← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN Silabus

Silabus Pembelajaran Mendalam - Pendidikan Pancasila X - 2026/2027

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

SILABUS PEMBELAJARAN MENDALAM

Sekolah SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Guru Dra. Umi Hanik Hartatik
Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila
Kelas/Fase X / Fase E
Tahun Pelajaran 2026/2027
JP per Pertemuan 2 JP

A. Rasional Pembelajaran Mendalam

Pendidikan Pancasila pada Fase E dirancang untuk membekali peserta didik dengan pemahaman mendalam mengenai nilai-nilai Pancasila, konstitusi negara, keragaman bangsa, serta peran mereka sebagai warga negara Indonesia yang aktif dan bertanggung jawab. Pembelajaran mendalam menekankan pada analisis kritis, refleksi diri, dan aplikasi nilai-nilai Pancasila dalam konteks kehidupan nyata, sehingga peserta didik tidak hanya menghafal konsep, tetapi benar-benar menginternalisasi dan mengamalkannya. Melalui pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, interaktif, dan kontekstual, diharapkan peserta didik mampu mengembangkan karakter yang kuat, pemikiran kritis, dan kesadaran sebagai agen perubahan positif di masyarakat.

B. Karakteristik Mata Pelajaran dan Fase

Fase E (Kelas X) merupakan tahap penting bagi peserta didik untuk memperdalam pemahaman fundamental mengenai identitas bangsa dan negara. Pada fase ini, peserta didik diharapkan mampu berpikir lebih abstrak dan kritis dalam menganalisis isu-isu kewarganegaraan. Mata pelajaran Pendidikan Pancasila pada fase ini sangat relevan untuk membantu peserta didik memahami kompleksitas tantangan kebangsaan, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta mempersiapkan diri menjadi warga negara yang berintegritas. Pembelajaran mendalam akan memfasilitasi peserta didik untuk menghubungkan materi pelajaran dengan pengalaman pribadi dan sosial mereka, menciptakan pembelajaran yang bermakna dan membekas.

C. Capaian Pembelajaran (CP)

  • Pancasila: Menganalisis cara pandang para perumus Pancasila tentang dasar negara; menganalisis kedudukan Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan ideologi negara.
  • Undang-Undang: Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Menerapkan perilaku taat hukum berdasarkan peraturan yang berlaku untuk mewujudkan harmoni dengan sesama manusia dan lingkungan; menganalisis tata urutan peraturan perundang - undangan di Indonesia; menganalisis makna kedudukan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum negara.
  • Bhinneka Tunggal Ika: Menyajikan makna semboyan Bhinneka Tunggal Ika sebagai modal sosial; dan memahami prinsip gotong royong sebagai perwujudan sistem ekonomi Pancasila yang inklusif dan berkeadilan.
  • Negara Kesatuan Republik Indonesia: Memahami peran dan kedudukannya sebagai warga Negara Indonesia; memahami sistem pertahanan dan keamanan negara; menganalisis peran Indonesia dalam hubungan antarnegara; serta memahami nilai-nilai Pancasila dalam konteks pembangunan nasional.

D. Tabel Silabus Pembelajaran Mendalam

Kode TP Tujuan Pembelajaran Materi Esensial Pengalaman Memahami Pengalaman Mengaplikasi Pengalaman Merefleksi Prinsip Pembelajaran Mendalam Model Pembelajaran Metode Pembelajaran Asesmen DPL Alokasi JP Sumber Belajar
TP.1 Murid mampu menganalisis proses perumusan, kelahiran, kedudukan, dan fungsi Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, serta ideologi negara. Pancasila sebagai pemersatu bangsa Membaca teks sejarah perumusan Pancasila, menonton video dokumenter tentang sidang BPUPKI/PPKI, diskusi kelompok untuk memahami konsep dasar Pancasila. Menyusun peta konsep tentang kedudukan dan fungsi Pancasila, presentasi hasil analisis tentang Pancasila sebagai ideologi terbuka. Menulis jurnal refleksi tentang pentingnya Pancasila dalam kehidupan pribadi dan berbangsa. Keterkaitan historis, Konseptualisasi, Kontekstualisasi. Discovery Learning Diskusi kelompok, Presentasi, Studi literatur, Jurnal refleksi. Asesmen formatif (diskusi), Asesmen sumatif (presentasi, peta konsep). Kewargaan, Penalaran Kritis, Kreativitas 12 JP Buku Teks PPkn Kelas X, Sumber belajar daring (video, artikel), Dokumen sejarah.
TP.2 Murid mampu mengidentifikasi perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila serta merumuskan solusi penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila sebagai pemersatu bangsa Menganalisis studi kasus perilaku yang bertentangan dengan nilai Pancasila di lingkungan sekolah dan masyarakat. Merancang kampanye singkat (poster/video pendek) tentang pengamalan nilai Pancasila, simulasi penerapan nilai Pancasila dalam interaksi sehari-hari. Refleksi diri tentang perilaku yang perlu diperbaiki sesuai nilai Pancasila. Kontekstualisasi, Aplikatif, Reflektif. Problem Based Learning (PBL) Studi kasus, Diskusi kelas, Brainstorming solusi, Simulasi, Pembuatan media kampanye. Asesmen formatif (diskusi, simulasi), Asesmen sumatif (kampanye, jurnal refleksi). Kewargaan, Kolaborasi, Penalaran Kritis 10 JP Berita aktual, Media sosial, Studi kasus dari guru, Buku Teks PPkn Kelas X.
TP.3 Murid mampu menganalisis perilaku taat dan melanggar hukum, termasuk dampak pelanggaran hak serta pengingkaran kewajiban warga negara. Membangun budaya taat hukum Mempelajari berbagai contoh kasus pelanggaran hukum dan dampaknya melalui berita atau video. Membuat infografis tentang pentingnya taat hukum dan sanksi bagi pelanggar, bermain peran simulasi penegakan hukum sederhana. Menganalisis kesadaran hukum diri sendiri dan orang lain. Kontekstualisasi, Aplikatif, Konseptualisasi. Case Based Learning (CBL) Analisis kasus, Diskusi kelompok, Pembuatan infografis, Bermain peran. Asesmen formatif (diskusi kasus), Asesmen sumatif (infografis, observasi bermain peran). Kewargaan, Penalaran Kritis, Komunikasi 10 JP Artikel hukum, Berita kriminalitas, UU terkait, Buku Teks PPkn Kelas X.
TP.4 Murid mampu menganalisis hierarki peraturan perundang-undangan serta hubungannya dengan nilai-nilai Pancasila. Membangun budaya taat hukum Mempelajari bagan hierarki peraturan perundang-undangan di Indonesia dan mengaitkannya dengan sila-sila Pancasila. Menyusun rantai hukum dari UUD NRI 1945 hingga peraturan daerah/desa yang selaras dengan Pancasila. Merefleksikan bagaimana peraturan yang baik mencerminkan nilai Pancasila. Konseptualisasi, Analitis, Keterkaitan. Direct Instruction Ceramah interaktif, Pembuatan bagan, Diskusi kelas, Penugasan. Asesmen formatif (diskusi), Asesmen sumatif (bagan hierarki, tes tertulis). Penalaran Kritis, Kewargaan 10 JP Buku Teks PPkn Kelas X, Undang-Undang Dasar NRI 1945, Peraturan perundang-undangan terkait.
TP.5 Murid mampu menjelaskan asal-usul dan makna semboyan Bhinneka Tunggal Ika sebagai dasar membangun harmoni dalam keberagaman. Mengelola kebinekaan sebagai modal sosial pembangunan Mempelajari sejarah asal-usul semboyan Bhinneka Tunggal Ika dan contoh-contoh keragaman di Indonesia. Membuat poster digital atau kolase yang merepresentasikan Bhinneka Tunggal Ika dalam konteks Indonesia modern, melakukan simulasi diskusi antarbudaya. Merefleksikan pengalaman pribadi dalam menghargai perbedaan. Historis, Kontekstualisasi, Empati. Cooperative Learning Diskusi kelompok, Presentasi, Pembuatan poster/kolase, Simulasi dialog. Asesmen formatif (diskusi, simulasi), Asesmen sumatif (poster/kolase). Kewargaan, Kolaborasi, Komunikasi 12 JP Buku Teks PPkn Kelas X, Artikel tentang suku dan budaya Indonesia, Video dokumenter keragaman.
TP.6 Murid mampu menerapkan nilai gotong royong sebagai perwujudan ekonomi Pancasila yang inklusif dan berkeadilan. Mengelola kebinekaan sebagai modal sosial pembangunan Mengkaji konsep ekonomi Pancasila dan prinsip gotong royong melalui studi literatur dan contoh nyata. Merancang proposal kegiatan ekonomi berbasis gotong royong (misal: koperasi sekolah, usaha kelompok) yang inklusif, melakukan simulasi kegiatan tersebut. Merefleksikan peran gotong royong dalam menciptakan keadilan ekonomi. Aplikatif, Kontekstualisasi, Kolaboratif. Project Based Learning (PjBL) Studi literatur, Diskusi kelompok, Pembuatan proposal, Simulasi proyek, Presentasi hasil. Asesmen formatif (diskusi, simulasi), Asesmen sumatif (proposal proyek, presentasi). Kolaborasi, Kreativitas, Kewargaan 12 JP Buku Teks PPkn Kelas X, Studi kasus koperasi/BUMDes, Artikel ekonomi kerakyatan.
TP.7 Murid mampu memahami serta menunjukkan pelaksanaan hak, kewajiban, tugas, dan tanggung jawab sebagai warga sekolah, masyarakat, dan negara. Menjadi warga negara yang baik Menganalisis perbedaan antara hak, kewajiban, tugas, dan tanggung jawab warga negara melalui studi kasus. Membuat daftar prioritas hak dan kewajiban yang harus dipenuhi sebagai warga negara di berbagai tingkatan, melakukan simulasi pemenuhan hak dan kewajiban. Merefleksikan pentingnya keseimbangan antara hak dan kewajiban. Kontekstualisasi, Aplikatif, Reflektif. CTL Studi kasus, Diskusi kelas, Pembuatan daftar, Simulasi, Refleksi tertulis. Asesmen formatif (diskusi, simulasi), Asesmen sumatif (daftar hak-kewajiban, refleksi). Kewargaan, Penalaran Kritis, Komunikasi 10 JP UUD NRI 1945, Peraturan terkait hak dan kewajiban warga negara, Kasus-kasus pelanggaran hak.
TP.8 Murid mampu menganalisis sistem pertahanan dan keamanan, peran Indonesia dalam hubungan internasional, serta penerapan nilai Pancasila dalam pembangunan nasional. Menjadi warga negara yang baik Mempelajari konsep bela negara, sistem pertahanan keamanan negara, dan peran Indonesia dalam forum internasional. Membuat mind map yang menghubungkan nilai Pancasila dengan upaya bela negara dan peran diplomasi Indonesia, presentasi analisis peran Indonesia dalam organisasi internasional. Merefleksikan kontribusi pribadi dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara. Konseptualisasi, Analitis, Kontekstualisasi. Inquiry Learning Diskusi kelompok, Presentasi, Pembuatan mind map, Analisis dokumen kebijakan. Asesmen formatif (diskusi), Asesmen sumatif (mind map, presentasi). Kewargaan, Penalaran Kritis, Kreativitas 10 JP Buku Teks PPkn Kelas X, Undang-Undang Pertahanan Negara, Berita hubungan internasional, Dokumen Pembangunan Nasional.

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.