ASESMEN PEMBELAJARAN
IDENTITAS ASESMEN
| Sekolah | SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN |
|---|---|
| Guru | Dra. Umi Hanik Hartatik |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Kelas/Rombel | X |
| Tingkat/Fase | X / Fase E |
| Semester | Ganjil |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pertemuan | 2 dari 5 |
| Tanggal/Rentang | 2026-10-12 s.d. 2026-10-18 |
| Topik | Membangun Budaya Taat Hukum |
| Fokus Kegiatan | Pendalaman dan pengaplikasian konsep melalui aktivitas kontekstual. |
| Model Pembelajaran | Case Based Learning |
| Metode Pembelajaran | Analisis kasus, Diskusi kelompok, Pembuatan infografis, Bermain peran. |
| Dimensi Profil Lulusan | Kewargaan, Penalaran Kritis, Komunikasi |
| Alokasi Waktu RPP | Pertemuan 2 dari 5 · 2 JP (90 menit) |
Tujuan Pembelajaran yang Diasesmen
Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik mampu menganalisis minimal dua contoh perilaku taat hukum dan dua contoh perilaku melanggar hukum beserta dampaknya bagi diri dan masyarakat, dalam konteks kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah dan rumah.
ASESMEN AWAL
Tujuan: Mengukur kesiapan peserta didik dan mengidentifikasi potensi miskonsepsi terkait konsep hukum dan ketaatan.
- Menurutmu, apa yang dimaksud dengan "hukum"?
- Apakah semua aturan yang ada di sekolah itu termasuk hukum? Jelaskan alasannya!
- Mengapa penting bagi kita untuk mematuhi aturan yang berlaku?
- Pernahkah kamu melihat atau mengalami sendiri sanksi akibat melanggar aturan? Ceritakan secara singkat.
- Jika ada kesempatan, apakah kamu akan membuat aturan baru di lingkunganmu? Aturan seperti apa?
Kunci Jawaban dan Interpretasi:
- Jawaban 1: Peserta didik diharapkan memberikan definisi hukum secara umum (aturan tertulis/tidak tertulis yang mengikat) atau contoh konkret. Jawaban yang terlalu sempit (misal: hanya aturan lalu lintas) menunjukkan miskonsepsi.
- Jawaban 2: Diharapkan peserta didik membedakan antara aturan sekolah (kebijakan internal) dan hukum (peraturan perundang-undangan negara). Jawaban "ya" atau "tidak" tanpa penjelasan menunjukkan miskonsepsi tentang cakupan hukum.
- Jawaban 3: Jawaban diharapkan mengarah pada pentingnya ketertiban, keamanan, keadilan, dan keharmonisan. Jawaban yang hanya fokus pada menghindari sanksi menunjukkan pemahaman yang dangkal.
- Jawaban 4: Merupakan pertanyaan terbuka untuk melihat pengalaman langsung. Jawaban ini tidak dinilai benar/salah, namun menjadi bahan observasi awal.
- Jawaban 5: Pertanyaan ini mengukur kreativitas dan pemahaman awal tentang fungsi aturan.
Asesmen awal ini tidak menjadi nilai akhir, namun sebagai bahan refleksi guru untuk menyesuaikan pembelajaran.
ASESMEN PROSES
Lembar Observasi
Indikator:
- Keaktifan Berdiskusi: Peserta didik terlibat aktif dalam menyampaikan pendapat, bertanya, dan merespons argumen teman dalam kelompok.
- Pemahaman Konsep: Peserta didik mampu menjelaskan kembali konsep taat hukum dan dampak pelanggaran hukum dengan bahasa sendiri.
- Kemampuan Analisis Kasus: Peserta didik mampu mengidentifikasi unsur-unsur hukum dalam kasus yang disajikan dan menganalisis dampaknya.
- Kolaborasi dan Kerjasama: Peserta didik bekerja sama dengan baik dalam kelompok, menghargai pendapat teman, dan berkontribusi dalam penyelesaian tugas.
| No | Nama Peserta Didik | Keaktifan Berdiskusi | Pemahaman Konsep | Kemampuan Analisis Kasus | Kolaborasi dan Kerjasama | Catatan Umpan Balik |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | ... | Belum Tampak / Mulai Tampak / Konsisten | Belum Tampak / Mulai Tampak / Konsisten | Belum Tampak / Mulai Tampak / Konsisten | Belum Tampak / Mulai Tampak / Konsisten | ... |
| 2 | ... | Belum Tampak / Mulai Tampak / Konsisten | Belum Tampak / Mulai Tampak / Konsisten | Belum Tampak / Mulai Tampak / Konsisten | Belum Tampak / Mulai Tampak / Konsisten | ... |
Exit Ticket
Tujuan: Mengukur pemahaman singkat peserta didik setelah sesi pembelajaran dan memberikan umpan balik cepat.
- Sebutkan satu contoh perilaku taat hukum di lingkungan sekolah yang paling kamu pahami dampaknya!
- Sebutkan satu contoh perilaku melanggar hukum di lingkungan rumah dan jelaskan dampaknya bagi keluargamu!
- Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang pentingnya taat hukum?
ASESMEN AKHIR
Tujuan: Mengukur pencapaian peserta didik terhadap tujuan pembelajaran.
Soal Pilihan Ganda (5 Soal)
- Peraturan yang dibuat oleh pemerintah pusat dan bersifat mengikat seluruh warga negara Indonesia disebut... A. Peraturan Desa B. Peraturan Daerah C. Undang-Undang D. Kebijakan Sekolah
- Salah satu dampak positif dari ketaatan terhadap hukum lalu lintas adalah... A. Menambah kemacetan B. Meningkatkan risiko kecelakaan C. Menciptakan ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas D. Memberikan keuntungan bagi bengkel motor
- Seorang siswa yang menyontek saat ujian, tindakan tersebut termasuk pelanggaran hukum... A. Pidana B. Perdata C. Tata Usaha Negara D. Moral dan Etika (terkait aturan sekolah)
- Mengapa penting untuk menganalisis dampak dari perilaku melanggar hukum? A. Agar dapat mencari celah untuk melanggar hukum tanpa ketahuan. B. Agar dapat memahami konsekuensi negatif yang mungkin terjadi pada diri sendiri dan orang lain. C. Agar dapat menyalahkan orang lain yang melakukan pelanggaran. D. Agar dapat mengabaikan aturan karena terlalu banyak dampaknya.
- Dalam konteks penerapan hukum di sekolah, perundungan (bullying) merupakan pelanggaran berat yang dapat berdampak pada... A. Peningkatan prestasi akademik pelaku B. Trauma psikologis dan penurunan semangat belajar korban C. Penguatan karakter pelaku D. Peningkatan citra sekolah
Soal Jawaban Singkat (3 Soal)
- Sebutkan dua contoh peraturan tertulis yang berlaku di lingkungan sekolahmu!
- Apa perbedaan mendasar antara hak dan kewajiban warga negara terkait hukum?
- Jelaskan satu contoh perilaku taat hukum yang dapat dilakukan oleh orang tuamu di lingkungan masyarakat!
Soal Uraian/Tugas Kontekstual (2 Soal)
- Amati lingkungan rumahmu. Identifikasilah satu contoh perilaku anggota keluargamu yang menunjukkan ketaatan terhadap hukum (misalnya: aturan pembayaran pajak, aturan kebersihan lingkungan, dll.) dan jelaskan dampaknya bagi keharmonisan keluarga dan lingkungan sekitarnya!
- Bayangkan kamu adalah seorang pengembang aplikasi sederhana menggunakan bahasa pemrograman Python untuk membantu masyarakat memahami pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Buatlah deskripsi singkat (dalam bentuk pseudocode atau flowchart sederhana) mengenai bagaimana aplikasi tersebut akan bekerja untuk mengingatkan warga agar taat hukum dalam menjaga kebersihan lingkungan. Jelaskan pula bagaimana aplikasi ini dapat berkontribusi pada program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, misalnya dalam hal pengelolaan sampah organik menjadi kompos untuk pertanian sekolah.
KISI-KISI ASESMEN AKHIR
| No | Tujuan/Indikator Pembelajaran | Materi | Level Kognitif | Bentuk Soal | Nomor Soal |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. | Konsep Hukum dan Peraturan | C2 (Memahami) | Pilihan Ganda | 1 |
| 2 | Menjelaskan dampak positif dari perilaku taat hukum pada aspek kehidupan tertentu. | Dampak Taat Hukum | C2 (Memahami) | Pilihan Ganda | 2 |
| 3 | Mengklasifikasikan perilaku sehari-hari sebagai pelanggaran terhadap jenis hukum tertentu atau norma. | Pelanggaran Hukum | C3 (Menerapkan) | Pilihan Ganda | 3 |
| 4 | Menganalisis alasan pentingnya memahami dampak pelanggaran hukum. | Dampak Pelanggaran Hukum | C4 (Menganalisis) | Pilihan Ganda | 4 |
| 5 | Menganalisis dampak pelanggaran hukum di lingkungan sekolah terhadap individu dan institusi. | Dampak Pelanggaran Hukum di Lingkungan Sekolah | C4 (Menganalisis) | Pilihan Ganda | 5 |
| 6 | Menyebutkan contoh peraturan tertulis di lingkungan sekolah. | Peraturan di Lingkungan Sekolah | C1 (Mengingat) | Jawaban Singkat | 6 |
| 7 | Membedakan konsep hak dan kewajiban warga negara terkait hukum. | Hak dan Kewajiban Warga Negara | C4 (Menganalisis) | Jawaban Singkat | 7 |
| 8 | Memberikan contoh perilaku taat hukum dari orang tua di masyarakat. | Perilaku Taat Hukum di Masyarakat | C2 (Memahami) | Jawaban Singkat | 8 |
| 9 | Menganalisis contoh perilaku taat hukum dalam keluarga dan dampaknya. | Perilaku Taat Hukum dalam Keluarga dan Dampaknya | C4 (Menganalisis) | Uraian/Tugas Kontekstual | 9 |
| 10 | Menerapkan konsep KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) dan Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban dalam konteks membangun budaya taat hukum melalui teknologi. | Integrasi Teknologi dan Hukum, Program SIKAP | C5 (Mengevaluasi) / C6 (Mencipta) | Uraian/Tugas Kontekstual | 10 |
KUNCI JAWABAN DAN PENSKORAN
Pilihan Ganda
- C. Undang-Undang (Skor: 5)
- C. Menciptakan ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas (Skor: 5)
- D. Moral dan Etika (terkait aturan sekolah) (Skor: 5)
- B. Agar dapat memahami konsekuensi negatif yang mungkin terjadi pada diri sendiri dan orang lain. (Skor: 5)
- B. Trauma psikologis dan penurunan semangat belajar korban (Skor: 5)
Jawaban Singkat
- Contoh: Peraturan tentang seragam sekolah, larangan membawa gawai saat KBM, tata tertib upacara, dsb. (Skor: 5 per contoh, maksimal 10)
- Perbedaan mendasar: Hak adalah sesuatu yang melekat pada diri warga negara yang harus dipenuhi oleh negara/pihak lain, sedangkan kewajiban adalah tugas yang harus dilaksanakan oleh warga negara. Keduanya harus selaras dan tidak boleh saling melanggar prinsip hukum. (Skor: 10)
- Contoh: Membayar pajak kendaraan tepat waktu, mematuhi aturan kebersihan lingkungan (tidak membuang sampah sembarangan), tidak melakukan korupsi, dll. (Skor: 10)
Uraian/Tugas Kontekstual
- Penilaian berdasarkan analisis contoh perilaku taat hukum (misal: membayar pajak bumi dan bangunan, mematuhi jam malam, menjaga kebersihan lingkungan) dan penjelasan dampaknya bagi keluarga (harmoni, ketenangan, contoh baik) serta lingkungan (kondusif, nyaman). (Skor: 15)
- Penilaian berdasarkan:
- Deskripsi aplikasi yang logis dan relevan dengan tujuan (misal: notifikasi pengingat, informasi lokasi tempat sampah, edukasi dampak sampah).
- Kemampuan menyusun pseudocode/flowchart sederhana yang menggambarkan alur kerja aplikasi.
- Penjelasan relevansi aplikasi dengan Program SIKAP SMAN 1 Parengan Tuban (misal: pengolahan sampah organik menjadi kompos untuk pertanian sekolah, edukasi pangan berkelanjutan).
- Integrasi konsep KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) dalam deskripsi (misal: menggunakan algoritma sederhana untuk memprediksi waktu pembuangan sampah optimal, atau analisis data pengumpulan sampah).
Total Skor Maksimal: 100
Rumus Nilai Akhir: Nilai = (Total Skor yang Diperoleh / 100) x 100
RUBRIK PENILAIAN TUGAS KONTEKSTUAL (Soal No. 9 & 10)
| Indikator Penilaian | Baru Memulai (0-10) | Berkembang (11-18) | Cakap (19-24) | Mahir (25-30) |
|---|---|---|---|---|
| Kedalaman Analisis & Kontekstualisasi (Kesesuaian contoh, relevansi dampak, pemahaman konsep hukum) |
Contoh dan dampak sangat umum, kurang relevan. Pemahaman konsep dasar. | Contoh dan dampak cukup relevan, mulai menunjukkan pemahaman konsep. | Contoh dan dampak relevan, analisis dampak cukup mendalam, pemahaman konsep baik. | Contoh dan dampak sangat relevan, analisis dampak mendalam dan kritis, pemahaman konsep sangat baik. |
| Integrasi KKA & SIKAP (Untuk Soal No. 10: Relevansi aplikasi, pseudocode/flowchart, kontribusi SIKAP, konsep KKA) |
Integrasi KKA/SIKAP minim atau tidak relevan. Pseudocode/flowchart tidak jelas. | Integrasi KKA/SIKAP ada tapi kurang mendalam. Pseudocode/flowchart sederhana. | Integrasi KKA/SIKAP cukup baik dan relevan. Pseudocode/flowchart logis. Kontribusi SIKAP jelas. | Integrasi KKA/SIKAP sangat baik, inovatif, dan relevan. Pseudocode/flowchart kompleks & logis. Kontribusi SIKAP sangat jelas dan strategis. |
| Keterampilan Komunikasi & Presentasi (Kejelasan bahasa, struktur tulisan, keruntutan argumen) |
Bahasa kurang jelas, struktur berantakan, argumen lemah. | Bahasa cukup jelas, struktur mulai teratur, argumen perlu dikembangkan. | Bahasa jelas, struktur baik, argumen runtut dan meyakinkan. | Bahasa sangat jelas dan efektif, struktur sangat baik, argumen kuat dan persuasif. |
Catatan: Skor maksimal untuk masing-masing soal uraian/tugas kontekstual adalah 25 poin. Rubrik di atas dapat disesuaikan untuk pembagian skor per indikator.
REKAP NILAI ASESMEN AKHIR
| No | Nama Peserta Didik | Skor Pilihan Ganda | Skor Jawaban Singkat | Skor Uraian/Tugas Kontekstual (Soal 9) | Skor Uraian/Tugas Kontekstual (Soal 10) | Total Skor | Nilai Akhir (0-100) | Predikat |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | ... | |||||||
| 2 | ... |