PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM
RPP PERTEMUAN 3 DARI 4
| Sekolah | SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN |
| Nama Guru | Irianto Pontjowardoyo, S.Pd |
| Mata Pelajaran | Sejarah |
| Kelas/Semester | XII / Ganjil |
| Alokasi Waktu | 2 JP (90 menit) |
IDENTIFIKASI
| Peserta Didik | Peserta didik kelas XII memiliki tingkat kematangan berpikir yang baik, namun perlu difasilitasi untuk mengaitkan materi sejarah dengan isu kontemporer. Pengetahuan awal mengenai demokrasi di Indonesia bervariasi. Minat belajar dapat ditingkatkan melalui aktivitas yang relevan dan menarik. Kebutuhan belajar dipetakan melalui observasi awal dan tanya jawab singkat di awal pembelajaran. |
| Materi Pelajaran | Materi mengenai Demokrasi Liberal hingga Demokrasi Terpimpin mencakup konsep politik, sosial, dan ekonomi yang kompleks. Relevansi kehidupan nyata terletak pada pemahaman tentang sistem pemerintahan dan dinamika politik yang membentuk Indonesia saat ini. Tingkat kesulitan cukup tinggi karena melibatkan analisis sebab-akibat dan perbandingan sistem. Miskonsepsi potensial meliputi penyederhanaan atau generalisasi mengenai periode tersebut. Integrasi nilai Pancasila dan karakter kebangsaan sangat relevan. |
| Dimensi Profil Lulusan (DPL) | Kolaborasi, Penalaran Kritis, Kreativitas |
| Capaian Pembelajaran | Pemahaman Konsep: Menjelaskan sejarah pada Masa Pemerintahan Sukarno, Masa Pemerintahan Suharto, dan Reformasi; menerapkan proses berpikir sejarah, melakukan literasi sejarah, penelitian sejarah, dan menunjukkan kesadaran sejarah melalui proses inkuiri; dan mengevaluasi nilai-nilai yang terkandung dalam sejarah untuk dapat dikontekstualisasikan dalam kehidupan masa sekarang. Keterampilan Proses: Menerapkan secara spesifik keterampilan proses belajar sejarah mencakup keterampilan berpikir diakronis (kronologis) dan sinkronis, pemahaman sejarah, analisis dan interpretasi sejarah, kemampuan riset sejarah, literasi sejarah, analisis isu kesejarahan serta pengambilan keputusan, dan kebermaknaan peristiwa sejarah. |
DESAIN PEMBELAJARAN
PENGALAMAN BELAJAR
| Tahap | Prinsip Pembelajaran Mendalam | Aktivitas Guru | Aktivitas Murid | Alokasi Waktu | Bukti Belajar |
|---|---|---|---|---|---|
| AWAL | Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan | 1. Memberikan salam, doa, dan mengecek kehadiran. 2. Melakukan apersepsi dengan menghubungkan materi sebelumnya (Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan) dengan topik baru. 3. Menyampaikan tujuan pembelajaran Pertemuan 3: "Hari ini kita akan mendalami dan mengaplikasikan konsep dinamika politik Indonesia dari Demokrasi Liberal ke Demokrasi Terpimpin." 4. Membangkitkan minat dengan pertanyaan pemantik: "Bagaimana mungkin Indonesia pernah mencoba sistem demokrasi yang berbeda-beda dalam waktu singkat?" |
1. Menjawab salam, berdoa, merespon pertanyaan guru. 2. Mengingat kembali materi sebelumnya. 3. Menyimak tujuan pembelajaran. 4. Merespon pertanyaan pemantik dengan antusias. |
10 menit | Kehadiran, Respon terhadap apersepsi dan pertanyaan pemantik. |
| INTI - MEMAHAMI | Memahami, Bermakna, Berkesadaran | 1. Membagi peserta didik ke dalam 4-5 kelompok heterogen. 2. Memberikan studi kasus ringkas atau infografis yang membandingkan ciri-ciri utama Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin (misal: sistem parlemen vs presidensial, peran partai politik, stabilitas pemerintahan). 3. Memandu diskusi kelompok untuk mengidentifikasi minimal dua perbedaan mendasar dan faktor penyebab pergeseran sistem. 4. Memberikan arahan agar kelompok mulai memikirkan bagaimana kebijakan ekonomi pada setiap periode tersebut dapat mempengaruhi ketersediaan dan distribusi pangan, sebagai pengantar untuk konsep Program SIKAP. |
1. Membentuk kelompok. 2. Menerima dan mempelajari studi kasus/infografis. 3. Berdiskusi dalam kelompok untuk mengidentifikasi perbedaan dan penyebab pergeseran sistem. 4. Mulai mendiskusikan keterkaitan antara kebijakan politik dan isu pangan. |
30 menit | Hasil diskusi awal kelompok, Catatan guru tentang partisipasi. |
| INTI - MENGAPLIKASI | Mengaplikasi, Bermakna, Kreatif | 1. Memberikan tugas kepada setiap kelompok untuk memilih satu kebijakan atau peristiwa kunci dari masa Demokrasi Liberal atau Demokrasi Terpimpin. 2. Memfasilitasi setiap kelompok untuk menganalisis dampak kebijakan/peristiwa tersebut terhadap stabilitas politik dan sosial-ekonomi masyarakat. 3. Memfasilitasi kelompok untuk memikirkan bagaimana data perubahan kebijakan tersebut dapat dianalisis menggunakan prinsip dasar KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial), misalnya dengan membuat alur logika sederhana tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan politik. 4. Meminta setiap kelompok menyiapkan poin-poin utama untuk presentasi singkat (3-4 menit per kelompok). |
1. Mengerjakan tugas analisis kebijakan/peristiwa kunci. 2. Menganalisis dampak kebijakan/peristiwa. 3. Berdiskusi mengenai potensi penerapan KKA dalam menganalisis data sejarah. 4. Menyusun poin-poin presentasi. |
30 menit | Draft analisis kelompok, Poin-poin presentasi. |
| INTI - MEREFLEKSI | Mengaplikasi, Berkesadaran, Kritis | 1. Memfasilitasi presentasi singkat setiap kelompok. 2. Memandu diskusi kelas setelah setiap presentasi, mendorong peserta didik lain untuk bertanya dan memberikan tanggapan kritis. 3. Memberikan umpan balik konstruktif terhadap analisis dan presentasi setiap kelompok, menekankan pada penalaran kritis dan keterkaitan antar konsep. 4. Mengajukan pertanyaan reflektif: "Apa pelajaran terpenting yang bisa kita ambil dari dinamika ini untuk Indonesia hari ini, terutama terkait stabilitas dan kesejahteraan?" |
1. Mempresentasikan hasil analisis kelompok. 2. Menjawab pertanyaan dari kelompok lain dan guru. 3. Mencatat umpan balik dan tanggapan. 4. Berpartisipasi aktif dalam diskusi kelas dan menjawab pertanyaan reflektif. |
15 menit | Catatan partisipasi diskusi, Jawaban pertanyaan reflektif. |
| PENUTUP | Menggembirakan, Bermakna, Berkesadaran | 1. Bersama peserta didik merangkum poin-poin kunci pembelajaran mengenai dinamika politik dari Demokrasi Liberal ke Demokrasi Terpimpin. 2. Memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan kerja sama peserta didik. 3. Memberikan umpan balik singkat secara umum mengenai kekuatan dan area perbaikan. 4. Menyampaikan topik untuk pertemuan berikutnya (misal: Masa Orde Baru) dan memberikan tugas ringan jika ada. |
1. Ikut serta dalam merangkum poin kunci. 2. Menerima apresiasi. 3. Menyimak umpan balik umum. 4. Memperhatikan informasi untuk pertemuan selanjutnya. |
5 menit | Partisipasi dalam rangkuman, Kesiapan untuk pertemuan selanjutnya. |
ASESMEN PEMBELAJARAN
| Asesmen pada Awal Pembelajaran | Tujuan: Memetakan pengetahuan awal, minat, dan kesiapan peserta didik terkait topik. Bentuk/Instrumen: Pertanyaan lisan singkat (apersepsi dan pemantik). Teknik: Observasi dan Tanya Jawab. Bukti yang Dinilai: Tingkat pemahaman awal, antusiasme, dan keterlibatan. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu memberikan respon yang relevan terhadap pertanyaan. Tindak Lanjut: Guru menyesuaikan kedalaman penjelasan dan jenis aktivitas berdasarkan respon peserta didik (assessment for learning). |
| Asesmen pada Proses Pembelajaran | Tujuan: Memantau pemahaman dan keterampilan peserta didik selama kegiatan pembelajaran. Bentuk/Instrumen: Observasi partisipasi kelompok, pertanyaan formatif selama diskusi, catatan guru. Teknik: Observasi, Tanya Jawab Lisan. Bukti yang Dinilai: Kualitas diskusi kelompok, kedalaman analisis, kemampuan bertanya dan menjawab, kolaborasi. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik aktif berdiskusi, mampu mengidentifikasi konsep kunci, dan bekerja sama dalam kelompok. Tindak Lanjut: Guru memberikan bimbingan tambahan atau klarifikasi jika ada kesulitan, mendorong peserta didik yang pasif untuk berpartisipasi (assessment as learning). |
| Asesmen pada Akhir Pembelajaran | Tujuan: Menilai pencapaian tujuan pembelajaran dan pemahaman konsep. Bentuk/Instrumen: Presentasi kelompok, partisipasi dalam diskusi kelas, jawaban atas pertanyaan reflektif. Teknik: Unjuk Kerja (Presentasi), Observasi. Bukti yang Dinilai: Kemampuan mengaplikasikan konsep, analisis kebijakan/peristiwa, koherensi presentasi, kemampuan menarik kesimpulan, keterkaitan dengan isu kontemporer. Kriteria Keberhasilan: Kelompok mampu mempresentasikan analisis kebijakan/peristiwa dengan jelas dan kritis, serta menjawab pertanyaan dengan baik. Tindak Lanjut: Guru memberikan umpan balik spesifik untuk perbaikan di pertemuan selanjutnya, mengidentifikasi peserta didik yang perlu pengayaan atau remedial (assessment of learning). |
RUBRIK PENILAIAN
Tujuan Pembelajaran: Peserta didik mampu mengaplikasikan pemahaman mengenai dinamika politik pada masa Demokrasi Liberal dan Demokrasi Terpimpin di Indonesia dengan mendemonstrasikan analisis kritis terhadap setidaknya dua kebijakan atau peristiwa kunci serta mengaitkannya dengan dampak sosial-ekonomi, ditunjukkan melalui presentasi kelompok yang koheren dan partisipasi aktif dalam diskusi kelas.| Indikator | Baru Memulai | Berkembang | Cakap | Mahir |
|---|---|---|---|---|
| Analisis Kebijakan/Peristiwa Kunci | Hanya menyebutkan nama kebijakan/peristiwa tanpa penjelasan mendalam. | Mampu menjelaskan satu kebijakan/peristiwa namun kurang detail atau kurang tepat. | Mampu menjelaskan minimal dua kebijakan/peristiwa kunci dengan cukup rinci dan akurat. | Mampu menjelaskan minimal dua kebijakan/peristiwa kunci secara mendalam, mengidentifikasi faktor penyebab dan dampaknya secara komprehensif. |
| Keterkaitan Dampak Sosial-Ekonomi | Tidak mampu mengaitkan kebijakan/peristiwa dengan dampak sosial-ekonomi. | Mampu menyebutkan satu dampak sosial-ekonomi yang relevan namun kurang spesifik. | Mampu mengaitkan kebijakan/peristiwa dengan minimal dua dampak sosial-ekonomi yang jelas dan relevan. | Mampu menganalisis dampak sosial-ekonomi secara beragam, mendalam, dan menunjukkan pemahaman tentang hubungan sebab-akibat yang kompleks. |
| Koherensi dan Kejelasan Presentasi | Presentasi tidak terstruktur, sulit dipahami, dan banyak kesalahan informasi. | Presentasi cukup terstruktur namun alurnya kurang jelas atau ada bagian yang terlewat. | Presentasi terstruktur dengan baik, jelas, dan mudah dipahami, menyampaikan poin-poin utama secara efektif. | Presentasi sangat terstruktur, sangat jelas, menarik, menggunakan bahasa yang efektif, dan mampu merangkum poin penting secara ringkas. |
| Partisipasi dalam Diskusi Kelas | Pasif dalam diskusi, tidak bertanya atau menanggapi. | Sesekali bertanya atau menanggapi namun kurang mendalam atau kurang relevan. | Aktif bertanya dan menanggapi, memberikan argumen yang relevan dan kritis. | Memberikan pertanyaan atau tanggapan yang sangat mendalam, memicu diskusi, dan menunjukkan pemahaman yang luas. |
Keterangan:
Baru Memulai: Pemahaman/keterampilan sangat dasar.
Berkembang: Mulai berkembang tetapi masih perlu perbaikan.
Cakap: Baik dan sesuai harapan.
Mahir: Sangat baik dan melebihi harapan.
|
Mengetahui, Kepala Sekolah |
Tuban, Juli 2026 Guru Mata Pelajaran |
|
Amirul Faisal Rizza, M.Pd. NIP. •••••••••••••••• |
Irianto Pontjowardoyo, S.Pd NIP. •••••••••••••••• |