ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
Sekolah: SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Guru: Dra. Umi Hanik Hartatik
Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila
Kelas/Fase: X / Fase E
Tahun Pelajaran: 2026/2027
Alokasi JP per Minggu: 2 JP
Total JP Efektif (sesuai RPE): 86 JP
1. Rasional ATP
Pendidikan Pancasila pada Fase E bertujuan untuk membentuk peserta didik menjadi warga negara yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, kritis, peduli, dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Alur Tujuan Pembelajaran ini dirancang untuk memandu peserta didik dalam memahami dan menginternalisasi nilai-nilai Pancasila, ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan, penghargaan terhadap kebinekaan, serta peran dan kedudukannya sebagai warga negara Indonesia. Pembelajaran akan dimulai dari pemahaman konsep dasar hingga penerapan nilai-nilai tersebut dalam konteks kehidupan sehari-hari dan pembangunan nasional.
2. Karakteristik Fase dan Mata Pelajaran
Fase E (Kelas X) merupakan fase transisi dari pendidikan menengah pertama ke menengah atas. Peserta didik pada fase ini berada dalam tahap perkembangan kognitif operasional formal, yang ditandai dengan kemampuan berpikir abstrak, logis, dan sistematis. Mereka mampu menganalisis, mengevaluasi, dan mengkreasi ide-ide kompleks. Mata pelajaran Pendidikan Pancasila pada fase ini menekankan pada pemahaman yang lebih mendalam tentang Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi bangsa, serta penerapannya dalam berbagai aspek kehidupan. Pembelajaran akan dirancang secara interaktif, partisipatif, dan kontekstual untuk mendorong kemandirian belajar dan pembentukan karakter.
3. Tabel Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
| Kode TP | Elemen CP | Tujuan Pembelajaran | Materi Esensial | Bukti/Kriteria Ketercapaian | Alokasi JP | Semester | Urutan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| TP.1 | Pancasila | Murid mampu menganalisis proses perumusan, kelahiran, kedudukan, dan fungsi Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, serta ideologi negara. | Pancasila sebagai pemersatu bangsa | Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menjelaskan pancasila sebagai pemersatu bangsa dengan contoh, istilah, dan alasan yang tepat. | 12 JP | 1 | 1 |
| TP.2 | Pancasila | Murid mampu mengidentifikasi perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila serta merumuskan solusi penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. | Pancasila sebagai pemersatu bangsa | Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menjelaskan pancasila sebagai pemersatu bangsa dengan contoh, istilah, dan alasan yang tepat. | 10 JP | 1 | 2 |
| TP.3 | Undang-Undang | Murid mampu menganalisis perilaku taat dan melanggar hukum, termasuk dampak pelanggaran hak serta pengingkaran kewajiban warga negara. | Membangun budaya taat hukum | Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menjelaskan membangun budaya taat hukum dengan contoh, istilah, dan alasan yang tepat. | 10 JP | 1 | 3 |
| TP.4 | Undang-Undang | Murid mampu menganalisis hierarki peraturan perundang-undangan serta hubungannya dengan nilai-nilai Pancasila. | Membangun budaya taat hukum | Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menjelaskan membangun budaya taat hukum dengan contoh, istilah, dan alasan yang tepat. | 10 JP | 1 | 4 |
| TP.5 | Undang-Undang | Murid mampu menjelaskan asal-usul dan makna semboyan Bhinneka Tunggal Ika sebagai dasar membangun harmoni dalam keberagaman. | Mengelola kebinekaan sebagai modal sosial pembangunan | Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menjelaskan mengelola kebinekaan sebagai modal sosial pembangunan dengan contoh, istilah, dan alasan yang tepat. | 12 JP | 2 | 5 |
| TP.6 | Bhinneka Tunggal Ika | Murid mampu menerapkan nilai gotong royong sebagai perwujudan ekonomi Pancasila yang inklusif dan berkeadilan. | Mengelola kebinekaan sebagai modal sosial pembangunan | Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menjelaskan mengelola kebinekaan sebagai modal sosial pembangunan dengan contoh, istilah, dan alasan yang tepat. | 12 JP | 2 | 6 |
| TP.7 | Bhinneka Tunggal Ika | Murid mampu memahami serta menunjukkan pelaksanaan hak, kewajiban, tugas, dan tanggung jawab sebagai warga sekolah, masyarakat, dan negara. | Menjadi warga negara yang baik | Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menjelaskan menjadi warga negara yang baik dengan contoh, istilah, dan alasan yang tepat. | 10 JP | 2 | 7 |
| TP.8 | Negara Kesatuan Republik Indonesia | Murid mampu menganalisis sistem pertahanan dan keamanan, peran Indonesia dalam hubungan internasional, serta penerapan nilai Pancasila dalam pembangunan nasional. | Menjadi warga negara yang baik | Keberhasilan terlihat ketika peserta didik dapat menjelaskan menjadi warga negara yang baik dengan contoh, istilah, dan alasan yang tepat. | 10 JP | 2 | 8 |
|
Mengetahui, Kepala Sekolah |
Tuban, Juli 2026 Guru Mata Pelajaran |
|
Amirul Faisal Rizza, M.Pd. NIP. •••••••••••••••• |
Dra. Umi Hanik Hartatik NIP. •••••••••••••••• |
Catatan sistem: ATP hanya memuat TP/materi pembelajaran. Alokasi JP dikunci ke kelipatan 2 JP per minggu. Baris JP diselaraskan: 8. Baris non-materi dihapus: 0. Total materi: 86 JP. Kapasitas RPE: 86 JP. Tidak ada cadangan, asesmen/remedial/pengayaan, agenda sekolah, atau N/A sebagai baris ATP terpisah.
Catatan sistem: alokasi JP ATP dikunci per semester sesuai RPE. Semester 1 = 42 JP dari target RPE 42 JP; Semester 2 = 44 JP dari target RPE 44 JP. Prota dan Promes wajib mengikuti angka ATP final ini.
Catatan sistem: Alokasi JP pada ATP disinkronkan mengikuti alur RPE → ATP → Prota/Promes → Silabus. Jumlah baris diselaraskan: 8.