← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN LKPD

LKPD Pertemuan 2 - Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti X - Prinsip dasar ekonomi syariah (bagi hasil, larangan riba).

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

IDENTITAS PAKET PERTEMUAN
Sekolah SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Kelas/Fase X / Fase E
Topik Prinsip Dasar Ekonomi Syariah (Bagi Hasil, Larangan Riba)
Pertemuan 2 dari 3
Alokasi Waktu 3 JP (135 menit)
Nama Peserta Didik _

Tujuan Kegiatan Pembelajaran

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:

  • Menganalisis perbedaan mendasar antara transaksi berbasis bunga (riba) dan transaksi bagi hasil dalam perspektif ekonomi syariah.
  • Mengidentifikasi praktik-praktik yang termasuk riba dalam kehidupan sehari-hari.
  • Merumuskan solusi alternatif transaksi ekonomi yang sesuai dengan prinsip syariah.

Petunjuk Kerja

  1. Bacalah studi kasus yang disajikan dengan cermat.
  2. Diskusikan dengan kelompok Anda mengenai perbedaan antara kedua jenis transaksi.
  3. Jawablah pertanyaan-pertanyaan yang diberikan dengan sungguh-sungguh.
  4. Catat hasil diskusi Anda dalam tabel yang disediakan.
  5. Perhatikan integrasi KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) dalam analisis studi kasus dan integrasi Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban dalam mencari solusi ekonomi.

Alat, Bahan, dan Sumber Belajar

  • Buku Teks PAI dan Budi Pekerti Kelas X
  • Handout studi kasus
  • Laptop/Gawai dengan akses internet (opsional)
  • Papan tulis/Flip chart

Stimulus

Perhatikan dua skenario transaksi berikut:

Skenario 1: Pinjaman Bank Konvensional

Pak Budi meminjam uang sebesar Rp 10.000.000 dari bank konvensional untuk modal usaha. Bank menetapkan bunga sebesar 10% per tahun. Setelah satu tahun, Pak Budi harus mengembalikan uang pinjaman pokok ditambah bunga, yaitu Rp 11.000.000.

Skenario 2: Kerjasama Bagi Hasil

Ibu Siti memiliki dana sebesar Rp 10.000.000 dan ingin berinvestasi dalam usaha pertanian. Ia bertemu dengan Pak Ahmad yang memiliki keahlian bertani namun kekurangan modal. Mereka sepakat untuk bekerja sama dengan pembagian keuntungan 50:50 jika usaha berhasil. Jika usaha merugi, kerugian ditanggung bersama sesuai kesepakatan.

Kegiatan 1: Memahami Konsep (Discovery Learning - Sintak 1: Stimulasi)

Berdasarkan stimulus di atas, diskusikan dalam kelompok Anda:

  1. Apa perbedaan mendasar antara skenario 1 dan skenario 2 dari segi pembagian risiko dan keuntungan?
  2. Dalam skenario 1, apa yang dimaksud dengan 'bunga' dan mengapa dalam ekonomi syariah sering dikaitkan dengan 'riba'?
  3. Dalam skenario 2, mengapa sistem ini dianggap lebih adil menurut prinsip ekonomi syariah?

Kegiatan 2: Mengaplikasikan Konsep (Discovery Learning - Sintak 2: Problem Statement & Sintak 3: Data Collection/Processing)

Buatlah sebuah tabel perbandingan antara transaksi berbasis bunga (riba) dan transaksi bagi hasil. Dalam proses analisis, Anda dapat menggunakan logika dasar pemrograman seperti decision tree sederhana untuk mengklasifikasikan sebuah transaksi, apakah termasuk riba atau bagi hasil. Sebagai contoh, jika ada unsur penambahan pokok pinjaman tanpa adanya risiko yang ditanggung pemberi pinjaman, maka dapat diklasifikasikan sebagai riba. Selain itu, pikirkan bagaimana prinsip bagi hasil ini dapat diterapkan dalam konteks ketahanan pangan lokal Tuban, misalnya dalam pengelolaan sumber daya pertanian yang berkelanjutan atau pengembangan agribisnis berbasis potensi daerah.

Aspek Perbandingan Transaksi Berbasis Bunga (Riba) Transaksi Bagi Hasil
Pokok Utang

KKA: Analisis sederhana menggunakan pseudocode:

IF (penambahan_pokok > 0) AND (risiko_pemberi_pinjaman == 0) THEN

klasifikasi = "Riba"

ELSE IF (penambahan_pokok == 0) THEN

klasifikasi = "Transaksi Lain"

END IF

Program SIKAP: Bagaimana konsep bagi hasil dapat diterapkan pada budidaya padi Tuban agar petani mendapat keuntungan yang adil dan risiko kerugian dapat diminimalisir?

Risiko

Ditinjau dari sisi pemberi pinjaman:

_

Ditinjau dari kedua belah pihak:

_

Keuntungan

Besaran tetap, terlepas dari kondisi usaha:

_

Bervariasi, sesuai hasil usaha:

_

Dasar Hukum Syariah

Larangan riba.

_

Prinsip keadilan dan kemitraan.

_

Contoh Praktik

_

_

Kegiatan 3: Merefleksikan Pembelajaran

Jawablah pertanyaan-pertanyaan refleksi berikut:

  1. Apa hal paling menarik yang Anda pelajari hari ini tentang ekonomi syariah?
  2. Bagaimana Anda akan menerapkan prinsip ekonomi syariah dalam kehidupan sehari-hari setelah mempelajari materi ini?
  3. Kesulitan apa yang Anda hadapi selama kegiatan pembelajaran ini dan bagaimana Anda mengatasinya?
  4. Bagaimana integrasi KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) dan Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban dapat membantu Anda memahami dan mengaplikasikan konsep ekonomi syariah di masa depan?

Penilaian Diri

Berikan tanda centang (✓) pada kolom yang sesuai dengan tingkat pemahaman dan partisipasi Anda:

Aspek Penilaian Belum Mulai Sudah Sangat Baik
Memahami perbedaan bunga dan bagi hasil
Mengidentifikasi praktik riba
Berkontribusi aktif dalam diskusi kelompok
Mampu mengaitkan materi dengan Program SIKAP

Rubrik Penilaian Hasil Diskusi Kelompok

Aspek yang Dinilai Indikator Skor (1-4)
Pemahaman Konsep Mampu menjelaskan perbedaan bunga dan bagi hasil dengan akurat.
Mampu mengidentifikasi unsur riba dalam transaksi.
Analisis dan Aplikasi Tabel perbandingan terisi lengkap dan relevan.
Memberikan contoh penerapan ekonomi syariah yang kontekstual.
Kerja Sama Tim Semua anggota kelompok berpartisipasi aktif dan saling mendukung.

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.