PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM
RPP PERTEMUAN 2 DARI 3
| Sekolah | SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN |
| Nama Guru | A. Badrul Munir, S.Ag |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
| Kelas/Semester | X / Genap |
| Alokasi Waktu | 3 JP (135 menit) |
IDENTIFIKASI
| Peserta Didik | Peserta didik diasumsikan memiliki pemahaman dasar mengenai konsep ekonomi dari pertemuan sebelumnya. Minat dapat dipetakan melalui observasi partisipasi dalam diskusi dan pertanyaan yang diajukan. Kebutuhan belajar yang beragam akan dipenuhi melalui variasi aktivitas dan pemberian kesempatan untuk bertanya serta berdiskusi. |
| Materi Pelajaran | Materi prinsip dasar ekonomi syariah (bagi hasil dan larangan riba) bersifat fundamental dan relevan dengan kehidupan nyata peserta didik dalam bermuamalah. Tingkat kesulitannya moderat, membutuhkan pemahaman konsep dan analisis. Materi ini merupakan bagian dari sistem ekonomi yang lebih luas, dan integrasi nilai kejujuran, keadilan, serta etika bisnis Islami sangat penting. Potensi miskonsepsi terkait bunga bank konvensional dan riba perlu diantisipasi. |
| Dimensi Profil Lulusan (DPL) | Bernalar Kritis, Kreatif, Mandiri |
| Capaian Pembelajaran | Fikih: Menerapkan dan merefleksikan sumber hukum Islam, pentingnya menjaga lima prinsip dasar hukum Islam (al-kulliyyāt al-khamsah), ekonomi syariah, dan wakaf. |
DESAIN PEMBELAJARAN
PENGALAMAN BELAJAR
| Tahap | Prinsip Pembelajaran Mendalam | Aktivitas Guru | Aktivitas Murid | Alokasi Waktu | Bukti Belajar |
|---|---|---|---|---|---|
| AWAL | Bermakna, Menggembirakan | Menyapa peserta didik dengan hangat. Melakukan apersepsi singkat terkait materi pertemuan sebelumnya (misal: pengantar ekonomi syariah). Menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan kriteria penilaian secara ringkas. Memberikan motivasi dengan mengaitkan materi dengan kehidupan nyata. | Menjawab salam, merespon apersepsi, mendengarkan tujuan pembelajaran. | 15 menit | Kehadiran dan partisipasi awal. |
| INTI - MEMAHAMI | Berkesadaran, Bermakna | Menyajikan studi kasus transaksi ekonomi (misal: pinjaman bank konvensional vs. kerjasama usaha bagi hasil) melalui slide presentasi atau handout. Memfasilitasi peserta didik dalam mengidentifikasi perbedaan mendasar antara kedua jenis transaksi tersebut. Memandu peserta didik dalam merumuskan pertanyaan kritis terkait konsep bunga dan riba. | Menganalisis studi kasus yang disajikan. Mengidentifikasi perbedaan utama antara sistem bunga dan bagi hasil. Merumuskan pertanyaan mengenai konsep riba dan dampaknya. | 40 menit | Pertanyaan yang diajukan, identifikasi awal perbedaan. |
| INTI - MEMAHAMI | Bermakna, Berkesadaran | Membimbing peserta didik untuk mencari informasi tambahan dari buku teks atau sumber digital terkait definisi dan dasar hukum ekonomi syariah, khusus pada prinsip bagi hasil dan larangan riba. Memberikan arahan mengenai sumber informasi yang kredibel. | Mencari dan mengumpulkan informasi dari sumber yang disediakan atau ditemukan sendiri mengenai konsep bagi hasil, bunga, dan riba dalam Islam. | 20 menit | Catatan informasi yang dikumpulkan. |
| INTI - MENGAPLIKASI | Bermakna, Menggembirakan | Memfasilitasi diskusi kelompok untuk membandingkan konsep bagi hasil (mudharabah, musyarakah) dengan bunga bank konvensional. Meminta setiap kelompok untuk mengidentifikasi contoh-contoh praktik riba yang sering terjadi di masyarakat. Guru berkeliling untuk memfasilitasi dan menjawab pertanyaan. | Berdiskusi dalam kelompok untuk membandingkan kedua sistem ekonomi. Mengidentifikasi dan mencatat contoh-contoh praktik riba dalam kehidupan sehari-hari. | 30 menit | Hasil diskusi kelompok: perbandingan konsep dan daftar contoh riba. |
| INTI - MENGAPLIKASI | Kreatif, Bermakna | Memberikan studi kasus baru yang lebih kompleks, misalnya skenario investasi atau pinjaman, dan meminta peserta didik secara individu atau kelompok kecil untuk menganalisis apakah transaksi tersebut sesuai prinsip ekonomi syariah atau mengandung unsur riba. | Menganalisis studi kasus baru, menentukan apakah sesuai prinsip syariah atau mengandung riba, dan memberikan alasan singkat. | 15 menit | Analisis studi kasus dan justifikasi. |
| INTI - MEREFLEKSI | Berkesadaran, Bermakna | Memandu peserta didik untuk mempresentasikan hasil analisis kelompok mengenai perbandingan konsep dan contoh praktik riba. Memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan analisis yang dilakukan. | Mempresentasikan hasil diskusi kelompok. Menyimak presentasi kelompok lain dan memberikan tanggapan. | 10 menit | Kualitas presentasi dan partisipasi dalam diskusi. |
| INTI - MEREFLEKSI | Bermakna, Berkesadaran | Mengarahkan peserta didik untuk merumuskan kesimpulan bersama mengenai perbedaan prinsip ekonomi syariah (bagi hasil) dan ekonomi konvensional (bunga), serta pentingnya menghindari riba. Mengaitkan kembali dengan potensi penerapan prinsip ekonomi syariah dalam pengelolaan sumber daya, termasuk dalam konteks pertanian berkelanjutan yang mungkin dikelola melalui Sistem Ketahanan Pangan (SIKAP) SMAN 1 Parengan Tuban. | Menarik kesimpulan bersama tentang perbedaan ekonomi syariah dan konvensional, serta bahaya riba. Merefleksikan pentingnya prinsip syariah dalam kehidupan ekonomi. | 5 menit | Kesimpulan yang dirumuskan. |
| PENUTUP | Menggembirakan, Bermakna | Memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik. Memberikan umpan balik singkat secara keseluruhan. Menyampaikan rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya (misalnya, penerapan ekonomi syariah dalam produk keuangan). Menutup pelajaran dengan doa. | Menyimak umpan balik, mencatat rencana pembelajaran selanjutnya, berdoa. | 10 menit | Kesiapan untuk pertemuan berikutnya. |
ASESMEN PEMBELAJARAN
| Asesmen pada Awal Pembelajaran |
Tujuan: Mengukur pemahaman awal peserta didik tentang konsep ekonomi syariah dan mengidentifikasi miskonsepsi potensial. Bentuk/Instrumen: Pertanyaan lisan singkat. Teknik: Tanya Jawab. Bukti yang Dinilai: Respon peserta didik terhadap pertanyaan. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu memberikan jawaban yang relevan, meskipun belum tentu akurat. Tindak Lanjut: Memberikan klarifikasi singkat jika ada miskonsepsi umum. |
| Asesmen pada Proses Pembelajaran |
Tujuan: Memantau pemahaman peserta didik selama proses pembelajaran, mengidentifikasi kesulitan, dan memberikan umpan balik. Bentuk/Instrumen: Observasi keaktifan dan partisipasi dalam diskusi kelompok, pertanyaan formatif selama pembelajaran, hasil analisis studi kasus kelompok. Teknik: Observasi, Pertanyaan Lisan/Tertulis, Diskusi. Bukti yang Dinilai: Kualitas argumen dalam diskusi, ketepatan identifikasi konsep, hasil analisis studi kasus. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu berdiskusi secara aktif, mengajukan pertanyaan relevan, dan memberikan analisis yang logis. Tindak Lanjut: Memberikan bimbingan dan klarifikasi kepada kelompok yang mengalami kesulitan, memberikan penguatan bagi kelompok yang berkinerja baik. (Assessment for Learning) |
| Asesmen pada Akhir Pembelajaran |
Tujuan: Menilai ketercapaian tujuan pembelajaran pada pertemuan ini. Bentuk/Instrumen: Hasil analisis studi kasus individu/kelompok kecil, pertanyaan penutup singkat. Teknik: Penugasan (Analisis Kasus), Tanya Jawab. Bukti yang Dinilai: Ketepatan perbandingan konsep bagi hasil dan bunga, kebenaran identifikasi praktik riba, justifikasi analisis. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu membandingkan kedua sistem ekonomi dengan tepat dan mengidentifikasi unsur riba dalam studi kasus. Tindak Lanjut: Memberikan umpan balik personal terhadap hasil analisis. Merencanakan remedial bagi yang belum mencapai kriteria dan pengayaan bagi yang sudah mahir. (Assessment of Learning) |
RUBRIK PENILAIAN
Tujuan Pembelajaran: Peserta didik mampu membandingkan prinsip bagi hasil dalam ekonomi syariah dengan sistem bunga dalam ekonomi konvensional, serta mengidentifikasi bentuk-bentuk riba dalam transaksi ekonomi sehari-hari, berdasarkan studi kasus yang diberikan dalam konteks yang relevan.| Indikator | Baru Memulai | Berkembang | Cakap | Mahir |
|---|---|---|---|---|
| Perbandingan Konsep Bagi Hasil vs. Bunga | Kesulitan membedakan inti dari kedua konsep, hanya menyebutkan contoh tanpa penjelasan mendasar. | Mampu menyebutkan beberapa perbedaan, namun penjelasan kurang mendalam atau masih tercampur. | Mampu menjelaskan perbedaan inti antara bagi hasil dan bunga secara jelas dan terstruktur. | Mampu membandingkan kedua konsep secara komprehensif, termasuk implikasi filosofis dan praktisnya. |
| Identifikasi Unsur Riba dalam Transaksi | Belum mampu mengidentifikasi unsur riba, atau salah mengidentifikasi transaksi yang bukan riba sebagai riba. | Mampu mengidentifikasi sebagian unsur riba dalam contoh sederhana, namun masih memerlukan bantuan atau kurang yakin. | Mampu mengidentifikasi unsur-bentuk riba yang umum dalam studi kasus yang diberikan dengan tepat. | Mampu mengidentifikasi unsur riba dalam berbagai jenis transaksi, bahkan yang terselubung, dan memberikan alasan yang kuat. |
| Analisis Studi Kasus | Analisis sangat dangkal, tidak mampu menghubungkan studi kasus dengan konsep yang dipelajari. | Analisis mulai menunjukkan pemahaman konsep, namun masih banyak kekurangan atau ketidakakuratan. | Mampu menganalisis studi kasus dengan menghubungkan pada konsep bagi hasil dan larangan riba secara logis. | Mampu menganalisis studi kasus secara mendalam, kritis, dan memberikan solusi atau pandangan yang bernas berdasarkan prinsip ekonomi syariah. |
| Partisipasi dalam Diskusi Kelompok | Cenderung diam atau hanya mengikuti pendapat teman tanpa kontribusi aktif. | Memberikan kontribusi yang terbatas atau hanya merespon pertanyaan. | Aktif memberikan ide, bertanya, dan menanggapi pendapat teman dalam diskusi. | Secara konsisten memimpin diskusi, memberikan argumen yang kuat, dan memfasilitasi anggota lain untuk berkontribusi. |
- Baru Memulai: Pemahaman/keterampilan sangat dasar.
- Berkembang: Mulai berkembang tetapi masih perlu perbaikan.
- Cakap: Baik dan sesuai harapan.
- Mahir: Sangat baik dan melebihi harapan.
|
Mengetahui, Kepala Sekolah |
Tuban, Januari 2027 Guru Mata Pelajaran |
|
Amirul Faisal Rizza, M.Pd. NIP. •••••••••••••••• |
A. Badrul Munir, S.Ag NIP. •••••••••••••••• |