PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM
RPP PERTEMUAN 2 DARI 3
| Sekolah | SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN |
| Nama Guru | A. Badrul Munir, S.Ag |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
| Kelas/Semester | X / Genap |
| Alokasi Waktu | 3 JP (135 menit) |
IDENTIFIKASI
| Peserta Didik | Peserta didik kelas X memiliki tingkat pemahaman awal yang bervariasi mengenai sejarah penyebaran Islam di Indonesia. Minat terhadap sejarah mungkin perlu digali lebih dalam melalui aktivitas yang menarik. Kebutuhan belajar dapat dipetakan melalui asesmen diagnostik sederhana di awal pembelajaran dan observasi selama proses belajar mengajar. |
| Materi Pelajaran | Materi mengenai peran ulama dalam penyebaran Islam di Indonesia mencakup pengetahuan faktual (tokoh, waktu, tempat), konseptual (metode dakwah, strategi), dan prosedural (bagaimana ulama berinteraksi dengan masyarakat). Relevansinya dengan kehidupan nyata adalah meneladani semangat juang dan nilai-nilai yang diajarkan para ulama. Tingkat kesulitan materi moderat, namun memerlukan kedalaman analisis terhadap konteks sosial budaya saat itu. Miskonsepsi potensial adalah menyederhanakan peran ulama hanya sebagai penyebar agama tanpa melihat aspek sosial dan budaya. Integrasi nilai dan karakter berfokus pada keteladanan, perjuangan, dan kecerdasan dalam berdakwah. |
| Dimensi Profil Lulusan (DPL) | Bernalar Kritis, Berkebinekaan Global, Mandiri |
| Capaian Pembelajaran | Elemen Sejarah Peradaban Islam: Merefleksikan peran tokoh ulama dalam penyebaran Islam di Indonesia. |
DESAIN PEMBELAJARAN
| Lintas Disiplin Ilmu | Pemahaman mengenai peran ulama dalam penyebaran Islam di Indonesia dapat diperkaya dengan kajian sejarah sosial dan antropologi untuk memahami konteks masyarakat pada masa itu. Analisis data sederhana mengenai persebaran Islam di berbagai wilayah dapat dikaitkan dengan literasi data dalam pemanfaatan KKA, sementara pemahaman tentang ketahanan pangan lokal di masa lalu yang mungkin dipengaruhi oleh ajaran Islam dapat menjadi bagian dari diskusi Sistem Ketahanan Pangan (SIKAP) SMAN 1 Parengan Tuban. |
| Tujuan Pembelajaran | Peserta didik mampu mengidentifikasi peran dan kontribusi minimal tiga tokoh ulama dalam penyebaran Islam di Indonesia dengan menyajikan bukti konkret dari sumber belajar yang relevan dalam kegiatan diskusi dan presentasi kelompok. |
| Topik Pembelajaran | Peran ulama dalam penyebaran Islam di Indonesia. |
| Praktik Pedagogis | Model: Inquiry Learning Strategi: Pembelajaran berbasis masalah dan penemuan terbimbing. Metode: Diskusi, Riset Sederhana, Presentasi. Alasan Pemilihan: Model Inquiry Learning mendorong peserta didik untuk aktif mencari jawaban atas pertanyaan terkait peran ulama, merangsang rasa ingin tahu dan kemampuan analisis kritis. Metode diskusi dan riset sederhana memungkinkan pendalaman materi dan kolaborasi antar peserta didik, sementara presentasi melatih kemampuan komunikasi. Penerapan Sintaks Model: 1. Orientasi dan Pemberian Fenomena: Guru menyajikan gambar/video singkat tentang jejak ulama atau peta penyebaran Islam. 2. Merumuskan Masalah/Pertanyaan: Peserta didik merumuskan pertanyaan tentang bagaimana ulama berperan dan siapa saja tokoh kunci tersebut. 3. Merumuskan Dugaan/Hipotesis: Peserta didik menduga beberapa cara penyebaran dan tokoh yang berperan. 4. Mengumpulkan Data/Bukti: Peserta didik melakukan riset sederhana melalui buku, internet, atau sumber lain yang disediakan. 5. Menguji Dugaan: Data yang terkumpul dibahas dalam kelompok untuk menguji dugaan awal. 6. Menarik Kesimpulan dan Merefleksi: Kelompok menyimpulkan peran ulama dan merefleksikan pembelajaran. |
| Kemitraan Pembelajaran | Untuk memperkaya materi, dapat berkolaborasi dengan guru Sejarah atau Sosiologi untuk mendapatkan perspektif yang lebih luas mengenai konteks sosial budaya penyebaran Islam. Pemanfaatan perpustakaan sekolah untuk sumber bacaan tambahan mengenai tokoh ulama juga menjadi bentuk kemitraan yang mendukung pembelajaran. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dilaksanakan di ruang kelas yang kondusif, dengan penataan meja yang memungkinkan diskusi kelompok. Pemanfaatan sudut literasi atau pojok informasi mengenai sejarah Islam di Indonesia dapat memperkaya lingkungan belajar. Budaya saling menghargai pendapat dan aktif bertanya dikembangkan melalui interaksi selama pembelajaran. |
| Pemanfaatan Digital | Penggunaan gawai untuk mencari informasi relevan secara terarah melalui mesin pencari yang disaring, akses ke sumber belajar digital (e-book, artikel ilmiah), dan pemanfaatan platform kolaborasi sederhana (jika tersedia) untuk berbagi temuan riset antar kelompok. |
PENGALAMAN BELAJAR
| Tahap | Prinsip Pembelajaran Mendalam | Aktivitas Guru | Aktivitas Murid | Alokasi Waktu | Bukti Belajar |
| AWAL | Berkesadaran, Bermakna | 1. Membuka pelajaran dengan salam dan doa. 2. Menyapa peserta didik dengan hangat, menciptakan suasana nyaman. 3. Mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya (singkat). 4. Menyajikan fenomena kontekstual: Menampilkan gambar/video singkat tentang jejak-jejak penyebaran Islam oleh ulama di Indonesia (misal: masjid kuno, makam wali). 5. Memotivasi peserta didik dengan menanyakan pertanyaan pemantik: "Bagaimana agama Islam bisa sampai ke Indonesia dan siapa saja yang berjasa besar dalam prosesnya?" 6. Menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan kriteria penilaian (fokus pada identifikasi peran minimal 3 ulama). |
1. Menjawab salam dan berdoa bersama. 2. Menyimak dengan perhatian. 3. Menjawab pertanyaan apersepsi. 4. Menyimak dan mengamati fenomena yang disajikan. 5. Merespon pertanyaan pemantik dan mulai berpikir. 6. Memahami tujuan pembelajaran dan apa yang diharapkan dari mereka. |
15 menit | Keaktifan dalam merespon apersepsi dan pertanyaan pemantik. |
| INTI - MEMAHAMI | Bermakna, Menggembirakan | 1. Sintaks: Merumuskan Masalah/Pertanyaan: Memfasilitasi peserta didik untuk merumuskan pertanyaan-pertanyaan kunci terkait peran ulama, seperti: "Siapa saja ulama besar yang berperan dalam penyebaran Islam di Jawa?", "Apa saja metode dakwah yang mereka gunakan?", "Bagaimana ulama berinteraksi dengan budaya lokal?" 2. Sintaks: Merumuskan Dugaan/Hipotesis: Mengarahkan peserta didik untuk membuat dugaan awal tentang jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut. 3. Sintaks: Mengumpulkan Data/Bukti: Membagi peserta didik ke dalam beberapa kelompok (masing-masing 3-4 orang). Setiap kelompok diberi tugas untuk mencari informasi mengenai minimal 3 tokoh ulama yang berbeda (misal: Sunan Kalijaga, Sunan Gunung Jati, Syekh Yusuf Tajul Khalwati) beserta peran dan kontribusinya melalui buku paket, literatur yang disediakan guru, atau pencarian informasi daring yang terarah. Guru memfasilitasi dan membimbing proses pencarian informasi, termasuk memberikan panduan literasi data sederhana untuk menyaring informasi dari internet. |
1. Secara aktif merumuskan pertanyaan-pertanyaan relevan terkait peran ulama. 2. Bersama anggota kelompok, mendiskusikan dugaan awal jawaban atas pertanyaan. 3. Berkelompok, mencari dan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber mengenai tokoh ulama yang ditugaskan, mencatat peran, metode dakwah, dan kontribusi mereka. Menggunakan gawai secara fokus untuk riset daring. |
45 menit | Pertanyaan yang dirumuskan oleh peserta didik. Dugaan awal yang disampaikan. Catatan hasil riset sederhana dari setiap kelompok. |
| INTI - MENGAPLIKASI | Bermakna, Menggembirakan | 1. Sintaks: Menguji Dugaan: Memfasilitasi kegiatan diskusi kelompok untuk menganalisis dan membandingkan informasi yang diperoleh. 2. Membimbing peserta didik untuk mengidentifikasi peran dan kontribusi spesifik dari setiap tokoh ulama yang mereka teliti, serta mengaitkannya dengan konteks sosial budaya setempat. 3. Memberikan arahan untuk menyusun ringkasan atau poin-poin penting dari hasil riset yang akan dipresentasikan. Guru mengingatkan untuk fokus pada identifikasi peran dan kontribusi minimal tiga tokoh. 4. Memfasilitasi presentasi singkat (sekitar 3-5 menit per kelompok) di mana setiap kelompok memaparkan hasil temuan mereka mengenai tokoh ulama yang diteliti. Guru memberikan kesempatan kepada kelompok lain untuk bertanya dan memberikan tanggapan. |
1. Berdiskusi intensif dalam kelompok untuk menguji kebenaran dugaan awal berdasarkan data yang terkumpul. 2. Menganalisis informasi yang diperoleh, mengidentifikasi peran kunci, metode dakwah, dan dampak kontribusi ulama. 3. Menyusun poin-poin penting hasil riset untuk dipresentasikan. 4. Mempresentasikan hasil riset kelompok di depan kelas, menjelaskan peran dan kontribusi minimal tiga tokoh ulama. 5. Mengajukan pertanyaan atau memberikan tanggapan kritis terhadap presentasi kelompok lain. |
45 menit | Ringkasan poin-poin hasil riset. Keaktifan dalam diskusi kelompok. Kualitas presentasi kelompok. Pertanyaan dan tanggapan yang diajukan. |
| INTI - MEREFLEKSI | Berkesadaran, Bermakna | 1. Sintaks: Menarik Kesimpulan: Memandu peserta didik untuk menarik kesimpulan bersama mengenai peran umum ulama dalam penyebaran Islam di Indonesia berdasarkan hasil presentasi. 2. Sintaks: Merefleksi: Mengajukan pertanyaan reflektif: "Pelajaran berharga apa yang bisa kita ambil dari perjuangan para ulama ini?", "Bagaimana kita bisa meneladani semangat mereka dalam kehidupan kita saat ini?", "Apakah ada kesamaan peran ulama di masa lalu dengan peran tokoh agama atau pendidik di zaman sekarang dalam membangun masyarakat yang beradab?" 3. Memberikan umpan balik konstruktif secara lisan kepada setiap kelompok berdasarkan observasi selama proses pembelajaran (misal: apresiasi terhadap kedalaman riset, kualitas argumen, atau cara penyampaian). 4. Mengaitkan pembelajaran dengan konteks yang lebih luas, misalnya bagaimana pemahaman sejarah penyebaran Islam ini menumbuhkan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia yang berbudaya religius. |
1. Bersama guru dan teman sekelas, merumuskan kesimpulan umum mengenai peran ulama. 2. Merenungkan dan menjawab pertanyaan reflektif yang diajukan guru, mengaitkan materi dengan pengalaman pribadi dan kehidupan masa kini. 3. Menerima umpan balik dari guru. 4. Berpikir tentang relevansi materi dengan kehidupan sehari-hari. |
20 menit | Jawaban reflektif peserta didik. Kesimpulan umum yang dirumuskan bersama. |
| PENUTUP | Menggembirakan, Bermakna | 1. Merangkum poin-poin kunci pembelajaran hari ini. 2. Memberikan penguatan materi. 3. Memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi aktifnya. 4. Menyampaikan informasi singkat mengenai materi pertemuan selanjutnya (misal: keteladanan ulama). 5. Menutup pelajaran dengan doa. |
1. Menyimak rangkuman guru. 2. Memperhatikan penguatan materi. 3. Menerima apresiasi. 4. Mencatat informasi materi berikutnya. 5. Berdoa bersama. |
10 menit | Kesiapan peserta didik untuk materi selanjutnya. |
ASESMEN PEMBELAJARAN
| Asesmen pada Awal Pembelajaran | Tujuan Asesmen: Mengidentifikasi pengetahuan awal peserta didik tentang tokoh ulama dan penyebaran Islam di Indonesia. Bentuk/Instrumen: Pertanyaan Lisan singkat. Teknik: Tanya Jawab. Bukti yang Dinilai: Kemampuan menjawab pertanyaan terkait tokoh ulama dan metode penyebaran Islam. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu menyebutkan minimal satu nama tokoh ulama atau satu metode penyebaran Islam. Tindak Lanjut: Bagi yang belum mencapai kriteria, akan diberikan penguatan singkat di awal materi inti. Bagi yang sudah mencapai, menjadi dasar pemetaan kelompok. (Assessment for Learning) |
| Asesmen pada Proses Pembelajaran | Tujuan Asesmen: Memantau pemahaman peserta didik selama proses pembelajaran, mengukur keaktifan dalam diskusi dan riset, serta kemampuan mengidentifikasi peran ulama. Bentuk/Instrumen: Lembar Observasi Kelompok, Pertanyaan Formatif Lisan. Teknik: Observasi, Tanya Jawab. Bukti yang Dinilai: Keaktifan dalam diskusi, kontribusi ide dalam kelompok, hasil riset sederhana (catatan), kemampuan menjawab pertanyaan terkait peran ulama. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik menunjukkan keaktifan dalam diskusi, mampu mengidentifikasi peran minimal tiga tokoh ulama dengan dukungan minimal, dan menjawab pertanyaan formatif dengan benar. Tindak Lanjut: Umpan balik langsung secara individu atau kelompok untuk perbaikan. Remedial bagi yang kesulitan mengidentifikasi peran ulama. (Assessment as Learning & Assessment for Learning) |
| Asesmen pada Akhir Pembelajaran | Tujuan Asesmen: Menilai ketercapaian tujuan pembelajaran pada pertemuan ini, yaitu kemampuan mengidentifikasi peran dan kontribusi minimal tiga tokoh ulama. Bentuk/Instrumen: Hasil Presentasi Kelompok, Catatan Hasil Riset. Teknik: Unjuk Kerja (Presentasi), Analisis Produk (Catatan Riset). Bukti yang Dinilai: Kelengkapan informasi peran dan kontribusi minimal tiga tokoh ulama, kejelasan penyampaian saat presentasi, ketepatan informasi yang disajikan. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu menyajikan informasi peran dan kontribusi minimal tiga tokoh ulama dengan jelas dan akurat. Tindak Lanjut: Pengayaan bagi yang sangat baik dalam presentasi dan identifikasi peran. Remedial bagi kelompok yang belum mampu mengidentifikasi minimal tiga tokoh ulama dengan baik. (Assessment of Learning) |
RUBRIK PENILAIAN
Tujuan Pembelajaran: Peserta didik mampu mengidentifikasi peran dan kontribusi minimal tiga tokoh ulama dalam penyebaran Islam di Indonesia dengan menyajikan bukti konkret dari sumber belajar yang relevan dalam kegiatan diskusi dan presentasi kelompok.| Indikator | Baru Memulai | Berkembang | Cakap | Mahir |
| Identifikasi Tokoh Ulama | Belum mampu menyebutkan minimal 3 tokoh ulama yang relevan. | Mampu menyebutkan minimal 2 tokoh ulama yang relevan dengan sedikit bantuan. | Mampu menyebutkan minimal 3 tokoh ulama yang relevan secara mandiri. | Mampu menyebutkan lebih dari 3 tokoh ulama yang relevan dan memberikan informasi latar belakang singkat. |
| Deskripsi Peran dan Kontribusi | Deskripsi peran dan kontribusi tokoh ulama sangat umum atau belum jelas. | Mampu mendeskripsikan sebagian peran dan kontribusi tokoh ulama dengan bantuan guru atau teman. | Mampu mendeskripsikan peran dan kontribusi minimal 3 tokoh ulama secara cukup jelas dan spesifik. | Mampu mendeskripsikan peran dan kontribusi tokoh ulama secara mendalam, spesifik, dan terhubung dengan konteks sosial budaya. |
| Penyajian Hasil Riset (Presentasi) | Penyajian tidak terstruktur, sulit dipahami, dan minim bukti. | Penyajian cukup terstruktur namun kurang detail, bukti yang disajikan terbatas. | Penyajian terstruktur, jelas, menyajikan bukti yang cukup kuat, dan disampaikan dengan baik. | Penyajian sangat terstruktur, menarik, didukung bukti yang kuat dan relevan, disampaikan dengan percaya diri dan persuasif. |
| Keaktifan dalam Diskusi Kelompok | Cenderung diam atau tidak berkontribusi dalam diskusi. | Berkontribusi namun masih ragu-ragu atau perlu dorongan. | Aktif berdiskusi, memberikan ide, dan mendengarkan pendapat teman. | Sangat aktif dalam diskusi, memberikan ide-ide inovatif, dan mampu memfasilitasi diskusi kelompok. |
- Baru Memulai: Pemahaman/keterampilan sangat dasar.
- Berkembang: Mulai berkembang tetapi masih perlu perbaikan.
- Cakap: Baik dan sesuai harapan.
- Mahir: Sangat baik dan melebihi harapan.
|
Mengetahui, Kepala Sekolah |
Tuban, Januari 2027 Guru Mata Pelajaran |
|
Amirul Faisal Rizza, M.Pd. NIP. •••••••••••••••• |
A. Badrul Munir, S.Ag NIP. •••••••••••••••• |