← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN Asesmen

Asesmen Pembelajaran Pertemuan 1 - Pendidikan Pancasila XII - Menjadi pelopor pemilih pemula dalam demokrasi Indonesia

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

ASESMEN PEMBELAJARAN

IDENTITAS PAKET PERTEMUAN

  • Sekolah: SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
  • Guru: Dra. Umi Hanik Hartatik
  • Mata pelajaran: Pendidikan Pancasila
  • Kelas/Rombel: XII
  • Tingkat/Fase: XII / Fase F
  • Semester: Genap
  • Tahun pelajaran: 2026/2027
  • Pertemuan: 1 dari 8
  • Tanggal/rentang: 2027-04-19 s.d. 2027-04-25
  • Topik: Menjadi pelopor pemilih pemula dalam demokrasi Indonesia
  • Fokus kegiatan: Asesmen awal, apersepsi, dan pengalaman memahami konsep esensial.
  • Asesmen pertemuan: Asesmen diagnostik dan formatif awal.
  • Alokasi waktu RPP: Pertemuan 1 dari 8 · 2 JP (90 menit)
  • Model: Discovery Learning
  • Metode: Simulasi Pemilu, Kampanye Edukatif, Debat Terbuka
  • Dimensi Profil Lulusan: Kewargaan, Komunikasi, Penalaran Kritis

MATERI PEMBELAJARAN

Materi tentang menjadi pelopor pemilih pemula dalam demokrasi Indonesia bersifat aplikatif dan relevan dengan kehidupan nyata peserta didik. Tingkat kesulitan materi sedang, namun potensi miskonsepsi terkait peran dan tanggung jawab pemilih pemula perlu diantisipasi. Integrasi nilai-nilai Pancasila dan karakter kewarganegaraan yang kuat sangat penting.

DESAIN PEMBELAJARAN

Lintas Disiplin Ilmu: Pembelajaran ini terkait erat dengan ilmu sosial dan politik dalam memahami sistem demokrasi Indonesia. Analisis data sederhana terkait partisipasi pemilih pemula dapat memanfaatkan asesmen diagnostik awal untuk mengidentifikasi pemahaman konsep dan kesiapan mengikuti materi.

DIMENSI PROFIL PELULUSAN (DPL)

Kewargaan, Komunikasi, Penalaran Kritis

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Negara Kesatuan Republik Indonesia: Mendemonstrasikan praktik demokrasi berlandaskan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

ASESMEN PEMBELAJARAN

Tabel Identitas dan Tujuan Asesmen

Aspek Deskripsi
Sekolah SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila
Kelas/Fase XII / Fase F
Topik/Materi Menjadi pelopor pemilih pemula dalam demokrasi Indonesia
Pertemuan 1 dari 8
Tujuan Asesmen
  • Mengukur pemahaman awal peserta didik mengenai konsep pemilih pemula dan pentingnya partisipasi dalam demokrasi.
  • Mengidentifikasi miskonsepsi yang mungkin dimiliki peserta didik terkait topik.
  • Menilai kesiapan peserta didik untuk mengikuti pembelajaran mengenai peran pelopor pemilih pemula.
  • Memberikan umpan balik awal kepada peserta didik mengenai pemahaman mereka.
Jenis Asesmen Diagnostik Awal dan Formatif
Dimensi Profil Pelulusan yang Diukur Kewargaan, Komunikasi, Penalaran Kritis
Integrasi Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Peserta didik diminta membayangkan bagaimana algoritma sederhana (misalnya, menggunakan pseudocode atau flowchart) dapat digunakan untuk mengklasifikasikan pemilih potensial berdasarkan kriteria usia dan kesadaran politik, yang merupakan langkah awal dalam pemodelan partisipasi pemilih.
Integrasi Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban Peserta didik diminta merefleksikan bagaimana kesadaran partisipasi dalam pemilu dapat dikaitkan dengan kesadaran kolektif terhadap ketahanan pangan daerah, misalnya melalui kampanye edukasi yang melibatkan aspek lokal.

ASESMEN AWAL (Asesmen Diagnostik)

Petunjuk: Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan singkat dan jujur.

  1. Apa yang kamu ketahui tentang "pemilih pemula"?
  2. Mengapa partisipasi pemilih pemula dianggap penting dalam demokrasi Indonesia?
  3. Apakah kamu merasa memiliki tanggung jawab sebagai warga negara untuk ikut serta dalam pemilihan umum? Jelaskan alasannya.
  4. Pernahkah kamu mendengar tentang Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA)? Jika ya, apa contoh penerapannya yang kamu ketahui?
  5. Bagaimana kamu melihat hubungan antara partisipasi politik warga negara dengan ketahanan pangan di daerahmu?

Kunci Jawaban dan Interpretasi:

  • Soal 1: Jawaban diharapkan menyebutkan individu yang pertama kali menggunakan hak pilih, biasanya berusia 17 tahun atau sesuai ketentuan. Interpretasi: Mengukur pemahaman dasar definisi.
  • Soal 2: Jawaban diharapkan menyebutkan tentang regenerasi kepemimpinan, membawa aspirasi baru, atau meningkatkan partisipasi secara keseluruhan. Interpretasi: Mengukur pemahaman signifikansi.
  • Soal 3: Jawaban diharapkan menunjukkan kesadaran akan hak dan kewajiban warga negara. Interpretasi: Mengukur kesadaran kewarganegaraan.
  • Soal 4: Jawaban bebas, yang penting ada indikasi pernah mendengar atau tidak. Interpretasi: Mengukur tingkat pengetahuan awal terkait KKA.
  • Soal 5: Jawaban bebas, yang penting ada indikasi pemikiran tentang keterkaitan. Interpretasi: Mengukur pemahaman awal terkait Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban dan kemampuannya menghubungkan isu.

Catatan: Asesmen awal ini tidak menjadi nilai akhir, melainkan untuk memetakan pemahaman awal peserta didik.

ASESMEN PROSES (Asesmen Formatif Awal)

Lembar Observasi Diskusi Kelompok

No Aspek yang Diamati Belum Tampak (1) Mulai Tampak (2) Konsisten (3) Catatan Umpan Balik
1 Keaktifan dalam menyampaikan pendapat terkait topik diskusi.
2 Kemampuan mendengarkan dan menghargai pendapat teman.
3 Keterlibatan dalam mencari informasi atau konsep terkait pemilih pemula.
4 Kemampuan merumuskan pertanyaan atau gagasan awal.

Exit Ticket:

  1. Satu hal baru yang saya pahami tentang pemilih pemula adalah...
  2. Satu pertanyaan yang masih ada di benak saya adalah...
  3. Bagaimana Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) bisa membantu dalam proses demokrasi?

ASESMEN AKHIR (Formatif Akhir Pertemuan 1)

Petunjuk: Pilihlah jawaban yang paling tepat.

Pilihan Ganda (5 soal):

  1. Seseorang yang pertama kali menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum disebut sebagai:
    a. Pemilih aktif
    b. Pemilih pemula
    c. Pemilih cerdas
    d. Pemilih kritis
  2. Aspek penting dari partisipasi pemilih pemula dalam demokrasi Indonesia adalah:
    a. Membawa aspirasi generasi baru
    b. Mengikuti tren media sosial
    c. Menghabiskan waktu luang
    d. Menambah jumlah pemilih
  3. Nilai Pancasila yang paling relevan dengan peran pelopor pemilih pemula adalah:
    a. Ketuhanan Yang Maha Esa
    b. Kemanusiaan yang adil dan beradab
    c. Persatuan Indonesia
    d. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
  4. Dalam konteks Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), pemetaan data pemilih potensial berdasarkan demografi dapat menggunakan teknik:
    a. Klasifikasi gambar
    b. Algoritma decision tree
    c. Regresi linier
    d. Computer vision
  5. Partisipasi aktif dalam pemilihan umum mencerminkan kepedulian terhadap:
    a. Kebutuhan pribadi semata
    b. Kebijakan publik dan kesejahteraan bersama
    c. Tren politik sesaat
    d. Popularitas kandidat

Jawaban Singkat (3 soal):

  1. Sebutkan satu contoh konkret bagaimana pemilih pemula dapat menjadi agen perubahan dalam demokrasi!
  2. Apa yang dimaksud dengan "demokrasi Indonesia" dalam konteks peran pemilih?
  3. Bagaimana Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban dapat diintegrasikan dalam kampanye edukasi pemilih pemula?

Uraian/Tugas Kontekstual (2 soal):

  1. Bayangkan Anda adalah seorang pelopor pemilih pemula. Buatlah satu slogan singkat yang mengajak teman-teman Anda untuk berpartisipasi dalam pemilihan umum mendatang, serta jelaskan alasan mengapa slogan tersebut efektif!
  2. Jelaskan, menurut Anda, bagaimana pemahaman yang baik tentang pentingnya demokrasi dan partisipasi dapat berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan di tingkat lokal, kaitkan dengan potensi aplikasi Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) jika memungkinkan.

KISI-KISI ASESMEN

No Tujuan/Indikator Materi Level Kognitif Bentuk Soal Nomor Soal
1 Mengidentifikasi definisi pemilih pemula. Konsep pemilih pemula C1 (Mengingat) Pilihan Ganda 1
2 Menjelaskan pentingnya partisipasi pemilih pemula. Peran pemilih pemula dalam demokrasi C2 (Memahami) Pilihan Ganda 2
3 Mengidentifikasi nilai Pancasila yang relevan. Nilai Pancasila dan demokrasi C2 (Memahami) Pilihan Ganda 3
4 Mengidentifikasi teknik KKA yang relevan untuk analisis data pemilih. Integrasi Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) C2 (Memahami) Pilihan Ganda 4
5 Menjelaskan kontribusi partisipasi pemilih terhadap kebijakan publik. Pentingnya partisipasi dalam demokrasi C2 (Memahami) Pilihan Ganda 5
6 Memberikan contoh peran pemilih pemula sebagai agen perubahan. Peran pemilih pemula C3 (Mengaplikasi) Jawaban Singkat 6
7 Menjelaskan makna demokrasi Indonesia. Konsep demokrasi Indonesia C2 (Memahami) Jawaban Singkat 7
8 Mengaitkan Program SIKAP dengan kampanye pemilih pemula. Integrasi Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban C3 (Mengaplikasi) Jawaban Singkat 8
9 Merumuskan slogan yang mengajak partisipasi pemilu dan menjelaskan efektivitasnya. Peran pelopor pemilih pemula C4 (Menganalisis) Uraian/Tugas Kontekstual 9
10 Menganalisis kontribusi pemahaman demokrasi terhadap ketahanan pangan dan potensi KKA. Demokrasi, ketahanan pangan, Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) C4 (Menganalisis) Uraian/Tugas Kontekstual 10

KUNCI DAN PENSKORAN

No Kunci Jawaban Skor Maksimal
1 b. Pemilih pemula 5
2 a. Membawa aspirasi generasi baru 5
3 d. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan 5
4 b. Algoritma decision tree 5
5 b. Kebijakan publik dan kesejahteraan bersama 5
6 Contoh: Mengedukasi teman tentang pentingnya memilih, aktif dalam diskusi politik yang sehat, menjadi relawan kampanye positif. (Jawaban lain yang relevan) 10
7 Sistem pemerintahan di mana kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat dan dijalankan langsung oleh mereka atau oleh wakil-wakil yang mereka pilih secara bebas. (Jawaban lain yang relevan) 10
8 Kampanye pemilih pemula dapat menyertakan pesan tentang pentingnya kedaulatan pangan, bagaimana memilih pemimpin yang peduli pada pertanian lokal, atau bagaimana partisipasi politik dapat mendukung program ketahanan pangan daerah. (Jawaban lain yang relevan) 10
9 Slogan: "Suaramu, Masa Depan Bangsaku! Pilih dengan Bijak!"
Alasan Efektivitas: Singkat, mudah diingat, menekankan pentingnya suara pemilih dan dampaknya pada masa depan, serta ajakan untuk bertindak ("Pilih dengan Bijak"). (Slogan dan alasan lain yang relevan)
20
10 Pemahaman demokrasi mendorong warga untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan yang dapat memengaruhi kebijakan pangan, seperti alokasi anggaran pertanian atau dukungan terhadap petani lokal. Partisipasi ini dapat diperkuat dengan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) melalui analisis data kebutuhan pangan, prediksi hasil panen, atau sistem informasi petani yang efisien. (Jawaban lain yang relevan) 20
Total Skor Maksimal 100

Rumus Nilai Akhir:

Nilai = (Total Skor yang Diperoleh / 100) x 100

RUBRIK PENILAIAN TUGAS URAIAN/KONTEKSTUAL

Indikator Baru Memulai (1-7) Berkembang (8-13) Cakap (14-17) Mahir (18-20)
Relevansi Slogan/Jawaban Kontekstual
(Kesuaian dengan topik "pelopor pemilih pemula" dan demokrasi)
Slogan/jawaban kurang relevan atau tidak fokus pada topik. Slogan/jawaban cukup relevan tetapi perlu dikembangkan. Slogan/jawaban sangat relevan dan jelas. Slogan/jawaban sangat relevan, mendalam, dan inovatif.
Kedalaman Analisis/Penjelasan
(Kemampuan menjelaskan alasan, keterkaitan, atau kontribusi)
Penjelasan sangat dangkal atau tidak ada penjelasan. Penjelasan cukup memadai namun kurang mendalam. Penjelasan rinci dan logis. Penjelasan sangat rinci, kritis, dan memiliki wawasan luas.
Keterkaitan dengan DPL
(Menunjukkan elemen Kewargaan, Komunikasi, Penalaran Kritis)
Hampir tidak menunjukkan keterkaitan dengan DPL. Menunjukkan sedikit keterkaitan dengan salah satu DPL. Menunjukkan keterkaitan yang jelas dengan dua atau lebih DPL. Menunjukkan keterkaitan yang kuat dan terintegrasi dengan semua DPL yang relevan.
Integrasi Konsep Tambahan
(KKA dan SIKAP)
Tidak ada upaya mengintegrasikan KKA atau SIKAP. Ada upaya mengintegrasikan salah satu konsep (KKA/SIKAP) namun belum optimal. Berhasil mengintegrasikan KKA atau SIKAP dengan baik. Berhasil mengintegrasikan KKA dan SIKAP secara efektif dan inovatif.

REKAP NILAI PESERTA DIDIK

No Nama Peserta Didik Nilai Asesmen Awal Nilai Asesmen Proses (Observasi) Nilai Asesmen Akhir (Formatif) Keterangan
1
2
3

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.