wilayah dalam menganalisis studi kasus perencanaan pembangunan daerah dengan memberikan minimal tiga contoh penerapan yang konkret dan logis.

PETUNJUK KERJA

  1. Bacalah stimulus kasus perencanaan pembangunan wilayah dengan cermat.
  2. Diskusikan pertanyaan pada bagian "Memahami Konsep" dengan kelompok Anda.
  3. Analisis studi kasus pada bagian "Mengaplikasikan Konsep" dan rumuskan solusi sesuai panduan.
  4. Sajikan hasil analisis dan solusi Anda secara singkat dan jelas.
  5. Isilah bagian "Refleksi" dan "Penilaian Diri" setelah menyelesaikan kegiatan.

ALAT, BAHAN, DAN SUMBER BELAJAR

  • Laptop/Komputer
  • Akses internet
  • Buku Geografi Kelas XII
  • Artikel/jurnal terkait perencanaan wilayah
  • Studi Kasus (terlampir dalam stimulus)

STIMULUS KASUS PERENCANAAN PEMBANGUNAN WILAYAH

Studi Kasus: Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Wilayah Pesisir

Pemerintah berencana mengembangkan sebuah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di wilayah pesisir pantai utara Jawa. Wilayah ini memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, termasuk perikanan, kelautan, dan pariwisata. Namun, pengembangan KEK ini juga menghadapi tantangan, seperti potensi alih fungsi lahan pertanian produktif, dampak lingkungan terhadap ekosistem laut, serta kebutuhan infrastruktur yang memadai (jalan, pelabuhan, energi). Di sisi lain, pengembangan KEK ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi regional.

KEGIATAN 1: MEMAHAMI KONSEP

Diskusikan pertanyaan-pertanyaan berikut dalam kelompok:

  1. Apa saja unsur-uns utama yang membentuk suatu wilayah?
  2. Bagaimana konsep perwilayahan dapat membantu dalam mengidentifikasi potensi dan permasalahan suatu daerah?
  3. Jelaskan prinsip-prinsip dasar yang harus diperhatikan dalam perencanaan pembangunan wilayah agar berkelanjutan.

KEGIATAN 2: MENGAPLIKASIKAN KONSEP

Berdasarkan studi kasus pengembangan KEK di wilayah pesisir, lakukan analisis berikut:

Analisis Potensi dan Tantangan:

Potensi Wilayah (Minimal 3) Tantangan Pembangunan (Minimal 3)

Rekomendasi Prinsip Pengembangan Wilayah:

Rumuskan minimal tiga rekomendasi penerapan prinsip pengembangan wilayah yang konkret dan logis untuk mengatasi tantangan dan memaksimalkan potensi KEK tersebut. Pertimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

  1. Rekomendasi 1:
  2. Rekomendasi 2:
  3. Rekomendasi 3:

Integrasi Koding Kecerdasan Artifisial (KKA) dan Sistem Ketahanan Pangan (SIKAP):

Dalam konteks pengembangan KEK pesisir ini, bayangkan bagaimana teknologi dapat membantu. Misalnya, untuk pemetaan potensi lahan, dapat dikembangkan algoritma klasifikasi citra satelit menggunakan computer vision dalam KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial). Selain itu, untuk mendukung ketahanan pangan lokal di sekitar KEK, bagaimana Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban dapat diintegrasikan? Pertimbangkan implementasi sistem hidroponik skala rumah tangga atau optimalisasi penggunaan lahan sempit untuk budidaya sayuran bernilai tinggi yang dapat dibantu pemantauan sensornya secara otomatis.

KEGIATAN 3: MEREFLEKSI

Jawablah pertanyaan refleksi berikut secara individu:

  1. Bagaimana pemahaman Anda tentang konsep wilayah dan tata ruang setelah melakukan kegiatan ini?
  2. Apa kesulitan utama yang Anda hadapi saat menganalisis studi kasus dan memberikan rekomendasi?
  3. Bagaimana Anda berkontribusi dalam diskusi kelompok untuk mencapai solusi?
  4. Apa yang akan Anda lakukan untuk meningkatkan pemahaman Anda di topik ini di masa mendatang?

PENILAIAN DIRI PESERTA DIDIK

Berikan tanda centang (✓) pada kolom yang sesuai dengan kemampuan Anda.

Aspek yang Dinilai Belum Mulai Sudah Sangat Baik
Memahami konsep wilayah dan perwilayahan.
Menganalisis potensi dan tantangan pembangunan wilayah.
Memberikan rekomendasi penerapan prinsip pengembangan wilayah.
Berkolaborasi secara efektif dalam kelompok.

RUBRIK PENILAIAN KEGIATAN MENGAPLIKASIKAN KONSEP

Indikator Penilaian Skor 1 (Kurang) Skor 2 (Cukup) Skor 3 (Baik) Skor 4 (Sangat Baik)
Ketepatan Analisis Potensi Wilayah (Minimal 3) Hanya menyebutkan 1-2 potensi yang kurang relevan. Menyebutkan 2-3 potensi yang cukup relevan. Menyebutkan minimal 3 potensi yang relevan dan jelas. Menyebutkan minimal 3 potensi yang sangat relevan, mendalam, dan terukur.
Ketepatan Analisis Tantangan Pembangunan (Minimal 3) Hanya menyebutkan 1-2 tantangan yang kurang relevan. Menyebutkan 2-3 tantangan yang cukup relevan. Menyebutkan minimal 3 tantangan yang relevan dan jelas. Menyebutkan minimal 3 tantangan yang sangat relevan, mendalam, dan terukur.
Kualitas Rekomendasi Penerapan Prinsip Pengembangan Wilayah (Minimal 3) Rekomendasi tidak logis atau tidak konkret. Rekomendasi cukup logis, tetapi kurang konkret. Rekomendasi logis, konkret, dan relevan dengan studi kasus. Rekomendasi sangat logis, konkret, inovatif, dan mempertimbangkan berbagai aspek (ekonomi, sosial, lingkungan).
Kejelasan dan Keterkaitan Antar Konsep Analisis dan rekomendasi kurang terhubung dengan konsep wilayah dan tata ruang. Analisis dan rekomendasi cukup terhubung dengan konsep wilayah dan tata ruang. Analisis dan rekomendasi jelas terhubung dengan konsep wilayah dan tata ruang. Analisis dan rekomendasi sangat jelas, mendalam, dan terintegrasi dengan konsep wilayah dan tata ruang.

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.