← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN RPP Pembelajaran Mendalam

RPP Pertemuan 2 dari 4 - Sejarah XII - Demokrasi liberal hingga demokrasi terpimpin

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM

RPP PERTEMUAN 2 DARI 4

Sekolah SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Nama Guru Irianto Pontjowardoyo, S.Pd
Mata Pelajaran Sejarah
Kelas/Semester XII / Ganjil
Alokasi Waktu 2 JP (90 menit)

IDENTIFIKASI

Peserta Didik Kesiapan belajar peserta didik dipetakan melalui asesmen awal pada pertemuan sebelumnya. Minat dan kebutuhan belajar akan ditelusuri melalui observasi selama kegiatan pembelajaran. Latar belakang pengetahuan awal mengenai konsep demokrasi di Indonesia akan menjadi pijakan dalam pendalaman materi.
Materi Pelajaran Materi "Demokrasi liberal hingga demokrasi terpimpin" memiliki relevansi tinggi dengan pemahaman konteks kenegaraan Indonesia saat ini. Tingkat kesulitan materi cukup tinggi karena melibatkan analisis politik, sosial, dan ekonomi yang kompleks. Potensi miskonsepsi mengenai transisi demokrasi dan peran tokoh perlu diantisipasi. Integrasi nilai seperti kearifan lokal, kejujuran, dan tanggung jawab sosial sangat relevan.
Dimensi Profil Lulusan (DPL) Kolaborasi, Penalaran Kritis, Kreativitas
Capaian Pembelajaran Memahami sejarah pada Masa Pemerintahan Sukarno, Masa Pemerintahan Suharto, dan Reformasi; menerapkan proses berpikir sejarah, melakukan literasi sejarah, penelitian sejarah, dan menunjukkan kesadaran sejarah melalui proses inkuiri; serta mengevaluasi nilai-nilai yang terkandung dalam sejarah untuk dapat dikontekstualisasikan dalam kehidupan masa sekarang. Menerapkan secara spesifik keterampilan proses belajar sejarah mencakup keterampilan berpikir diakronis (kronologis) dan sinkronis, pemahaman sejarah, analisis dan interpretasi sejarah, kemampuan riset sejarah, literasi sejarah, analisis isu kesejarahan serta pengambilan keputusan, dan kebermaknaan peristiwa sejarah.

DESAIN PEMBELAJARAN

Lintas Disiplin Ilmu Materi ini mengintegrasikan konsep-konsep dari ilmu politik dan sosiologi untuk memahami dinamika sistem pemerintahan dan masyarakat. Pembelajaran ini juga relevan dengan literasi data yang menuntut kemampuan analisis informasi, di mana KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) dapat dimanfaatkan untuk mengolah data historis sederhana, serta Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban dapat dikaitkan melalui analisis kebijakan pangan pada masa tersebut dan dampaknya terhadap stabilitas sosial.
Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu mengaplikasikan konsep demokrasi liberal dan demokrasi terpimpin dalam konteks analisis perbandingan kebijakan politik melalui diskusi kelompok dengan tingkat keaktifan minimal 80%.
Topik Pembelajaran Demokrasi Liberal hingga Demokrasi Terpimpin
Praktik Pedagogis Model: Cooperative Learning. Sintaks model akan diterapkan untuk mendorong kolaborasi dan tanggung jawab individu serta kelompok. Strategi: Pembelajaran berbasis diskusi dan analisis kasus. Metode: Presentasi Kelompok, Diskusi Kelas, Pembuatan Poster. Alasan Pemilihan: Model ini sesuai untuk mendorong partisipasi aktif peserta didik dalam memahami konsep yang kompleks melalui interaksi antar anggota kelompok, serta melatih kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi. Penerapan Sintaks: 1. Menyampaikan tujuan dan memotivasi: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan memberikan apresiasi pada keaktifan pertemuan sebelumnya. 2. Menyajikan informasi/stimulus: Guru memberikan stimulus berupa pertanyaan pemantik atau cuplikan film pendek terkait era demokrasi liberal dan terpimpin. 3. Mengorganisasikan kelompok: Peserta didik dibagi ke dalam kelompok heterogen. 4. Membimbing kerja kelompok: Guru memfasilitasi diskusi kelompok dalam menganalisis materi dan menyusun poster. 5. Evaluasi hasil belajar: Kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan poster mereka. 6. Apresiasi dan refleksi: Guru memberikan umpan balik dan apresiasi terhadap kinerja kelompok serta individu.
Kemitraan Pembelajaran Dukungan dari perpustakaan sekolah dalam penyediaan sumber belajar tambahan terkait sejarah Indonesia pada masa tersebut, serta kolaborasi ringan dengan guru TIK untuk pemanfaatan platform digital dalam presentasi hasil kerja kelompok.
Lingkungan Pembelajaran Ruang kelas yang kondusif dengan penataan meja yang mendukung kerja kelompok. Pemanfaatan sudut baca di kelas untuk akses sumber belajar. Budaya saling menghargai dan aktif bertanya menjadi penekanan.
Pemanfaatan Digital Penggunaan proyektor untuk menampilkan materi stimulus, video, dan presentasi. Peserta didik dapat memanfaatkan gawai untuk mencari informasi tambahan (jika diizinkan) dan membuat poster digital sederhana.

PENGALAMAN BELAJAR

Tahap Prinsip Pembelajaran Mendalam Aktivitas Guru Aktivitas Murid Alokasi Waktu Bukti Belajar
AWAL
(15 menit)
Berkesadaran, Bermakna
  • Menyapa dan meninjau kehadiran.
  • Memberikan apresiasi atas partisipasi pada pertemuan sebelumnya.
  • Menyampaikan tujuan pembelajaran Pertemuan 2: "Pendalaman dan pengaplikasian konsep demokrasi liberal hingga terpimpin melalui analisis kebijakan dan pembuatan poster."
  • Menjelaskan kriteria penilaian (keaktifan, kualitas analisis, kreativitas poster).
  • Memberikan pertanyaan pemantik: "Bagaimana perbandingan kebebasan berpendapat di era demokrasi liberal dan demokrasi terpimpin?"
  • Menjawab salam dan merespon pertanyaan pemantik.
  • Menyimak tujuan dan kriteria penilaian.
15 menit Kehadiran, Keaktifan dalam menjawab pertanyaan pemantik.
INTI - MEMAHAMI
(30 menit)
Berkesadaran, Bermakna
  • Menyajikan stimulus visual/audio (video singkat atau gambar) tentang ciri-ciri demokrasi liberal dan terpimpin.
  • Memfasilitasi diskusi kelompok terstruktur untuk mengidentifikasi perbedaan mendasar kedua sistem.
  • Membimbing peserta didik dalam menganalisis dampak kebijakan politik pada kedua era tersebut terhadap kehidupan masyarakat, termasuk potensi pengaruhnya terhadap pola produksi dan konsumsi pangan lokal.
  • Menyimak stimulus yang diberikan guru.
  • Berkumpul dalam kelompok, mendiskusikan perbedaan demokrasi liberal dan terpimpin berdasarkan materi yang diberikan dan sumber lain.
  • Menganalisis dampak kebijakan politik terhadap masyarakat, khususnya terkait ketahanan pangan dan potensi pengembangan Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, misalnya bagaimana kebijakan saat itu mempengaruhi ketersediaan pangan lokal atau sistem distribusi.
30 menit Hasil diskusi kelompok, Catatan analisis.
INTI - MENGAPLIKASI
(30 menit)
Menggembirakan, Bermakna
  • Membimbing kelompok dalam membuat kerangka poster yang memuat perbandingan konsep, kebijakan kunci, dan dampaknya (termasuk aspek ketahanan pangan).
  • Memberikan umpan balik formatif terkait akurasi analisis dan kreativitas visual.
  • Mendorong pemanfaatan teknologi sederhana (misalnya aplikasi desain poster gratis di gawai atau komputer) untuk menghasilkan poster yang informatif dan menarik.
  • Menyusun kerangka poster yang memuat perbandingan demokrasi liberal dan terpimpin.
  • Mengumpulkan data dan informasi yang relevan untuk poster.
  • Membuat poster secara berkelompok, baik digital maupun manual, yang menggambarkan perbedaan kedua sistem demokrasi, kebijakan penting, serta dampaknya.
  • Berkonsultasi dengan guru terkait konten dan desain poster.
  • Memanfaatkan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) secara dasar dalam mencari referensi visual atau layout desain poster melalui mesin pencari yang cerdas.
30 menit Draf poster, Keterlibatan aktif dalam pembuatan poster.
INTI - MEREFLEKSI
(10 menit)
Berkesadaran, Menggembirakan
  • Memfasilitasi presentasi singkat (1-2 menit per kelompok) mengenai poin-poin kunci dari poster yang dibuat.
  • Memberikan umpan balik konstruktif secara lisan kepada setiap kelompok.
  • Mendorong peserta didik untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan kepada kelompok lain.
  • Mempresentasikan secara singkat poster hasil kerja kelompok.
  • Menyimak presentasi kelompok lain dan memberikan tanggapan/pertanyaan.
  • Melakukan refleksi singkat tentang proses pembelajaran dan kesulitan yang dihadapi.
10 menit Kualitas presentasi, Tanggapan dan pertanyaan, Refleksi lisan.
PENUTUP
(5 menit)
Menggembirakan, Bermakna
  • Memberikan rangkuman singkat tentang materi yang telah dipelajari.
  • Memberikan apresiasi umum dan spesifik kepada kelompok/individu yang menonjol.
  • Memberikan umpan balik ringkas terkait pemahaman konsep dan keterampilan yang ditunjukkan.
  • Menyampaikan materi untuk pertemuan selanjutnya (Evaluasi dan Presentasi Hasil Akhir).
  • Menyimak rangkuman guru.
  • Menerima umpan balik dan apresiasi.
  • Mencatat informasi untuk pertemuan berikutnya.
5 menit Rangkuman pemahaman, Catatan tindak lanjut.

ASESMEN PEMBELAJARAN

Asesmen pada Awal Pembelajaran
  • Tujuan: Mengukur pemahaman awal peserta didik tentang konsep demokrasi liberal dan terpimpin serta memotivasi belajar.
  • Bentuk/Instrumen: Pertanyaan pemantik lisan.
  • Teknik: Observasi partisipasi lisan.
  • Bukti yang Dinilai: Tingkat keaktifan dan kualitas jawaban awal.
  • Kriteria Keberhasilan: Peserta didik menunjukkan antusiasme dan memberikan respon awal terhadap pertanyaan.
  • Tindak Lanjut: Guru mencatat peserta didik yang kurang aktif untuk diberi perhatian lebih.
  • Jenis Asesmen: Assessment for learning.
Asesmen pada Proses Pembelajaran
  • Tujuan: Memantau pemahaman konsep, proses kerja kelompok, dan keterampilan analisis peserta didik selama pembelajaran.
  • Bentuk/Instrumen: Lembar observasi keaktifan kelompok, pertanyaan terarah saat diskusi, draf poster.
  • Teknik: Observasi, Pertanyaan Lisan Formatif, Penilaian Draf Produk.
  • Bukti yang Dinilai: Kualitas diskusi kelompok, kedalaman analisis, kontribusi individu, kelengkapan draf poster.
  • Kriteria Keberhasilan: Kelompok mampu berdiskusi secara efektif, analisis mulai terstruktur, kontribusi individu terlihat, draf poster memuat poin-poin penting.
  • Tindak Lanjut: Memberikan umpan balik konstruktif secara individu atau kelompok untuk perbaikan proses dan konten poster.
  • Jenis Asesmen: Assessment for learning, Assessment as learning.
Asesmen pada Akhir Pembelajaran
  • Tujuan: Menilai pemahaman konsep, kemampuan aplikasi, dan kreativitas penyajian informasi sejarah.
  • Bentuk/Instrumen: Poster hasil karya kelompok, presentasi singkat.
  • Teknik: Penilaian Produk (Poster), Penilaian Kinerja (Presentasi).
  • Bukti yang Dinilai: Akurasi informasi, kelengkapan perbandingan, kreativitas desain, kejelasan penyampaian saat presentasi.
  • Kriteria Keberhasilan: Poster memuat perbandingan yang akurat dan informatif, presentasi jelas dan ringkas.
  • Tindak Lanjut: Memberikan umpan balik akhir, merencanakan pengayaan bagi yang mahir dan remedial bagi yang belum mencapai cakap.
  • Jenis Asesmen: Assessment of learning.

RUBRIK PENILAIAN

Tujuan Pembelajaran yang dinilai: Peserta didik mampu mengaplikasikan konsep demokrasi liberal dan demokrasi terpimpin dalam konteks analisis perbandingan kebijakan politik melalui diskusi kelompok dengan tingkat keaktifan minimal 80%.
Indikator Baru Memulai Berkembang Cakap Mahir
Pemahaman Konsep
(Perbandingan Demokrasi Liberal & Terpimpin)
Belum mampu menjelaskan perbedaan mendasar kedua sistem demokrasi. Mampu menyebutkan satu perbedaan, namun kurang rinci. Mampu menjelaskan minimal dua perbedaan mendasar kedua sistem demokrasi dengan contoh yang relevan. Mampu menjelaskan perbedaan secara komprehensif, menganalisis akar perbedaannya, dan mengaitkannya dengan konteks sejarah Indonesia.
Analisis Kebijakan Politik
(Dampak pada Masyarakat)
Kesulitan mengidentifikasi dampak kebijakan politik terhadap masyarakat. Mampu menyebutkan satu dampak kebijakan, namun kurang spesifik atau akurat. Mampu mengidentifikasi minimal dua dampak kebijakan politik pada masing-masing era demokrasi, serta mulai mengaitkannya dengan aspek ketahanan pangan. Mampu menganalisis dampak kebijakan secara mendalam, mengaitkannya secara kritis dengan berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk ketahanan pangan dan potensi Program SIKAP.
Kerja Sama Kelompok
(Kolaborasi dan Kontribusi)
Cenderung bekerja sendiri atau kurang berkontribusi dalam diskusi kelompok. Mulai berpartisipasi dalam diskusi, namun kontribusi belum merata. Berkontribusi aktif dalam diskusi, mendengarkan pendapat teman, dan berbagi tugas. Memimpin diskusi secara positif, memfasilitasi kolaborasi, dan memastikan kontribusi semua anggota kelompok optimal.
Penyajian Informasi
(Kreativitas Poster)
Poster sangat sederhana, minim informasi, dan kurang menarik. Poster memuat beberapa informasi, namun penyajian kurang terstruktur dan visual kurang menarik. Poster memuat informasi yang akurat dan relevan, dengan tata letak yang cukup baik dan visual yang menarik. Poster sangat informatif, akurat, kreatif dalam visualisasi, dan mampu menyampaikan pesan kompleks secara efektif.
  • Baru Memulai: Pemahaman/keterampilan sangat dasar, memerlukan bimbingan intensif.
  • Berkembang: Mulai menunjukkan pemahaman/keterampilan, namun masih perlu perbaikan signifikan.
  • Cakap: Pemahaman/keterampilan baik dan sesuai harapan, mampu menyelesaikan tugas dengan mandiri.
  • Mahir: Pemahaman/keterampilan sangat baik, melampaui harapan, mampu berinovasi dan menjadi teladan.

Mengetahui,

Kepala Sekolah

Tuban, Juli 2026

Guru Mata Pelajaran

Amirul Faisal Rizza, M.Pd.

NIP. ••••••••••••••••

Irianto Pontjowardoyo, S.Pd

NIP. ••••••••••••••••

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.