← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN RPP Pembelajaran Mendalam

RPP Pertemuan 6 dari 7 - Pendidikan Pancasila XII - Praktik gotong royong dalam kehidupan masyarakat Indonesia

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

Sekolah SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Nama Guru Dra. Umi Hanik Hartatik
Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila
Kelas/Semester XII / Genap
Alokasi Waktu Pertemuan 6 dari 7 · 2 JP (90 menit)

IDENTIFIKASI

Peserta Didik Peserta didik kelas XII diasumsikan memiliki pengetahuan dasar mengenai konsep gotong royong dari jenjang sebelumnya. Minat belajar dipetakan melalui observasi awal partisipasi dalam diskusi dan kesediaan berperan aktif. Kebutuhan belajar dipenuhi dengan memberikan variasi aktivitas yang melibatkan pemikiran kritis dan keterampilan aplikasi konsep.
Materi Pelajaran Materi tentang praktik gotong royong dalam kehidupan masyarakat Indonesia memiliki relevansi tinggi dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Tingkat kesulitan materi moderat, membutuhkan pemahaman konsep dan kemampuan analisis kasus. Potensi miskonsepsi terkait perbedaan gotong royong tradisional dan modern perlu diatasi. Integrasi nilai karakter gotong royong, toleransi, dan musyawarah sangat ditekankan.
Dimensi Profil Lulusan (DPL) Kewargaan, Gotong Royong, Komunikasi
Capaian Pembelajaran Bhinneka Tunggal Ika: Menganalisis potensi konflik dan memberi solusi yang berkeadilan terhadap permasalahan keberagaman di masyarakat; merancang kegiatan bersama dengan prinsip gotong royong dalam praktik hidup sehari-hari.

DESAIN PEMBELAJARAN

PENGALAMAN BELAJAR

Tahap Prinsip Pembelajaran Mendalam Aktivitas Guru Aktivitas Murid Alokasi Waktu Bukti Belajar
AWAL
(15 menit)
Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan 1. Membuka pelajaran dengan salam dan doa.
2. Melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman gotong royong peserta didik di lingkungan sekitar atau sekolah.
3. Menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: merancang kegiatan gotong royong.
4. Memotivasi peserta didik dengan menekankan pentingnya gotong royong bagi kemajuan masyarakat Tuban.
1. Menjawab salam dan berdoa.
2. Berbagi pengalaman gotong royong.
3. Menyimak tujuan pembelajaran.
4. Menunjukkan antusiasme belajar.
15 menit Kehadiran dan partisipasi aktif dalam apersepsi.
INTI - MEMAHAMI
(30 menit)
Memahami, Bermakna 1. Menyajikan contoh-contoh kegiatan gotong royong yang relevan dengan konteks Tuban (misal: kerja bakti membersihkan lingkungan, membantu tetangga yang kesusahan, pengorganisasian acara desa).
2. Memfasilitasi diskusi kelompok untuk menganalisis unsur-unsur penting dalam setiap contoh (tujuan, pelaku, metode, hasil).
3. Memberikan stimulus pertanyaan untuk menggali pemahaman peserta didik tentang tantangan dan solusi dalam pelaksanaan gotong royong.
4. Menjelaskan secara singkat konsep dasar pemanfaatan data sederhana dari Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban untuk mengidentifikasi potensi kegiatan gotong royong berbasis pangan lokal.
1. Mengamati dan mencatat contoh kegiatan gotong royong.
2. Berdiskusi dalam kelompok untuk menganalisis unsur-unsur kegiatan.
3. Menjawab pertanyaan guru dan mengajukan pertanyaan klarifikasi.
4. Mencari informasi awal tentang potensi gotong royong terkait pangan lokal di Tuban.
30 menit Catatan hasil analisis kelompok; Jawaban lisan/tertulis atas pertanyaan guru.
INTI - MENGAPLIKASI
(30 menit)
Mengaplikasi, Bermakna 1. Membimbing peserta didik dalam kelompok untuk merancang satu kegiatan gotong royong yang spesifik dan kontekstual.
2. Memberikan panduan dalam menentukan tujuan kegiatan, target peserta, tahapan pelaksanaan, pembagian peran, dan perkiraan hasil.
3. Mengarahkan peserta didik untuk memanfaatkan ide-ide KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) sederhana, misalnya membuat jadwal digital kolaboratif atau skema sederhana untuk memvisualisasikan alur kegiatan.
4. Memfasilitasi simulasi singkat atau presentasi rancangan kegiatan antar kelompok untuk mendapatkan umpan balik.
1. Berdiskusi aktif dalam kelompok untuk merancang kegiatan gotong royong.
2. Menyusun rancangan kegiatan secara rinci (tujuan, pelaku, tahapan, peran, hasil).
3. Mengintegrasikan ide pemanfaatan teknologi sederhana dalam rancangan.
4. Mempresentasikan rancangan kegiatan dan memberikan umpan balik konstruktif kepada kelompok lain.
30 menit Rancangan kegiatan gotong royong (dalam bentuk tulisan/peta konsep/presentasi singkat); Partisipasi dalam presentasi dan diskusi kelompok.
INTI - MEREFLEKSI
(10 menit)
Berkesadaran, Menggembirakan 1. Memfasilitasi diskusi refleksi kelompok mengenai proses perancangan.
2. Memberikan pertanyaan pemicu refleksi: Apa tantangan terbesar dalam merancang? Apa yang paling menyenangkan? Apa yang dipelajari tentang gotong royong?
3. Memberikan umpan balik positif terhadap usaha dan kreativitas peserta didik.
1. Melakukan refleksi individu dan kelompok terhadap proses pembelajaran.
2. Menyampaikan hasil refleksi secara lisan atau tertulis.
3. Mengidentifikasi pembelajaran yang didapat dan area yang perlu ditingkatkan.
10 menit Jawaban refleksi individu/kelompok.
PENUTUP
(5 menit)
Menggembirakan, Bermakna 1. Merangkum poin-poin penting dari rancangan kegiatan gotong royong.
2. Memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi aktifnya.
3. Menyampaikan informasi mengenai tindak lanjut pembelajaran berikutnya (misal: persiapan simulasi atau implementasi rancangan).
4. Menutup pelajaran dengan doa.
1. Menyimak rangkuman guru.
2. Menerima apresiasi.
3. Mencatat informasi tindak lanjut.
4. Berdoa.
5 menit Kehadiran dan kesiapan mengikuti pelajaran selanjutnya.

ASESMEN PEMBELAJARAN

Asesmen pada Awal Pembelajaran Tujuan Asesmen: Memetakan pengetahuan awal peserta didik tentang gotong royong dan minatnya.
Bentuk/Instrumen: Pertanyaan lisan.
Teknik: Tanya Jawab.
Bukti yang Dinilai: Tingkat pemahaman konsep awal, keaktifan dalam menjawab.
Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu memberikan contoh gotong royong yang relevan.
Tindak Lanjut: Guru menyesuaikan kedalaman penjelasan materi.
Asesmen pada Proses Pembelajaran (Assessment for Learning & As a Learning) Tujuan Asesmen: Memantau pemahaman konsep, kemampuan analisis, dan keterampilan kolaborasi selama proses pembelajaran.
Bentuk/Instrumen: Observasi partisipasi diskusi kelompok, pertanyaan formatif selama pembelajaran, hasil analisis kelompok.
Teknik: Observasi, Tanya Jawab, Analisis Produk Kelompok (rancangan awal).
Bukti yang Dinilai: Keterlibatan dalam diskusi, kualitas pertanyaan yang diajukan, kedalaman analisis unsur gotong royong, kontribusi dalam perancangan kegiatan.
Kriteria Keberhasilan: Peserta didik menunjukkan pemahaman konsep, mampu menganalisis unsur gotong royong, dan berkolaborasi aktif dalam kelompok.
Tindak Lanjut: Guru memberikan umpan balik konstruktif secara individu maupun kelompok untuk perbaikan proses.
Asesmen pada Akhir Pembelajaran (Assessment of Learning) Tujuan Asesmen: Mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran dalam merancang kegiatan gotong royong.
Bentuk/Instrumen: Rancangan kegiatan gotong royong (tertulis/digital), presentasi singkat rancangan.
Teknik: Penilaian Produk (rancangan), Penilaian Kinerja (presentasi).
Bukti yang Dinilai: Kelengkapan dan relevansi rancangan kegiatan (tujuan, pelaku, tahapan, peran, hasil), kejelasan penyampaian saat presentasi.
Kriteria Keberhasilan: Rancangan kegiatan memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam rubrik penilaian.
Tindak Lanjut: Umpan balik terhadap rancangan dan presentasi, serta rencana tindak lanjut untuk pertemuan berikutnya (misalnya simulasi atau evaluasi hasil).

RUBRIK PENILAIAN

Tujuan Pembelajaran: Peserta didik mampu merancang minimal satu kegiatan gotong royong yang relevan dengan konteks lokal Tuban, lengkap dengan tahapan pelaksanaan dan pembagian peran, sebagai wujud pengaplikasian konsep gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
Indikator Baru Memulai Berkembang Cakap Mahir
Relevansi Kontekstual
(Kegiatan gotong royong yang dirancang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Tuban)
Rancangan kegiatan tidak spesifik atau tidak relevan dengan konteks lokal. Rancangan kegiatan memiliki sedikit relevansi dengan konteks lokal, namun perlu diperjelas. Rancangan kegiatan jelas dan relevan dengan kebutuhan atau kondisi masyarakat Tuban. Rancangan kegiatan sangat inovatif, spesifik, dan relevan dengan konteks lokal Tuban, serta memiliki potensi dampak yang signifikan.
Kelengkapan Komponen Rancangan
(Mencakup tujuan, pelaku, tahapan pelaksanaan, pembagian peran)
Hanya sebagian kecil komponen rancangan yang terpenuhi. Sebagian besar komponen rancangan terpenuhi, namun ada yang kurang detail atau jelas. Semua komponen rancangan terpenuhi dengan cukup jelas dan terstruktur. Semua komponen rancangan terpenuhi secara rinci, logis, dan terintegrasi dengan baik.
Keterlibatan dan Kolaborasi dalam Kelompok
(Partisipasi aktif dalam diskusi dan perancangan)
Peserta didik tampak pasif dan kurang berkontribusi dalam diskusi kelompok. Peserta didik mulai berpartisipasi namun perlu dorongan lebih aktif dan ide yang lebih substansial. Peserta didik aktif berdiskusi, memberikan ide, dan bekerja sama dalam menyelesaikan tugas kelompok. Peserta didik secara konsisten memimpin diskusi, memberikan kontribusi ide-ide brilian, dan memfasilitasi kolaborasi antar anggota kelompok.
Integrasi Pemanfaatan Teknologi Sederhana
(Mengadopsi ide KKA sederhana dalam rancangan)
Tidak ada upaya mengintegrasikan teknologi sederhana dalam rancangan. Ada ide dasar pemanfaatan teknologi namun belum terperinci atau kurang relevan. Mampu mengintegrasikan ide pemanfaatan teknologi sederhana (misal: jadwal digital) yang mendukung kelancaran kegiatan. Mampu mengintegrasikan ide pemanfaatan teknologi secara kreatif dan efektif untuk mendukung efisiensi dan efektivitas kegiatan gotong royong.
Keterangan:
  • Baru Memulai: Pemahaman/keterampilan sangat dasar.
  • Berkembang: Mulai berkembang tetapi masih perlu perbaikan.
  • Cakap: Baik dan sesuai harapan.
  • Mahir: Sangat baik dan melebihi harapan.

Mengetahui,

Kepala Sekolah

Tuban, Januari 2027

Guru Mata Pelajaran

Amirul Faisal Rizza, M.Pd.

NIP. ••••••••••••••••

Dra. Umi Hanik Hartatik

NIP. ••••••••••••••••

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.