← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN Asesmen

Asesmen Pembelajaran Pertemuan 6 - Pendidikan Pancasila XII - Menelusur lembaga negara

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

PAKET ASESMEN PEMBELAJARAN

IDENTITAS PAKET PERTEMUAN

Sekolah SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Guru Dra. Umi Hanik Hartatik
Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila
Kelas/Rombel XII
Tingkat/Fase XII / Fase F
Semester Genap
Tahun Pelajaran 2026/2027
Pertemuan 6 dari 7
Tanggal/Rentang 2027-04-05 s.d. 2027-04-11
Topik Menelusur lembaga negara
Fokus Kegiatan Pendalaman dan pengaplikasian konsep melalui aktivitas kontekstual.
Asesmen Pertemuan Observasi, pertanyaan formatif, dan umpan balik.
Alokasi Waktu RPP Pertemuan 6 dari 7 · 2 JP (90 menit)
Model Inquiry Learning
Metode Presentasi Kelompok, Analisis Dokumen Kebijakan, Diskusi Panel
Dimensi Profil Lulusan Penalaran Kritis, Kewargaan

ASESMEN AWAL PEMBELAJARAN

Tujuan: Mengukur pengetahuan awal dan minat peserta didik tentang lembaga negara.

Bentuk/Instrumen: Pertanyaan pemantik lisan.

Teknik: Tanya Jawab.

Bukti yang Dinilai: Tingkat partisipasi dan kualitas jawaban peserta didik.

Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu memberikan respon yang relevan terhadap pertanyaan pemantik.

  1. Sebutkan tiga lembaga negara yang kamu ketahui!
  2. Menurutmu, mengapa penting untuk mempelajari lembaga negara di Indonesia?
  3. Bagaimana peran lembaga negara dalam menjaga stabilitas dan kemajuan bangsa?
  4. Pernahkah kamu mendengar tentang bagaimana lembaga negara berinteraksi dengan teknologi terkini? Berikan contoh jika ada.
  5. Apa yang terlintas di benakmu ketika mendengar kata "ketahanan pangan" dan bagaimana kaitannya dengan lembaga negara?

Kunci Jawaban dan Interpretasi:

  • Jawaban peserta didik akan bervariasi. Penekanan pada pengetahuan dasar tentang lembaga negara (misal: Presiden, DPR, Mahkamah Konstitusi).
  • Penekanan pada pemahaman awal tentang pentingnya lembaga negara dalam sistem pemerintahan dan kehidupan berbangsa.
  • Jawaban yang menunjukkan pemahaman tentang fungsi pengawasan, legislasi, dan eksekutif.
  • Mengukur kesadaran awal tentang digitalisasi birokrasi atau penggunaan teknologi dalam kerja lembaga negara.
  • Mengukur pemahaman awal tentang peran lembaga pemerintah dalam program ketahanan pangan nasional atau daerah.

Tindak Lanjut: Menyesuaikan kedalaman materi dan contoh yang diberikan, memberikan penguatan pada konsep dasar yang belum dipahami.

ASESMEN PROSES PEMBELAJARAN

Tujuan: Memantau pemahaman peserta didik selama proses pembelajaran, mengidentifikasi kesulitan, dan memberikan umpan balik formatif.

Bentuk/Instrumen: Lembar Observasi Partisipasi Kelompok dan Pertanyaan Lisan.

LEMBAR OBSERVASI PARTISIPASI KELOMPOK

No Nama Peserta Didik Aktif Memberikan Ide/Pendapat Mendengarkan dan Menghargai Pendapat Teman Bertanya untuk Klarifikasi/Pendalaman Membantu Anggota Kelompok Lain Catatan Umpan Balik
1 ... Belum Tampak
Mulai Tampak
Konsisten
Belum Tampak
Mulai Tampak
Konsisten
Belum Tampak
Mulai Tampak
Konsisten
Belum Tampak
Mulai Tampak
Konsisten

PERTANYAAN EXIT TICKET

  1. Satu hal menarik yang saya pelajari hari ini tentang lembaga negara adalah...
  2. Satu pertanyaan yang masih mengganjal di benak saya adalah...
  3. Bagaimana pengetahuan tentang lembaga negara ini dapat dikaitkan dengan upaya pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan sumber daya alam, misalnya dalam konteks Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban?

ASESMEN AKHIR PEMBELAJARAN

Tujuan: Mengukur pencapaian pemahaman dan kemampuan analisis peserta didik terhadap materi lembaga negara.

Bentuk/Instrumen: Soal Pilihan Ganda, Jawaban Singkat, dan Uraian.

SOAL PILIHAN GANDA (5 Butir)

  1. Lembaga negara yang memiliki kewenangan membentuk undang-undang bersama dengan Presiden adalah...
    a. Mahkamah Konstitusi
    b. Dewan Perwakilan Rakyat
    c. Dewan Perwakilan Daerah
    d. Komisi Yudisial
  2. Dalam konteks ketahanan pangan, lembaga negara yang paling berperan dalam perumusan kebijakan pertanian dan distribusi pangan adalah...
    a. Kementerian Keuangan
    b. Kementerian Pertanian
    c. Kementerian Lingkungan Hidup
    d. Kementerian Dalam Negeri
  3. Peran lembaga negara dalam menegakkan supremasi hukum tercermin melalui fungsi...
    a. Legislatif
    b. Eksekutif
    c. Yudikatif
    d. Konsultatif
  4. Analisis data historis tentang tren produksi pertanian dapat dilakukan menggunakan algoritma machine learning seperti regresi. Lembaga negara yang relevan untuk mengelola data semacam ini, yang mendukung Program SIKAP, adalah...
    a. Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pertanian
    b. Kementerian Luar Negeri
    c. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
    d. Kementerian Komunikasi dan Informatika
  5. Salah satu tantangan dalam pengelolaan sumber daya alam untuk ketahanan pangan adalah ketidakpastian cuaca. Teknologi berbasis Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) yang dapat membantu memprediksi pola cuaca untuk pertanian adalah...
    a. Sistem Informasi Geografis (SIG)
    b. Aplikasi media sosial
    c. Algoritma klasifikasi gambar satelit cuaca
    d. Sistem manajemen basis data

SOAL JAWABAN SINGKAT (3 Butir)

  1. Sebutkan dua fungsi utama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) selain membentuk undang-undang!
  2. Jelaskan secara singkat bagaimana peran Mahkamah Agung dalam menjaga keadilan di Indonesia!
  3. Mengapa penting bagi lembaga negara untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi dalam menjalankan fungsinya?

SOAL URAIAN/TUGAS KONTEKSTUAL (2 Butir)

  1. Analisis peran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan di Indonesia. Kaitkan analisis Anda dengan pentingnya menjaga ekosistem laut untuk ketahanan pangan maritim.
  2. Dalam konteks Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, rancanglah sebuah alur logika sederhana (pseudocode) bagaimana sistem pendeteksi dini hama pada tanaman padi dapat diintegrasikan dengan data dari lembaga terkait (misalnya, BMKG untuk perkiraan cuaca dan Kementerian Pertanian untuk data serangan hama).

KISI-KISI ASESMEN AKHIR

No Tujuan/Indikator Materi Level Kognitif Bentuk Soal Nomor Soal
1 Mengidentifikasi lembaga negara yang berwenang membuat undang-undang. Lembaga Negara (Legislatif) C2 (Memahami) Pilihan Ganda 1
2 Menentukan lembaga negara yang relevan dalam kebijakan ketahanan pangan. Lembaga Negara (Eksekutif terkait pangan) C2 (Memahami) Pilihan Ganda 2
3 Menganalisis peran lembaga negara dalam penegakan hukum. Lembaga Negara (Yudikatif) C3 (Menerapkan) Pilihan Ganda 3
4 Menghubungkan peran lembaga negara dengan pemanfaatan teknologi (KKA) untuk ketahanan pangan. Lembaga Negara, Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) C4 (Menganalisis) Pilihan Ganda 4
5 Mengidentifikasi penerapan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) dalam prediksi cuaca untuk pertanian. Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), Pertanian C3 (Menerapkan) Pilihan Ganda 5
6 Menyebutkan fungsi lain DPR selain membentuk UU. Lembaga Negara (Legislatif) C1 (Mengingat) Jawaban Singkat 6
7 Menjelaskan fungsi Mahkamah Agung. Lembaga Negara (Yudikatif) C2 (Memahami) Jawaban Singkat 7
8 Menjelaskan pentingnya adaptasi teknologi bagi lembaga negara. Lembaga Negara, Teknologi Informasi C2 (Memahami) Jawaban Singkat 8
9 Menganalisis peran KKP dalam ketahanan pangan maritim. Lembaga Negara (Eksekutif terkait kelautan), Ketahanan Pangan C4 (Menganalisis) Uraian 9
10 Merancang alur logika (pseudocode) integrasi KKA dalam sistem pertanian berbasis Program SIKAP. Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), Program SIKAP, Sistem Pertanian C5 (Mengevaluasi) Uraian (Tugas Kontekstual) 10

KUNCI JAWABAN DAN PENSKORAN

No Kunci Jawaban Skor Maksimal
1 b. Dewan Perwakilan Rakyat 5
2 b. Kementerian Pertanian 5
3 c. Yudikatif 5
4 a. Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pertanian 5
5 c. Algoritma klasifikasi gambar satelit cuaca 5
6 Mengawasi jalannya pemerintahan, menyetujui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). (Sebutkan dua) 10
7 Mahkamah Agung bertugas membina, mengadili pada tingkat kasasi, menguji peraturan perundang-undangan di bawah undang-undang terhadap undang-undang, dan memberikan pertimbangan hukum kepada Presiden. (Jawaban singkat yang mencakup tugas utama) 15
8 Teknologi informasi mempermudah akses informasi, efisiensi pelayanan publik, transparansi, dan akuntabilitas kinerja lembaga negara. (Jawaban yang mencakup aspek-aspek tersebut) 15
9 Analisis peran KKP: regulasi perikanan, pengawasan, pemberantasan penangkapan ikan ilegal, pengembangan budidaya, perlindungan ekosistem laut. Kaitan dengan ketahanan pangan: menjaga ketersediaan sumber daya ikan, keberlanjutan stok, keamanan pangan dari hasil laut. (Skor proporsional untuk analisis peran dan kaitan) 20
10 Pseudocode yang logis, mencakup input (data cuaca, data serangan hama), proses (analisis algoritma KKA, perbandingan dengan ambang batas), dan output (peringatan dini, rekomendasi tindakan). Contoh:
START
INPUT data_cuaca FROM BMKG
INPUT data_serangan_hama FROM Kementan
IF kondisi_cuaca_sesuai_untuk_hama THEN
IF tingkat_serangan_hama > ambang_batas THEN
OUTPUT "Peringatan Dini: Potensi serangan hama meningkat!"
OUTPUT "Rekomendasi: Lakukan penyemprotan sesuai panduan Program SIKAP."
ELSE
OUTPUT "Situasi terkendali."
END IF
ELSE
OUTPUT "Kondisi cuaca tidak mendukung perkembangan hama."
END IF
END (Skor diberikan berdasarkan kelogisan struktur, penggunaan variabel, dan logika kondisional yang relevan)
20
Total Skor Maksimal 100

Rumus Nilai Akhir: Nilai = (Total Skor yang Diperoleh / 100) x 100

RUBRIK PENILAIAN URAIAN/TUGAS KONTEKSTUAL

Indikator Penilaian Baru Memulai (0-49) Berkembang (50-69) Cakap (70-89) Mahir (90-100)
Kedalaman Analisis dan Pemahaman Konsep (Soal No. 9 & 10) Menunjukkan pemahaman yang sangat terbatas terhadap peran lembaga negara dan konsep ketahanan pangan/KKA. Jawaban dangkal. Mampu mengidentifikasi beberapa aspek peran lembaga negara dan konsep terkait, namun analisis belum mendalam. Mampu menganalisis peran lembaga negara dan menghubungkannya dengan konsep ketahanan pangan/KKA secara cukup komprehensif. Mampu menganalisis secara mendalam, kritis, dan kreatif peran lembaga negara serta mengintegrasikannya dengan konsep ketahanan pangan/KKA.
Keterkaitan Konsep dan Konteks (Soal No. 9 & 10) Keterkaitan antara lembaga negara, ketahanan pangan, dan KKA sangat minim atau tidak relevan. Mampu menghubungkan beberapa elemen, namun keterkaitannya belum kuat atau kurang spesifik. Mampu menghubungkan lembaga negara dengan ketahanan pangan dan KKA secara relevan dan cukup spesifik. Mampu mengintegrasikan semua elemen (lembaga negara, ketahanan pangan, KKA) secara koheren, logis, dan kontekstual (misal: Program SIKAP).
Kemampuan Merancang Alur Logika/Pseudocode (Soal No. 10) Pseudocode tidak ada, tidak logis, atau tidak mencerminkan pemahaman dasar pemrograman. Pseudocode dasar, memiliki beberapa elemen logika namun masih banyak kekurangan atau tidak lengkap. Pseudocode cukup logis, menggunakan struktur dasar pemrograman (input, proses, output, kondisional) dengan baik. Pseudocode sangat logis, efisien, mencakup semua aspek yang diminta, dan menunjukkan pemahaman mendalam tentang logika pemrograman.
Struktur dan Bahasa (Soal No. 9 & 10) Jawaban tidak terstruktur, sulit dipahami, banyak kesalahan tata bahasa. Jawaban cukup terstruktur, namun kadang kurang jelas dan terdapat beberapa kesalahan bahasa. Jawaban terstruktur dengan baik, bahasa jelas, dan kesalahan tata bahasa minim. Jawaban sangat terstruktur, bahasa lugas, efektif, dan bebas dari kesalahan tata bahasa.

REKAP NILAI ASESMEN AKHIR

No Nama Peserta Didik Nilai Soal PG (Max 25) Nilai Soal Singkat (Max 40) Nilai Soal Uraian (Max 35) Total Nilai (Max 100) Predikat
1 ...

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.