PAKET ASESMEN PEMBELAJARAN
IDENTITAS PAKET PERTEMUAN
| Sekolah |
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN |
| Guru |
Irianto Pontjowardoyo, S.Pd |
| Mata Pelajaran |
Sejarah |
| Kelas/Rombel |
XII |
| Tingkat/Fase |
XII / Fase F |
| Semester |
Ganjil |
| Tahun Pelajaran |
2026/2027 |
| Pertemuan |
3 dari 4 |
| Tanggal/Rentang |
2026-08-03 s.d. 2026-08-09 |
| Topik |
Perjuangan mempertahankan kemerdekaan |
| Fokus Kegiatan |
Pendalaman dan pengaplikasian konsep melalui aktivitas kontekstual. |
| Asesmen Pertemuan |
Observasi, pertanyaan formatif, dan umpan balik. |
| Alokasi Waktu RPP |
Pertemuan 3 dari 4 · 2 JP (90 menit) |
| Model |
Discovery Learning |
| Metode |
Diskusi kelompok, Presentasi, Analisis Dokumen |
| Dimensi Profil Lulusan |
Penalaran Kritis, Komunikasi, Kolaborasi |
TUJUAN ASESMEN PEMBELAJARAN
Pada akhir pertemuan ke-3 ini, peserta didik mampu mengaplikasikan pemahaman tentang strategi perjuangan mempertahankan kemerdekaan dengan mengidentifikasi minimal tiga tantangan utama yang dihadapi bangsa Indonesia pasca-proklamasi dan mengusulkan solusi konkret berdasarkan analisis kritis, yang ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam diskusi kelompok dan presentasi singkat.
ASESMEN AWAL
Tujuan: Mengukur kesiapan peserta didik dan mengidentifikasi miskonsepsi terkait materi perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
- Apa yang Anda ketahui tentang peristiwa penting setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia?
- Sebutkan salah satu bentuk perjuangan yang dilakukan bangsa Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaannya!
- Menurut Anda, mengapa mempertahankan kemerdekaan lebih sulit daripada merebutnya?
- Apakah Anda pernah mendengar tentang Agresi Militer Belanda? Apa yang Anda ingat tentang peristiwa tersebut?
- Bagaimana peran diplomasi dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan?
Kunci Jawaban dan Interpretasi
- Jawaban bervariasi, mengarah pada upaya mempertahankan kedaulatan, pembentukan pemerintahan, dan tantangan dari pihak luar.
- Jawaban diharapkan menyebutkan perjuangan fisik (pertempuran), diplomasi (perundingan), atau perjuangan ekonomi.
- Jawaban diharapkan mengarah pada kompleksitas ancaman internal dan eksternal, kurangnya sumber daya, atau pengakuan internasional.
- Jawaban diharapkan menyebutkan tindakan militer Belanda untuk menguasai kembali Indonesia.
- Jawaban diharapkan menyebutkan peran perundingan, perjanjian, dan upaya mendapatkan dukungan internasional.
Interpretasi: Peserta didik yang mampu menjawab sebagian besar pertanyaan dengan tepat menunjukkan pemahaman awal yang baik. Jawaban yang kurang tepat atau tidak ada mengindikasikan area yang perlu diperdalam.
ASESMEN PROSES
LEMBAR OBSERVASI KEGIATAN DISKUSI KELOMPOK DAN PRESENTASI
| Aspek yang Diamati |
Belum Tampak (1) |
Mulai Tampak (2) |
Konsisten (3) |
Catatan Umpan Balik |
| Penalaran Kritis: Menganalisis tantangan dan mengusulkan solusi. |
Peserta didik pasif atau kesulitan mengidentifikasi masalah. |
Peserta didik mulai mengidentifikasi tantangan, namun usulan solusi masih umum. |
Peserta didik mampu mengidentifikasi tantangan secara mendalam dan mengusulkan solusi yang relevan dan realistis. |
|
| Komunikasi: Menyampaikan pendapat, bertanya, dan merespons. |
Peserta didik tidak aktif berbicara atau hanya mendengarkan. |
Peserta didik sesekali menyampaikan pendapat atau bertanya dengan ragu. |
Peserta didik aktif menyampaikan gagasan, bertanya, dan merespons pendapat anggota lain dengan jelas. |
|
| Kolaborasi: Bekerja sama dalam kelompok, menghargai pendapat lain. |
Peserta didik cenderung bekerja sendiri atau mengabaikan kontribusi orang lain. |
Peserta didik mulai berkontribusi dalam diskusi, namun belum sepenuhnya kooperatif. |
Peserta didik aktif berkontribusi, mendengarkan, dan menghargai ide anggota kelompok lainnya. |
|
| Partisipasi Aktif: Keterlibatan dalam seluruh tahapan kegiatan. |
Peserta didik tidak terlibat dalam diskusi atau presentasi. |
Peserta didik terlibat sebagian dalam diskusi atau presentasi. |
Peserta didik terlibat penuh dalam diskusi kelompok dan presentasi. |
|
PERTANYAAN EXIT TICKET
- Sebutkan satu tantangan utama dalam mempertahankan kemerdekaan yang paling menarik perhatian Anda hari ini!
- Bagaimana analisis Anda terhadap tantangan tersebut?
- Satu solusi konkret yang bisa diusulkan untuk mengatasi tantangan tersebut adalah...
ASESMEN AKHIR
Tujuan: Mengukur kemampuan peserta didik dalam mengaplikasikan pemahaman tentang strategi perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
Pilihan Ganda
- Perjanjian Renville yang ditandatangani pada tanggal 17 Januari 1948 merupakan salah satu upaya diplomasi Indonesia. Namun, perjanjian ini dinilai sangat merugikan Indonesia karena...
- Indonesia harus mengakui kedaulatan Belanda atas wilayah yang didudukinya.
- Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia tanpa syarat.
- Indonesia harus segera membentuk pemerintahan federal.
- Wilayah Indonesia semakin luas setelah perjanjian ini.
- Indonesia mendapatkan bantuan militer dari PBB.
- Salah satu strategi yang digunakan bangsa Indonesia dalam menghadapi Agresi Militer Belanda I adalah dengan melakukan...
- Perundingan meja bundar.
- Pemberian bantuan ekonomi kepada Belanda.
- Perlawanan fisik dan taktik perang gerilya.
- Membentuk pemerintahan sementara di luar negeri.
- Mengajukan banding ke Mahkamah Internasional.
- Peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam penyelesaian konflik Indonesia-Belanda pasca-proklamasi sangat signifikan, terutama melalui pembentukan...
- Dewan Keamanan PBB yang memberikan sanksi kepada Belanda.
- United Nations Commission for Indonesia (UNCI) yang memediasi perundingan.
- Pasukan penjaga perdamaian PBB yang menduduki wilayah Indonesia.
- Resolusi PBB yang menyatakan kemerdekaan Indonesia tidak sah.
- Komite khusus untuk membantu pembangunan ekonomi Indonesia.
- Tantangan internal yang dihadapi bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan antara lain adalah...
- Ancaman dari negara-negara komunis.
- Adanya pemberontakan dari kelompok separatis.
- Invasi militer dari negara tetangga.
- Keterbatasan sumber daya alam.
- Kurangnya dukungan dari negara-negara Asia.
- Dalam konteks modern, pemahaman tentang perjuangan mempertahankan kemerdekaan dapat diintegrasikan dengan konsep Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) melalui pengembangan algoritma untuk menganalisis pola pergerakan pasukan dalam simulasi pertempuran sejarah, atau menggunakan teknik klasifikasi gambar untuk mengidentifikasi artefak sejarah dari periode tersebut. Ini membantu dalam...
- Mengurangi nilai sejarah karena terlalu teknis.
- Mempermudah akses informasi dan analisis data sejarah.
- Mengganti peran sejarawan dalam interpretasi peristiwa.
- Menciptakan narasi sejarah yang sepenuhnya baru.
- Meningkatkan kompleksitas studi sejarah tanpa manfaat praktis.
Jawaban Singkat
- Sebutkan dua negara yang aktif mendukung Indonesia dalam upaya diplomasi di forum internasional!
- Apa yang dimaksud dengan "Linggarjati" dalam konteks perjuangan mempertahankan kemerdekaan?
- Mengapa program ketahanan pangan, seperti yang dikembangkan dalam Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, memiliki relevansi historis dengan semangat perjuangan mempertahankan kemerdekaan?
Uraian/Tugas Kontekstual
- Analisis dan jelaskan minimal tiga tantangan utama yang dihadapi bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan pasca-proklamasi. Untuk setiap tantangan, usulkan satu solusi konkret yang relevan dengan kondisi saat itu dan dapat dipertanggungjawabkan secara historis.
- Dalam konteks saat ini, bagaimana pemahaman tentang strategi perjuangan mempertahankan kemerdekaan dapat menginspirasi generasi muda untuk berkontribusi dalam menjaga kedaulatan dan ketahanan negara, termasuk dalam hal ketahanan pangan dan pemanfaatan teknologi seperti Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA)? Berikan contoh konkret.
KISI-KISI ASESMEN AKHIR
| No |
Tujuan/Indikator |
Materi |
Level Kognitif |
Bentuk Soal |
Nomor Soal |
| 1 |
Mengidentifikasi kerugian perjanjian Renville bagi Indonesia. |
Perjanjian Renville |
C2 (Memahami) |
Pilihan Ganda |
1 |
| 2 |
Menjelaskan strategi perlawanan fisik dalam menghadapi Agresi Militer Belanda I. |
Agresi Militer Belanda I |
C2 (Memahami) |
Pilihan Ganda |
2 |
| 3 |
Menjelaskan peran PBB dalam penyelesaian konflik Indonesia-Belanda. |
Peran PBB |
C2 (Memahami) |
Pilihan Ganda |
3 |
| 4 |
Mengidentifikasi tantangan internal dalam mempertahankan kemerdekaan. |
Tantangan Internal |
C2 (Memahami) |
Pilihan Ganda |
4 |
| 5 |
Menjelaskan relevansi KKA dalam analisis sejarah perjuangan. |
Integrasi KKA |
C2 (Memahami) |
Pilihan Ganda |
5 |
| 6 |
Menyebutkan negara pendukung diplomasi Indonesia. |
Diplomasi Internasional |
C1 (Mengingat) |
Jawaban Singkat |
6 |
| 7 |
Menjelaskan makna Linggarjati dalam konteks sejarah. |
Perjanjian Linggarjati |
C2 (Memahami) |
Jawaban Singkat |
7 |
| 8 |
Menjelaskan relevansi Program SIKAP dengan semangat perjuangan. |
Integrasi Program SIKAP |
C3 (Menerapkan) |
Jawaban Singkat |
8 |
| 9 |
Menganalisis tantangan dan mengusulkan solusi perjuangan mempertahankan kemerdekaan. |
Tantangan dan Strategi Perjuangan |
C4 (Menganalisis) |
Uraian |
9 |
| 10 |
Menjelaskan inspirasi perjuangan untuk kontribusi masa kini (ketahanan pangan, KKA). |
Relevansi Historis dan Kontribusi Masa Kini |
C4 (Menganalisis) |
Uraian |
10 |
KUNCI JAWABAN DAN PENSKORAN
Pilihan Ganda
- Jawaban: A. Indonesia harus mengakui kedaulatan Belanda atas wilayah yang didudukinya.
- Jawaban: C. Perlawanan fisik dan taktik perang gerilya.
- Jawaban: B. United Nations Commission for Indonesia (UNCI) yang memediasi perundingan.
- Jawaban: B. Adanya pemberontakan dari kelompok separatis.
- Jawaban: B. Mempermudah akses informasi dan analisis data sejarah.
Jawaban Singkat
- Contoh jawaban: India, Australia, Mesir, negara-negara blok Asia-Afrika. (Sebutkan minimal dua)
- Linggarjati adalah nama tempat di Kuningan, Jawa Barat, tempat diadakannya perundingan antara Indonesia dan Belanda yang menghasilkan Perjanjian Linggarjati.
- Semangat perjuangan mempertahankan kemerdekaan adalah tentang kemandirian, kedaulatan, dan kesejahteraan rakyat. Program SIKAP yang berfokus pada ketahanan pangan lokal, pengelolaan sumber daya, dan kemandirian pangan merupakan manifestasi modern dari semangat tersebut, memastikan ketersediaan pangan sebagai salah satu pilar utama ketahanan nasional.
Uraian/Tugas Kontekstual
- Soal nomor 9 akan dinilai berdasarkan rubrik di bawah.
- Soal nomor 10 akan dinilai berdasarkan rubrik di bawah.
Penskoran
| Nomor Soal |
Bobot per Soal |
Skor Maksimal |
| 1-5 (Pilihan Ganda) |
5 poin |
25 poin |
| 6-7 (Jawaban Singkat) |
5 poin |
10 poin |
| 8 (Jawaban Singkat) |
10 poin |
10 poin |
| 9 (Uraian) |
- |
25 poin |
| 10 (Uraian) |
- |
30 poin |
| Total |
|
100 poin |
Rumus Nilai Akhir: Nilai Akhir = (Total Skor yang Diperoleh / 100) x 100
RUBRIK PENILAIAN UNTUK SOAL URAIAN (No. 9 & 10)
| Indikator |
Baru Memulai (1-6 Poin) |
Berkembang (7-13 Poin) |
Cakap (14-20 Poin) |
Mahir (21-25/30 Poin) |
| Kedalaman Analisis Tantangan (No. 9) |
Hanya menyebutkan satu tantangan tanpa penjelasan. |
Menyebutkan 1-2 tantangan dengan penjelasan singkat. |
Menyebutkan 3 tantangan dengan penjelasan yang cukup mendalam. |
Menyebutkan 3 tantangan dengan analisis mendalam, menunjukkan pemahaman sebab-akibat. |
| Kualitas Usulan Solusi (No. 9) |
Usulan solusi tidak relevan atau tidak realistis. |
Usulan solusi umum dan belum sepenuhnya relevan dengan konteks sejarah. |
Usulan solusi cukup relevan dan realistis, namun perlu pendalaman. |
Usulan solusi konkret, relevan, realistis, dan dapat dipertanggungjawabkan secara historis. |
| Keterkaitan Konsep (No. 10) |
Hanya menyebutkan kata kunci tanpa penjelasan. |
Menyebutkan keterkaitan secara umum tanpa contoh spesifik. |
Menjelaskan keterkaitan dengan contoh yang cukup jelas. |
Menjelaskan keterkaitan secara mendalam dengan contoh konkret dan analisis yang kuat. |
| Relevansi Kontribusi Masa Kini (No. 10) |
Kontribusi yang diusulkan tidak jelas atau tidak relevan. |
Kontribusi yang diusulkan umum dan kurang spesifik. |
Kontribusi yang diusulkan cukup spesifik dan relevan, menunjukkan pemahaman. |
Kontribusi yang diusulkan sangat spesifik, inovatif, dan menunjukkan pemahaman mendalam tentang implementasi nilai perjuangan di masa kini (termasuk SIKAP dan KKA). |
| Penggunaan Bahasa dan Struktur (No. 9 & 10) |
Bahasa sulit dipahami, banyak kesalahan tata bahasa. |
Bahasa cukup jelas, namun ada beberapa kesalahan tata bahasa. |
Bahasa jelas dan runtut, dengan sedikit kesalahan tata bahasa. |
Bahasa sangat jelas, runtut, efektif, dan bebas dari kesalahan tata bahasa. |
REKAP NILAI ASESMEN AKHIR
| No. Induk Siswa |
Nama Siswa |
Nilai Akhir (Skor 100) |
Predikat (A/B/C/D) |
Catatan Guru |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|