← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN RPP Pembelajaran Mendalam

RPP Pertemuan 5 dari 8 - Pendidikan Pancasila XII - Menjadi pelopor pemilih pemula dalam demokrasi Indonesia

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM

RPP PERTEMUAN 5 DARI 8

Sekolah : SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Nama Guru : Dra. Umi Hanik Hartatik
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila
Kelas/Semester : XII / Genap
Alokasi Waktu : 2 JP (90 menit)

IDENTIFIKASI

Peserta Didik : Peserta didik kelas XII memiliki latar belakang pengetahuan yang beragam mengenai demokrasi dan pemilu. Minat mereka terhadap partisipasi politik perlu digali dan diarahkan secara positif. Kesiapan belajar dipetakan melalui observasi awal partisipasi dalam diskusi dan pertanyaan singkat di awal pembelajaran. Kebutuhan belajar diarahkan untuk pendalaman konsep dan praktik nyata sebagai pemilih pemula.
Materi Pelajaran : Materi tentang menjadi pelopor pemilih pemula dalam demokrasi Indonesia merupakan pengetahuan aplikatif yang relevan dengan kehidupan nyata peserta didik yang akan segera memasuki usia pemilih. Tingkat kesulitan materi moderat, namun memerlukan pemahaman mendalam tentang konsep demokrasi, partisipasi, dan tanggung jawab warga negara. Potensi miskonsepsi terkait politik praktis perlu diantisipasi. Materi ini mengintegrasikan nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, kedewasaan berpolitik, dan nasionalisme.
Dimensi Profil Lulusan (DPL) Kewargaan, Komunikasi, Penalaran Kritis
Capaian Pembelajaran :
  • Negara Kesatuan Republik Indonesia: Mendemonstrasikan praktik demokrasi berlandaskan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

DESAIN PEMBELAJARAN

PENGALAMAN BELAJAR

Tahap Prinsip Pembelajaran Mendalam Aktivitas Guru Aktivitas Murid Alokasi Waktu Bukti Belajar
AWAL Bermakna, Menggembirakan Membuka pelajaran dengan salam, doa, dan menyapa peserta didik. Mengecek kehadiran. Menyampaikan topik pertemuan: "Menjadi Pelopor Pemilih Pemula dalam Demokrasi Indonesia". Memberikan motivasi dengan mengaitkan topik dengan pengalaman pribadi atau isu terkini terkait pemilu. Menyampaikan tujuan pembelajaran dan kriteria ketercapaian dengan jelas. Melakukan asesmen awal singkat tentang pemahaman awal peserta didik mengenai pemilu dan peran pemilih. Menjawab salam, berdoa, merespons sapaan guru. Menyimak penjelasan guru. Mengemukakan pendapat atau pertanyaan awal terkait topik. Mengisi instrumen asesmen awal singkat. 10 menit Kehadiran, partisipasi dalam apersepsi, hasil asesmen awal singkat.
INTI - MEMAHAMI Berkesadaran, Bermakna Menayangkan video studi kasus atau infografis tentang pentingnya partisipasi pemilih pemula yang cerdas dan bertanggung jawab. Memfasilitasi peserta didik untuk mengidentifikasi masalah utama dari studi kasus tersebut, misalnya tentang apatisme pemilih muda atau pentingnya informasi yang akurat. Memberikan panduan untuk mencari informasi lebih lanjut mengenai peran pelopor pemilih pemula melalui sumber daring yang terpercaya (misalnya situs KPU, Bawaslu, artikel berita kredibel). Menyimak dan menganalisis studi kasus/infografis. Mengidentifikasi dan merumuskan pertanyaan kunci terkait peran pemilih pemula. Berdiskusi dalam kelompok kecil untuk mengumpulkan informasi tentang peran pelopor pemilih pemula (misalnya: edukasi, sosialisasi, menjadi contoh). 30 menit Catatan hasil diskusi kelompok, daftar pertanyaan yang dirumuskan, ringkasan informasi yang dikumpulkan.
INTI - MENGAPLIKASI Bermakna, Menggembirakan Membagi peserta didik ke dalam kelompok untuk merancang "Kampanye Edukatif Pemilih Pemula". Menfasilitasi sesi simulasi singkat di mana setiap kelompok mempresentasikan satu aspek kampanye mereka (misalnya: membuat slogan, merancang poster digital sederhana, menyusun poin pidato singkat). Memberikan umpan balik konstruktif terhadap rancangan kampanye. Menjelaskan bagaimana analisis data sederhana dari Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, seperti data ketersediaan pangan lokal, dapat dikaitkan dengan pentingnya memilih pemimpin yang peduli pada kesejahteraan masyarakat secara luas, termasuk ketahanan pangan. Berkolaborasi dalam kelompok untuk merancang kampanye. Melakukan simulasi presentasi kampanye. Menerima dan memberikan umpan balik. Memikirkan kaitan antara pemilihan umum dengan isu-isu sosial lain seperti ketahanan pangan. 30 menit Rancangan kampanye singkat (slogan, poin pidato, draf poster), partisipasi dalam simulasi, umpan balik yang diberikan/diterima.
INTI - MEREFLEKSI Berkesadaran, Bermakna Memfasilitasi sesi debat terbuka singkat antar kelompok mengenai "Mengapa menjadi pelopor pemilih pemula itu penting?". Memberikan pertanyaan reflektif untuk mendorong pemikiran kritis, seperti "Apa tantangan terbesar menjadi pemilih pemula yang cerdas?", "Bagaimana pengalaman belajar hari ini membantu Anda menjadi pemilih yang lebih baik?". Memberikan umpan balik personal berdasarkan observasi partisipasi dan kontribusi setiap peserta didik. Berpartisipasi dalam debat terbuka, menyampaikan argumen. Menjawab pertanyaan reflektif guru secara lisan atau tertulis. Menilai partisipasi diri sendiri dan teman dalam pembelajaran hari ini. 15 menit Argumen yang disampaikan dalam debat, jawaban reflektif, penilaian diri/teman.
PENUTUP Menggembirakan, Bermakna Bersama peserta didik membuat simpulan pembelajaran mengenai peran pelopor pemilih pemula. Memberikan penguatan positif dan apresiasi atas partisipasi aktif. Menyampaikan rencana pembelajaran selanjutnya (misalnya: evaluasi pemahaman konsep). Memberikan tugas singkat (jika ada) atau mengingatkan materi untuk pertemuan berikutnya. Mengakhiri pelajaran dengan doa dan salam. Menyampaikan simpulan akhir. Menerima apresiasi. Mencatat rencana pembelajaran berikutnya atau tugas. Berdoa dan menjawab salam. 5 menit Partisipasi dalam perumusan simpulan, kesiapan mengikuti pembelajaran selanjutnya.

ASESMEN PEMBELAJARAN

Asesmen pada Awal Pembelajaran
  • Tujuan: Mengukur tingkat pemahaman awal peserta didik tentang konsep demokrasi, pemilu, dan peran pemilih pemula.
  • Bentuk/Instrumen: Pertanyaan singkat (lisan/tertulis), kuesioner sederhana.
  • Teknik: Observasi partisipasi, menjawab pertanyaan.
  • Bukti yang Dinilai: Tingkat keaktifan menjawab pertanyaan, ketepatan jawaban awal.
  • Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu memberikan respons awal yang menunjukkan pemahaman dasar tentang topik.
  • Tindak Lanjut: Menyesuaikan kedalaman penjelasan materi dan jenis aktivitas pada tahap pemahaman.
  • Asesmen for Learning.
Asesmen pada Proses Pembelajaran
  • Tujuan: Menilai pemahaman konsep, kemampuan analisis, kolaborasi, dan keterampilan komunikasi peserta didik selama pembelajaran berlangsung.
  • Bentuk/Instrumen: Lembar observasi partisipasi kelompok, pertanyaan formatif lisan, hasil kerja kelompok (rancangan kampanye, catatan diskusi).
  • Teknik: Observasi, tanya jawab, penilaian produk (rancangan kampanye).
  • Bukti yang Dinilai: Kualitas diskusi kelompok, ketepatan jawaban atas pertanyaan formatif, relevansi dan kreativitas rancangan kampanye, kontribusi dalam simulasi/debat.
  • Kriteria Keberhasilan: Peserta didik menunjukkan pemahaman yang berkembang, mampu berkolaborasi, dan mengaplikasikan konsep dasar.
  • Tindak Lanjut: Memberikan umpan balik verbal dan non-verbal secara langsung kepada individu dan kelompok untuk perbaikan.
  • Assessment as Learning & Assessment for Learning.
Asesmen pada Akhir Pembelajaran
  • Tujuan: Menilai sejauh mana peserta didik mencapai tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu kemampuan menjelaskan peran pelopor pemilih pemula.
  • Bentuk/Instrumen: Pertanyaan reflektif akhir, unjuk kerja singkat (misal: menyampaikan satu poin penting kampanye secara lisan).
  • Teknik: Tanya jawab, observasi unjuk kerja.
  • Bukti yang Dinilai: Ketepatan dan kelengkapan penjelasan mengenai peran pelopor pemilih pemula, argumen yang disampaikan dalam refleksi/unjuk kerja.
  • Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu menjelaskan peran pelopor pemilih pemula dengan contoh dan alasan yang tepat.
  • Tindak Lanjut: Memberikan umpan balik akhir, mengidentifikasi peserta didik yang memerlukan penguatan atau pengayaan.
  • Assessment of Learning.

RUBRIK PENILAIAN

Tujuan Pembelajaran yang dinilai: Peserta didik mampu menjelaskan peran dan tanggung jawab sebagai pelopor pemilih pemula dalam praktik demokrasi Indonesia dengan memberikan contoh konkret tindakan yang dapat dilakukan serta alasan strategisnya.
Indikator Baru Memulai Berkembang Cakap Mahir
Pemahaman Konsep Pelopor Pemilih Pemula Belum mampu menjelaskan apa itu pelopor pemilih pemula. Mampu menyebutkan beberapa ciri pelopor pemilih pemula, namun belum lengkap. Mampu menjelaskan konsep pelopor pemilih pemula dengan beberapa contoh ciri dan tanggung jawabnya. Mampu menjelaskan konsep pelopor pemilih pemula secara komprehensif, termasuk motivasi dan dampaknya.
Kemampuan Memberikan Contoh Tindakan Konkret Tidak dapat memberikan contoh tindakan yang relevan. Memberikan satu atau dua contoh tindakan yang kurang spesifik atau relevan. Memberikan beberapa contoh tindakan konkret yang relevan sebagai pelopor pemilih pemula. Memberikan beragam contoh tindakan konkret yang inovatif dan strategis sebagai pelopor pemilih pemula.
Kemampuan Menyebutkan Alasan Strategis Tidak dapat menjelaskan alasan pentingnya peran tersebut. Menyebutkan alasan yang umum atau kurang mendalam. Menjelaskan alasan strategis yang logis mengapa menjadi pelopor pemilih pemula itu penting dalam demokrasi. Menjelaskan alasan strategis yang mendalam, mampu mengaitkan dengan isu-isu kebangsaan atau sosial yang lebih luas.
Partisipasi dalam Diskusi/Kampanye/Debat Sangat pasif, tidak berkontribusi. Kadang-kadang berpartisipasi, namun kurang aktif atau fokus. Aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok, simulasi, atau debat, menyampaikan gagasan dengan jelas. Secara konsisten aktif, memberikan kontribusi yang signifikan, membangun argumen yang kuat, dan mendorong partisipasi teman.
* Baru Memulai: Pemahaman/keterampilan sangat dasar. * Berkembang: Mulai berkembang tetapi masih perlu perbaikan. * Cakap: Baik dan sesuai harapan. * Mahir: Sangat baik dan melebihi harapan.

Mengetahui,

Kepala Sekolah

Tuban, Januari 2027

Guru Mata Pelajaran

Amirul Faisal Rizza, M.Pd.

NIP. ••••••••••••••••

Dra. Umi Hanik Hartatik

NIP. ••••••••••••••••

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.