ASESMEN PEMBELAJARAN
IDENTITAS ASESMEN
- Sekolah: SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
- Guru: Irianto Pontjowardoyo, S.Pd
- Mata pelajaran: Sejarah
- Kelas/Rombel: XII
- Tingkat/Fase: XII / Fase F
- Semester: Genap
- Tahun pelajaran: 2026/2027
- Pertemuan: 2 dari 4
- Tanggal/rentang: 2027-01-11 s.d. 2027-01-17
- Topik: Indonesia masa orde baru
- Fokus kegiatan: Pendalaman dan pengaplikasian konsep melalui aktivitas kontekstual.
- Asesmen pertemuan: Observasi, pertanyaan formatif, dan umpan balik.
- Alokasi waktu RPP: Pertemuan 2 dari 4 · 2 JP (90 menit)
- Model: Direct Instruction
- Metode: Analisis Dokumen, Presentasi, Diskusi
- Dimensi Profil Lulusan: Penalaran Kritis, Komunikasi, Kolaborasi
TUJUAN ASESMEN
- Mengukur pemahaman awal siswa mengenai latar belakang dan kronologi masa transisi menuju Orde Baru (1966-1967).
- Mengevaluasi kemampuan siswa dalam mengidentifikasi inti dari dokumen-dokumen kunci yang relevan dengan masa transisi.
- Menilai kemampuan siswa dalam menganalisis dampak kebijakan awal Orde Baru.
- Mengamati partisipasi aktif, kemampuan komunikasi, dan kolaborasi siswa selama kegiatan pembelajaran.
- Mengukur kemampuan siswa dalam mengaitkan peristiwa sejarah Orde Baru dengan konteks ketahanan pangan lokal melalui integrasi Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban.
- Mengukur kemampuan siswa dalam merancang algoritma sederhana untuk analisis data sejarah terkait Orde Baru menggunakan konsep KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial).
ASESMEN AWAL (Diagnostik)
- Petunjuk: Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut untuk mengukur kesiapan Anda dalam mempelajari materi Indonesia Masa Orde Baru. Jawaban Anda tidak akan mempengaruhi nilai akhir.
- 1. Jelaskan secara singkat apa yang Anda ketahui tentang peristiwa Supersemar.
- 2. Sebutkan satu tokoh penting yang Anda ingat terkait masa awal Orde Baru.
- 3. Menurut Anda, mengapa penting mempelajari sejarah Orde Baru di Indonesia?
- 4. Pernahkah Anda mendengar tentang program pangan nasional pada masa Orde Baru? Jika ya, apa yang Anda ingat?
- 5. Apakah Anda memiliki pengalaman atau ketertarikan dalam pemrograman komputer atau logika algoritma?
Kunci Jawaban dan Interpretasi
- 1. Kunci: Penjelasan mengenai Surat Perintah Sebelas Maret yang memberikan mandat kepada Jenderal Soeharto. Interpretasi: Mengukur pemahaman dasar tentang salah satu peristiwa kunci transisi.
- 2. Kunci: Soeharto. Interpretasi: Mengukur ingatan terhadap tokoh sentral.
- 3. Kunci: Relevansi dengan pembentukan Indonesia modern, belajar dari masa lalu, memahami dampak kebijakan. Interpretasi: Mengukur motivasi dan pemahaman awal tentang urgensi materi.
- 4. Kunci: Jawaban bervariasi, menunjukkan sedikit atau banyak pengetahuan tentang program pangan. Interpretasi: Mengukur keterkaitan awal dengan Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban.
- 5. Kunci: Jawaban ya/tidak, disertai penjelasan singkat. Interpretasi: Mengukur keterkaitan awal dengan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial).
ASESMEN PROSES (Formatif)
LEMBAR OBSERVASI
Amati partisipasi dan kontribusi siswa selama kegiatan pembelajaran. Beri tanda centang (✔) pada kolom yang sesuai.
| No | Aspek yang Diamati | Belum Tampak | Mulai Tampak | Konsisten | Catatan Umpan Balik |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Keaktifan dalam bertanya dan menjawab pertanyaan. | ||||
| 2 | Kemampuan menyampaikan pendapat dengan jelas dan santun (Komunikasi). | ||||
| 3 | Kemampuan bekerja sama dan berbagi tugas dalam kelompok (Kolaborasi). | ||||
| 4 | Kemampuan menganalisis informasi dan dokumen sejarah (Penalaran Kritis). |
PERTANYAAN EXIT TICKET
- 1. Apa satu hal paling penting yang Anda pelajari hari ini tentang masa transisi Orde Baru?
- 2. Bagaimanakah kebijakan awal Orde Baru dapat dikaitkan dengan ketahanan pangan di daerah Anda? (Contoh: apakah ada kebijakan yang mendukung pertanian lokal?) Ini terkait dengan Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban.
- 3. Jika Anda diminta membuat algoritma sederhana untuk mengklasifikasikan berita utama era Orde Baru berdasarkan sentimennya (positif/negatif), langkah awal apa yang akan Anda lakukan? Ini terkait dengan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial).
ASESMEN AKHIR (Sumatif)
KISI-KISI ASESMEN
| No | Tujuan/Indikator Pembelajaran | Materi Pokok | Level Kognitif | Bentuk Soal | Nomor Soal |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan latar belakang munculnya Orde Baru. | Masa Transisi 1966-1967 | C2 (Memahami) | Pilihan Ganda | 1 |
| 2 | Mengidentifikasi isi dan makna Supersemar. | Supersemar | C2 (Memahami) | Pilihan Ganda | 2 |
| 3 | Menjelaskan peran MPRS dalam pembentukan Orde Baru. | Peran MPRS | C2 (Memahami) | Jawaban Singkat | 6 |
| 4 | Menganalisis dampak kebijakan awal Orde Baru terhadap stabilitas politik. | Kebijakan Awal Orde Baru | C3 (Mengaplikasi) | Pilihan Ganda | 3 |
| 5 | Menganalisis dampak kebijakan awal Orde Baru terhadap ekonomi. | Kebijakan Ekonomi Orde Baru | C3 (Mengaplikasi) | Uraian/Tugas Kontekstual | 9 |
| 6 | Menjelaskan proses pembubaran PKI. | Pembubaran PKI | C2 (Memahami) | Pilihan Ganda | 4 |
| 7 | Mengidentifikasi tantangan yang dihadapi pemerintah Orde Baru di awal masa kekuasaannya. | Tantangan Orde Baru | C2 (Memahami) | Pilihan Ganda | 5 |
| 8 | Menjelaskan relevansi sejarah Orde Baru dengan konsep ketahanan pangan lokal. | Orde Baru dan Ketahanan Pangan | C3 (Mengaplikasi) | Jawaban Singkat | 7 |
| 9 | Merancang pseudocode sederhana untuk mengklasifikasikan data historis terkait kebijakan Orde Baru. | Orde Baru dan KKA | C3 (Mengaplikasi) | Uraian/Tugas Kontekstual | 10 |
| 10 | Menjelaskan dualisme pemerintahan pada masa transisi. | Masa Transisi 1966-1967 | C2 (Memahami) | Jawaban Singkat | 8 |
SOAL ASESMEN AKHIR
-
Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) dikeluarkan pada tanggal 11 Maret 1966. Peristiwa ini merupakan tonggak penting dalam sejarah Indonesia karena...
a. Membubarkan Partai Komunis Indonesia (PKI)
b. Memberikan mandat kepada Letjen Soeharto untuk memulihkan keamanan dan ketertiban
c. Menandai dimulainya era Demokrasi Pancasila
d. Membentuk Kabinet Dwikora yang baru -
Salah satu isi utama dari Supersemar adalah perintah kepada Soeharto untuk segera mengambil tindakan yang dianggap perlu untuk...
a. Menyelenggarakan pemilihan umum
b. Mengamankan jalannya pemerintahan dan kewibawaan pemerintah
c. Memulihkan ekonomi negara
d. Memperbaiki hubungan luar negeri -
Kebijakan awal Orde Baru dalam bidang politik yang bertujuan untuk menstabilkan negara adalah...
a. Pelaksanaan pemilu setiap lima tahun sekali
b. Pembentukan kabinet yang ramping
c. Pembubaran PKI dan organisasi-organisasinya
d. Pemberian otonomi daerah yang luas -
Peristiwa yang mendorong pemerintah Orde Baru untuk segera membubarkan Partai Komunis Indonesia (PKI) adalah...
a. Peran PKI dalam kabinet Dwikora
b. Tuduhan PKI terlibat dalam G30S/PKI
c. Keterlibatan PKI dalam gerakan separatis
d. Adanya dukungan PKI dari negara asing -
Salah satu tantangan utama yang dihadapi pemerintah Orde Baru di awal masa kekuasaannya adalah...
a. Tingginya tingkat partisipasi politik masyarakat
b. Kepercayaan diri bangsa yang tinggi
c. Masalah ekonomi yang parah dan inflasi yang tinggi
d. Kebebasan pers yang mutlak - Bagaimana peran Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) dalam membentuk landasan Orde Baru? Jelaskan minimal satu keputusan penting yang dikeluarkan MPRS terkait hal ini.
- Jelaskan bagaimana kebijakan pemerintah Orde Baru, misalnya dalam sektor pertanian atau pangan, dapat dikaitkan dengan konsep ketahanan pangan di tingkat lokal. Berikan contoh spesifik yang relevan dengan Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban.
- Pada masa transisi menuju Orde Baru, sering terjadi diskusi mengenai dualisme pemerintahan. Jelaskan apa yang dimaksud dengan dualisme pemerintahan pada periode tersebut.
- Analisis dampak kebijakan awal Orde Baru terhadap pembangunan ekonomi Indonesia. Jelaskan minimal dua kebijakan ekonomi yang diterapkan dan dampaknya.
- Misalkan Anda ingin membuat program sederhana menggunakan pseudocode untuk mengklasifikasikan artikel berita dari era Orde Baru berdasarkan topik utamanya (misalnya: politik, ekonomi, sosial). Rancanglah pseudocode langkah demi langkah untuk proses klasifikasi ini. Ini adalah contoh penerapan konsep KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial).
KUNCI JAWABAN DAN PENSKORAN
| No Soal | Kunci Jawaban | Skor Maksimal |
|---|---|---|
| 1 | b | 5 |
| 2 | b | 5 |
| 3 | c | 5 |
| 4 | b | 5 |
| 5 | c | 5 |
| 6 | MPRS mengeluarkan Ketetapan No. XII/MPRS/1966 yang menetapkan Soeharto sebagai Pejabat Presiden dan menggariskan langkah-langkah pemulihan keamanan dan stabilitas. (Jawaban lain yang relevan juga diterima). | 15 |
| 7 | Kebijakan Orde Baru seperti program Bimas (Bimbingan Massal) pada sektor pertanian bertujuan meningkatkan produksi pangan nasional. Program ini secara tidak langsung berkontribusi pada ketahanan pangan lokal dengan menyediakan bibit unggul, pupuk, dan penyuluhan, yang dapat diadopsi dalam sistem seperti pengelolaan greenhouse atau optimalisasi air dalam Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban. (Jawaban lain yang relevan dengan kebijakan pangan dan ketahanan pangan lokal diterima). | 15 |
| 8 | Dualisme pemerintahan merujuk pada adanya dua pusat kekuasaan yang saling bersaing atau tumpang tindih pada masa transisi, yaitu pemerintahan Presiden Soekarno yang masih diakui secara konstitusional namun kekuasaannya terbatas, dan pemerintahan de facto yang dijalankan oleh Soeharto berdasarkan mandat Supersemar dan dukungan militer. | 15 |
| 9 | Dampak positif: Stabilitas politik yang relatif terjaga, fokus pada pembangunan ekonomi melalui program repelita, peningkatan produksi pangan. Dampak negatif: Ketergantungan pada utang luar negeri, konsentrasi kekayaan, pengabaian hak asasi manusia. (Sebutkan minimal dua kebijakan dan dampaknya). | 15 |
| 10 |
Contoh Pseudocode:
FUNGSI KlasifikasiArtikelOrdeBaru(teks_artikel) // Inisialisasi counter untuk setiap topik jumlah_politik = 0 jumlah_ekonomi = 0 jumlah_sosial = 0 // Tokenisasi artikel menjadi kata-kata (sederhana) daftar_kata = Pecah(teks_artikel, " ") // Iterasi melalui setiap kata UNTUK setiap kata DALAM daftar_kata // Cek kata kunci untuk topik politik JIKA kata adalah "presiden" ATAU kata adalah "parlemen" ATAU kata adalah "pemilu" MAKA jumlah_politik = jumlah_politik + 1 // Cek kata kunci untuk topik ekonomi JIKA kata adalah "rupiah" ATAU kata adalah "inflasi" ATAU kata adalah "investasi" MAKA jumlah_ekonomi = jumlah_ekonomi + 1 // Cek kata kunci untuk topik sosial JIKA kata adalah "pendidikan" ATAU kata adalah "budaya" ATAU kata adalah "masyarakat" MAKA jumlah_sosial = jumlah_sosial + 1 AKHIR UNTUK // Menentukan topik utama berdasarkan jumlah tertinggi topik_utama = "" nilai_tertinggi = 0 JIKA jumlah_politik > nilai_tertinggi MAKA topik_utama = "Politik" nilai_tertinggi = jumlah_politik AKHIR JIKA JIKA jumlah_ekonomi > nilai_tertinggi MAKA topik_utama = "Ekonomi" nilai_tertinggi = jumlah_ekonomi AKHIR JIKA JIKA jumlah_sosial > nilai_tertinggi MAKA topik_utama = "Sosial" nilai_tertinggi = jumlah_sosial AKHIR JIKA // Kembalikan topik utama KEMBALIKAN topik_utama AKHIR FUNGSI (Pseudocode yang logis dan menggambarkan proses klasifikasi sederhana berdasarkan kata kunci diterima). |
15 |
| TOTAL | 100 |
Rumus Nilai Akhir
Nilai Akhir = (Total Skor yang Diperoleh / 100) x 100
RUBRIK PENILAIAN TUGAS URAIAN/KONTEKSTUAL
| Indikator Penilaian | Baru Memulai (0-5) | Berkembang (6-10) | Cakap (11-15) | Mahir (16-20) |
|---|---|---|---|---|
| Kedalaman Analisis dan Pemahaman Konsep (Mengaitkan kebijakan dengan dampak atau relevansi) | Analisis dangkal, kurang tepat, atau tidak relevan. | Analisis mulai menunjukkan pemahaman konsep, namun belum mendalam atau ada sedikit kekeliruan. | Analisis cukup mendalam, menunjukkan pemahaman konsep yang baik dan relevan. | Analisis sangat mendalam, kritis, dan menunjukkan pemahaman konsep yang komprehensif serta orisinal. |
| Penggunaan Bukti dan Contoh Kontekstual (Menyajikan data, fakta, atau contoh yang mendukung) | Tidak menyajikan bukti atau contoh, atau contoh sangat tidak relevan. | Menyajikan sedikit bukti atau contoh, namun kurang spesifik atau kurang mendukung argumen. | Menyajikan bukti atau contoh yang relevan dan cukup mendukung argumen. | Menyajikan bukti dan contoh yang kuat, spesifik, relevan, dan sangat mendukung argumen. |
| Keterkaitan dengan Integrasi KKA/SIKAP (Menunjukkan pemahaman tentang hubungan materi dengan KKA dan SIKAP) | Tidak menunjukkan keterkaitan atau pemahaman tentang KKA/SIKAP. | Keterkaitan dengan KKA/SIKAP sangat minim atau hanya disebutkan tanpa penjelasan. | Menunjukkan keterkaitan yang cukup jelas antara materi sejarah dengan KKA/SIKAP, dengan sedikit penjelasan. | Menunjukkan keterkaitan yang kuat dan mendalam antara materi sejarah dengan KKA/SIKAP, dengan penjelasan yang logis dan aplikatif. |
| Struktur dan Kejelasan Jawaban (Organisasi ide, penggunaan bahasa) | Jawaban tidak terstruktur, sulit dipahami, dan banyak kesalahan bahasa. | Jawaban mulai terstruktur, namun masih ada bagian yang kurang jelas atau kesalahan bahasa yang mengganggu. | Jawaban terstruktur dengan baik, bahasa jelas, dan kesalahan bahasa minimal. | Jawaban sangat terstruktur, bahasa sangat jelas, efektif, dan tidak ada kesalahan bahasa. |
REKAP NILAI ASESMEN AKHIR
| No | Nama Siswa | Nilai Asesmen Awal | Nilai Asesmen Proses (Observasi/Exit Ticket) | Nilai Asesmen Akhir (Tertulis) | Nilai Akhir (Total) | Catatan Guru |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | ||||||
| 2 | ||||||
| 3 |