← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN Asesmen

Asesmen Pembelajaran Pertemuan 1 - Pendidikan Pancasila X - Pancasila sebagai pemersatu bangsa

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

ASESMEN PEMBELAJARAN PERTEMUAN 1

IDENTITAS ASESMEN • Sekolah: SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN • Guru: Dra. Umi Hanik Hartatik • Mata pelajaran: Pendidikan Pancasila • Kelas/Rombel: X • Tingkat/Fase: X / Fase E • Semester: Ganjil • Tahun pelajaran: 2026/2027 • Pertemuan: 1 dari 6 • Topik: Pancasila sebagai pemersatu bangsa • Fokus kegiatan: Asesmen awal, apersepsi, dan pengalaman memahami konsep esensial. • Asesmen pertemuan: Asesmen diagnostik dan formatif awal. • Alokasi waktu RPP: Pertemuan 1 dari 6 · 2 JP (90 menit) • Model: Discovery Learning • Metode: Diskusi kelompok, Presentasi, Studi literatur, Jurnal refleksi. • Dimensi Profil Lulusan: Kewargaan, Penalaran Kritis, Kreativitas

Tujuan Asesmen

1. Mengukur tingkat pemahaman awal peserta didik mengenai Pancasila sebagai pemersatu bangsa. 2. Mengidentifikasi miskonsepsi yang mungkin dimiliki peserta didik terkait topik. 3. Menilai kesiapan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran topik. 4. Memberikan umpan balik awal untuk memetakan kebutuhan belajar peserta didik. 5. Mengukur pemahaman konsep esensial yang dipelajari selama pertemuan.

ASESMEN AWAL (ASESMEN DIAGNOSTIK)

Tujuan: Mengukur pemahaman awal dan mengidentifikasi miskonsepsi.

Soal Asesmen Awal

1. Apa yang Anda pahami tentang Pancasila? 2. Mengapa Pancasila penting bagi negara Indonesia? 3. Sebutkan satu contoh penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. 4. Apakah Pancasila bisa diganti dengan ideologi lain? Jelaskan alasan Anda. 5. Menurut Anda, apakah saat ini Pancasila masih efektif sebagai pemersatu bangsa? Mengapa?

Kunci Jawaban dan Interpretasi

1. Jawaban bervariasi, mengukur pengetahuan dasar. 2. Jawaban mengukur pemahaman tentang fungsi Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup. 3. Jawaban mengukur pemahaman konkret tentang implementasi nilai Pancasila. 4. Jawaban mengukur pemahaman tentang kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara dan ketahanannya. 5. Jawaban mengukur pemahaman kritis terhadap relevansi Pancasila saat ini.

Interpretasi Hasil

• Peserta didik yang menjawab dengan tepat dan lengkap menunjukkan pemahaman awal yang baik. • Peserta didik yang menjawab secara umum atau kurang tepat mungkin memiliki miskonsepsi atau membutuhkan penguatan. • Jawaban pada soal nomor 4 dan 5 dapat mengindikasikan tingkat penalaran kritis dan kewargaan peserta didik.

ASESMEN PROSES (ASESMEN FORMATIF AWAL)

Tujuan: Mengamati keterlibatan dan pemahaman peserta didik selama pembelajaran.

Lembar Observasi Keterlibatan dan Pemahaman Konsep

| No | Indikator | Belum Tampak | Mulai Tampak | Konsisten | Catatan Umpan Balik | | 1 | Peserta didik aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok. | | | | | | 2 | Peserta didik mampu mengidentifikasi konsep-konsep esensial dari materi yang dibaca/diskusi. | | | | | | 3 | Peserta didik mengajukan pertanyaan yang relevan terkait topik. | | | | | | 4 | Peserta didik menunjukkan pemahaman awal tentang relevansi Pancasila sebagai pemersatu bangsa. | | | | |

Exit Ticket

1. Tuliskan satu konsep esensial tentang Pancasila sebagai pemersatu bangsa yang Anda pelajari hari ini. 2. Apa satu hal yang masih membingungkan Anda tentang topik ini? 3. Bagaimana Anda bisa mengaitkan pembelajaran hari ini dengan potensi pengembangan sistem pertanian cerdas menggunakan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) di lingkungan sekolah, misalnya dalam pemetaan varietas padi lokal Tuban yang mencerminkan keragaman budaya?

ASESMEN AKHIR (ASESMEN FORMATIF AKHIR PERTEMUAN)

Tujuan: Mengukur pencapaian tujuan pembelajaran pertemuan ini.

Soal Pilihan Ganda

1. Pancasila berfungsi sebagai dasar negara sekaligus pandangan hidup bangsa. Konsep ini menegaskan Pancasila sebagai: a. Alat pemersatu b. Sumber hukum c. Ideologi negara d. Landasan moral 2. Dalam konteks persatuan bangsa, nilai-nilai Pancasila berperan penting dalam menciptakan harmoni di tengah keberagaman. Manakah sila yang paling relevan untuk menjaga kerukunan antargolongan? a. Ketuhanan Yang Maha Esa b. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab c. Persatuan Indonesia d. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan 3. Peserta didik diminta menganalisis sebuah kasus berita tentang perselisihan suku. Konsep esensial yang sedang dipelajari adalah Pancasila sebagai pemersatu bangsa. Aktivitas ini dirancang untuk melatih aspek: a. Kreativitas b. Penalaran kritis c. Kewargaan d. Semua jawaban benar 4. Jika kita memodelkan "Pancasila sebagai pemersatu bangsa" menggunakan algoritma decision tree, akar pohon (root node) yang paling mungkin mewakili konsep kunci adalah: a. Keberagaman suku dan budaya b. Penerapan nilai-nilai Pancasila c. Kerukunan nasional d. Ancaman disintegrasi bangsa 5. Dalam upaya menjaga ketahanan pangan desa melalui Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, konsep "Gotong Royong" yang tercermin dalam sila keempat Pancasila dapat diintegrasikan dalam pengelolaan sumber daya bersama. Hal ini menunjukkan Pancasila sebagai: a. Ideologi terbuka b. Sistem etika c. Alat pemersatu dan perekat sosial d. Fondasi pembangunan bangsa

Soal Jawaban Singkat

6. Sebutkan tiga konsep esensial terkait Pancasila sebagai pemersatu bangsa yang Anda identifikasi hari ini. 7. Jelaskan secara singkat bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat mencegah terjadinya konflik horizontal di masyarakat. 8. Bagaimana peran teknologi, seperti analisis data menggunakan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) untuk mendeteksi potensi penyebaran informasi yang memecah belah persatuan bangsa, dapat dikaitkan dengan fungsi Pancasila?

Soal Uraian/Tugas Kontekstual

9. Bayangkan Anda adalah seorang relawan yang bertugas mengedukasi masyarakat di daerah terpencil tentang pentingnya Pancasila sebagai pemersatu bangsa. Buatlah sebuah rancangan singkat (dalam bentuk poin-poin) tentang bagaimana Anda akan menyampaikan materi ini, dengan mempertimbangkan keragaman latar belakang masyarakat tersebut. Integrasikan nilai-nilai luhur yang relevan dengan Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, seperti musyawarah dalam pembagian hasil panen atau gotong royong dalam pengelolaan sumber daya alam. 10. Analisislah sebuah fenomena sosial terkini yang menunjukkan tantangan bagi persatuan bangsa Indonesia. Jelaskan bagaimana nilai-nilai Pancasila, khususnya sila-sila yang relevan, dapat menjadi solusi atau penangkal terhadap fenomena tersebut. Kaitkan analisis Anda dengan konsep KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) dalam mendeteksi pola atau tren yang mengancam persatuan.

KISI-KISI ASESMEN AKHIR

| No | Tujuan/Indikator Pembelajaran | Materi Pokok | Level Kognitif | Bentuk Soal | Nomor Soal | | 1 | Mengidentifikasi kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup. | Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup | C2 (Memahami) | Pilihan Ganda | 1 | | 2 | Mengidentifikasi peran Pancasila dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman. | Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa | C2 (Memahami) | Pilihan Ganda | 2 | | 3 | Menilai relevansi aktivitas pembelajaran dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila. | Aktivitas Pembelajaran | C3 (Menerapkan) | Pilihan Ganda | 3 | | 4 | Memahami penerapan konsep abstrak (Pancasila) dalam model matematis/logis (algoritma). | Pancasila dan Teknologi | C2 (Memahami) | Pilihan Ganda | 4 | | 5 | Mengidentifikasi keterkaitan nilai Pancasila dengan program konkret (SIKAP). | Pancasila dan Program SIKAP | C2 (Memahami) | Pilihan Ganda | 5 | | 6 | Mengidentifikasi minimal tiga konsep esensial terkait Pancasila sebagai pemersatu bangsa. | Konsep Esensial Pancasila | C2 (Memahami) | Jawaban Singkat | 6 | | 7 | Menjelaskan peran Pancasila dalam mencegah konflik sosial. | Pancasila dan Pencegahan Konflik | C3 (Menerapkan) | Jawaban Singkat | 7 | | 8 | Mengaitkan peran KKA dengan fungsi Pancasila dalam menjaga persatuan. | Pancasila, KKA, dan Persatuan | C3 (Menerapkan) | Jawaban Singkat | 8 | | 9 | Merancang strategi penyampaian materi dengan integrasi nilai Pancasila dan Program SIKAP. | Implementasi Pancasila dan SIKAP | C4 (Menganalisis) | Uraian/Tugas Kontekstual | 9 | | 10 | Menganalisis fenomena sosial dan mengaitkannya dengan solusi berbasis Pancasila serta KKA. | Pancasila, Fenomena Sosial, dan KKA | C4 (Menganalisis) | Uraian/Tugas Kontekstual | 10 |

KUNCI JAWABAN DAN PENSKORAN

Pilihan Ganda

1. d. Landasan moral 2. c. Persatuan Indonesia 3. d. Semua jawaban benar 4. b. Penerapan nilai-nilai Pancasila 5. c. Alat pemersatu dan perekat sosial

Jawaban Singkat

6. Contoh jawaban: (1) Pancasila sebagai dasar negara, (2) Pancasila sebagai pandangan hidup, (3) Pancasila sebagai pemersatu bangsa dalam keberagaman. (Jawaban lain yang relevan juga diterima). 7. Nilai-nilai Pancasila mengajarkan toleransi, musyawarah, keadilan, dan persatuan, yang dapat mencegah terjadinya kesalahpahaman dan konflik antar kelompok masyarakat. 8. KKA dapat digunakan untuk menganalisis pola penyebaran ujaran kebencian atau hoaks yang mengancam persatuan. Dengan memahaminya, kita bisa merumuskan strategi penanggulangannya, sejalan dengan fungsi Pancasila sebagai perekat bangsa.

Uraian/Tugas Kontekstual

9. Rancangan Edukasi Pancasila untuk Masyarakat Terpencil: • Pendahuluan: Sapaan hangat, perkenalan, dan apresiasi terhadap keunikan dan kekayaan lokal. • Pentingnya Persatuan: Cerita singkat (misal: dongeng lokal) tentang bagaimana kebersamaan membawa kebaikan. • Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari: • Sila 1 & 2: Menghargai perbedaan keyakinan dan adat istiadat. • Sila 3: Pentingnya gotong royong dalam membangun desa (misal: memperbaiki jalan, membersihkan lingkungan). Integrasi dengan Program SIKAP: Musyawarah dalam pembagian hasil panen agar adil untuk semua. • Sila 4: Pentingnya duduk bersama mencari solusi masalah desa (misal: kelangkaan air, hama tanaman). Integrasi dengan Program SIKAP: Pengelolaan sumber daya alam (air, lahan) secara bersama demi ketahanan pangan desa. • Sila 5: Keadilan dalam memanfaatkan hasil bumi dan sumber daya. • Diskusi Interaktif: Tanya jawab, permainan sederhana yang mencerminkan nilai Pancasila. • Penutup: Penguatan pesan persatuan dan ajakan untuk terus menjaga kerukunan. 10. Analisis Fenomena Sosial dan Solusi Pancasila-KKA: • Fenomena: Polarisasi politik yang tajam di media sosial menjelang pemilihan umum, yang memicu perpecahan antar pendukung calon. • Tantangan Persatuan: Tersebarnya hoaks, ujaran kebencian, dan narasi "kita vs mereka" yang merusak rasa persaudaraan. • Solusi Berbasis Pancasila: • Sila 1 & 2: Mengingatkan untuk tetap menghargai perbedaan pandangan politik sebagai bagian dari keragaman pendapat. • Sila 3: Menekankan pentingnya persatuan bangsa di atas kepentingan golongan atau partai. • Sila 4: Mengedepankan dialog dan musyawarah untuk mencari titik temu, bukan saling menyerang. • Sila 5: Mewujudkan keadilan bagi semua pihak tanpa memandang afiliasi politik. • Peran KKA: KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial), khususnya melalui teknik analisis sentimen dan klasifikasi teks, dapat digunakan untuk mendeteksi penyebaran hoaks dan ujaran kebencian secara masif di platform digital. Algoritma dapat mengidentifikasi pola penyebaran, sumber, dan narasi yang paling memecah belah, sehingga pemerintah atau masyarakat dapat mengambil tindakan pencegahan yang lebih efektif.

Penskoran

• Soal Pilihan Ganda: Skor 5 per soal (Total 25) • Soal Jawaban Singkat: Skor 10 per soal (Total 30) • Soal Uraian/Tugas Kontekstual: Skor 15 per soal (Total 30) • Asesmen Awal & Proses: Bobot 10% (sebagai indikator kesiapan dan partisipasi) Total Skor Maksimal = 25 + 30 + 30 + 15 (nilai rata-rata dari asesmen awal dan proses) = 100

Rumus Nilai Akhir

Nilai Akhir = (Total Skor Asesmen Akhir)

Konversi Nilai

| Rentang Skor | Predikat | | 90-100 | Mahir | | 75-89 | Cakap | | 60-74 | Berkembang | |

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.