LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
| IDENTITAS PAKET PERTEMUAN | |
|---|---|
| Sekolah | SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Kelas/Fase | X / Fase E |
| Topik | Membangun Budaya Taat Hukum |
| Pertemuan | 5 dari 5 |
| Alokasi Waktu | 2 JP (90 menit) |
| Nama Peserta Didik | _ |
Tujuan Kegiatan
Melalui analisis kasus pelanggaran hukum dan diskusi kelompok, peserta didik mampu mengaplikasikan konsep taat hukum dengan menyajikan solusi konkret dan merefleksikan pembelajaran, sehingga menunjukkan pemahaman yang utuh tentang pentingnya budaya taat hukum dalam kehidupan bermasyarakat.
Petunjuk Kerja
- Bacalah stimulus kasus dengan cermat.
- Diskusikan kasus tersebut bersama kelompok Anda untuk menemukan akar masalah dan solusi.
- Buatlah infografis sederhana yang berisi analisis kasus dan solusi yang ditawarkan.
- Siapkan diri untuk mempresentasikan hasil diskusi dan infografis Anda.
- Jawablah pertanyaan refleksi dengan jujur.
Alat, Bahan, dan Sumber Belajar
- Buku Teks Pendidikan Pancasila Kelas X
- Artikel atau berita mengenai pelanggaran hukum (disiapkan guru)
- Perangkat untuk membuat infografis (laptop/tablet dengan aplikasi desain grafis atau kertas dan alat tulis warna)
- Akses internet (jika memungkinkan)
Stimulus Kasus
Kasus: Maraknya aksi balap liar di jalan raya yang seringkali membahayakan pengguna jalan lain dan diri sendiri. Banyak generasi muda yang terlibat dalam kegiatan ini karena dianggap sebagai bentuk ekspresi kebebasan dan keberanian. Namun, dampak negatifnya sangat besar, mulai dari kecelakaan, pelanggaran lalu lintas, hingga timbulnya korban jiwa.
Kegiatan 1: Memahami Konsep
Diskusikan dalam kelompok Anda:
- Mengapa aksi balap liar termasuk pelanggaran hukum?
- Apa saja faktor penyebab maraknya aksi balap liar di kalangan remaja?
- Apa saja dampak negatif dari aksi balap liar bagi individu dan masyarakat?
Kegiatan 2: Mengaplikasikan Konsep (Menyajikan Solusi)
Berdasarkan diskusi Anda, lakukan hal berikut:
- Analisis Kasus: Identifikasi akar masalah utama dari fenomena balap liar.
- Perumusan Solusi: Tawarkan solusi konkret dan realistis untuk mengatasi masalah balap liar. Pertimbangkan solusi dari berbagai perspektif, termasuk penegakan hukum, edukasi, dan peran serta masyarakat.
- Pembuatan Infografis: Buatlah infografis yang menarik dan informatif. Infografis harus memuat:
- Judul yang jelas.
- Ringkasan analisis akar masalah.
- Solusi-solusi yang ditawarkan.
- Ajakan untuk membangun budaya taat hukum.
- Bermain Peran (Opsional): Siapkan salah satu anggota kelompok untuk berperan sebagai pemangku kebijakan atau tokoh masyarakat yang menyampaikan pesan tentang bahaya balap liar dan pentingnya tertib berlalu lintas.
Kegiatan 3: Merefleksikan Pembelajaran
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut secara individu:
- Bagaimana pengalaman Anda dalam menganalisis kasus balap liar dan merumuskan solusinya?
- Apa hal baru yang Anda pelajari tentang pentingnya budaya taat hukum dari kegiatan ini?
- Bagaimana Anda akan menerapkan pemahaman tentang taat hukum dalam kehidupan sehari-hari, terutama terkait penggunaan kendaraan bermotor?
- Kesulitan apa yang Anda hadapi selama proses kegiatan ini, dan bagaimana Anda mengatasinya?
- Apakah Anda merasa berkontribusi aktif dalam diskusi kelompok? Jelaskan.
Penilaian Diri
Berikan tanda centang (✓) pada kolom yang sesuai dengan tingkat pencapaian Anda.
| Aspek | Belum | Mulai | Sudah | Sangat Baik |
|---|---|---|---|---|
| Memahami konsep taat hukum. | ||||
| Menganalisis kasus pelanggaran hukum. | ||||
| Merumuskan solusi konkret. | ||||
| Berkolaborasi dalam kelompok. | ||||
| Menyajikan hasil dalam infografis. |
Rubrik Ringkas Penilaian Infografis
| Aspek | Deskripsi | Skor |
|---|---|---|
| Isi (Akurasi dan Kelengkapan) | Analisis akar masalah dan solusi disajikan secara akurat dan lengkap. | 1-4 |
| Desain Visual | Infografis menarik, mudah dipahami, dan informatif. | 1-4 |
| Kreativitas dan Inovasi | Menampilkan ide-ide segar dalam penyajian solusi dan pesan. | 1-4 |
| Relevansi dengan KKA dan SIKAP | Terintegrasi pemikiran tentang pemanfaatan teknologi (KKA) atau kearifan lokal pangan Tuban (Program SIKAP SMAN 1 Parengan Tuban) dalam konteks taat hukum. | 1-4 |