| Sekolah | SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN |
| Nama Guru | Dina Kurniawati, S.Pd. |
| Mata Pelajaran | Matematika Tingkat Lanjut |
| Kelas/Semester | XII / Genap |
| Alokasi Waktu | 5 JP (225 menit) |
IDENTIFIKASI
| Peserta Didik | Kesiapan belajar peserta didik dipetakan melalui asesmen diagnostik di pertemuan sebelumnya. Pengetahuan awal mengenai konsep dasar statistika dan peluang menjadi acuan. Minat peserta didik pada penerapan matematika dalam kehidupan nyata diarahkan melalui contoh-contoh konkret. Kebutuhan belajar yang beragam akan dipenuhi melalui diferensiasi aktivitas dan umpan balik yang personal. |
| Materi Pelajaran | Materi Variabel Acak dan Peluang Variabel Acak Diskrit merupakan materi lanjutan dari konsep dasar statistika. Materi ini bersifat abstrak namun memiliki relevansi tinggi dengan pemodelan fenomena dunia nyata, seperti dalam bidang sains, ekonomi, dan teknologi. Tingkat kesulitan materi ini moderat, memerlukan pemahaman konsep yang kuat. Potensi miskonsepsi terkait pemahaman ruang sampel dan penghitungan peluang perlu diantisipasi. Integrasi nilai karakter seperti ketelitian, kerja sama, dan rasa ingin tahu akan ditanamkan melalui proses pembelajaran. |
| Dimensi Profil Lulusan (DPL) | Penalaran Kritis, Komunikasi |
| Capaian Pembelajaran | Analisis Data dan Peluang: Memahami variabel acak diskrit (distribusi binomial) dan fungsi peluang (distribusi normal), dan menggunakannya dalam memodelkan data; menginterpretasi parameter distribusi data secara statistik, menghitung nilai harapan distribusi binomial dan normal, dan menggunakannya dalam penyelesaian masalah. |
DESAIN PEMBELAJARAN
PENGALAMAN BELAJAR
| Tahap | Prinsip Pembelajaran Mendalam | Aktivitas Guru | Aktivitas Murid | Alokasi Waktu | Bukti Belajar |
|---|---|---|---|---|---|
| AWAL (15 Menit) |
Bermakna, Menggembirakan | 1. Membuka pelajaran dengan salam dan doa. 2. Melakukan apersepsi dengan menanyakan kembali konsep kunci variabel acak dan distribusi peluang. 3. Menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: mengaplikasikan konsep, menyajikan hasil, dan merefleksikan capaian. 4. Menyampaikan kriteria penilaian (asesmen kinerja/produk dan refleksi). 5. Memotivasi peserta didik dengan mengaitkan materi dengan aplikasi nyata. |
1. Menjawab salam dan berdoa. 2. Menjawab pertanyaan apersepsi. 3. Mendengarkan dan memahami tujuan serta kriteria penilaian. 4. Menunjukkan antusiasme belajar. |
15 menit | Kehadiran dan partisipasi aktif dalam apersepsi dan penyampaian tujuan. |
| INTI - MEMAHAMI (75 Menit) |
Bermakna, Berkesadaran | 1. Mendemonstrasikan Pengetahuan: Memberikan satu contoh soal penerapan konsep variabel acak dan peluang dalam konteks yang relevan (misal: hasil panen, probabilitas kejadian cuaca). Menjelaskan langkah-langkah penyelesaian secara rinci, termasuk identifikasi variabel acak, penentuan ruang sampel, penghitungan peluang, dan interpretasi hasil. 2. Membimbing Latihan (Tahap 1): Memberikan soal latihan terbimbing terkait penerapan konsep dasar. Memfasilitasi diskusi kelompok kecil untuk memecahkan soal. 3. Memeriksa Pemahaman: Mengamati diskusi kelompok, memberikan klarifikasi jika ada miskonsepsi, dan mengajukan pertanyaan pemantik untuk mendorong pemahaman yang lebih dalam. |
1. Memahami Demonstrasi: Menyimak penjelasan guru, mencatat poin-poin penting, dan mengajukan pertanyaan klarifikasi. 2. Membimbing Latihan (Tahap 1): Berdiskusi dalam kelompok untuk menyelesaikan soal latihan terbimbing, saling membantu, dan bertanya kepada guru jika mengalami kesulitan. 3. Mencari Keterkaitan: Berusaha menghubungkan konsep yang didemonstrasikan guru dengan contoh-contoh lain yang mungkin ditemui. |
75 menit | Catatan hasil diskusi kelompok, jawaban lisan atas pertanyaan guru, dan pemahaman awal terhadap soal latihan. |
| INTI - MENGAPLIKASI (90 Menit) |
Bermakna, Menggembirakan | 1. Mendemonstrasikan Keterampilan: Memberikan contoh soal yang lebih kompleks yang memerlukan analisis dan penyajian hasil yang sistematis, misalnya menghitung nilai harapan dari suatu distribusi peluang atau memodelkan suatu kejadian dengan distribusi binomial. 2. Membimbing Latihan (Tahap 2): Memberikan soal aplikasi yang lebih menantang atau studi kasus sederhana. Memfasilitasi peserta didik untuk bekerja dalam kelompok atau individu (sesuai pemetaan kebutuhan) untuk menyelesaikan soal dan menyiapkan penyajian hasil. 3. Memberikan Umpan Balik: Memberikan umpan balik konstruktif secara langsung terhadap proses pengerjaan soal, baik secara individu maupun kelompok, serta mengarahkan pada penyajian hasil yang jelas dan logis. |
1. Menerapkan Konsep: Mengerjakan soal aplikasi secara individu atau kelompok, menerapkan konsep variabel acak dan peluang yang telah dipelajari. 2. Menyajikan Hasil: Menyiapkan hasil penyelesaian soal dalam bentuk yang disepakati (misalnya: presentasi singkat, laporan tertulis sederhana, visualisasi data sederhana yang relevan dengan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) untuk analisis probabilitas sederhana). 3. Mencari Solusi Inovatif: Berusaha mencari cara penyelesaian yang efisien dan menyajikan hasil dengan menarik, mempertimbangkan konteks Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, misalnya menganalisis potensi risiko kegagalan panen berdasarkan data peluang. |
90 menit | Hasil pengerjaan soal aplikasi (produk/kinerja), kesiapan presentasi hasil, dan bukti pemanfaatan KKA atau konteks SIKAP dalam penyelesaian tugas. |
| INTI - MEREFLEKSI (30 Menit) |
Bermakna, Berkesadaran | 1. Memfasilitasi Presentasi: Memberikan kesempatan kepada beberapa kelompok/individu untuk mempresentasikan hasil kerja mereka. 2. Memandu Refleksi: Mengajukan pertanyaan reflektif terkait proses belajar, kesulitan yang dihadapi, strategi yang digunakan, dan pemahaman konsep yang diperoleh. Menggunakan lembar refleksi sederhana. 3. Memberikan Umpan Balik Akhir: Memberikan apresiasi atas usaha peserta didik dan menguatkan pemahaman kunci. |
1. Mempresentasikan Hasil: Menyajikan hasil kerja secara singkat dan jelas. 2. Melakukan Refleksi: Mengisi lembar refleksi secara jujur, menilai pemahaman diri, proses belajar, dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. 3. Menyusun Rencana Perbaikan: Merencanakan langkah konkret untuk perbaikan pemahaman atau keterampilan di masa mendatang. |
30 menit | Hasil presentasi, lembar refleksi yang terisi, dan kesiapan peserta didik untuk pembelajaran selanjutnya. |
| PENUTUP (15 Menit) |
Menggembirakan, Bermakna | 1. Memberikan Simpulan: Merangkum poin-poin penting dari pembelajaran hari ini. 2. Memberikan Umpan Balik Konstruktif: Memberikan apresiasi umum atas partisipasi dan usaha peserta didik. 3. Menyampaikan Tindak Lanjut: Memberikan informasi mengenai materi atau tugas selanjutnya (jika ada). 4. Menutup Pelajaran: Mengucapkan salam penutup. |
1. Mendengarkan simpulan guru. 2. Menerima umpan balik. 3. Mencatat informasi tindak lanjut. 4. Menjawab salam penutup. |
15 menit | Partisipasi dalam kegiatan penutup, kesiapan untuk materi selanjutnya. |
ASESMEN PEMBELAJARAN
| Asesmen pada Awal Pembelajaran | Tujuan Asesmen: Memetakan pemahaman awal peserta didik mengenai konsep variabel acak dan peluang. Bentuk/Instrumen: Pertanyaan lisan singkat, kuis singkat (pilihan ganda atau isian singkat). Teknik: Tanya jawab, tes tertulis. Bukti yang Dinilai: Tingkat penguasaan konsep dasar. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu menjawab sebagian besar pertanyaan dasar dengan benar. Tindak Lanjut: Memberikan penguatan konsep yang lemah, menyesuaikan tingkat kesulitan soal pada tahap inti. (Assessment for Learning) |
| Asesmen pada Proses Pembelajaran | Tujuan Asesmen: Memantau pemahaman dan keterampilan peserta didik selama proses pembelajaran, memberikan umpan balik. Bentuk/Instrumen: Observasi partisipasi diskusi, hasil kerja kelompok/individu pada latihan soal, tanya jawab. Teknik: Observasi, tes lisan, penilaian kinerja. Bukti yang Dinilai: Kemampuan menerapkan konsep, kerja sama tim, keaktifan bertanya/menjawab, ketepatan langkah penyelesaian. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik menunjukkan kemajuan dalam memahami dan menerapkan konsep, serta mampu menyajikan hasil dengan bimbingan. Tindak Lanjut: Memberikan umpan balik individual/kelompok, penguatan pada konsep yang masih sulit, penyesuaian strategi pembelajaran. (Assessment as Learning) |
| Asesmen pada Akhir Pembelajaran | Tujuan Asesmen: Mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran pertemuan, menilai produk/kinerja dan refleksi. Bentuk/Instrumen: Hasil penyelesaian soal aplikasi (produk/kinerja), lembar refleksi. Teknik: Penilaian produk/kinerja, penilaian diri (self-assessment) melalui refleksi. Bukti yang Dinilai: Ketepatan penerapan konsep, kelogisan penyajian hasil, kedalaman refleksi. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu menyelesaikan soal aplikasi dengan benar dan menyajikan hasil secara sistematis, serta memberikan refleksi yang bermakna. Tindak Lanjut: Memberikan pengayaan bagi yang mahir, remedial bagi yang belum cakap, dan merencanakan pembelajaran selanjutnya berdasarkan hasil asesmen. (Assessment of Learning) |
RUBRIK PENILAIAN
Tujuan Pembelajaran yang Dinilai: Peserta didik mampu mengaplikasikan konsep variabel acak dan peluang variabel acak diskrit dalam menyelesaikan masalah kontekstual, menyajikan hasil penyelesaian secara sistematis, serta merefleksikan proses belajar dan pemahaman konsep yang telah dicapai.| Indikator | Baru Memulai | Berkembang | Cakap | Mahir |
|---|---|---|---|---|
| Aplikasi Konsep Variabel Acak dan Peluang | Kesulitan mengidentifikasi variabel acak dan menghitung peluang dasar. | Mampu mengidentifikasi variabel acak dan menghitung peluang sederhana, namun sering memerlukan bantuan. | Mampu mengidentifikasi variabel acak dan menghitung peluang dengan benar pada soal kontekstual. | Mampu menerapkan konsep variabel acak dan peluang secara tepat dan kreatif pada berbagai situasi kontekstual yang kompleks. |
| Penyajian Hasil Penyelesaian | Hasil penyelesaian tidak terstruktur dan sulit dipahami. | Penyajian hasil mulai terstruktur, namun masih ada bagian yang kurang jelas atau logis. | Menyajikan hasil penyelesaian secara sistematis, jelas, dan logis, menggunakan notasi yang tepat. | Menyajikan hasil penyelesaian secara sangat jelas, ringkas, inovatif, dan mudah dipahami, serta mampu menjelaskan keterkaitannya dengan KKA atau SIKAP. |
| Kemampuan Refleksi Diri | Tidak mampu mengidentifikasi proses belajar atau kesulitan yang dihadapi. | Mampu menyebutkan kesulitan belajar secara umum, namun kurang mampu merumuskan rencana perbaikan. | Mampu mengidentifikasi proses belajar, kesulitan, dan merumuskan rencana perbaikan yang spesifik. | Memberikan refleksi yang mendalam mengenai proses, pemahaman, dan strategi belajar, serta merumuskan rencana perbaikan yang konkret dan realistis. |
| Keaktifan dan Kerjasama Tim | Cenderung pasif dalam diskusi kelompok dan kurang berkontribusi. | Mulai berpartisipasi dalam diskusi, namun kontribusi masih terbatas. | Aktif berdiskusi, berkontribusi dalam penyelesaian tugas, dan bekerjasama dengan baik dalam tim. | Menjadi motor penggerak dalam tim, aktif memberikan ide, memfasilitasi diskusi, dan mendorong kerjasama yang efektif. |
- Baru Memulai: pemahaman/keterampilan sangat dasar.
- Berkembang: mulai berkembang tetapi masih perlu perbaikan.
- Cakap: baik dan sesuai harapan.
- Mahir: sangat baik dan melebihi harapan.
|
Mengetahui, Kepala Sekolah |
Tuban, Januari 2027 Guru Mata Pelajaran |
|
Amirul Faisal Rizza, M.Pd. NIP. •••••••••••••••• |
Dina Kurniawati, S.Pd. NIP. •••••••••••••••• |