← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN Tindak Lanjut

Tindak Lanjut Pertemuan 1 - Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti X - Peran ulama dalam penyebaran Islam di Indonesia.

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

RENCANA TINDAK LANJUT PEMBELAJARAN

IDENTITAS PAKET PERTEMUAN

Sekolah : SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Guru : A. Badrul Munir, S.Ag
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Kelas/Rombel : X
Tingkat/Fase : X / Fase E
Semester : Genap
Tahun Pelajaran : 2026/2027
Pertemuan : 1 dari 3
Tanggal/Rentang : 2027-05-10 s.d. 2027-05-16
Topik : Peran Ulama dalam Penyebaran Islam di Indonesia
Fokus Kegiatan : Asesmen awal, apersepsi, dan pengalaman memahami konsep esensial
Asesmen Pertemuan : Asesmen diagnostik dan formatif awal
Alokasi Waktu RPP : Pertemuan 1 dari 3 · 3 JP (135 menit)
Model : Inquiry Learning
Metode : Diskusi, Riset Sederhana, Presentasi
Dimensi Profil Lulusan : Bernalar Kritis, Berkebinekaan Global, Mandiri

TINDAK LANJUT PEMBELAJARAN

Tabel Pemetaan Hasil Asesmen Diagnostik dan Formatif Awal

Kategori Peserta Didik Ciri Hasil Asesmen Kebutuhan Belajar Tindakan Guru
Baru Memulai (BM) Belum dapat mengidentifikasi minimal satu tokoh ulama atau perannya dalam penyebaran Islam di Indonesia. Pengetahuan sejarah Islam sangat terbatas. Memerlukan bimbingan langsung, penjelasan konsep dasar, dan contoh konkret peran ulama. Pendampingan intensif, pemberian materi bacaan sederhana, diskusi terbimbing, asesmen formatif lanjutan dengan tugas identifikasi sederhana. Integrasi visualisasi peran ulama melalui peta atau gambar tokoh.
Berkembang (B) Dapat mengidentifikasi satu atau dua tokoh ulama, namun peran dan kontribusinya belum lengkap atau kurang akurat. Pemahaman masih parsial. Memerlukan penguatan konsep, latihan analisis hubungan sebab-akibat peran ulama, dan perbandingan kontribusi antar tokoh. Memberikan studi kasus singkat, memfasilitasi diskusi kelompok kecil untuk membandingkan peran ulama, memberikan pertanyaan pemantik untuk analisis lebih dalam. Memperkenalkan konsep KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) sederhana untuk klasifikasi data tokoh ulama.
Cakap (C) Dapat mengidentifikasi tiga tokoh ulama dan menjelaskan peran serta kontribusinya secara umum, namun kedalaman analisis masih perlu ditingkatkan. Memerlukan tantangan berpikir kritis, analisis faktor pendukung dan penghambat penyebaran Islam oleh ulama, serta eksplorasi metode penyebaran yang beragam. Memberikan tugas riset sederhana yang lebih mendalam, memfasilitasi diskusi panel, memberikan pertanyaan esai yang menuntut analisis dan sintesis. Mengaitkan peran ulama dengan Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban melalui simulasi pengelolaan sumber daya yang diajarkan ulama terdahulu.
Mahir (M) Dapat mengidentifikasi lebih dari tiga tokoh ulama, menjelaskan peran dan kontribusinya dengan akurat, serta mulai menganalisis dampak jangka panjangnya. Memerlukan kesempatan untuk mengeksplorasi topik secara mandiri, mengaitkan dengan konteks masa kini, dan menjadi fasilitator bagi teman sebaya. Memberikan proyek riset mandiri, tugas presentasi mendalam, atau membuat karya kreatif (misalnya infografis digital, cerita bersambung) tentang peran ulama. Mendorong mereka menjadi tutor sebaya dalam diskusi kelompok.

REMEDIAL

Peserta didik yang dikategorikan Baru Memulai (BM) dan Berkembang (B) memerlukan dukungan remedial. Fokus remedial adalah pada pencapaian indikator "mengidentifikasi secara lisan dan tertulis minimal tiga tokoh ulama beserta peran dan kontribusinya dalam penyebaran Islam di Indonesia".

  • Kegiatan:
    1. Pendampingan individu untuk mengulang identifikasi tokoh ulama kunci (misalnya Wali Songo) melalui media visual (gambar/video singkat) dan peta persebaran awal Islam.
    2. Latihan mencocokkan nama tokoh dengan peran utamanya dalam penyebaran Islam.
    3. Membuat kartu informasi sederhana (nama, daerah dakwah, metode utama) untuk 2-3 tokoh ulama.
    4. Asesmen ulang melalui tanya jawab lisan singkat atau mengisi tabel sederhana.
  • Dukungan Bahan: Kartu tokoh ulama bergambar, peta persebaran Islam awal, video pendek tentang peran ulama.
  • Pendampingan: Guru memberikan bimbingan langkah demi langkah, memecah tugas menjadi bagian-bagian kecil.
  • Asesmen Ulang: Tanya jawab lisan individu atau mengisi tabel identifikasi tokoh dan peran.

PENGAYAAN

Peserta didik yang dikategorikan Cakap (C) dan Mahir (M) akan mendapatkan kegiatan pengayaan untuk memperdalam pemahaman dan mengaplikasikan pengetahuan.

  • Kegiatan untuk Cakap:
    1. Menganalisis perbandingan metode penyebaran Islam oleh dua tokoh ulama yang berbeda (misal: Sunan Kalijaga dan Syekh Nurjati).
    2. Mencari informasi tambahan mengenai tantangan yang dihadapi ulama dalam menyebarkan Islam di daerah tertentu.
    3. Menyiapkan pertanyaan mendalam untuk diajukan kepada kelompok lain saat sesi presentasi.
  • Kegiatan untuk Mahir:
    1. Menyusun infografis digital yang menampilkan jejak peran ulama dalam penyebaran Islam dan relevansinya dengan ketahanan budaya lokal.
    2. Mencari contoh penerapan nilai-nilai dakwah ulama dalam kehidupan modern, termasuk dalam konteks literasi data dan teknologi.
    3. Menjadi narasumber singkat bagi kelompok yang membutuhkan klarifikasi mengenai peran ulama.
  • Konteks KKA dan SIKAP: Peserta didik Mahir dapat mencoba membuat algoritma sederhana (misalnya menggunakan pseudocode) untuk mengklasifikasikan metode dakwah ulama berdasarkan deskripsi teks, atau memetakan potensi sumber daya pangan lokal yang pernah dikembangkan masyarakat di masa penyebaran Islam yang diajarkan ulama, sebagai bagian dari eksplorasi Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban.

DUKUNGAN DIFERENSIASI

Aspek Deskripsi Dukungan
Konten Menyediakan materi bacaan dengan tingkat kerumitan berbeda (sederhana untuk BM/B, lebih analitis untuk C/M). Memberikan pilihan tokoh ulama yang akan diidentifikasi.
Proses Menggunakan metode bervariasi: pendampingan individu (BM/B), diskusi kelompok kecil (B/C), diskusi pleno/panel (C/M), riset mandiri (M). Memanfaatkan visualisasi (gambar, peta) dan narasi.
Produk Memungkinkan pilihan produk: jawaban lisan, tabel identifikasi, kartu informasi, presentasi singkat, infografis digital.
Lingkungan Menata ruang kelas untuk mendukung diskusi kelompok kecil dan kerja individu yang tenang. Menyediakan akses sumber belajar digital jika memungkinkan.
Dukungan Khusus Memberikan waktu tambahan bagi siswa yang membutuhkan, mengulang instruksi dengan bahasa yang lebih sederhana, memberikan contoh yang lebih konkret.

UMPAN BALIK KONSTRUKTIF

  • Untuk Peserta Didik Baru Memulai (BM): "Bagus sekali kamu sudah mencoba mengidentifikasi nama Bapak Sunan. Mari kita coba cari tahu apa saja yang beliau ajarkan ya, Bapak bantu."
  • Untuk Peserta Didik Berkembang (B): "Kamu sudah bisa menyebutkan peran Sunan Giri, namun coba jelaskan lebih detail bagaimana metode dakwahnya bisa menarik masyarakat pada masa itu. Coba bandingkan dengan Sunan Ampel."
  • Untuk Peserta Didik Cakap (C): "Penjelasanmu tentang peran Syekh Siti Jenar sudah cukup baik. Untuk lebih mendalam, coba analisis faktor sosial budaya apa saja yang memudahkannya berdakwah di masanya."
  • Untuk Peserta Didik Mahir (M): "Analisis dampak jangka panjang dari penyebaran Islam oleh para ulama yang kamu paparkan sangat komprehensif. Bagaimana menurutmu nilai-nilai ini bisa diadopsi dalam sistem pengelolaan sumber daya modern saat ini, terkait Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban?"

KOMUNIKASI DENGAN PIHAK LAIN

Jika terdapat peserta didik dengan kebutuhan belajar yang sangat spesifik atau kesulitan yang signifikan dalam memahami materi, guru akan berkoordinasi dengan:

  • Wali Kelas: Untuk mendapatkan informasi latar belakang siswa dan strategi dukungan yang mungkin sudah berjalan.
  • Orang Tua/Wali Murid: Melalui komunikasi singkat (pesan teks/telepon) untuk menginformasikan perkembangan belajar anak dan memohon dukungan di rumah, terutama bagi siswa yang berada pada kategori Baru Memulai atau Berkembang.

MONITORING PERKEMBANGAN BELAJAR

Nama Peserta Didik Indikator yang Belum Tercapai (dari TP) Tindakan Guru Waktu Hasil Tindak Lanjut Berikutnya
[Nama Siswa BM] Mengidentifikasi minimal 3 tokoh ulama dan peran/kontribusinya. Pendampingan intensif, latihan mencocokkan, asesmen lisan singkat. Selama jam pelajaran dan waktu luang. [Akan diisi setelah monitoring] [Akan diisi setelah monitoring]
[Nama Siswa B] Kelengkapan dan akurasi peran/kontribusi ulama. Diskusi kelompok kecil, studi kasus perbandingan. Selama jam pelajaran. [Akan diisi setelah monitoring] [Akan diisi setelah monitoring]
[Nama Siswa C] Kedalaman analisis dampak peran ulama. Pertanyaan pemantik analisis, tugas riset sederhana. Selama jam pelajaran. [Akan diisi setelah monitoring] [Akan diisi setelah monitoring]
[Dst.]

REFLEKSI GURU

  1. Bagaimana tingkat keterlibatan peserta didik dalam kegiatan diskusi dan riset sederhana hari ini? Apa yang perlu ditingkatkan?
  2. Apakah asesmen diagnostik awal sudah cukup efektif dalam mengidentifikasi pengetahuan awal dan kebutuhan belajar peserta didik?
  3. Strategi diferensiasi apa yang paling efektif berjalan untuk mengakomodasi berbagai tingkat pemahaman peserta didik?
  4. Bagaimana integrasi konsep KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) dan Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban dapat diperkuat pada pertemuan berikutnya?
  5. Apa satu hal yang akan saya ubah atau perbaiki dalam pelaksanaan pembelajaran topik ini pada pertemuan selanjutnya berdasarkan pengalaman hari ini?

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.