PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM
RPP PERTEMUAN 1 DARI 2
| Sekolah | SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN |
| Nama Guru | A. Badrul Munir, S.Ag |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
| Kelas/Semester | X / Ganjil |
| Alokasi Waktu | 3 JP (135 menit) |
IDENTIFIKASI
| Peserta Didik |
Kesiapan belajar peserta didik akan dipetakan melalui asesmen diagnostik di awal pembelajaran. Pengetahuan awal mengenai konsep akhlak dan penyakit hati akan digali melalui pertanyaan pemantik. Minat terhadap materi akan ditumbuhkan melalui studi kasus yang relevan. Kebutuhan belajar akan diidentifikasi berdasarkan respons peserta didik terhadap asesmen awal dan diskusi. Pemetaan dilakukan melalui observasi partisipatif dan tanya jawab singkat. |
| Materi Pelajaran |
Materi tentang penyakit hati (iri, dengki, sombong, ujub) termasuk dalam ranah pengetahuan faktual dan konseptual mengenai akhlak tercela. Relevansinya dengan kehidupan nyata sangat tinggi, karena sifat-sifat ini sering muncul dalam interaksi sosial sehari-hari. Tingkat kesulitannya sedang, memerlukan pemahaman mendalam tentang motivasi perilaku manusia. Struktur materi dimulai dari identifikasi ciri, dampak, hingga cara pencegahan. Miskonsepsi potensial meliputi penyamaan iri dengan kompetisi sehat atau menganggap sombong sebagai rasa percaya diri. Integrasi nilai dan karakter berfokus pada penanaman akhlak mulia, kejujuran, kerendahan hati, dan empati. |
| Dimensi Profil Lulusan (DPL) | Bernalar Kritis, Mandiri, Berakhlak Mulia |
| Capaian Pembelajaran |
Elemen Akhlak: Menerapkan manfaat menghindari penyakit hati. |
DESAIN PEMBELAJARAN
| Lintas Disiplin Ilmu |
Materi penyakit hati ini dapat dikaitkan dengan psikologi sosial untuk memahami dinamika kelompok dan interaksi antarindividu. Pemahaman mengenai dampak negatif penyakit hati juga relevan dengan kesehatan mental. Dalam konteks yang lebih luas, analisis data sederhana mengenai fenomena sosial yang disebabkan oleh iri atau dengki dapat memanfaatkan prinsip-prinsip dasar KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial), serta dikaitkan dengan pentingnya menjaga ketahanan pangan pribadi dan komunitas melalui pola konsumsi yang sehat dan tidak boros, sesuai dengan prinsip Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban. |
| Tujuan Pembelajaran |
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga ciri-ciri penyakit hati (iri, dengki, sombong, ujub) dan menjelaskan minimal dua dampak negatifnya bagi diri sendiri dan orang lain, dibuktikan dengan keikutsertaan aktif dalam diskusi dan hasil analisis studi kasus. |
| Topik Pembelajaran | Penyakit Hati: Iri, Dengki, Sombong, Ujub |
| Praktik Pedagogis |
Model: Case Based Learning (CBL) |
| Kemitraan Pembelajaran |
Untuk memperkaya pemahaman, guru dapat berkolaborasi dengan guru BK untuk membahas dampak penyakit hati terhadap kesehatan mental peserta didik, serta dengan orang tua untuk memantau perkembangan akhlak anak di rumah melalui komunikasi ringan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dilaksanakan di ruang kelas dengan pengaturan meja yang kondusif untuk diskusi kelompok. Lingkungan belajar dibuat aman dan nyaman agar peserta didik berani berpendapat dan bertanya. Pemanfaatan sumber belajar digital melalui gawai siswa jika diperlukan untuk mencari informasi tambahan terkait studi kasus. |
| Pemanfaatan Digital | Pemanfaatan gawai siswa untuk mencari referensi singkat terkait studi kasus, mengakses materi pendukung jika disediakan guru, atau menggunakan aplikasi sederhana untuk membuat rangkuman visual. |
PENGALAMAN BELAJAR
| Tahap | Prinsip Pembelajaran Mendalam | Aktivitas Guru | Aktivitas Murid | Alokasi Waktu | Bukti Belajar |
| AWAL (Orientasi & Motivasi) |
Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan |
|
|
15 menit | Keikutsertaan dalam tanya jawab, respons terhadap pertanyaan apersepsi. |
| INTI - MEMAHAMI (Konsep Esensial) |
Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan |
|
|
45 menit | Hasil identifikasi fakta, persoalan, penyebab, dan dampak penyakit hati dalam studi kasus (tertulis dalam LKPD). |
| INTI - MENGAPLIKASI (Konsep Esensial) |
Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan |
|
|
40 menit | Daftar alternatif solusi dan pilihan solusi terbaik, persiapan presentasi. |
| INTI - MEREFLEKSI (Konsep Esensial) |
Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan |
|
|
25 menit | Catatan umpan balik, refleksi tertulis singkat. |
| PENUTUP | Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan |
|
|
10 menit | Kehadiran dan partisipasi dalam kegiatan penutup. |
| Total Alokasi Waktu | 135 menit | ||||
ASESMEN PEMBELAJARAN
| Asesmen pada Awal Pembelajaran |
|
| Asesmen pada Proses Pembelajaran |
|
| Asesmen pada Akhir Pembelajaran |
|
RUBRIK PENILAIAN
Tujuan Pembelajaran yang dinilai: Peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga ciri-ciri penyakit hati (iri, dengki, sombong, ujub) dan menjelaskan minimal dua dampak negatifnya bagi diri sendiri dan orang lain, dibuktikan dengan keikutsertaan aktif dalam diskusi dan hasil analisis studi kasus.
| Indikator | Baru Memulai | Berkembang | Cakap | Mahir |
| Identifikasi Ciri-ciri Penyakit Hati (minimal 3 ciri) | Belum mampu mengidentifikasi ciri penyakit hati atau hanya menyebutkan 1 ciri yang kurang tepat. | Mampu mengidentifikasi 1-2 ciri penyakit hati dengan bantuan, namun kurang tepat atau kurang jelas. | Mampu mengidentifikasi minimal 3 ciri penyakit hati (iri, dengki, sombong, ujub) secara jelas dan tepat dalam konteks kasus. | Mampu mengidentifikasi lebih dari 3 ciri penyakit hati secara komprehensif, memberikan contoh nyata, dan menganalisis keterkaitannya. |
| Penjelasan Dampak Negatif (minimal 2 dampak) | Belum mampu menjelaskan dampak negatif penyakit hati atau hanya menyebutkan 1 dampak yang kurang relevan. | Mampu menjelaskan 1 dampak negatif penyakit hati dengan contoh yang terbatas atau kurang jelas. | Mampu menjelaskan minimal 2 dampak negatif penyakit hati (bagi diri sendiri/orang lain) secara rinci dan relevan dengan kasus. | Mampu menjelaskan berbagai dampak negatif penyakit hati secara mendalam, mengaitkannya dengan konsekuensi sosial, psikologis, dan spiritual. |
| Analisis Studi Kasus | Kesulitan dalam memahami kasus, analisis dangkal, dan kurang relevan. | Mampu mengidentifikasi sebagian fakta dan persoalan dalam kasus dengan bantuan, namun analisis penyebab/dampak masih terbatas. | Mampu mengidentifikasi fakta, persoalan utama, penyebab, dan dampak penyakit hati dalam kasus secara logis dan sistematis. | Mampu menganalisis kasus secara kritis, mengaitkan dengan konsep yang lebih luas, dan memberikan pemahaman yang mendalam. |
| Partisipasi dalam Diskusi Kelompok | Cenderung diam, tidak memberikan kontribusi, atau mengganggu jalannya diskusi. | Memberikan kontribusi sesekali, namun masih ragu-ragu atau kurang efektif dalam berpendapat. | Aktif berdiskusi, memberikan ide/pendapat yang relevan, dan mendengarkan pendapat teman secara baik. | Secara konsisten memberikan kontribusi yang bernas, memotivasi anggota lain, dan membantu mengarahkan diskusi ke solusi yang efektif. |
Keterangan:
- Baru Memulai: Pemahaman/keterampilan sangat dasar.
- Berkembang: Mulai berkembang tetapi masih perlu perbaikan.
- Cakap: Baik dan sesuai harapan.
- Mahir: Sangat baik dan melebihi harapan.
|
Mengetahui, Kepala Sekolah |
Tuban, Juli 2026 Guru Mata Pelajaran |
|
Amirul Faisal Rizza, M.Pd. NIP. •••••••••••••••• |
A. Badrul Munir, S.Ag NIP. •••••••••••••••• |