PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM
RPP PERTEMUAN 1 DARI 6
| IDENTITAS RPP | |
|---|---|
| Sekolah | SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN |
| Nama Guru | Dra. Umi Hanik Hartatik |
| NIP Guru | 196909172008012017 |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Kelas/Semester | X / Ganjil |
| Alokasi Waktu | 2 JP (90 menit) |
IDENTIFIKASI
| IDENTIFIKASI PEMBELAJARAN | |
|---|---|
| Peserta Didik | Kesiapan peserta didik dipetakan melalui asesmen awal tertulis dan observasi saat pembelajaran. Pengetahuan awal tentang Pancasila beragam. Minat terhadap topik Pancasila sebagai pemersatu bangsa dapat ditingkatkan melalui relevansi dengan isu terkini. Kebutuhan belajar yang beragam akan dipenuhi melalui variasi aktivitas dan media pembelajaran. |
| Materi Pelajaran | Materi tentang Pancasila sebagai pemersatu bangsa mencakup konsep dasar, nilai-nilai, dan relevansinya dalam kehidupan bernegara. Materi ini memiliki relevansi tinggi dengan kehidupan nyata peserta didik sebagai warga negara. Tingkat kesulitan materi tergolong sedang, namun potensi miskonsepsi mengenai implementasi nilai Pancasila dalam kehidupan modern perlu diantisipasi. Integrasi nilai nasionalisme, religiusitas, dan toleransi menjadi fokus. |
| Dimensi Profil Lulusan (DPL) | Kewargaan, Penalaran Kritis, Kreativitas |
| Capaian Pembelajaran | Elemen Pancasila: Menganalisis cara pandang para perumus Pancasila tentang dasar negara; menganalisis kedudukan Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi negara. |
DESAIN PEMBELAJARAN
| DESAIN PEMBELAJARAN PERTEMUAN 1 | |
|---|---|
| Lintas Disiplin Ilmu | Pemahaman Pancasila sebagai pemersatu bangsa dapat diperkaya dengan analisis data historis dan sosial, serta pemanfaatan teknologi informasi. Integrasi **KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial)** dapat melalui analisis tren media sosial tentang isu persatuan bangsa, sementara **Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban** dapat dikaitkan dengan bagaimana nilai gotong royong dalam Pancasila mendukung ketahanan pangan lokal melalui pengelolaan sumber daya bersama. |
| Tujuan Pembelajaran | Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu mengidentifikasi minimal tiga konsep esensial terkait Pancasila sebagai pemersatu bangsa melalui diskusi dan studi literatur, dengan indikator keberhasilan berupa ketepatan identifikasi konsep yang dipresentasikan. |
| Topik Pembelajaran | Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa |
| Praktik Pedagogis |
Model: Discovery Learning.
Strategi: Pembelajaran penemuan terbimbing untuk mendorong peserta didik membangun pemahaman konsep esensial tentang Pancasila sebagai pemersatu bangsa.
Metode: Diskusi kelompok, studi literatur, presentasi singkat.
Alasan Pemilihan: Model ini cocok untuk memfasilitasi peserta didik menemukan sendiri konsep-konsep kunci melalui stimulus dan eksplorasi, sesuai dengan fokus pertemuan pada pemahaman konsep esensial.
Penerapan Sintaks:
|
| Kemitraan Pembelajaran | Dukungan dari perpustakaan sekolah untuk penyediaan sumber belajar yang relevan dan kolaborasi dengan guru TIK untuk pemanfaatan platform digital dalam pencarian informasi akan sangat membantu kelancaran proses pembelajaran pemahaman konsep. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dilaksanakan di ruang kelas yang kondusif dengan penataan meja kelompok untuk mendukung diskusi. Pemanfaatan proyektor dan akses internet menjadi pendukung lingkungan belajar virtual. Budaya saling menghargai dalam berpendapat dikembangkan. |
| Pemanfaatan Digital | Penggunaan proyektor untuk menampilkan materi visual, internet untuk studi literatur, dan aplikasi kolaborasi sederhana (jika tersedia) untuk berbagi temuan kelompok. |
PENGALAMAN BELAJAR
| Tahap | Prinsip Pembelajaran Mendalam | Aktivitas Guru | Aktivitas Murid | Alokasi Waktu | Bukti Belajar |
|---|---|---|---|---|---|
| AWAL (Orientasi & Motivasi) |
Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan |
|
|
15 menit | Keaktifan dalam menjawab pertanyaan, respon terhadap stimulus visual. |
| INTI - MEMAHAMI (Discovery & Konseptualisasi) |
Bermakna, Menggembirakan |
|
|
45 menit | Catatan hasil diskusi kelompok, daftar konsep esensial yang teridentifikasi. |
| INTI - MENGAPLIKASI (Diskusi & Presentasi Awal) |
Bermakna, Menggembirakan |
|
|
15 menit | Hasil presentasi singkat kelompok, kemampuan menjelaskan konsep. |
| INTI - MEREFLEKSI (Refleksi Konsep) |
Berkesadaran, Bermakna |
|
|
10 menit | Jurnal refleksi singkat peserta didik. |
| PENUTUP (Rangkuman & Tindak Lanjut) |
Menggembirakan, Bermakna |
|
|
5 menit | Partisipasi aktif dalam menutup pelajaran. |
ASESMEN PEMBELAJARAN
| Asesmen | Tujuan Asesmen | Bentuk/Instrumen | Teknik | Bukti yang Dinilai | Kriteria Keberhasilan | Tindak Lanjut |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Asesmen pada Awal Pembelajaran (Diagnostik) |
Mengukur pengetahuan awal peserta didik tentang Pancasila dan pemahaman awal tentang konsep persatuan bangsa. | Soal uraian singkat | Tes tertulis | Jawaban peserta didik terhadap pertanyaan tentang Pancasila dan persatuan. | Kemampuan peserta didik mengaitkan Pancasila dengan persatuan (skala 1-4). | Memberikan penguatan atau remedial bagi yang belum memahami konsep dasar. |
| Asesmen pada Proses Pembelajaran (Formatif) |
Memantau pemahaman peserta didik terhadap konsep esensial selama diskusi dan studi literatur. | Lembar observasi aktivitas kelompok, catatan guru saat diskusi. | Observasi, Catatan anekdot | Keaktifan dalam diskusi, ketepatan identifikasi konsep, kolaborasi antar anggota kelompok. | Peserta didik mampu mengidentifikasi minimal 3 konsep esensial dengan tepat dalam diskusi kelompok. | Memberikan umpan balik konstruktif secara individu maupun kelompok. |
| Asesmen pada Akhir Pembelajaran (Formatif) |
Menilai pemahaman awal peserta didik terhadap konsep esensial yang dipresentasikan. | Presentasi singkat kelompok, jurnal refleksi individu. | Kinerja (presentasi), Non-tes (jurnal) | Ketepatan penjelasan konsep, argumen yang disampaikan, refleksi pemahaman diri. | Mampu menjelaskan minimal 3 konsep esensial dengan jelas dan ringkas; mampu menuliskan satu pembelajaran baru dalam jurnal. | Memberikan umpan balik spesifik terhadap presentasi dan refleksi. |
RUBRIK PENILAIAN
| RUBRIK PENILAIAN PRESENTASI SINGKAT KONSEP PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA | ||||
|---|---|---|---|---|
| Indikator | Baru Memulai (1) | Berkembang (2) | Cakap (3) | Mahir (4) |
| Ketepatan Identifikasi Konsep Esensial | Belum mampu mengidentifikasi konsep esensial yang relevan. | Mampu mengidentifikasi 1-2 konsep esensial yang relevan, namun kurang tepat. | Mampu mengidentifikasi minimal 3 konsep esensial yang relevan dan cukup tepat. | Mampu mengidentifikasi lebih dari 3 konsep esensial yang relevan, akurat, dan mendalam. |
| Kejelasan Penjelasan Konsep | Penjelasan sangat tidak jelas dan sulit dipahami. | Penjelasan kurang jelas, terkadang sulit dipahami. | Penjelasan cukup jelas dan dapat dipahami dengan bantuan. | Penjelasan sangat jelas, logis, dan mudah dipahami. |
| Keterkaitan dengan Persatuan Bangsa | Tidak mampu mengaitkan konsep dengan persatuan bangsa. | Mampu mengaitkan konsep dengan persatuan bangsa secara umum, namun kurang spesifik. | Mampu mengaitkan konsep dengan persatuan bangsa dengan contoh yang relevan. | Mampu mengaitkan konsep dengan persatuan bangsa secara mendalam dan memberikan analisis yang kuat. |
| Kolaborasi dalam Kelompok | Peserta didik cenderung bekerja sendiri atau tidak berkontribusi aktif. | Peserta didik mulai berkontribusi namun belum optimal dalam kolaborasi. | Peserta didik berkontribusi aktif dan bekerja sama dengan baik dalam kelompok. | Peserta didik secara konsisten menunjukkan kerja sama yang sangat baik dan mendorong kontribusi anggota lain. |
Keterangan:
Baru Memulai: Pemahaman/keterampilan sangat dasar.
Berkembang: Mulai berkembang tetapi masih perlu perbaikan.
Cakap: Baik dan sesuai harapan.
Mahir: Sangat baik dan melebihi harapan.
|
Mengetahui, Kepala Sekolah |
Tuban, Juli 2026 Guru Mata Pelajaran |
|
Amirul Faisal Rizza, M.Pd. NIP. •••••••••••••••• |
Dra. Umi Hanik Hartatik NIP. •••••••••••••••• |