← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN Tindak Lanjut

Tindak Lanjut Pertemuan 3 - Sejarah XII - Demokrasi liberal hingga demokrasi terpimpin

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

RENCANA TINDAK LANJUT PEMBELAJARAN

IDENTITAS PAKET PERTEMUAN

Sekolah SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Guru Irianto Pontjowardoyo, S.Pd
Mata Pelajaran Sejarah
Kelas/Rombel XII
Tingkat/Fase XII / Fase F
Semester Ganjil
Tahun Pelajaran 2026/2027
Pertemuan 3 dari 4
Tanggal/Rentang 2026-10-19 s.d. 2026-10-25
Topik Demokrasi liberal hingga demokrasi terpimpin
Fokus Kegiatan Pendalaman dan pengaplikasian konsep melalui aktivitas kontekstual.
Asesmen Pertemuan Observasi, pertanyaan formatif, dan umpan balik.
Alokasi Waktu RPP 2 JP (90 menit)
Model Cooperative Learning
Metode Presentasi Kelompok, Diskusi Kelas, Pembuatan Poster
Dimensi Profil Lulusan Kolaborasi, Penalaran Kritis, Kreativitas

TUJUAN TINDAK LANJUT PEMBELAJARAN

Tindak lanjut ini disusun berdasarkan hasil asesmen formatif pada Pertemuan 3 yang berfokus pada pendalaman dan pengaplikasian konsep dinamika politik Indonesia dari Demokrasi Liberal ke Demokrasi Terpimpin. Tindak lanjut ini bertujuan untuk:

  • Memberikan dukungan spesifik bagi peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran.
  • Memberikan tantangan dan perluasan materi bagi peserta didik yang telah mencapai tujuan pembelajaran.
  • Menyesuaikan strategi pembelajaran berdasarkan kebutuhan individual peserta didik.
  • Meningkatkan efektivitas pembelajaran di pertemuan selanjutnya.
  • Mengintegrasikan pemanfaatan teknologi melalui Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) serta memperkuat kesadaran akan ketahanan pangan lokal melalui Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban.

PEMETAAN HASIL ASESMEN DAN KEBUTUHAN PESERTA DIDIK

Asesmen pada pertemuan ini meliputi observasi partisipasi dalam diskusi kelompok, keaktifan dalam presentasi, dan kualitas poster yang dihasilkan. Berdasarkan observasi tersebut, peserta didik dikategorikan sebagai berikut:

Kategori Ciri Hasil yang Teramati Kebutuhan Peserta Didik Tindakan Guru
Baru Memulai Kesulitan memahami perbedaan fundamental antara kedua sistem demokrasi, partisipasi pasif dalam diskusi, kontribusi minim pada poster. Indikator yang belum tercapai: Mampu menjelaskan perbedaan esensial antara Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin. Membutuhkan penjelasan ulang konsep dasar, bimbingan terstruktur dalam mengidentifikasi ciri-ciri, dan dukungan dalam kolaborasi kelompok. Pendekatan remedial, bimbingan intensif, dan penyediaan sumber belajar yang lebih sederhana.
Berkembang Mulai memahami perbedaan, namun masih memerlukan klarifikasi pada detail. Cukup aktif dalam diskusi namun kurang mendalam. Poster menunjukkan pemahaman dasar, namun perlu pengayaan analisis. Indikator yang belum tercapai: Mampu menganalisis dampak masing-masing sistem terhadap stabilitas politik. Membutuhkan penguatan analisis, studi kasus tambahan, dan latihan membandingkan secara kritis. Pendekatan remedial dengan fokus pada analisis, diskusi kelompok terarah, dan umpan balik spesifik.
Cakap Memahami perbedaan dengan baik dan mampu menganalisis dampaknya. Aktif berdiskusi dan berkontribusi signifikan pada poster. Indikator yang telah tercapai: Mampu menjelaskan perbedaan esensial dan menganalisis dampak masing-masing sistem. Membutuhkan tantangan lebih lanjut untuk memperluas pemahaman, menghubungkan dengan isu kontemporer, atau mengaplikasikan konsep pada studi kasus yang lebih kompleks. Pendekatan pengayaan, tugas analisis lanjutan, dan eksplorasi topik terkait.
Mahir Menguasai materi dengan sangat baik, mampu menjelaskan, menganalisis, dan membandingkan secara kritis. Berkontribusi sebagai pemimpin dalam kelompok, poster sangat informatif dan analitis. Indikator yang telah tercapai: Mampu menjelaskan perbedaan esensial, menganalisis dampak, dan mengaitkan dengan konteks sejarah yang lebih luas. Membutuhkan kesempatan untuk eksplorasi mandiri, menjadi mentor bagi teman, atau mengaitkan materi dengan disiplin ilmu lain, termasuk potensi pemanfaatan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) untuk analisis data sejarah atau Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban dalam konteks sejarah sosial-ekonomi. Pendekatan pengayaan berupa proyek penelitian mandiri, presentasi materi tambahan, atau menjadi tutor sebaya.

REMENDIAL

Peserta didik yang dikategorikan "Baru Memulai" dan "Berkembang" akan mendapatkan layanan remedial:

  • Fokus Indikator Belum Tercapai: Memahami perbedaan fundamental dan menganalisis dampak Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin.
  • Kegiatan Remedial:
    • Sesi tutorial singkat (1 JP) dengan guru untuk mengulas kembali materi pokok menggunakan infografis yang disederhanakan dan contoh konkret.
    • Studi kasus terpandu: Peserta didik akan diberikan studi kasus yang lebih ringkas dan pertanyaan yang lebih terarah untuk mengidentifikasi ciri-ciri kedua sistem.
    • Latihan analisis dampak melalui tabel perbandingan yang lebih detail, dengan bantuan kata kunci dari guru.
    • Penggunaan media visual (video pendek) yang membandingkan kedua era.
    • Integrasi KKA: Peserta didik akan diajak membuat flowchart sederhana yang menggambarkan alur pengambilan keputusan pada kedua sistem demokrasi menggunakan platform block-coding seperti Scratch, dibimbing guru.
    • Integrasi Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban: Diskusi singkat mengenai bagaimana kebijakan pangan pada era Demokrasi Liberal (misal: swasembada pangan) berbeda dengan era Demokrasi Terpimpin (misal: fokus pada proyek besar yang mungkin mengabaikan ketahanan pangan mikro), sebagai contoh dampak kebijakan.
  • Asesmen Ulang: Pemberian kuis singkat atau meminta peserta didik menjelaskan kembali perbedaan dan dampak utama dari kedua sistem secara lisan atau tertulis singkat.

PENGAYAAN

Peserta didik yang dikategorikan "Cakap" dan "Mahir" akan mendapatkan layanan pengayaan:

  • Perluasan Penerapan:
    • Tugas analisis komparatif mendalam: Membandingkan transisi dari Demokrasi Liberal ke Demokrasi Terpimpin dengan transisi politik di negara lain yang serupa.
    • Proyek riset mandiri: Meneliti lebih lanjut mengenai tokoh kunci, peristiwa penting, atau kebijakan spesifik yang membentuk kedua era tersebut.
    • Menghubungkan dengan isu kontemporer: Menganalisis relevansi atau pelajaran dari kedua sistem demokrasi tersebut bagi tantangan demokrasi Indonesia saat ini.
    • Integrasi KKA: Peserta didik yang Mahir dapat mengeksplorasi penggunaan algoritma klasifikasi sederhana (misalnya, menggunakan Python dengan library seperti scikit-learn) untuk mengkategorikan berita atau dokumen sejarah berdasarkan ciri-ciri Demokrasi Liberal atau Demokrasi Terpimpin, dengan panduan dari guru atau sumber daya online.
    • Integrasi Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban: Peserta didik dapat meneliti bagaimana kebijakan ekonomi dan pangan pada era Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin mempengaruhi ketahanan pangan masyarakat secara jangka panjang, serta merancang model sederhana (misal: sistem irigasi otomatis berbasis sensor sederhana jika memungkinkan) yang terinspirasi dari kebutuhan pangan pada salah satu era tersebut namun dengan teknologi modern.

DUKUNGAN DIFERENSIASI

Aspek Tindakan Diferensiasi
Konten Menyediakan materi bacaan tambahan dengan tingkat kedalaman yang bervariasi (ringkas untuk remedial, analitis untuk pengayaan). Menyediakan studi kasus yang disesuaikan tingkat kesulitannya.
Proses Memberikan pilihan metode belajar bagi peserta didik yang memerlukan (misal: visual, auditori, kinestetik). Memberikan waktu tambahan untuk tugas tertentu bagi yang membutuhkan. Memfasilitasi tutor sebaya untuk kelompok yang heterogen.
Produk Memberikan keleluasaan dalam bentuk produk akhir (misal: poster digital, infografis, presentasi singkat, atau narasi tertulis) yang sesuai dengan minat dan kemampuan. Memberikan rubrik yang jelas namun fleksibel.
Lingkungan Belajar Menata ruang kelas untuk mendukung kolaborasi (misal: kelompok diskusi) atau kerja mandiri (sudut baca). Memastikan akses terhadap sumber daya digital yang relevan.
Dukungan Khusus Memberikan bimbingan individual bagi peserta didik yang membutuhkan perhatian ekstra, baik dalam pemahaman materi maupun partisipasi sosial. Menggunakan bahasa yang jelas dan sederhana saat memberikan instruksi.

UMPAN BALIK KONSTRUKTIF

  • Untuk kategori Baru Memulai: "Saya perhatikan kamu masih perlu waktu untuk memahami perbedaan inti antara Demokrasi Liberal dan Terpimpin. Mari kita coba ulas kembali poin-poin utamanya bersama sebentar lagi. Bagian mana yang paling membuatmu bingung?"
  • Untuk kategori Berkembang: "Pemahamanmu tentang ciri-ciri kedua sistem demokrasi sudah mulai terlihat. Untuk memperdalam analisis dampak, coba perhatikan kembali bagaimana stabilitas pemerintahan pada kedua era tersebut berbeda. Apa yang bisa kamu simpulkan dari perubahan itu?"
  • Untuk kategori Cakap: "Presentasimu dan poster kelompokmu sangat baik dalam menjelaskan perbedaan dan dampak kedua sistem demokrasi. Untuk tantangan selanjutnya, coba pikirkan bagaimana pelajaran dari era ini bisa kita terapkan untuk menghadapi isu demokrasi di masa kini. Adakah ide awal?"
  • Untuk kategori Mahir: "Analisis kritis dan kontribusimu dalam kelompok sangat menginspirasi. Kamu sudah menguasai materi dengan sangat baik. Tertarik untuk mengeksplorasi bagaimana data historis dari era ini bisa diolah menggunakan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) untuk menemukan pola baru? Atau bagaimana kebijakan pangan era tersebut terkait dengan konsep Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban yang kita bahas?"

KOMUNIKASI

Jika ada peserta didik yang terus menunjukkan kesulitan signifikan dalam mencapai tujuan pembelajaran meskipun sudah diberikan remedial, guru akan melakukan komunikasi dengan wali kelas untuk mendiskusikan strategi dukungan tambahan, serta secara profesional menginformasikan kepada orang tua/wali peserta didik mengenai perkembangan belajar anak dan upaya yang telah dilakukan sekolah, dengan tetap menjaga kerahasiaan dan privasi peserta didik.

MONITORING

Nama Peserta Didik Indikator yang Belum Tercapai Tindakan Guru Waktu Hasil Tindak Lanjut Berikutnya
[Nama Siswa A] Menganalisis dampak stabilitas politik Pendampingan analisis dampak melalui studi kasus terarah Pertemuan berikutnya (awal) [Hasil observasi] [Tindakan lanjutan]
[Nama Siswa B] Memahami perbedaan fundamental Sesi tutorial singkat dan latihan identifikasi ciri Pertemuan berikutnya (awal) [Hasil observasi] [Tindakan lanjutan]
[Nama Siswa C] (Jika ada indikator lain yang belum tercapai dari observasi) (Tindakan spesifik) (Waktu pelaksanaan) (Hasil pengamatan) (Rencana tindak lanjut)

REFLEKSI GURU

  1. Apakah kegiatan pendalaman dan pengaplikasian konsep pada pertemuan ini sudah efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran? Apa bukti yang mendukung?
  2. Bagaimana tingkat keterlibatan dan antusiasme peserta didik dalam aktivitas diskusi dan pembuatan poster? Apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkannya?
  3. Apakah strategi remedial dan pengayaan yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan peserta didik berdasarkan hasil asesmen? Apa yang perlu disesuaikan?
  4. Bagaimana integrasi Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) dan Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban diterima dan dipahami oleh peserta didik? Apakah perlu penyesuaian dalam penyampaiannya di pertemuan selanjutnya?
  5. Apa satu hal yang akan saya ubah atau perbaiki dalam merancang pembelajaran selanjutnya berdasarkan pengalaman di pertemuan ini?

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.