← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN Asesmen

Asesmen Pembelajaran Pertemuan 1 - Sejarah XII - Indonesia masa reformasi

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

ASESMEN PEMBELAJARAN

IDENTITAS ASESMEN

Sekolah SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Guru Irianto Pontjowardoyo, S.Pd
Mata Pelajaran Sejarah
Kelas/Rombel XII
Tingkat/Fase XII / Fase F
Semester Genap
Tahun Pelajaran 2026/2027
Pertemuan 1 dari 3
Tanggal/Rentang 2027-04-12 s.d. 2027-04-18
Topik Indonesia Masa Reformasi
Fokus Kegiatan Asesmen Awal, Apersepsi, dan Pengalaman Memahami Konsep Esensial
Asesmen Pertemuan Asesmen Diagnostik dan Formatif Awal
Alokasi Waktu RPP Pertemuan 1 dari 3 · 2 JP (90 menit)
Model Contextual Teaching and Learning
Metode Analisis Berita Lama, Presentasi Hasil Riset, Diskusi
Dimensi Profil Lulusan Penalaran Kritis, Komunikasi, Keimanan dan Ketakwaan

Tujuan Pembelajaran yang Dinilai

Melalui diskusi dan analisis sumber belajar, peserta didik mampu mengidentifikasi minimal dua peristiwa penting menjelang reformasi dan menjelaskan minimal satu dampak positif dari perluasan akses pendidikan di Indonesia pada masa tersebut dengan percaya diri.


ASESMEN AWAL (Diagnostik)

Tujuan: Mengukur kesiapan awal peserta didik dan mengidentifikasi miskonsepsi terkait topik Indonesia Masa Reformasi.

Petunjuk: Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jujur berdasarkan pengetahuan Anda.

  1. Sebutkan satu tokoh yang menurut Anda paling berperan dalam perubahan politik di Indonesia pada akhir abad ke-20!
  2. Apa yang Anda ketahui tentang istilah "Reformasi" dalam konteks sejarah Indonesia?
  3. Menurut Anda, apakah kondisi pendidikan di Indonesia membaik atau memburuk setelah tahun 1998? Jelaskan alasan singkat Anda.
  4. Pernahkah Anda mendengar tentang peristiwa penting yang mengawali era Reformasi di Indonesia? Jika ya, sebutkan salah satunya.
  5. Bagaimana menurut Anda teknologi informasi (seperti internet atau media sosial) dapat membantu kita memahami peristiwa sejarah masa lalu? (Contoh integrasi KKA: Analogi konsep pencarian informasi melalui algoritma sederhana).

Kunci Jawaban dan Interpretasi:

  • Jawaban 1: Jawaban bervariasi (misalnya Soeharto, Gus Dur, Habibie, Amien Rais). Interpretasi: Menilai pengetahuan awal tentang aktor sejarah.
  • Jawaban 2: Jawaban bervariasi (misalnya perubahan tatanan politik, pemberantasan korupsi, kebebasan berpendapat). Interpretasi: Menilai pemahaman konseptual dasar tentang Reformasi.
  • Jawaban 3: Jawaban bervariasi (membaik/memburuk, alasan beragam). Interpretasi: Menilai pemahaman awal dan pandangan kritis terhadap akses pendidikan pasca-1998.
  • Jawaban 4: Jawaban bervariasi (misalnya demonstrasi mahasiswa, kerusuhan Mei 1998, Supersemar). Interpretasi: Menilai pengetahuan faktual tentang peristiwa kunci.
  • Jawaban 5: Jawaban bervariasi (memudahkan akses informasi, sumber belajar daring, diskusi online). Interpretasi: Menilai keterkaitan pengetahuan sejarah dengan teknologi digital (KKA). Kesiapan mengaplikasikan konsep dasar algoritma pencarian.

Catatan: Hasil asesmen ini tidak akan menjadi nilai akhir, namun digunakan sebagai dasar untuk merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.


ASESMEN PROSES (Formatif Awal)

Tujuan: Memantau keterlibatan dan pemahaman peserta didik selama kegiatan pembelajaran berlangsung.

Lembar Observasi Keterlibatan dan Pemahaman

No Nama Peserta Didik Mengajukan Pertanyaan Terkait Topik Berpartisipasi Aktif dalam Diskusi Menunjukkan Pemahaman Awal Konsep Mengaitkan Materi dengan Konteks (Termasuk KKA/SIKAP) Catatan Umpan Balik Guru
Belum Tampak Mulai Tampak Konsisten Belum Tampak Mulai Tampak Konsisten Belum Tampak Mulai Tampak Konsisten Belum Tampak Mulai Tampak Konsisten
1 ...
2 ...

Exit Ticket

Petunjuk: Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut di akhir sesi pembelajaran.

  1. Sebutkan satu hal baru yang Anda pelajari hari ini mengenai Indonesia Masa Reformasi.
  2. Apa yang masih membuat Anda penasaran tentang topik ini?
  3. Bagaimana Anda bisa mengaplikasikan pengetahuan tentang pentingnya akses informasi (terkait KKA) dan pengelolaan sumber daya (terkait Program SIKAP SMAN 1 Parengan Tuban, misal: data historis panen padi di Tuban untuk analisis tren) dalam kehidupan sehari-hari?

KISI-KISI ASESMEN AKHIR (Formatif Awal)

Tujuan: Mengukur pencapaian tujuan pembelajaran pertemuan pertama.

No Tujuan/Indikator Materi Level Kognitif Bentuk Soal Nomor Soal
1 Mengidentifikasi minimal dua peristiwa penting menjelang reformasi. Peristiwa menjelang Reformasi C2 (Memahami) Pilihan Ganda 1, 2
2 Menjelaskan minimal satu dampak positif perluasan akses pendidikan. Perkembangan Akses Pendidikan Pasca-Reformasi C2 (Memahami) Jawaban Singkat 7, 8
3 Memahami kronologi dasar peristiwa menjelang Reformasi. Peristiwa menjelang Reformasi C2 (Memahami) Pilihan Ganda 3, 4
4 Menjelaskan konsekuensi dari reformasi politik. Dampak Reformasi Politik C2 (Memahami) Pilihan Ganda 5
5 Mengidentifikasi hubungan antara teknologi informasi dan pemahaman sejarah (KKA). Literasi Sejarah dan Teknologi C3 (Menerapkan) Uraian/Tugas Kontekstual 9
6 Menjelaskan pentingnya data historis dalam pengelolaan sumber daya (SIKAP). Peran Data dalam Pembangunan (Konteks SIKAP) C2 (Memahami) Jawaban Singkat 9
7 Menganalisis salah satu peristiwa penting menjelang reformasi. Peristiwa menjelang Reformasi C3 (Menerapkan) Uraian/Tugas Kontekstual 10
8 Menjelaskan dampak luas dari perluasan akses pendidikan. Perkembangan Akses Pendidikan Pasca-Reformasi C3 (Menerapkan) Pilihan Ganda 6
9 Memahami nilai-nilai yang terkandung dalam sejarah Reformasi. Nilai-nilai Sejarah Reformasi C2 (Memahami) Pilihan Ganda 5
10 Mengaitkan perkembangan pendidikan dengan isu ketahanan pangan (SIKAP). Pendidikan dan Ketahanan Pangan C3 (Menerapkan) Jawaban Singkat 7

ASESMEN AKHIR (Formatif Awal)

Tujuan: Mengukur pencapaian tujuan pembelajaran pertemuan pertama.

Soal Pilihan Ganda (5 Soal)

  1. Peristiwa krisis ekonomi yang memicu gelombang demonstrasi besar-besaran pada tahun 1997-1998 di Indonesia dikenal sebagai:
    a. Krisis Moneter Asia
    b. Krisis Keuangan Global
    c. Krisis Pembangunan Berkelanjutan
    d. Krisis Demokrasi
  2. Salah satu tuntutan utama mahasiswa pada era reformasi adalah:
    a. Kenaikan gaji pegawai negeri
    b. Penegakan hukum yang adil dan pemberantasan korupsi
    c. Pembangunan infrastruktur baru
    d. Pengurangan jam belajar di sekolah
  3. Urutan peristiwa yang umumnya dianggap sebagai pemicu utama Reformasi adalah:
    a. Pemilu 1997 - Krisis Ekonomi - Demonstrasi Mahasiswa - Mundurnya Presiden Soeharto
    b. Demonstrasi Mahasiswa - Krisis Ekonomi - Pemilu 1997 - Mundurnya Presiden Soeharto
    c. Krisis Ekonomi - Pemilu 1997 - Mundurnya Presiden Soeharto - Demonstrasi Mahasiswa
    d. Krisis Ekonomi - Demonstrasi Mahasiswa - Pemilu 1997 - Mundurnya Presiden Soeharto
  4. Peran pers pada masa menjelang Reformasi sangat dibatasi oleh rezim Orde Baru. Hal ini menunjukkan upaya pemerintah untuk:
    a. Meningkatkan kualitas berita
    b. Mengontrol informasi dan opini publik
    c. Mendorong kebebasan berpendapat
    d. Memfasilitasi riset sejarah
  5. Salah satu dampak positif perluasan akses pendidikan di Indonesia setelah era Reformasi adalah:
    a. Penurunan minat baca masyarakat
    b. Peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan
    c. Bertambahnya jumlah pengangguran terdidik
    d. Terjadinya kesenjangan kualitas pendidikan antar daerah

Soal Jawaban Singkat (3 Soal)

  1. Sebutkan dua faktor utama yang mendorong tuntutan reformasi pada tahun 1998!
  2. Jelaskan secara singkat bagaimana perluasan akses pendidikan dapat berkontribusi pada peningkatan ketahanan pangan di suatu daerah. (Contoh integrasi Program SIKAP SMAN 1 Parengan Tuban: Keterkaitan antara pengetahuan pertanian modern yang didapat dari pendidikan dengan optimalisasi hasil panen).
  3. Apa yang dimaksud dengan "tragedi Trisakti" dan mengapa peristiwa tersebut penting dalam konteks menjelang Reformasi?

Soal Uraian/Tugas Kontekstual (2 Soal)

  1. Bayangkan Anda adalah seorang peneliti sejarah yang ingin menganalisis dampak Reformasi terhadap perkembangan teknologi informasi di Indonesia. Jelaskan bagaimana Anda akan menggunakan sumber-sumber digital (seperti arsip berita online, forum diskusi lama, atau analisis tren pencarian data) untuk mengumpulkan informasi. Jelaskan pula potensi tantangan dalam memverifikasi keakuratan informasi dari sumber digital tersebut. (Integrasi KKA: Analogi penggunaan algoritma klasifikasi teks untuk mengelompokkan berita atau analisis data tren).
  2. Diskusikan salah satu peristiwa penting yang terjadi menjelang Reformasi (misalnya demonstrasi besar-besaran, krisis ekonomi, atau pemilu 1997) dan jelaskan signifikansinya terhadap perubahan tatanan politik di Indonesia. Kaitkan juga dengan bagaimana pemahaman sejarah peristiwa ini dapat membantu kita dalam merencanakan masa depan yang lebih baik, misalnya dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan yang merupakan salah satu aspek dari Sistem Ketahanan Pangan (SIKAP).

KUNCI JAWABAN DAN PENSKORAN

Nomor Soal Kunci Jawaban Skor Maksimal
1 a. Krisis Moneter Asia 10
2 b. Penegakan hukum yang adil dan pemberantasan korupsi 10
3 a. Pemilu 1997 - Krisis Ekonomi - Demonstrasi Mahasiswa - Mundurnya Presiden Soeharto 10
4 b. Mengontrol informasi dan opini publik 10
5 b. Peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan 10
6 Dua faktor utama (pilih salah satu atau kombinasi): Krisis ekonomi yang parah, tuntutan demokrasi yang lebih luas, penegakan hukum yang lemah, isu korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). 15
7 Perluasan akses pendidikan memberikan masyarakat (termasuk petani) pengetahuan dan keterampilan baru (misalnya teknik pertanian modern, pengelolaan irigasi, analisis pasar, atau penggunaan teknologi pertanian). Pengetahuan ini memungkinkan mereka untuk meningkatkan produktivitas, mengelola sumber daya dengan lebih efisien, dan beradaptasi dengan perubahan iklim, yang semuanya berkontribusi pada ketahanan pangan. (Konteks SIKAP SMAN 1 Parengan Tuban). 15
8 Tragedi Trisakti adalah penembakan terhadap empat mahasiswa Universitas Trisakti oleh aparat keamanan pada 12 Mei 1998 saat demonstrasi. Peristiwa ini menjadi salah satu momentum penting yang memicu kemarahan publik dan mempercepat jatuhnya rezim Orde Baru karena menunjukkan pelanggaran HAM berat. 15
9 Strategi Pengumpulan Informasi:
Arsip Berita Online: Mencari berita-berita dari tahun 1998-2000-an di situs berita terkemuka yang masih menyimpan arsip.
Forum Diskusi Lama/Grup Media Sosial Awal: Menemukan diskusi atau komentar dari pengguna awal internet yang membahas topik tersebut (memerlukan kehati-hatian dalam verifikasi).
Analisis Tren Pencarian Data (misal: Google Trends historis): Melihat pola minat publik terhadap topik Reformasi dan teknologi dari waktu ke waktu.
Menggunakan teknik KKA: Menerapkan algoritma klasifikasi teks (misalnya Naive Bayes atau Support Vector Machine) untuk mengelompokkan ribuan artikel berita berdasarkan tema (misalnya "reformasi politik", "perkembangan internet", "UU Telekomunikasi"). Ini membantu mengidentifikasi pola dan tren yang sulit dilihat secara manual.

Potensi Tantangan Verifikasi:
Keaslian Sumber: Sulit membedakan antara informasi faktual dan opini di forum online.
Bias Informasi: Berita dari media tertentu mungkin memiliki bias.
Data Hilang/Rusak: Arsip digital lama bisa tidak lengkap atau rusak.
Konteks Sejarah: Memahami nuansa dan konteks di balik data digital yang ditemukan.
25
10 Pembahasan Peristiwa: (Peserta didik memilih salah satu peristiwa, misal: Demonstrasi Mahasiswa)
Demonstrasi mahasiswa yang meluas di berbagai kota pada tahun 1998 menjadi simbol perlawanan rakyat terhadap rezim yang berkuasa. Tuntutan reformasi mencakup pemberantasan KKN, kebebasan pers, dan pemilihan umum yang demokratis. Peristiwa ini menunjukkan kekuatan partisipasi publik dalam mendorong perubahan politik yang signifikan, yang pada akhirnya mengarah pada lengsernya Presiden Soeharto.

Keterkaitan dengan Perencanaan Masa Depan (SIKAP):
Memahami bagaimana krisis ekonomi dan tuntutan reformasi muncul dari berbagai faktor (termasuk pengelolaan sumber daya yang tidak efektif dan kesenjangan) mengajarkan kita pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi dalam pengelolaan sumber daya negara. Dalam konteks Sistem Ketahanan Pangan (SIKAP), ini berarti memastikan bahwa kebijakan pangan dibuat secara partisipatif, data pangan (seperti produksi, distribusi, dan konsumsi) dikelola secara transparan, dan sumber daya alam (lahan, air) dikelola secara berkelanjutan untuk kemakmuran bersama, bukan hanya untuk segelintir pihak. Pembelajaran dari sejarah membantu kita merancang sistem yang lebih adil dan tangguh untuk masa depan.
25
Total Skor Maksimal 100

Rumus Nilai Akhir: Nilai = (Total Skor yang Diperoleh / Total Skor Maksimal) x 100


RUBRIK PENILAIAN ASESMEN AKHIR (Formatif Awal)

Aspek yang Dinilai: Ketepatan Jawaban, Kedalaman Pemahaman, Kemampuan Analisis, dan Keterkaitan Konteks.

Indikator Penilaian Baru Memulai (0-50) Berkembang (51-75) Cakap (76-90) Mahir (91-100)
Ketepatan Identifikasi Peristiwa Penting Menjelang Reformasi (Soal 1, 2, 3, 4, 6, 8, 10) Kesulitan mengidentifikasi minimal dua peristiwa; jawaban kurang relevan atau salah. Mampu mengidentifikasi minimal dua peristiwa, namun beberapa kurang tepat atau kurang detail. Mampu mengidentifikasi minimal dua peristiwa penting dengan cukup tepat dan memberikan penjelasan singkat yang relevan. Mampu mengidentifikasi lebih dari dua peristiwa penting dengan akurat dan menjelaskan signifikansinya secara mendalam.
Ketepatan Penjelasan Dampak Positif Perluasan Akses Pendidikan (Soal 5, 7) Kesulitan menjelaskan dampak positif; penjelasan dangkal atau tidak relevan. Mampu menjelaskan satu dampak positif, namun penjelasan kurang mendalam atau kurang spesifik. Mampu menjelaskan minimal satu dampak positif perluasan akses pendidikan dengan cukup jelas dan memberikan contoh relevan. Mampu menjelaskan beberapa dampak positif perluasan akses pendidikan secara mendalam, spesifik, dan memberikan contoh yang kuat.
Kemampuan Analisis dan Pemahaman Konsep (Soal 4, 8, 10) Kesulitan menganalisis sebab-akibat atau makna peristiwa sejarah; pemahaman konsep dasar lemah. Mampu menganalisis beberapa aspek peristiwa, namun analisis belum mendalam atau kurang terstruktur. Mampu menganalisis peristiwa sejarah dengan cukup baik, menjelaskan hubungan sebab-akibat, dan menunjukkan pemahaman konsep yang solid. Mampu menganalisis peristiwa sejarah secara komprehensif, mengaitkan berbagai faktor, dan menunjukkan pemahaman konsep yang mendalam.
Keterkaitan Konteks (KKA & SIKAP) dan Penalaran Kritis (Soal 9, 10) Kesulitan mengaitkan materi sejarah dengan KKA atau SIKAP; penalaran kurang logis. Mampu mengaitkan materi dengan KKA/SIKAP secara sederhana, namun kurang mendalam atau kurang terintegrasi. Mampu mengaitkan materi sejarah dengan KKA (analogi algoritma) dan SIKAP (pengelolaan sumber daya/ketahanan pangan) dengan cukup baik, menunjukkan penalaran kritis. Mampu mengintegrasikan pemahaman sejarah dengan KKA dan SIKAP secara mendalam dan logis, serta menunjukkan penalaran kritis yang kuat dalam solusi atau analisis.

REKAP NILAI ASESMEN AKHIR (Formatif Awal)

No Nama Peserta Didik Skor Soal 1-5 (PG) Skor Soal 6-8 (Singkat) Skor Soal 9 (Uraian KKA) Skor Soal 10 (Uraian SIKAP) Total Skor Nilai Akhir (x100) Keterangan (Tuntas/Belum Tuntas)
1 ...
2 ...

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.