← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN RPP Pembelajaran Mendalam

RPP Pertemuan 3 dari 3 - Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti X - Larangan pergaulan bebas dan zina dalam Al-Qur'an dan Hadis.

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM

RPP PERTEMUAN 3 DARI 3

Sekolah SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Nama Guru A. Badrul Munir, S.Ag
Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Kelas/Semester X / Ganjil
Alokasi Waktu 3 JP (135 menit)

IDENTIFIKASI

Peserta Didik Kesiapan belajar peserta didik untuk pertemuan ketiga ini dinilai dari partisipasi aktif dan pemahaman konsep dasar yang telah dibangun pada pertemuan sebelumnya. Pengetahuan awal mengenai larangan pergaulan bebas dan zina diharapkan sudah dimiliki. Minat belajar difokuskan pada bagaimana mengaplikasikan nilai-nilai larangan tersebut dalam kehidupan nyata dan merefleksikan dampaknya. Kebutuhan belajar adalah bagaimana menyajikan hasil pemahaman secara kreatif dan merumuskan refleksi pribadi. Pemetaan dilakukan melalui observasi partisipasi dan tanya jawab singkat di awal pembelajaran.
Materi Pelajaran Materi tentang larangan pergaulan bebas dan zina dalam Al-Qur'an dan Hadis merupakan materi yang relevan dengan kehidupan nyata peserta didik, namun memiliki tingkat kesulitan yang memerlukan pendalaman. Struktur materi mencakup ayat Al-Qur'an, hadis, tafsir, serta analisis dampak dan pencegahan. Potensi miskonsepsi dapat terjadi pada interpretasi ayat atau hadis, serta pemahaman tentang batasan pergaulan. Integrasi nilai-nilai agama seperti menjaga kehormatan diri, tanggung jawab, dan kesucian menjadi fokus utama, serta menumbuhkan karakter jujur dan disiplin.
Dimensi Profil Pelan (DPL)
  • Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan YME: Menunjukkan sikap taat dalam menjalankan perintah agama, menjauhi larangan-Nya, dan berperilaku sesuai tuntunan Al-Qur'an dan Hadis dalam kehidupan sehari-hari, khususnya terkait larangan pergaulan bebas dan zina.
  • Bernalar Kritis: Mampu menganalisis dampak negatif pergaulan bebas dan zina, serta mencari solusi pencegahan secara logis dan bertanggung jawab berdasarkan pemahaman ajaran agama.
Capaian Pembelajaran
  • Elemen Al-Qur'an Hadis: Membaca, menghafal, menulis, dan menganalisis ayat Al-Qur'an tentang perintah berlomba-lomba dalam kebaikan, larangan pergaulan bebas, dan zina beserta hadis terkait.

DESAIN PEMBELAJARAN

Lintas Disiplin Ilmu Pembelajaran ini mengintegrasikan pemahaman ajaran agama dengan literasi digital dan kesadaran sosial. Peserta didik akan diajak menganalisis bagaimana informasi terkait pergaulan bebas dan dampaknya tersebar di media digital, serta bagaimana membangun ketahanan diri. Dalam konteks yang lebih luas, pemahaman tentang menjaga diri dari pergaulan bebas juga berkontribusi pada ketahanan sosial dan keluarga, yang sejalan dengan prinsip-prinsip dasar dalam Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban dalam menjaga keutuhan dan kesejahteraan masyarakat. Keterampilan berpikir komputasional melalui analisis data sederhana dan pemanfaatan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) untuk mencari sumber informasi terpercaya juga menjadi relevan.
Tujuan Pembelajaran Pertemuan ini bertujuan agar peserta didik dapat menyajikan hasil analisis mereka mengenai larangan pergaulan bebas dan zina serta dampaknya dalam bentuk poster digital atau presentasi singkat, dan merumuskan refleksi pribadi tentang komitmen mereka untuk menjauhi perbuatan tersebut, dengan tingkat pemahaman yang ditunjukkan melalui rubrik penilaian yang telah ditetapkan.
Topik Pembelajaran Menerapkan dan Merefleksikan Larangan Pergaulan Bebas dan Zina dalam Kehidupan.
Praktik Pedagogis
  • Model: Direct Instruction.
  • Strategi: Pembelajaran eksplisit yang terstruktur untuk penguasaan konsep dan keterampilan aplikasi.
  • Metode: Ceramah Interaktif, Menghafal, Menulis, Diskusi Kelompok, Presentasi, Refleksi.
  • Alasan Pemilihan: Model Direct Instruction dipilih karena memberikan kerangka kerja yang jelas untuk menyampaikan pengetahuan dan keterampilan spesifik (menghafal, menulis, menganalisis, dan menyajikan). Metode yang digunakan bervariasi untuk mengakomodasi berbagai gaya belajar dan memastikan keterlibatan aktif peserta didik dalam mengaplikasikan dan merefleksikan materi.
  • Penerapan Sintaks Model:
    1. Menyampaikan tujuan dan menyiapkan murid: Guru menyapa, mengondisikan kelas, memberikan apersepsi, dan menyampaikan tujuan pembelajaran serta kriteria penilaian untuk pertemuan ini.
    2. Mendemonstrasikan pengetahuan atau keterampilan: Guru memberikan contoh bagaimana menyajikan hasil analisis (misalnya, poin-poin kunci poster digital) dan merumuskan refleksi pribadi yang bermakna.
    3. Membimbing latihan: Peserta didik bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas menyajikan hasil analisis dan merumuskan refleksi, dengan guru memberikan bimbingan dan umpan balik.
    4. Memeriksa pemahaman dan memberikan umpan balik: Guru memantau kemajuan kerja kelompok, memberikan klarifikasi, dan umpan balik formatif terhadap presentasi dan refleksi peserta didik.
    5. Memberikan latihan lanjutan atau mandiri: Peserta didik menyelesaikan tugas presentasi dan refleksi secara mandiri atau dalam kelompok kecil, serta guru memberikan kesempatan untuk refleksi akhir.
Kemitraan Pembelajaran Untuk mendukung kegiatan aplikasi dan refleksi, kemitraan dengan guru BK dapat dilakukan untuk memberikan pemahaman lebih mendalam tentang cara mengatasi tekanan sosial terkait pergaulan. Dukungan dari orang tua melalui komunikasi mengenai pentingnya menjaga diri dari pergaulan bebas juga sangat krusial dalam penguatan nilai-nilai yang diajarkan di sekolah.
Lingkungan Pembelajaran Pembelajaran dilaksanakan di ruang kelas yang kondusif dengan memanfaatkan media digital (proyektor, laptop/gawai peserta didik) untuk presentasi dan pencarian informasi. Budaya kelas yang aman dan terbuka mendorong peserta didik untuk berbagi pandangan dan melakukan refleksi secara jujur.
Pemanfaatan Digital Peserta didik akan menggunakan gawai atau laptop untuk mencari sumber informasi terpercaya (melalui mesin pencari atau platform edukasi) mengenai dampak pergaulan bebas dan zina, serta untuk membuat poster digital atau bahan presentasi singkat. Penggunaan aplikasi desain sederhana atau alat presentasi digital akan difasilitasi.

PENGALAMAN BELAJAR

Tahap Prinsip Pembelajaran Mendalam Aktivitas Guru Aktivitas Murid Alokasi Waktu Bukti Belajar
AWAL
(15 menit)
Bermakna & Menggembirakan
  • Menyapa dan mengecek kehadiran.
  • Menciptakan suasana kelas yang positif dan bersemangat.
  • Melakukan apersepsi dengan mengaitkan materi sebelumnya (larangan pergaulan bebas dan zina) dengan pentingnya aplikasi dalam kehidupan.
  • Menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: mengaplikasikan pemahaman, menyajikan hasil, dan merefleksikan capaian.
  • Menyampaikan kriteria penilaian (poster/presentasi dan refleksi).
  • Menjawab salam dan merespon guru.
  • Mengikuti apersepsi dengan antusias.
  • Mendengarkan dan memahami tujuan pembelajaran serta kriteria penilaian.
15 menit Kehadiran dan respon awal peserta didik.
INTI - MEMAHAMI
(45 menit)
Berkesadaran & Bermakna
  • Membimbing peserta didik dalam mengidentifikasi poin-poin kunci dari larangan pergaulan bebas dan zina serta dampaknya berdasarkan materi yang telah dipelajari.
  • Memberikan contoh bagaimana menganalisis dan merangkum informasi dari berbagai sumber (termasuk sumber digital yang terverifikasi) untuk memperkuat pemahaman.
  • Memfasilitasi diskusi singkat tentang cara menyajikan informasi agar mudah dipahami audiens.
  • Secara berkelompok, merangkum kembali poin-poin penting dari larangan pergaulan bebas dan zina serta dampaknya.
  • Mengidentifikasi informasi kunci yang akan dimasukkan dalam poster digital atau presentasi.
  • Mendiskusikan format penyajian yang paling efektif (misal: visualisasi data, kutipan ayat/hadis, poin-poin dampak).
45 menit Rangkuman poin-poin kunci; Identifikasi informasi untuk disajikan.
INTI - MENGAPLIKASI
(45 menit)
Bermakna & Menggembirakan
  • Membimbing peserta didik dalam membuat poster digital atau menyusun poin-poin presentasi singkat mengenai larangan pergaulan bebas dan zina, serta cara menghindarinya.
  • Memberikan arahan teknis dasar dalam penggunaan alat digital untuk presentasi (jika diperlukan).
  • Mendorong peserta didik untuk menyertakan ayat Al-Qur'an, hadis, atau contoh nyata dalam karya mereka.
  • Memfasilitasi penggunaan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) untuk mencari referensi data atau contoh kasus yang relevan secara efisien dari sumber terpercaya.
  • Membuat poster digital atau menyusun materi presentasi singkat yang berisi poin-poin penting tentang larangan pergaulan bebas dan zina, dampaknya, serta cara pencegahannya.
  • Mencari dan mengintegrasikan data atau contoh kasus yang mendukung melalui pemanfaatan KKA untuk literasi informasi.
  • Berkolaborasi dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas sesuai arahan.
45 menit Produk poster digital atau draf materi presentasi.
INTI - MEREFLEKSI
(20 menit)
Berkesadaran & Bermakna
  • Mengarahkan peserta didik untuk merefleksikan pemahaman mereka tentang pentingnya menjauhi pergaulan bebas dan zina setelah menyelesaikan tugas aplikasi.
  • Memberikan panduan pertanyaan reflektif, misalnya: "Apa pelajaran paling penting yang saya dapatkan?", "Bagaimana saya akan menerapkan ini dalam kehidupan sehari-hari?", "Apa tantangan yang mungkin saya hadapi dan bagaimana mengatasinya?".
  • Menekankan pentingnya menjaga kejujuran dan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, selaras dengan prinsip Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban dalam menjaga integritas dan konsistensi.
  • Menuliskan refleksi pribadi berdasarkan panduan guru, fokus pada komitmen diri untuk menjauhi pergaulan bebas dan zina.
  • Menganalisis implikasi pribadi dari materi yang dipelajari.
  • Menyadari pentingnya konsistensi perilaku, serupa dengan komitmen dalam menjaga ketahanan pangan.
20 menit Tulisan refleksi pribadi.
PENUTUP
(10 menit)
Menggembirakan & Bermakna
  • Memberikan apresiasi atas partisipasi dan hasil kerja peserta didik.
  • Memberikan umpan balik konstruktif secara umum terhadap proses dan hasil belajar.
  • Merangkum poin-poin penting dari materi dan refleksi.
  • Memberikan motivasi untuk terus mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan.
  • Menyampaikan informasi singkat mengenai materi pertemuan selanjutnya (jika ada).
  • Mendengarkan rangkuman dan umpan balik guru.
  • Menyampaikan apresiasi balik kepada guru dan teman.
  • Mencatat informasi untuk pertemuan selanjutnya.
10 menit Partisipasi aktif dalam penutup; Catatan tindak lanjut.

ASESMEN PEMBELAJARAN

Asesmen pada Awal Pembelajaran
  • Tujuan Asesmen: Mengukur pemahaman awal peserta didik tentang larangan pergaulan bebas dan zina, serta kesiapan mereka untuk mengaplikasikan konsep.
  • Bentuk/Instrumen: Tanya jawab singkat, observasi partisipasi.
  • Teknik: Lisan, Observasi.
  • Bukti yang Dinilai: Respon terhadap pertanyaan, tingkat keaktifan dalam diskusi awal.
  • Kriteria Keberhasilan: Peserta didik dapat memberikan respon yang relevan dan menunjukkan minat belajar.
  • Tindak Lanjut: Guru menyesuaikan penekanan pada poin-poin tertentu dalam penjelasan dan bimbingan sesuai tingkat pemahaman awal peserta didik.
Asesmen pada Proses Pembelajaran
  • Tujuan Asesmen: Menilai pemahaman dan kemampuan peserta didik dalam mengaplikasikan konsep larangan pergaulan bebas dan zina serta dampaknya dalam bentuk poster digital atau presentasi, serta kemampuan merumuskan refleksi. (Assessment for learning & Asessment as learning).
  • Bentuk/Instrumen: Poster digital/materi presentasi, tulisan refleksi.
  • Teknik: Kinerja (produk), Penugasan (tulisan).
  • Bukti yang Dinilai: Kelengkapan konten, kejelasan penyajian, kreativitas visual (poster/presentasi), kedalaman refleksi, kejujuran dalam merumuskan komitmen.
  • Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu menyajikan informasi yang akurat dan terstruktur, serta merumuskan refleksi yang mendalam dan personal.
  • Tindak Lanjut: Memberikan umpan balik formatif untuk perbaikan kualitas produk dan refleksi; mengidentifikasi peserta didik yang memerlukan bimbingan tambahan.
Asesmen pada Akhir Pembelajaran
  • Tujuan Asesmen: Menilai ketercapaian tujuan pembelajaran secara keseluruhan, khususnya kemampuan mengaplikasikan dan merefleksikan materi. (Assessment of learning).
  • Bentuk/Instrumen: Penilaian produk (poster/presentasi), Penilaian tulisan refleksi.
  • Teknik: Kinerja, Produk, Unjuk Kerja.
  • Bukti yang Dinilai: Kualitas akhir poster/presentasi, kedalaman dan kejujuran refleksi pribadi.
  • Kriteria Keberhasilan: Peserta didik memenuhi kriteria minimal yang ditetapkan dalam rubrik penilaian untuk produk dan refleksi.
  • Tindak Lanjut: Guru memberikan nilai akhir, serta merencanakan tindak lanjut remedial bagi yang belum mencapai kriteria atau pengayaan bagi yang sudah melampaui.

RUBRIK PENILAIAN

Tujuan Pembelajaran: Peserta didik dapat menyajikan hasil analisis mereka mengenai larangan pergaulan bebas dan zina serta dampaknya dalam bentuk poster digital atau presentasi singkat, dan merumuskan refleksi pribadi tentang komitmen mereka untuk menjauhi perbuatan tersebut.
Indikator Baru Memulai Berkembang Cakap Mahir
Kelengkapan Konten (Poster/Presentasi)
Mencakup larangan, dampak, dan cara pencegahan pergaulan bebas/zina.
Hanya mencakup 1-2 aspek dari larangan, dampak, atau pencegahan. Mencakup 2 aspek, namun kurang detail atau kurang relevan. Mencakup ketiga aspek (larangan, dampak, pencegahan) dengan informasi yang cukup akurat dan relevan. Mencakup ketiga aspek dengan informasi yang mendalam, akurat, relevan, dan didukung contoh nyata atau dalil.
Kejelasan Penyajian & Visualisasi (Poster/Presentasi)
Tata letak, pemilihan kata, dan penggunaan elemen visual.
Tata letak berantakan, sulit dibaca, penggunaan kata kurang tepat, visualisasi minim atau tidak menarik. Tata letak cukup baik, beberapa bagian kurang jelas, pemilihan kata masih perlu perbaikan, visualisasi ada namun kurang efektif. Tata letak rapi, mudah dibaca, pemilihan kata tepat, visualisasi mendukung penyampaian informasi dengan baik. Tata letak sangat menarik dan efektif, bahasa persuasif, visualisasi sangat mendukung dan kreatif, mudah dipahami.
Kedalaman Refleksi
Kemampuan merumuskan pemahaman pribadi dan komitmen.
Refleksi sangat singkat, hanya menyebutkan materi tanpa pemaknaan personal. Refleksi menyebutkan pelajaran yang didapat namun belum mendalam, komitmen bersifat umum. Refleksi menunjukkan pemahaman personal terhadap materi, merumuskan komitmen yang spesifik untuk menjauhi perbuatan tercela. Refleksi sangat mendalam, menunjukkan pemahaman diri yang kuat, merumuskan komitmen yang kuat, realistis, dan berkelanjutan.
Pemanfaatan Sumber & Keterampilan Digital (Opsional)
Penggunaan sumber terpercaya dan alat digital.
Tidak menggunakan sumber terpercaya atau alat digital secara efektif. Menggunakan sumber terpercaya namun minim pemanfaatan alat digital, atau sebaliknya. Menggunakan sumber terpercaya dan memanfaatkan alat digital dasar untuk menyajikan karya. Menggunakan sumber terpercaya secara kritis dan memanfaatkan alat digital secara kreatif dan inovatif.
Keterangan:
  • Baru Memulai: Pemahaman/keterampilan sangat dasar.
  • Berkembang: Mulai berkembang tetapi masih perlu perbaikan.
  • Cakap: Baik dan sesuai harapan.
  • Mahir: Sangat baik dan melebihi harapan.

Mengetahui,

Kepala Sekolah

Tuban, Juli 2026

Guru Mata Pelajaran

Amirul Faisal Rizza, M.Pd.

NIP. ••••••••••••••••

A. Badrul Munir, S.Ag

NIP. ••••••••••••••••

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.