ASESMEN PEMBELAJARAN
IDENTITAS ASESMEN PERTEMUAN
- Sekolah: SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
- Guru: Irianto Pontjowardoyo, S.Pd
- Mata pelajaran: Sejarah
- Kelas/Rombel: X
- Tingkat/Fase: X / Fase E
- Semester: Ganjil
- Tahun pelajaran: 2026/2027
- Pertemuan: 2 dari 5
- Tanggal/rentang: 2026-07-27 s.d. 2026-08-02
- Topik: Pengantar Ilmu Sejarah
- Fokus kegiatan: Pendalaman dan pengaplikasian konsep melalui aktivitas kontekstual.
- Asesmen pertemuan: Observasi, pertanyaan formatif, dan umpan balik.
- Alokasi waktu RPP: Pertemuan 2 dari 5 · 3 JP (135 menit)
- Model: Contextual Teaching and Learning
- Metode: Diskusi, Presentasi, Penugasan
- Dimensi Profil Lulusan: Penalaran Kritis, Komunikasi
TUJUAN PEMBELAJARAN YANG DIUKUR
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran yang berpusat pada pemahaman dan pengaplikasian konsep melalui aktivitas kontekstual, peserta didik dapat menjelaskan keterkaitan antara peristiwa sejarah masa lalu, masa kini, dan masa depan secara diakronis dengan memberikan minimal dua contoh relevan, serta mengidentifikasi pola perkembangan peristiwa sejarah berdasarkan analisis yang dilakukan secara mandiri.
ASESMEN AWAL
Tujuan: Mengukur kesiapan dan mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik mengenai konsep waktu dalam sejarah.
- Peristiwa sejarah terjadi secara acak tanpa pola tertentu. (Benar/Salah)
- Manusia hidup dalam satu dimensi waktu saja, yaitu masa kini. (Benar/Salah)
- Apa yang dimaksud dengan urutan waktu dalam mempelajari sejarah?
- Sebutkan satu contoh peristiwa sejarah yang menurutmu memiliki dampak hingga saat ini!
- Bagaimana cara kita membedakan antara peristiwa yang terjadi berdekatan waktunya dengan peristiwa yang berjauhan?
Kunci Jawaban dan Interpretasi:
- Salah. Peristiwa sejarah memiliki keterkaitan dan pola tertentu.
- Salah. Manusia mengalami tiga dimensi waktu: masa lalu, masa kini, dan masa depan.
- Urutan waktu dalam mempelajari sejarah merujuk pada kronologi, yaitu penempatan peristiwa sesuai urutan kejadiannya dari yang paling awal hingga yang paling akhir.
- Jawaban bervariasi, contoh: kemerdekaan Indonesia, revolusi industri, penemuan internet. Dampak yang relevan dengan masa kini dinilai.
- Dengan melihat selisih tahun kejadiannya. Semakin besar selisih tahun, semakin jauh jarak waktunya.
Interpretasi: Jawaban yang benar menunjukkan pemahaman dasar tentang konsep waktu dan keterkaitan peristiwa. Jawaban yang salah atau tidak tepat mengindikasikan adanya miskonsepsi yang perlu diluruskan selama pembelajaran.
ASESMEN PROSES
Lembar Observasi
Aspek yang Diobservasi:
- Keaktifan dalam diskusi kelompok.
- Kemampuan mengemukakan pendapat dan bertanya.
- Kemampuan menganalisis keterkaitan peristiwa sejarah.
- Kemampuan berkomunikasi dan menyampaikan hasil diskusi.
| Nama Peserta Didik | Keaktifan Diskusi | Mengemukakan Pendapat/Bertanya | Analisis Keterkaitan Peristiwa | Komunikasi Hasil Diskusi | Catatan Umpan Balik |
|---|---|---|---|---|---|
| Belum Tampak / Mulai Tampak / Konsisten | Belum Tampak / Mulai Tampak / Konsisten | Belum Tampak / Mulai Tampak / Konsisten | Belum Tampak / Mulai Tampak / Konsisten |
Pertanyaan Exit Ticket (Formulir Cek Pemahaman)
- Sebutkan satu cara untuk melihat keterkaitan antara peristiwa sejarah masa lalu dengan masa kini!
- Mengapa penting mempelajari sejarah secara diakronis?
- Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang konsep waktu dalam sejarah?
ASESMEN AKHIR
Tujuan: Mengukur pencapaian tujuan pembelajaran mengenai penjelasan keterkaitan peristiwa sejarah dan identifikasi pola perkembangan.
Pilihan Ganda (5 butir)
- Peristiwa sejarah yang dipelajari secara berurutan dari awal hingga akhir disebut pendekatan:
a. Sinkronis
b. Diakronis
c. Kronologis
d. Antropologis - Jika kita mempelajari bagaimana perkembangan teknologi komunikasi dari surat pos hingga internet, kita sedang menggunakan pendekatan:
a. Sinkronis
b. Diakronis
c. Tematik
d. Geografis - Manakah di bawah ini yang merupakan contoh keterkaitan peristiwa sejarah masa lalu dengan masa kini yang paling kuat?
a. Perang Dunia II dan perkembangan komputer
b. Penjajahan Belanda dan sistem pendidikan di Indonesia
c. Revolusi Prancis dan Bastille Day
d. Penemuan api dan penggunaan kompor gas - Pola perkembangan sejarah dapat diidentifikasi melalui:
a. Mengamati satu peristiwa secara mendalam
b. Membandingkan peristiwa di berbagai tempat pada waktu yang sama
c. Menganalisis hubungan sebab-akibat antarperistiwa dalam rentang waktu
d. Menghafal tanggal-tanggal penting - Perkembangan sistem pertanian dari tradisional ke modern, termasuk pengenalan teknologi seperti KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) dalam analisis data lahan atau Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban untuk optimalisasi sumber daya, menunjukkan pola perkembangan sejarah yang bersifat:
a. Stagnan
b. Mundur
c. Progresif
d. Siklis
Jawaban Singkat (3 butir)
- Jelaskan perbedaan mendasar antara kajian sejarah secara diakronis dan sinkronis!
- Berikan satu contoh bagaimana pemahaman sejarah masa lalu tentang pola bencana alam dapat membantu perencanaan mitigasi bencana di masa kini!
- Mengapa penting bagi seorang sejarawan untuk memahami konsep waktu dan keterkaitan antarperistiwa?
Uraian/Tugas Kontekstual (2 butir)
- Pilihlah satu peristiwa sejarah yang pernah terjadi di Tuban atau Jawa Timur (misalnya: Perang Diponegoro di wilayah tersebut, pembentukan kota Tuban, atau peristiwa penting lainnya). Jelaskan bagaimana peristiwa tersebut memiliki keterkaitan dengan kondisi masyarakat Tuban saat ini, baik dari segi sosial, budaya, ekonomi, maupun politik. Gunakan analisis diakronis dalam penjelasanmu!
- Bayangkan Anda adalah seorang peneliti sejarah yang bertugas menganalisis pola perkembangan ketahanan pangan di suatu wilayah. Anda memiliki data historis dari masa kolonial hingga era digital.
a. Identifikasi setidaknya dua pola perkembangan yang mungkin Anda temukan terkait pengelolaan sumber daya pangan berdasarkan data historis tersebut.
b. Jelaskan bagaimana pemahaman pola-pola tersebut, termasuk potensi penerapan teknologi seperti dalam Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban atau analisis data dengan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial), dapat membantu merumuskan strategi ketahanan pangan di masa depan.
KISI-KISI ASESMEN AKHIR
| No | Tujuan/Indikator | Materi | Level Kognitif | Bentuk Soal | Nomor Soal |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan pengertian pendekatan diakronis dalam sejarah. | Konsep Dasar Ilmu Sejarah (Dimensi Waktu) | C2 | Pilihan Ganda | 1 |
| 2 | Mengidentifikasi penerapan pendekatan diakronis dalam kajian sejarah. | Konsep Dasar Ilmu Sejarah (Dimensi Waktu) | C3 | Pilihan Ganda | 2 |
| 3 | Menjelaskan keterkaitan peristiwa masa lalu dengan masa kini. | Konsep Dasar Ilmu Sejarah (Dimensi Waktu dan Peristiwa) | C2 | Pilihan Ganda | 3 |
| 4 | Mengidentifikasi cara menganalisis pola perkembangan peristiwa sejarah. | Konsep Dasar Ilmu Sejarah (Pola Perkembangan) | C3 | Pilihan Ganda | 4 |
| 5 | Menganalisis sifat perkembangan sejarah berdasarkan contoh kontekstual. | Konsep Dasar Ilmu Sejarah (Pola Perkembangan, Keterkaitan Kontekstual) | C4 | Pilihan Ganda | 5 |
| 6 | Membandingkan pendekatan diakronis dan sinkronis. | Konsep Dasar Ilmu Sejarah (Dimensi Waktu) | C2 | Jawaban Singkat | 6 |
| 7 | Memberikan contoh penerapan analisis sejarah untuk masa kini. | Konsep Dasar Ilmu Sejarah (Keterkaitan Peristiwa) | C3 | Jawaban Singkat | 7 |
| 8 | Menjelaskan pentingnya pemahaman konsep waktu dan keterkaitan dalam sejarah. | Konsep Dasar Ilmu Sejarah (Peran Sejarawan) | C2 | Jawaban Singkat | 8 |
| 9 | Menganalisis keterkaitan peristiwa sejarah lokal dengan kondisi masa kini secara diakronis. | Konsep Dasar Ilmu Sejarah (Analisis Diakronis, Konteks Lokal) | C4 | Uraian/Tugas Kontekstual | 9 |
| 10 | Mengidentifikasi pola perkembangan dan mengaitkannya dengan strategi masa depan, termasuk teknologi. | Konsep Dasar Ilmu Sejarah (Pola Perkembangan, Keterkaitan Kontekstual, SIKAP, KKA) | C5 | Uraian/Tugas Kontekstual | 10 |
KUNCI JAWABAN DAN PENSKORAN
Pilihan Ganda
- b. Diakronis (1 poin)
- b. Diakronis (1 poin)
- b. Penjajahan Belanda dan sistem pendidikan di Indonesia (1 poin)
- c. Menganalisis hubungan sebab-akibat antarperistiwa dalam rentang waktu (1 poin)
- c. Progresif (1 poin)
Jawaban Singkat
- Diakronis: mempelajari peristiwa secara memanjang dalam waktu, melihat perkembangan, kesinambungan, dan perubahan. Sinkronis: mempelajari peristiwa secara meluas dalam ruang pada satu waktu tertentu, melihat struktur dan fenomena sosial pada masa itu. (Skor maksimal 3 poin)
- Contoh: Mempelajari pola letusan gunung berapi di masa lalu yang tercatat dalam sejarah desa atau cerita rakyat, dapat membantu mengidentifikasi zona rawan, jenis erupsi yang mungkin terjadi, dan mempersiapkan jalur evakuasi serta sistem peringatan dini di masa kini. (Skor maksimal 3 poin)
- Memahami bagaimana masa lalu membentuk masa kini dan mempengaruhi masa depan, memungkinkan kita belajar dari kesalahan, menghargai pencapaian, dan membuat keputusan yang lebih baik. (Skor maksimal 3 poin)
Uraian/Tugas Kontekstual
Soal No. 9 (Skor maksimal 10 poin)
- Kriteria Penilaian:
- Pemilihan peristiwa sejarah lokal yang relevan (2 poin)
- Penjelasan keterkaitan peristiwa dengan kondisi masa kini (sosial, budaya, ekonomi, politik) (4 poin)
- Penggunaan analisis diakronis yang jelas (3 poin)
- Kelengkapan dan kedalaman analisis (1 poin)
Soal No. 10 (Skor maksimal 10 poin)
- Kriteria Penilaian:
- Identifikasi minimal dua pola perkembangan historis ketahanan pangan (misal: ketergantungan pada satu jenis tanaman, perubahan metode irigasi, dampak kebijakan kolonial/pemerintah, adopsi teknologi) (4 poin)
- Penjelasan bagaimana pemahaman pola tersebut membantu strategi masa depan (2 poin)
- Keterkaitan dengan peran Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban atau KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) dalam konteks ketahanan pangan (2 poin)
- Kedalaman dan relevansi analisis (2 poin)
Total Skor Maksimal:
Pilihan Ganda: 5 poin
Jawaban Singkat: 9 poin
Uraian/Tugas Kontekstual: 20 poin
Total = 34 poin
Rumus Nilai Akhir:
Nilai Akhir = (Total Skor yang Diperoleh / 34) x 100
RUBRIK PENILAIAN KETERAMPILAN MENJELASKAN DAN MENGIDENTIFIKASI POLA PERKEMBANGAN SEJARAH (Untuk Soal Uraian No. 9 & 10)
| Indikator | Baru Memulai (1-2 poin) | Berkembang (3-5 poin) | Cakap (6-8 poin) | Mahir (9-10 poin) |
|---|---|---|---|---|
| Pemahaman Konsep Diakronis dan Keterkaitan Peristiwa | Kesulitan menjelaskan hubungan sebab-akibat antarperistiwa atau dampak masa lalu pada masa kini. Analisis sangat terbatas. | Mampu menjelaskan beberapa keterkaitan sederhana antara peristiwa masa lalu dan masa kini, namun analisisnya belum mendalam atau kurang terstruktur secara diakronis. | Mampu menjelaskan keterkaitan peristiwa sejarah masa lalu dengan masa kini secara diakronis dengan cukup jelas, menunjukkan pemahaman yang baik tentang kesinambungan dan perubahan. | Mampu menjelaskan keterkaitan peristiwa sejarah masa lalu dengan masa kini secara diakronis secara komprehensif, mendalam, dan terstruktur, menunjukkan pemahaman yang sangat baik tentang dinamika sejarah. |
| Kemampuan Mengidentifikasi Pola Perkembangan Sejarah | Tidak mampu mengidentifikasi pola perkembangan yang jelas dari data atau contoh yang diberikan. | Mampu mengidentifikasi satu atau dua pola perkembangan dasar, namun kurang rinci atau kurang relevan dengan konteks yang diminta. | Mampu mengidentifikasi beberapa pola perkembangan sejarah yang relevan dengan konteks, serta memberikan penjelasan yang cukup memadai. | Mampu mengidentifikasi berbagai pola perkembangan sejarah yang kompleks dan relevan, serta menganalisisnya secara mendalam dan kritis. |
| Penggunaan Konteks Lokal dan Integrasi Teknologi (SIKAP/KKA) | Kurang mampu mengaitkan analisis dengan konteks lokal atau integrasi teknologi (SIKAP/KKA) yang relevan. | Mampu mengaitkan analisis dengan konteks lokal atau integrasi teknologi (SIKAP/KKA) secara sederhana, namun belum sepenuhnya mendalam atau kurang spesifik. | Mampu mengaitkan analisis dengan konteks lokal dan integrasi teknologi (SIKAP/KKA) secara jelas dan relevan, menunjukkan pemahaman tentang penerapan praktisnya. | Mampu mengintegrasikan konteks lokal dan pemahaman tentang teknologi (SIKAP/KKA) secara mendalam dan inovatif dalam analisis sejarah, menunjukkan wawasan yang luas. |
| Kelengkapan dan Kedalaman Analisis | Jawaban sangat singkat, dangkal, dan tidak memenuhi tuntutan soal. | Jawaban cukup lengkap tetapi kedalaman analisis masih terbatas. Ada beberapa poin penting yang terlewat. | Jawaban cukup lengkap dan kedalaman analisis memadai, mencakup poin-poin penting yang diminta soal. | Jawaban sangat lengkap, analisis sangat mendalam, kritis, dan menunjukkan pemahaman yang holistik terhadap materi. |
REKAP NILAI
| No | Nama Peserta Didik | Nilai Asesmen Awal | Nilai Asesmen Proses (Observasi/Exit Ticket) | Nilai Asesmen Akhir | Nilai Akhir (Rata-rata/Pembobotan) | Keterangan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 |