← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN Asesmen

Asesmen Pembelajaran Pertemuan 1 - Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti X - Konsep syu'ab al-iman (cabang-cabang iman).

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

ASESMEN PEMBELAJARAN

IDENTITAS ASESMEN

Sekolah SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Guru A. Badrul Munir, S.Ag
Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Kelas/Rombel X
Tingkat/Fase X / Fase E
Semester Ganjil
Tahun Pelajaran 2026/2027
Pertemuan 1 dari 3
Tanggal/Rentang 2026-10-12 s.d. 2026-10-18
Topik Konsep Syu'ab Al-Iman (Cabang-cabang Iman)
Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran pada pertemuan ini, peserta didik dapat mengidentifikasi dan menjelaskan makna minimal tujuh cabang iman (syu'ab al-iman) dengan benar.
Model Pembelajaran Inquiry Learning
Metode Pembelajaran Diskusi, Membuat Peta Konsep, Presentasi
Dimensi Profil Lulusan Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan YME, Bernalar Kritis
Alokasi Waktu 3 JP (135 menit)

ASESMEN AWAL (DIAGNOSTIK)

Tujuan: Menggali pengetahuan awal peserta didik mengenai konsep keimanan dan mengidentifikasi miskonsepsi awal terkait cabang iman. Hasil asesmen ini tidak menjadi nilai akhir, melainkan dasar penyesuaian strategi pembelajaran.

  1. Apa yang Anda pahami tentang iman?
  2. Apakah iman itu hanya di dalam hati, atau ada hubungannya dengan perbuatan? Jelaskan!
  3. Sebutkan contoh-contoh perbuatan baik yang menunjukkan keimanan seseorang!
  4. Pernahkah Anda mendengar istilah "syu'ab al-iman"? Jika ya, apa yang Anda ketahui tentang itu?
  5. Bagaimana menurut Anda, pentingkah kita mempelajari cabang-cabang iman dalam kehidupan sehari-hari? Mengapa?

Kunci Jawaban dan Interpretasi

No Jawaban yang Diharapkan Interpretasi Hasil Asesmen
1 Iman adalah keyakinan dalam hati, diucapkan dengan lisan, dan dibuktikan dengan perbuatan. Peserta didik yang menjawab sesuai harapan menunjukkan pemahaman dasar yang baik. Jawaban yang hanya fokus pada hati atau lisan mengindikasikan miskonsepsi yang perlu diluruskan.
2 Iman memiliki kaitan erat dengan perbuatan. Perbuatan baik adalah bukti keimanan. Peserta didik yang memahami keterkaitan ini menunjukkan pemahaman yang lebih utuh. Peserta didik yang memisahkan iman dan perbuatan perlu dibimbing untuk memahami konsep iman yang komprehensif.
3 Contoh: shalat, puasa, zakat, menolong sesama, jujur, sabar, bersyukur, menjaga lisan, dll. Kemampuan menyebutkan contoh menunjukkan pemahaman konkret tentang manifestasi iman. Jawaban yang sedikit atau tidak relevan mengindikasikan kurangnya pemahaman atau pengalaman.
4 Syu'ab al-iman adalah cabang-cabang atau bagian-bagian dari iman. Peserta didik yang pernah mendengar dan memiliki pemahaman dasar yang benar akan lebih mudah mengikuti materi selanjutnya. Jika tidak familiar, perlu pengenalan awal yang lebih mendalam.
5 Penting, karena cabang iman membantu kita memahami implementasi iman dalam berbagai aspek kehidupan dan menjadi panduan perilaku. Jawaban yang menunjukkan pemahaman akan urgensi materi mengindikasikan kesiapan belajar yang baik. Jawaban yang kurang meyakinkan menunjukkan perlunya penekanan pada relevansi materi.

ASESMEN PROSES (FORMATIF AWAL)

Tujuan: Mengamati partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi dan mengidentifikasi pemahaman awal mereka mengenai konsep syu'ab al-iman.

Lembar Observasi Partisipasi Diskusi

No Indikator Belum Tampak (BT) Mulai Tampak (MT) Konsisten (K) Catatan Umpan Balik
1 Keaktifan bertanya
2 Keaktifan menyampaikan pendapat
3 Kemampuan mendengarkan orang lain
4 Menghargai pendapat teman

Exit Ticket (3 Pertanyaan)

  1. Satu hal baru yang saya pelajari tentang iman hari ini adalah...
  2. Satu pertanyaan yang masih mengganjal di benak saya mengenai cabang iman adalah...
  3. Bagaimana konsep iman ini bisa terintegrasi dengan praktik pertanian cerdas menggunakan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) untuk pengelolaan sumber daya air yang lebih efisien di lingkungan pertanian Tuban?

ASESMEN AKHIR (FORMATIF PERTEMUAN 1)

Tujuan: Mengukur pemahaman peserta didik dalam mengidentifikasi dan menjelaskan makna minimal tujuh cabang iman (syu'ab al-iman) dengan benar.

Pilihan Ganda (5 Soal)

  1. Perbuatan yang paling mendasar dan utama dalam keimanan seseorang adalah...
    1. Bersedekah
    2. Menuntut ilmu
    3. Mengucapkan dua kalimat syahadat
    4. Menjaga lisan
  2. Cabang iman yang berkaitan dengan keyakinan kepada hari akhir dan segala kejadian di dalamnya termasuk dalam kategori...
    1. Iman kepada Allah
    2. Iman kepada Malaikat
    3. Iman kepada Kitab-kitab Allah
    4. Iman kepada Hari Akhir
  3. Sikap sabar dalam menghadapi cobaan dan bersyukur atas nikmat termasuk dalam cabang iman...
    1. Qauliyah (ucapan)
    2. Fi'liyah (perbuatan)
    3. Qalbiyah (hati)
    4. Iqtishadiyah (ekonomi)
  4. Mengendalikan diri dari amarah dan menjaga pandangan dari hal yang diharamkan merupakan implementasi dari cabang iman yang berkaitan dengan...
    1. Menjaga amanah
    2. Menjaga lisan
    3. Menjaga pandangan
    4. Menjaga kehormatan
  5. Dalam konteks Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, menanam pohon buah-buahan di lahan sekolah sebagai sumber pangan lokal yang berkelanjutan merupakan wujud dari cabang iman yang berkaitan dengan...
    1. Menjaga lingkungan
    2. Berbakti kepada orang tua
    3. Menuntut ilmu agama
    4. Menjaga lisan

Jawaban Singkat (3 Soal)

  1. Sebutkan tiga cabang iman yang berkaitan dengan perbuatan anggota badan!
  2. Jelaskan secara singkat makna "iman kepada qada dan qadar"!
  3. Mengapa penting bagi seorang Muslim untuk beriman kepada hari akhir?

Uraian/Tugas Kontekstual (2 Soal)

  1. Bayangkan Anda adalah seorang petani di Tuban yang sedang menghadapi musim kemarau panjang. Jelaskan bagaimana Anda dapat menerapkan salah satu cabang iman untuk mengatasi kesulitan tersebut, kaitkan dengan pentingnya menjaga sumber daya air yang dapat dioptimalkan melalui pemahaman dasar KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) dalam sistem irigasi hemat air.
  2. Buatlah satu contoh sederhana peta konsep yang menghubungkan antara "iman" sebagai akar, dan minimal tujuh "syu'ab al-iman" sebagai cabangnya. Jelaskan keterkaitan antara peta konsep tersebut dengan prinsip pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dalam Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban.

KISI-KISI ASESMEN AKHIR

No Tujuan/Indikator Materi Level Kognitif Bentuk Soal Nomor Soal
1 Mengidentifikasi cabang iman yang paling mendasar. Syu'ab al-iman (syahadat) C2 (Memahami) Pilihan Ganda 1
2 Mengidentifikasi cabang iman berdasarkan objek keimanan. Syu'ab al-iman (iman kepada hari akhir) C2 (Memahami) Pilihan Ganda 2
3 Mengidentifikasi cabang iman berdasarkan jenisnya (ucapan, perbuatan, hati). Syu'ab al-iman (sabar dan syukur) C2 (Memahami) Pilihan Ganda 3
4 Mengidentifikasi implementasi cabang iman dalam perilaku sehari-hari. Syu'ab al-iman (menjaga pandangan) C2 (Memahami) Pilihan Ganda 4
5 Menghubungkan cabang iman dengan program sekolah yang relevan. Syu'ab al-iman (menjaga lingkungan) dan Program SIKAP C2 (Memahami) Pilihan Ganda 5
6 Menyebutkan contoh cabang iman yang berkaitan dengan perbuatan anggota badan. Syu'ab al-iman (perbuatan anggota badan) C1 (Mengingat) Jawaban Singkat 6
7 Menjelaskan makna iman kepada qada dan qadar. Syu'ab al-iman (iman kepada qada dan qadar) C2 (Memahami) Jawaban Singkat 7
8 Menjelaskan pentingnya iman kepada hari akhir. Syu'ab al-iman (iman kepada hari akhir) C2 (Memahami) Jawaban Singkat 8
9 Menganalisis penerapan cabang iman dalam konteks kesulitan (kekeringan) dan mengaitkannya dengan teknologi (KKA) untuk solusi (sumber daya air). Syu'ab al-iman, KKA, dan konteks pertanian C4 (Menganalisis) Uraian/Tugas Kontekstual 9
10 Membuat peta konsep syu'ab al-iman dan mengaitkannya dengan program sekolah (SIKAP). Syu'ab al-iman, Peta Konsep, dan Program SIKAP C3 (Menerapkan) Uraian/Tugas Kontekstual 10

KUNCI JAWABAN DAN PENSKORAN

Pilihan Ganda

No Jawaban Skor
1 c 10
2 d 10
3 b 10
4 c 10
5 a 10

Jawaban Singkat

No Kunci Jawaban Skor Maksimal
6 Contoh: shalat, puasa, zakat, menolong sesama, membaca Al-Qur'an, dll. (minimal 3) 10
7 Iman kepada qada (ketetapan Allah) dan qadar (ukuran/kekuasaan Allah) adalah keyakinan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak dan pengetahuan Allah. 10
8 Penting karena hari akhir adalah puncak pertanggungjawaban amal, memberikan motivasi untuk berbuat baik dan menjauhi maksiat, serta mempersiapkan diri untuk kehidupan abadi di akhirat. 10

Uraian/Tugas Kontekstual

No Aspek Penilaian Skor Maksimal
9 Kesesuaian penerapan cabang iman dengan konteks kekeringan (misal: sabar, tawakal, ikhtiar).
Keterkaitan dengan teknologi KKA untuk optimasi sumber daya air (misal: sistem irigasi cerdas).
Kelengkapan dan kedalaman penjelasan.
10
10 Ketepatan pembuatan peta konsep syu'ab al-iman (minimal 7 cabang).
Keterkaitan peta konsep dengan prinsip SIKAP (misal: ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya).
Kejelasan dan kerapian penyajian.
10

Total Skor Maksimal

100

Rumus Nilai Akhir

Nilai Akhir = (Total Skor Perolehan / Total Skor Maksimal) x 100


RUBRIK PENILAIAN TUGAS KONTEKSTUAL (SOAL NO. 9 & 10)

Indikator Penilaian Baru Memulai (Skor 1-2) Berkembang (Skor 3-5) Cakap (Skor 6-8) Mahir (Skor 9-10)
Pemahaman Konsep Syu'ab Al-Iman Kesulitan memahami atau menerapkan konsep syu'ab al-iman dalam konteks yang diberikan. Mulai dapat mengaitkan beberapa cabang iman dengan konteks, namun belum mendalam. Mampu mengaitkan cabang iman secara relevan dan cukup mendalam dengan konteks. Sangat baik dalam mengaitkan berbagai cabang iman secara komprehensif dan mendalam dengan konteks.
Integrasi KKA/SIKAP Tidak mampu mengaitkan dengan KKA atau SIKAP, atau kaitan tidak relevan. Mulai dapat menyebutkan relevansi KKA/SIKAP, namun belum jelas atau spesifik. Mampu menjelaskan keterkaitan KKA/SIKAP secara cukup jelas dan relevan dengan konteks materi. Sangat baik dalam menjelaskan integrasi KKA/SIKAP secara mendalam, spesifik, dan inovatif dalam konteks materi.
Analisis dan Argumentasi Penjelasan kurang logis, tidak ada argumen pendukung. Penjelasan mulai logis, sedikit argumen pendukung. Penjelasan logis dan didukung argumen yang memadai. Penjelasan sangat logis, kaya argumen, dan persuasif.
Penyajian dan Kerapian Penyajian tidak terstruktur, banyak kesalahan penulisan/gramatikal. Penyajian cukup terstruktur, ada beberapa kesalahan penulisan/gramatikal. Penyajian terstruktur, relatif rapi, sedikit kesalahan penulisan/gramatikal. Penyajian sangat terstruktur, rapi, jelas, dan bebas dari kesalahan penulisan/gramatikal.

REKAP NILAI SISWA (KOSONG SIAP DIISI)

No Nama Siswa Nilai Asesmen Awal Nilai Asesmen Proses (Observasi Partisipasi) Nilai Asesmen Akhir (Formatif Pertemuan 1) Keterangan
1
2
3
4
5
...

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.