ASESMEN PEMBELAJARAN
IDENTITAS ASESMEN
| Sekolah | SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN |
|---|---|
| Guru | Irianto Pontjowardoyo, S.Pd |
| Mata Pelajaran | Sejarah |
| Kelas/Rombel | XII |
| Tingkat/Fase | XII / Fase F |
| Semester | Ganjil |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pertemuan | 4 dari 4 |
| Tanggal | 2026-11-01 |
| Topik | Demokrasi liberal hingga demokrasi terpimpin |
| Fokus Kegiatan | Mengaplikasikan konsep, menyajikan hasil, dan merefleksikan capaian. |
| Tujuan Pembelajaran | Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu menyajikan hasil analisis perbandingan antara demokrasi liberal dan demokrasi terpimpin dalam bentuk poster digital atau infografis, serta merefleksikan pembelajaran yang telah dicapai dengan tingkat pemahaman yang cakap berdasarkan kriteria yang ditetapkan. |
| Asesmen Pertemuan | Asesmen kinerja/produk dan refleksi. |
| Alokasi Waktu | 2 JP (90 menit) |
| Model | Cooperative Learning |
| Metode | Presentasi Kelompok, Diskusi Kelas, Pembuatan Poster |
| Dimensi Profil Lulusan | Kolaborasi, Penalaran Kritis, Kreativitas |
ASESMEN AWAL
Tujuan: Mengukur kesiapan awal dan mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik terkait demokrasi liberal dan demokrasi terpimpin.
- Sistem pemerintahan yang berlaku di Indonesia pada periode 1949-1959 dikenal sebagai:
a. Demokrasi Pancasila
b. Demokrasi Terpimpin
c. Demokrasi Liberal
d. Orde Baru - Salah satu ciri utama demokrasi terpimpin adalah:
a. Kekuasaan presiden sangat terbatas
b. Peran partai politik sangat dominan
c. Penguatan peran presiden dan pembatasan partai politik
d. Kebebasan pers dan berpendapat sangat luas - Penyebab utama kegagalan demokrasi liberal di Indonesia adalah:
a. Keterlibatan militer yang terlalu besar dalam politik
b. Instabilitas kabinet dan konflik antarpartai politik
c. Pengaruh ideologi asing yang kuat
d. Kurangnya dukungan dari rakyat - Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan demokrasi liberal di Indonesia?
a. Kebebasan berpendapat dan pers sangat dibatasi.
b. Pemilu dilaksanakan secara rutin dan menghasilkan pemerintahan yang stabil.
c. Kabinet sering berganti karena mosi tidak percaya dari parlemen.
d. Kekuasaan eksekutif sangat kuat dibandingkan legislatif. - Mengapa pemahaman tentang dinamika demokrasi di Indonesia penting bagi generasi muda saat ini? (Jawaban singkat)
Kunci Jawaban dan Interpretasi:
- c. Demokrasi Liberal. (Mengukur pemahaman dasar periodisasi dan nama sistem pemerintahan)
- c. Penguatan peran presiden dan pembatasan partai politik. (Mengukur pemahaman karakteristik utama demokrasi terpimpin)
- b. Instabilitas kabinet dan konflik antarpartai politik. (Mengukur pemahaman faktor penyebab kegagalan demokrasi liberal)
- c. Kabinet sering berganti karena mosi tidak percaya dari parlemen. (Mengukur pemahaman konsekuensi dari sistem parlementer dalam demokrasi liberal)
- Jawaban diharapkan mengaitkan pelajaran sejarah dengan konteks kekinian, pentingnya menjaga stabilitas, partisipasi warga negara, atau belajar dari kesalahan masa lalu. Jawaban yang mengaitkan dengan pemilu, pemilihan umum, atau pentingnya menjaga persatuan bangsa menunjukkan pemahaman yang baik.
Interpretasi: Peserta didik yang menjawab benar sebagian besar soal menunjukkan kesiapan yang baik. Jawaban yang salah pada soal 1-4 dapat mengindikasikan miskonsepsi yang perlu diperbaiki. Jawaban pada soal 5 akan memberikan gambaran awal tentang kemampuan mengaitkan materi sejarah dengan realitas saat ini.
ASESMEN PROSES
Tujuan: Memantau partisipasi, kolaborasi, dan penalaran kritis peserta didik selama kegiatan pembelajaran.
LEMBAR OBSERVASI
| No | Nama Peserta Didik | Kolaborasi (Kerja Sama Kelompok) | Penalaran Kritis (Analisis Perbandingan) | Kreativitas (Penyajian Poster/Infografis) | Keaktifan dalam Diskusi | Catatan Umpan Balik |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Belum Tampak | Mulai Tampak | Konsisten | Belum Tampak | Mulai Tampak | Konsisten | Belum Tampak | Mulai Tampak | Konsisten | Belum Tampak | Mulai Tampak | Konsisten | |||
| 1 | ... | |||||
| 2 | ... |
EXIT TICKET
Tujuan: Menilai pemahaman akhir dan mengidentifikasi poin penting dari pembelajaran hari ini.
- Satu hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang demokrasi liberal dan demokrasi terpimpin adalah...
- Kesamaan antara demokrasi liberal dan demokrasi terpimpin yang kamu temukan adalah...
- Bagaimana materi ini dapat membantumu memahami sistem pemerintahan di Indonesia saat ini?
ASESMEN AKHIR (KINERJA/PRODUK)
Tujuan: Mengukur kemampuan peserta didik dalam menyajikan hasil analisis perbandingan demokrasi liberal dan demokrasi terpimpin dalam bentuk poster digital atau infografis.
SOAL PILIHAN GANDA
- Perbandingan utama antara demokrasi liberal dan demokrasi terpimpin dalam konteks pembagian kekuasaan di Indonesia adalah:
a. Keduanya memiliki sistem parlementer yang kuat.
b. Demokrasi liberal menekankan kekuasaan legislatif, sementara demokrasi terpimpin memperkuat eksekutif.
c. Keduanya memberikan kekuasaan yang sama besar kepada presiden dan parlemen.
d. Demokrasi liberal membatasi kekuasaan presiden, sedangkan demokrasi terpimpin memberikan kekuasaan absolut kepada presiden. - Manakah dari elemen berikut yang paling sering menjadi fokus perbandingan dalam menganalisis kedua sistem demokrasi ini?
a. Kebijakan luar negeri
b. Peran partai politik dan kebebasan pers
c. Perkembangan ekonomi
d. Hubungan dengan negara tetangga - Salah satu tantangan dalam membuat poster digital yang efektif adalah:
a. Memuat terlalu banyak teks yang detail.
b. Menggunakan desain yang rumit dan sulit dipahami.
c. Menyajikan informasi yang padat, jelas, dan menarik secara visual.
d. Mengabaikan penggunaan gambar atau ilustrasi. - Jika poster digitalmu menampilkan perbandingan jumlah kabinet yang sering berganti pada masa demokrasi liberal, ini menunjukkan fokus pada aspek:
a. Stabilitas politik
b. Kebebasan berpendapat
c. Pertumbuhan ekonomi
d. Hubungan internasional - Aspek yang paling kontras antara demokrasi liberal dan demokrasi terpimpin dalam hal hak sipil dan politik adalah:
a. Tingkat partisipasi pemilu
b. Kebebasan pers dan berserikat
c. Penguatan peran lembaga peradilan
d. Pembentukan konstituante
SOAL JAWABAN SINGKAT
- Sebutkan satu persamaan mendasar antara demokrasi liberal dan demokrasi terpimpin dalam hal tujuan pembentukan negara.
- Sistem pemerintahan apa yang mendominasi pada masa demokrasi liberal di Indonesia?
- Apa yang dimaksud dengan "Dekrit Presiden 5 Juli 1959" dan mengapa peristiwa ini menjadi penanda transisi dari demokrasi liberal ke demokrasi terpimpin?
SOAL URAIAN/TUGAS KONTEKSTUAL
- Buatlah sebuah infografis singkat (maksimal 5 poin utama) yang membandingkan kelebihan dan kekurangan demokrasi liberal dengan demokrasi terpimpin bagi pembangunan bangsa Indonesia. Kaitkan salah satu poin dalam infografis tersebut dengan konsep KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial), misalnya bagaimana algoritma klasifikasi dapat membantu menganalisis sentimen publik terhadap kebijakan pada kedua era tersebut, atau bagaimana sistem rekomendasi dapat digunakan untuk menyajikan data historis yang relevan kepada generasi muda.
- Dalam konteks ketahanan pangan, jelaskan bagaimana ketidakstabilan politik pada masa demokrasi liberal atau penekanan pada kekuasaan terpusat pada demokrasi terpimpin dapat mempengaruhi kebijakan dan implementasi program pangan di tingkat daerah. Kaitkan analisis Anda dengan potensi penerapan Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, misalnya bagaimana sistem pemetaan potensi pangan lokal dapat lebih efektif dikembangkan pada periode pemerintahan yang stabil atau terpusat, serta bagaimana teknologi seperti sensor otomasi dapat membantu optimalisasi sumber daya pangan.
KISI-KISI ASESMEN AKHIR
| No | Tujuan/Indikator | Materi | Level Kognitif | Bentuk Soal | Nomor Soal |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Membandingkan struktur kekuasaan eksekutif dan legislatif pada demokrasi liberal dan terpimpin. | Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin | C4 (Analisis) | Pilihan Ganda | 1 |
| 2 | Mengidentifikasi fokus perbandingan utama antara demokrasi liberal dan terpimpin. | Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin | C2 (Pemahaman) | Pilihan Ganda | 2 |
| 3 | Menganalisis prinsip-prinsip desain poster/infografis yang efektif. | Penyajian Hasil Analisis (Poster/Infografis) | C4 (Analisis) | Pilihan Ganda | 3 |
| 4 | Menghubungkan ciri-ciri demokrasi liberal dengan dampaknya terhadap stabilitas politik. | Demokrasi Liberal | C3 (Aplikasi) | Pilihan Ganda | 4 |
| 5 | Membandingkan hak sipil dan politik pada kedua era demokrasi. | Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin | C4 (Analisis) | Pilihan Ganda | 5 |
| 6 | Menyebutkan persamaan tujuan fundamental kedua sistem demokrasi. | Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin | C1 (Ingatan) | Jawaban Singkat | 6 |
| 7 | Menyebutkan sistem pemerintahan pada masa demokrasi liberal. | Demokrasi Liberal | C1 (Ingatan) | Jawaban Singkat | 7 |
| 8 | Menjelaskan signifikansi Dekrit Presiden 5 Juli 1959. | Demokrasi Terpimpin | C3 (Aplikasi) | Jawaban Singkat | 8 |
| 9 | Menganalisis kelebihan dan kekurangan kedua sistem demokrasi dalam konteks pembangunan bangsa, serta mengintegrasikan konsep KKA. | Demokrasi Liberal, Demokrasi Terpimpin, Pembangunan Bangsa, KKA | C5 (Sintesis) | Uraian/Tugas Kontekstual | 9 |
| 10 | Menganalisis dampak ketidakstabilan politik terhadap ketahanan pangan dan mengintegrasikan Program SIKAP. | Demokrasi Liberal, Demokrasi Terpimpin, Ketahanan Pangan, Program SIKAP | C5 (Sintesis) | Uraian/Tugas Kontekstual | 10 |
KUNCI JAWABAN DAN PENSKORAN
Pilihan Ganda (Skor @ 5 poin, Total 25 poin)
- b
- b
- c
- a
- b
Jawaban Singkat (Skor @ 5 poin, Total 15 poin)
- Mencapai kesejahteraan rakyat, kedaulatan negara, atau keadilan sosial. (Skor 5)
- Sistem parlementer. (Skor 5)
- Dekrit Presiden 5 Juli 1959 membubarkan Konstituante, memberlakukan kembali UUD 1945, dan membentuk kabinet/lembaga baru. Ini menandai akhir demokrasi liberal dan awal demokrasi terpimpin. (Skor 5)
Uraian/Tugas Kontekstual (Skor @ 30 poin per soal, Total 60 poin)
Soal No. 9 (Infografis KKA):
- Isi Infografis (Perbandingan Kelebihan/Kekurangan): 20 poin (tergantung ketepatan dan kelengkapan analisis)
- Integrasi Konsep KKA: 10 poin (jelas, relevan, dan logis)
Soal No. 10 (Analisis SIKAP):
- Analisis Dampak Politik terhadap Ketahanan Pangan: 20 poin (kedalaman dan ketepatan analisis)
- Integrasi Program SIKAP: 10 poin (relevan, logis, dan aplikatif)
Total Skor Maksimal: 25 (PG) + 15 (JS) + 60 (Uraian) = 100 poin.
Rumus Nilai Akhir: Nilai = Total Skor yang Diperoleh
RUBRIK PENILAIAN POSTER DIGITAL / INFOGRAFIS (ASESMEN KINERJA/PRODUK)
| Indikator Penilaian | Belum Memulai (0-50) | Berkembang (51-75) | Cakap (76-90) | Mahir (91-100) |
|---|---|---|---|---|
| 1. Ketepatan Isi dan Analisis Perbandingan (Menyajikan perbandingan demokrasi liberal dan terpimpin yang akurat dan mendalam) |
Informasi sangat minim atau tidak akurat. Analisis perbandingan dangkal. | Informasi cukup akurat, namun analisis perbandingan belum mendalam. Terdapat beberapa kesalahan kecil. | Informasi akurat dan analisis perbandingan cukup mendalam. Mendemonstrasikan pemahaman yang baik tentang perbedaan dan persamaan. | Informasi sangat akurat, lengkap, dan analisis perbandingan sangat mendalam. Menunjukkan pemahaman yang komprehensif. |
| 2. Kejelasan Penyajian dan Struktur Konten (Informasi disajikan secara logis, terstruktur, dan mudah dipahami) |
Struktur tidak jelas, informasi sulit diikuti. | Struktur cukup jelas, namun ada beberapa bagian yang kurang runtut. | Struktur jelas dan informasi mudah diikuti. Konten disajikan secara logis. | Struktur sangat jelas, runtut, dan informasi sangat mudah dipahami. Konten disajikan dengan alur yang kuat. |
| 3. Desain Visual dan Kreativitas (Estetika visual, penggunaan warna, tipografi, dan elemen grafis yang menarik dan mendukung konten) |
Desain sangat sederhana, tidak menarik, dan tidak mendukung konten. | Desain cukup menarik, namun ada beberapa elemen yang kurang harmonis atau kurang relevan. | Desain menarik, harmonis, dan elemen visual mendukung penyampaian informasi. Penggunaan warna dan tipografi tepat. | Desain sangat inovatif, menarik, dan elemen visual sangat efektif mendukung konten. Penggunaan warna, tipografi, dan grafis sangat kreatif. |
| 4. Integrasi Konsep KKA atau Program SIKAP (Keterkaitan dengan Koding dan Kecerdasan Artifisial atau Sistem Ketahanan Pangan yang relevan dan logis) |
Integrasi tidak ada atau sangat tidak relevan/logis. | Integrasi ada, namun kurang mendalam atau relevansinya perlu diperjelas. | Integrasi cukup jelas, relevan, dan logis dengan konteks materi. | Integrasi sangat jelas, relevan, inovatif, dan logis, serta menunjukkan pemahaman mendalam terhadap konsep yang diintegrasikan. |
REKAP NILAI PESERTA DIDIK
| No | Nama Peserta Didik | Nilai Asesmen Akhir (Poster/Infografis & Uraian) | Nilai Asesmen Awal | Nilai Asesmen Proses (Observasi/Exit Ticket) | Nilai Akhir | Keterangan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | ... | |||||
| 2 | ... |