← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN Silabus

Silabus Pembelajaran Mendalam - Geografi XII - 2026/2027

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN

Jl. Raya Parengan No. 10, Parengan, Tuban, Jawa Timur

Telp: (0357) XXXX, Email: sman1parengan@sch.id

SILABUS PEMBELAJARAN MENDALAM

Nama Sekolah SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Guru Mata Pelajaran Evi Yulinawati, S.Pd
Mata Pelajaran Geografi
Kelas/Fase XII / Fase F
Tahun Pelajaran 2026/2027

A. Rasional

Fase F merupakan fase puncak dalam pembelajaran Geografi di SMA, di mana peserta didik diharapkan mampu mengintegrasikan pemahaman konsep geografi dengan keterampilan proses tingkat tinggi untuk menganalisis fenomena geosfer yang kompleks di Indonesia dan dunia. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) ini dirancang untuk membimbing peserta didik dalam memahami dan menganalisis berbagai aspek kewilayahan, pembangunan, dan kerja sama internasional, serta isu-isu lingkungan global. Pembelajaran akan difokuskan pada pengembangan kemampuan observasi, analisis data, pemecahan masalah, dan komunikasi ilmiah, yang esensial untuk menghadapi tantangan abad ke-21. Dengan mengacu pada Capaian Pembelajaran (CP) Fase F, ATP ini bertujuan agar peserta didik memiliki pemahaman mendalam tentang posisi strategis Indonesia, keanekaragaman hayati, karakteristik penduduk, perubahan iklim, kebencanaan, lingkungan hidup, serta konsep kewilayahan dan pembangunan global, dan mampu menerapkannya dalam proyek kolaboratif.

B. Karakteristik Fase dan Mata Pelajaran

Fase F (Kelas XI dan XII) merupakan fase lanjutan dalam pembelajaran Geografi yang menekankan pada pemahaman konsep-konsep geografi secara mendalam dan aplikatif. Pada fase ini, peserta didik diharapkan mampu menganalisis hubungan antarfenomena geosfer, menginterpretasikan data geospasial, dan merumuskan solusi terhadap permasalahan geografis yang kompleks, baik skala lokal, nasional, maupun global. Mata pelajaran Geografi pada fase ini dirancang untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif peserta didik dalam memahami keruangan, kewilayahan, dan lingkungan hidup. Keterampilan proses yang dikembangkan meliputi observasi, pengumpulan dan analisis data, serta komunikasi hasil kajian dalam berbagai bentuk media, termasuk pemanfaatan teknologi geospasial untuk proyek kolaboratif.

C. Capaian Pembelajaran (CP) Fase F

Pemahaman Konsep: Menganalisis keuntungan dari posisi strategis wilayah Indonesia dari sisi astronomis, geografis, geologis dan pemanfaatan sumber daya alam yang ada; memahami pola keanekaragaman hayati Indonesia dan dunia; memahami karakteristik geografi penduduk di wilayah Indonesia; memahami perubahan iklim, kebencanaan, dan lingkungan hidup sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kondisi alam Indonesia; dan memahami kewilayahan dan pembangunan serta kerja sama antarnegara.

Keterampilan Proses: Mengamati fenomena di Indonesia dan/atau dunia untuk memahami pola dan karakteristik, serta membuat pertanyaan ilmiah guna menggali informasi secara mendalam; mengumpulkan data melalui observasi langsung dan/atau kajian pustaka, mendokumentasikan data secara sistematis, menganalisis data dengan pendekatan ilmiah, dan menyimpulkan hasil analisis untuk menjawab pertanyaan; mengomunikasikan hasil analisis dalam berbagai media, seperti peta, grafik, tabel, infografis, dan aplikasi digital, serta merefleksi proses serta hasil yang diperoleh untuk menyempurnakan pemahaman dan merencanakan pengembangan lebih lanjut; dan membuat projek kolaboratif tentang fenomena geografi di Indonesia dan/atau dunia menggunakan teknologi geospasial.

D. Tabel Silabus

Kode TP Tujuan Pembelajaran Materi Esensial Pengalaman Memahami Pengalaman Mengaplikasi Pengalaman Merefleksi Prinsip Pembelajaran Mendalam Model Pembelajaran Metode Pembelajaran Asesmen DPL Alokasi JP Sumber Belajar
TP.1 Peserta didik mampu menganalisis konsep wilayah, perwilayahan, karakteristik wilayah, serta prinsip pengembangan wilayah dalam perencanaan pembangunan. Wilayah dan Tata Ruang Mendiskusikan berbagai konsep wilayah dan perwilayahan berdasarkan teori-teori geografi. Menganalisis studi kasus perencanaan pembangunan wilayah di Indonesia dengan menerapkan prinsip pengembangan wilayah. Merefleksikan pentingnya pemahaman konsep wilayah dan perwilayahan dalam pembangunan berkelanjutan. Kontekstual, Kritis, Kolaboratif Problem Based Learning (PBL) Diskusi, Studi Kasus, Presentasi Tes Tertulis (Uraian), Penugasan (Laporan Studi Kasus) Penalaran Kritis, Kolaborasi 15 JP Buku Teks Geografi Kelas XII, Jurnal Ilmiah, Artikel Online, Peta Wilayah Indonesia.
TP.2 Peserta didik mampu mengevaluasi kebijakan pengembangan wilayah dan tata ruang di Indonesia berdasarkan kondisi geografis serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Wilayah dan Tata Ruang Mempelajari berbagai kebijakan pengembangan wilayah dan tata ruang yang pernah diterapkan di Indonesia. Mengevaluasi efektivitas kebijakan tata ruang di suatu daerah dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan faktor pendukungnya. Merefleksikan tantangan dalam implementasi kebijakan tata ruang yang adil dan berkelanjutan. Kritis, Kontekstual, Berpusat pada Peserta Didik Case Based Learning (CBL) Studi Kasus, Debat, Analisis Kebijakan Penugasan (Analisis Kebijakan), Presentasi Kelompok Penalaran Kritis, Komunikasi 15 JP Buku Teks Geografi Kelas XII, Dokumen Kebijakan Tata Ruang, Berita Terkini Mengenai Pembangunan Wilayah.
TP.3 Peserta didik mampu menganalisis potensi desa, strategi pengembangan perdesaan, serta dinamika perkembangan kota dan permasalahannya. Pengembangan Wilayah Desa dan Kota Mengidentifikasi karakteristik desa dan kota serta potensi yang dimiliki masing-masing. Merancang strategi pengembangan desa berbasis potensi lokal dan menganalisis masalah perkotaan yang relevan. Merefleksikan pentingnya keseimbangan pembangunan desa dan kota untuk pemerataan. Kontekstual, Inovatif, Kolaboratif Discovery Learning Observasi (virtual/lapangan), Diskusi Kelompok, Presentasi Laporan Observasi, Presentasi Kelompok Kreativitas, Kolaborasi 15 JP Buku Teks Geografi Kelas XII, Data Potensi Desa, Peta Desa dan Kota, Artikel Mengenai Urbanisasi.
TP.4 Peserta didik mampu menganalisis interaksi desa-kota serta merancang indikator kesejahteraan untuk mengevaluasi pembangunan wilayah. Pengembangan Wilayah Desa dan Kota Memahami konsep interaksi desa-kota dan berbagai teori yang melandasinya. Merancang indikator kesejahteraan masyarakat desa dan kota untuk mengevaluasi dampak pembangunan wilayah. Merefleksikan bagaimana interaksi desa-kota mempengaruhi kesejahteraan masyarakat. Analitis, Kontekstual, Berpusat pada Peserta Didik Inquiry Learning Diskusi, Analisis Data, Perancangan Indikator Penugasan (Perancangan Indikator), Presentasi Penalaran Kritis, Kreativitas 15 JP Buku Teks Geografi Kelas XII, Data Sosial Ekonomi Desa dan Kota, Jurnal Penelitian Kesejahteraan.
TP.5 Peserta didik mampu menganalisis konsep wilayah, perwilayahan, karakteristik wilayah, serta prinsip pengembangan wilayah dalam perencanaan pembangunan. Wilayah dan Tata Ruang Meninjau kembali konsep-konsep kunci terkait wilayah dan perwilayahan. Menerapkan prinsip pengembangan wilayah dalam studi kasus perencanaan pembangunan skala kecil. Merefleksikan keterkaitan antara pemahaman konsep dengan aplikasi praktis. Kontekstual, Reflektif Contextual Teaching and Learning (CTL) Diskusi, Studi Kasus Singkat, Tanya Jawab Kuis Singkat, Partisipasi Aktif Penalaran Kritis 10 JP Buku Teks Geografi Kelas XII, Contoh-contoh Peta Wilayah.
TP.6 Peserta didik mampu mengevaluasi kebijakan pengembangan wilayah dan tata ruang di Indonesia berdasarkan kondisi geografis serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Wilayah dan Tata Ruang Menganalisis berbagai faktor geografis dan non-geografis yang mempengaruhi kebijakan tata ruang. Mengevaluasi dampak kebijakan tata ruang terhadap lingkungan dan masyarakat. Merefleksikan keberhasilan dan kegagalan kebijakan tata ruang di masa lalu untuk perbaikan di masa depan. Kritis, Analitis, Kontekstual Project Based Learning (PjBL) Riset Mandiri, Analisis Data, Diskusi Panel Laporan Proyek, Presentasi Hasil Riset Penalaran Kritis, Kolaborasi 15 JP Buku Teks Geografi Kelas XII, Laporan Penelitian Kebijakan Tata Ruang, Data Geografis Wilayah Studi.
TP.7 Peserta didik mampu menganalisis potensi desa, strategi pengembangan perdesaan, serta dinamika perkembangan kota dan permasalahannya. Pengembangan Wilayah Desa dan Kota Mengidentifikasi berbagai jenis potensi desa (alam, SDM, budaya) dan masalah perkotaan yang umum. Mengembangkan ide-ide strategi pengembangan desa yang inovatif dan berkelanjutan. Merefleksikan peran generasi muda dalam pembangunan desa dan kota. Inovatif, Kontekstual, Berpusat pada Peserta Didik Discovery Learning Diskusi Kelompok, Brainstorming, Presentasi Ide Penugasan (Rancangan Strategi), Presentasi Kreativitas, Kolaborasi 10 JP Buku Teks Geografi Kelas XII, Contoh Sukses Pengembangan Desa, Artikel Mengenai Masalah Perkotaan.
TP.8 Peserta didik mampu menganalisis interaksi desa-kota serta merancang indikator kesejahteraan untuk mengevaluasi pembangunan wilayah. Pengembangan Wilayah Desa dan Kota Menjelaskan konsep aliran barang, jasa, dan manusia antara desa dan kota. Merancang survei sederhana untuk mengukur tingkat kesejahteraan di wilayah tertentu. Merefleksikan bagaimana perubahan interaksi desa-kota mempengaruhi kehidupan sosial ekonomi. Analitis, Kritis, Reflektif Inquiry Learning Diskusi, Analisis Data, Perancangan Survei Penugasan (Desain Survei), Laporan Hasil Analisis Penalaran Kritis, Kreativitas 10 JP Buku Teks Geografi Kelas XII, Data Kependudukan, Artikel Tentang Indikator Kesejahteraan.
TP.9 Peserta didik mampu menjelaskan tujuan dan pendekatan pembangunan wilayah serta hubungannya dengan perubahan keruangan dan perilaku masyarakat. Pembangunan Wilayah Memahami berbagai tujuan dan pendekatan pembangunan wilayah yang berorientasi pada pemerataan. Menganalisis bagaimana pembangunan wilayah mempengaruhi perubahan tata ruang dan perilaku masyarakat. Merefleksikan dampak jangka panjang pembangunan wilayah terhadap masyarakat dan lingkungan. Kontekstual, Analitis, Berpusat pada Peserta Didik Direct Instruction Ceramah Interaktif, Diskusi Kelompok, Analisis Kasus Tes Tertulis (Uraian), Presentasi Kelompok Penalaran Kritis, Komunikasi 30 JP Buku Teks Geografi Kelas XII, Studi Kasus Pembangunan Wilayah, Peta Perkembangan Wilayah.
TP.10 Peserta didik mampu mengevaluasi dampak pembangunan wilayah dan Revolusi Industri terhadap kesejahteraan serta kualitas hidup masyarakat. Pembangunan Wilayah Mengkaji hubungan antara pembangunan wilayah, revolusi industri, dan dampaknya terhadap kesejahteraan. Mengevaluasi dampak pembangunan wilayah dan revolusi industri terhadap kualitas hidup masyarakat di berbagai daerah. Merefleksikan strategi adaptasi masyarakat terhadap perubahan akibat pembangunan dan revolusi industri. Kritis, Analitis, Kontekstual Project Based Learning (PjBL) Riset Dokumenter, Analisis Data, Debat Terbuka Laporan Proyek, Presentasi Hasil Evaluasi Penalaran Kritis, Kreativitas 25 JP Buku Teks Geografi Kelas XII, Artikel Mengenai Revolusi Industri 4.0, Data Kesejahteraan Masyarakat.
TP.11 Peserta didik mampu menganalisis konsep, manfaat, dan pengaruh kerja sama antarnegara serta potensi geopolitik Indonesia dalam hubungan internasional. Dinamika Kerja Sama Antarnegara dan Ketahanan Wilayah Memahami konsep kerja sama internasional, organisasi internasional, dan geopolitik. Menganalisis peran dan manfaat kerja sama antarnegara bagi Indonesia, serta potensi geopolitiknya. Merefleksikan pentingnya diplomasi dan kerja sama internasional dalam menjaga kedaulatan negara. Analitis, Kritis, Kontekstual Inquiry Learning Diskusi Kelompok, Analisis Dokumen Perjanjian Internasional, Presentasi Penugasan (Analisis Kebijakan Luar Negeri), Presentasi Penalaran Kritis, Komunikasi 30 JP Buku Teks Geografi Kelas XII, Dokumen PBB dan ASEAN, Berita Internasional Terkini.
TP.12 Peserta didik mampu mengevaluasi peran Indonesia dalam kerja sama internasional dan merumuskan strategi untuk memperkuat ketahanan wilayah dan ketahanan nasional. Dinamika Kerja Sama Antarnegara dan Ketahanan Wilayah Mengkaji peran Indonesia dalam berbagai forum kerja sama internasional. Merumuskan strategi konkret untuk memperkuat ketahanan wilayah dan ketahanan nasional Indonesia. Merefleksikan tantangan dan peluang Indonesia dalam menghadapi dinamika global. Kritis, Strategis, Inovatif Project Based Learning (PjBL) Simulasi Sidang PBB, Debat Strategi Pertahanan, Penyusunan Proposal Proyek Kolaboratif (Rancangan Strategi), Presentasi Kolaborasi, Kreativitas, Penalaran Kritis 25 JP Buku Teks Geografi Kelas XII, Dokumen Pertahanan Negara, Analisis SWOT Hubungan Internasional.

Dimensi Profil Pelajar Pancasila yang Dikembangkan

  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  • Berkebinekaan Global
  • Gotong Royong
  • Mandiri
  • Bernalar Kritis
  • Kreatif
  • Komunikatif
Mengetahui,
Kepala Sekolah Amirul Faisal Rizza, M.Pd.
NIP. ••••••••••••••••
Tuban, Juli 2026
Guru Mata Pelajaran Evi Yulinawati, S.Pd
NIP. ••••••••••••••••

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.