← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN RPP Pembelajaran Mendalam

RPP Pertemuan 3 dari 4 - Sejarah XII - Perjuangan mempertahankan kemerdekaan

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

IDENTIFIKASI

Peserta Didik: Siswa kelas XII SMA Negeri 1 Parengan Tuban memiliki pengetahuan awal tentang perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari pembelajaran sebelumnya. Minat terhadap sejarah dapat bervariasi, sehingga diperlukan stimulus yang menarik. Kebutuhan belajar beragam, mencakup siswa yang visual, auditori, maupun kinestetik. Pemetaan dilakukan melalui observasi awal, pertanyaan pemantik, dan asesmen diagnostik singkat di pertemuan pertama.
Materi Pelajaran: Materi "Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan" mencakup aspek-aspek penting dalam pembentukan dan penguatan negara Indonesia pasca-proklamasi. Relevansi kehidupan nyata sangat tinggi karena berkaitan dengan pemahaman jati diri bangsa dan pentingnya menjaga kedaulatan. Tingkat kesulitan materi sedang, namun perlu penekanan pada analisis sebab-akibat dan dampak. Potensi miskonsepsi dapat terjadi pada pemahaman dinamika politik dan militer. Integrasi nilai-nilai seperti patriotisme, nasionalisme, dan semangat persatuan menjadi krusial.
Dimensi Profil Lulusan (DPL): Penalaran Kritis, Komunikasi, Kolaborasi
Capaian Pembelajaran: Pemahaman Konsep: Menjelaskan sejarah pada Masa Penjajahan Bangsa Barat, Perlawanan Rakyat Daerah Terhadap Penjajah, Pergerakan Kebangsaan Indonesia, Pendudukan Jepang, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia, Masa Pemerintahan Sukarno, Masa Pemerintahan Suharto, dan Reformasi; menerapkan proses berpikir sejarah, melakukan literasi sejarah, penelitian sejarah, dan menunjukkan kesadaran sejarah melalui proses inkuiri; dan mengevaluasi nilai-nilai yang terkandung dalam sejarah untuk dapat dikontekstualisasikan dalam kehidupan masa sekarang. Keterampilan Proses: Menerapkan secara spesifik keterampilan proses belajar sejarah mencakup keterampilan berpikir diakronis (kronologis) dan sinkronis, pemahaman sejarah, analisis dan interpretasi sejarah, kemampuan riset sejarah, literasi sejarah, analisis isu kesejarahan serta pengambilan keputusan, dan kebermaknaan peristiwa sejarah.

DESAIN PEMBELAJARAN

Lintas Disiplin Ilmu: Pembelajaran sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan ini dapat diperkaya dengan pemahaman dari disiplin ilmu lain seperti Sosiologi untuk menganalisis peran masyarakat, Geografi untuk memahami wilayah strategis, dan Ekonomi untuk mengkaji dampak konflik terhadap sumber daya. Pemahaman tentang KKA dan Sistem Ketahanan Pangan (SIKAP) SMAN 1 Parengan Tuban dapat memberikan perspektif baru tentang bagaimana pengelolaan sumber daya dan teknologi dapat mendukung stabilitas negara, bahkan dalam konteks historis.
Tujuan Pembelajaran: Pada akhir pertemuan ke-3 ini, peserta didik mampu mengaplikasikan pemahaman tentang strategi perjuangan mempertahankan kemerdekaan dengan mengidentifikasi minimal tiga tantangan utama yang dihadapi bangsa Indonesia pasca-proklamasi dan mengusulkan solusi konkret berdasarkan analisis kritis, yang ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam diskusi kelompok dan presentasi singkat.
Topik Pembelajaran: Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia: Tantangan dan Strategi
Praktik Pedagogis: Model: Discovery Learning Strategi: Pembelajaran penemuan terbimbing. Metode: Diskusi kelompok, Analisis Dokumen, Presentasi. Alasan Pemilihan: Model Discovery Learning memungkinkan peserta didik secara aktif membangun pemahaman tentang kompleksitas perjuangan mempertahankan kemerdekaan melalui penemuan terbimbing. Metode yang dipilih mendorong kolaborasi, analisis kritis terhadap sumber sejarah, dan komunikasi efektif dalam menyampaikan gagasan. Penerapan Sintaks Model: 1. Pemberian Rangsangan: Menayangkan cuplikan film pendek atau gambar dramatis tentang pertempuran mempertahankan kemerdekaan. 2. Identifikasi Masalah: Guru memandu siswa merumuskan pertanyaan terkait tantangan yang dihadapi Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan. 3. Pengumpulan Data: Siswa dalam kelompok mengumpulkan informasi dari sumber tertulis (dokumen, buku) tentang berbagai tantangan (diplomatik, militer, ekonomi, sosial). 4. Pengolahan Data: Siswa menganalisis data yang terkumpul untuk mengidentifikasi tantangan utama dan merumuskan strategi penanganannya. 5. Pembuktian/Verifikasi: Kelompok mempresentasikan hasil analisisnya, kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. 6. Menarik Generalisasi: Siswa bersama guru menyimpulkan strategi kunci yang digunakan Indonesia dalam menghadapi tantangan mempertahankan kemerdekaan.
Kemitraan Pembelajaran: Untuk pertemuan ini, kemitraan dapat dijalin dengan perpustakaan sekolah untuk akses sumber-sumber sejarah yang lebih beragam, serta melalui forum diskusi daring dengan guru sejarah dari sekolah lain untuk berbagi pandangan mengenai interpretasi peristiwa sejarah yang kompleks.
Lingkungan Pembelajaran: Pembelajaran dilaksanakan di ruang kelas yang kondusif dengan penataan meja yang mendukung kerja kelompok. Penggunaan platform digital seperti Google Classroom atau grup chat kelas akan dimanfaatkan untuk berbagi sumber belajar dan diskusi lanjutan. Budaya belajar yang saling menghargai dan aktif berpendapat akan terus ditumbuhkan.
Pemanfaatan Digital: Pemanfaatan proyektor untuk menampilkan materi visual, penggunaan internet untuk mencari referensi tambahan secara cepat, dan platform kolaboratif online untuk diskusi kelompok akan dioptimalkan.

PENGALAMAN BELAJAR

Tahap Prinsip Pembelajaran Mendalam Aktivitas Guru Aktivitas Murid Alokasi Waktu Bukti Belajar
AWAL Berkesadaran, Bermakna 1. Membuka pelajaran dengan salam dan doa. 2. Mengajukan pertanyaan pemantik terkait gambar/video tentang perjuangan mempertahankan kemerdekaan untuk membangkitkan minat. 3. Menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ke-3 dan kriteria penilaian. 1. Menjawab salam dan berdoa. 2. Merespons pertanyaan pemantik dan mengaitkannya dengan pengetahuan awal. 3. Menyimak tujuan pembelajaran dan kriteria penilaian. 15 menit Kehadiran, partisipasi dalam apersepsi.
INTI - MEMAHAMI Berpikir Kritis, Bermakna 1. Memandu siswa mengidentifikasi masalah utama dalam mempertahankan kemerdekaan berdasarkan stimulus yang diberikan (Sintaks: Identifikasi Masalah). 2. Memfasilitasi diskusi kelompok untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi dari berbagai sumber mengenai tantangan (diplomatik, militer, ekonomi) dan strategi yang digunakan (Sintaks: Pengumpulan & Pengolahan Data). 3. Memberikan bimbingan dan klarifikasi jika siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi. 1. Merumuskan pertanyaan terkait tantangan yang dihadapi pasca-proklamasi. 2. Dalam kelompok, mengumpulkan informasi dari buku teks dan sumber lain tentang berbagai tantangan (diplomatik, militer, ekonomi) dan strategi perjuangan. 3. Menganalisis informasi yang didapat untuk mengidentifikasi minimal tiga tantangan utama yang dihadapi. 30 menit Catatan hasil diskusi kelompok, daftar pertanyaan yang diajukan.
INTI - MENGAPLIKASI Mengaplikasi, Kolaborasi 1. Memfasilitasi siswa untuk merumuskan solusi konkret berdasarkan tantangan yang telah diidentifikasi (Sintaks: Pengolahan Data & Pembuktian). 2. Memberikan umpan balik konstruktif terhadap rumusan solusi yang dihasilkan kelompok. 3. Mengatur jalannya presentasi singkat perwakilan kelompok. 1. Secara berkelompok, merumuskan minimal satu solusi konkret untuk menghadapi setiap tantangan utama yang telah diidentifikasi. 2. Mempersiapkan presentasi singkat untuk menyampaikan hasil analisis tantangan dan solusi yang diusulkan. 3. Mempresentasikan hasil kerja kelompok di depan kelas. 4. Menggunakan **KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial)** untuk membantu menyusun algoritma sederhana dalam menganalisis data historis potensi ancaman disintegrasi, misalnya dengan membuat pseudocode dasar untuk membandingkan faktor-faktor penyebab konflik di berbagai daerah. 30 menit Hasil rumusan solusi, presentasi kelompok (konten dan penyampaian).
INTI - MEREFLEKSI Refleksi, Komunikasi 1. Memfasilitasi sesi tanya jawab dan diskusi antar kelompok setelah presentasi. 2. Memberikan umpan balik formatif terhadap pemahaman dan kemampuan aplikasi konsep siswa. 3. Memandu siswa untuk menarik kesimpulan umum tentang strategi efektif mempertahankan kemerdekaan (Sintaks: Menarik Generalisasi). 1. Memberikan tanggapan dan pertanyaan kritis terhadap presentasi kelompok lain. 2. Menilai keefektifan solusi yang ditawarkan oleh kelompok lain. 3. Bersama guru, merumuskan simpulan utama mengenai strategi perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. 4. Mengaitkan strategi perjuangan masa lalu dengan relevansinya pada isu ketahanan nasional saat ini, termasuk bagaimana pemanfaatan teknologi dan pengelolaan sumber daya yang baik, seperti yang dikembangkan dalam **Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban**, dapat menjadi bagian dari upaya menjaga keutuhan bangsa. 10 menit Partisipasi dalam diskusi, catatan refleksi pribadi (jika ada).
PENUTUP Menggembirakan, Bermakna 1. Memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan hasil kerja siswa. 2. Memberikan umpan balik umum yang konstruktif terhadap pembelajaran hari ini. 3. Menyampaikan rangkuman singkat materi dan mengaitkannya dengan materi pertemuan berikutnya. 4. Menutup pelajaran dengan doa dan salam. 1. Menyimak rangkuman materi dan apresiasi dari guru. 2. Menyiapkan diri untuk pembelajaran selanjutnya. 3. Mengucapkan salam penutup. 5 menit Kehadiran, sikap positif.

ASESMEN PEMBELAJARAN

Asesmen Tujuan Asesmen Bentuk/Instrumen Teknik Bukti yang Dinilai
Awal Pembelajaran Mengukur pengetahuan awal siswa mengenai perjuangan mempertahankan kemerdekaan dan mengidentifikasi minat belajar. Pertanyaan lisan singkat, observasi keaktifan. Observasi, Tanya Jawab Tingkat pemahaman awal, minat terhadap topik.
Proses Pembelajaran Menilai pemahaman konsep, kemampuan analisis, kolaborasi, dan aplikasi strategi perjuangan. (Assessment for Learning) Lembar observasi diskusi kelompok, pertanyaan pemandu diskusi, hasil kerja kelompok (rumusan tantangan dan solusi). Observasi, Tanya Jawab Formatif, Penilaian Kinerja Kelompok Kualitas analisis tantangan, relevansi solusi yang diusulkan, partisipasi dalam diskusi, penggunaan KKA dalam analisis data.
Akhir Pembelajaran Menilai ketercapaian tujuan pembelajaran pertemuan ke-3, yaitu kemampuan mengaplikasikan pemahaman tentang strategi perjuangan. (Assessment of Learning) Presentasi singkat kelompok, pertanyaan klarifikasi dari guru dan siswa lain. Penilaian Kinerja (Presentasi), Tanya Jawab Ketepatan identifikasi tantangan, kualitas solusi yang diusulkan, kejelasan presentasi, kemampuan menjawab pertanyaan klarifikasi, keterkaitan dengan isu ketahanan nasional melalui Program SIKAP.

RUBRIK PENILAIAN

Tujuan Pembelajaran yang Dinilai: Peserta didik mampu mengaplikasikan pemahaman tentang strategi perjuangan mempertahankan kemerdekaan dengan mengidentifikasi minimal tiga tantangan utama yang dihadapi bangsa Indonesia pasca-proklamasi dan mengusulkan solusi konkret berdasarkan analisis kritis.
Indikator Baru Memulai Berkembang Cakap Mahir
Identifikasi Tantangan Perjuangan Belum mampu mengidentifikasi tantangan utama, hanya menyebutkan secara umum atau kesulitan. Mampu mengidentifikasi 1-2 tantangan utama dengan bantuan guru atau penjelasan kurang rinci. Mampu mengidentifikasi minimal 3 tantangan utama dengan penjelasan yang cukup jelas. Mampu mengidentifikasi lebih dari 3 tantangan utama secara komprehensif dengan analisis mendalam mengenai penyebabnya.
Perumusan Solusi Konkret Solusi yang diusulkan tidak relevan, tidak konkret, atau tidak ada. Solusi diusulkan namun kurang relevan, umum, atau sulit diterapkan. Menawarkan minimal 1 solusi konkret dan relevan untuk setidaknya satu tantangan yang diidentifikasi. Menawarkan solusi konkret, inovatif, dan relevan untuk sebagian besar tantangan yang diidentifikasi, dengan pertimbangan logis.
Analisis Kritis dan Penerapan KKA Kesulitan menganalisis sebab-akibat tantangan atau tidak memanfaatkan KKA dalam analisis data. Mulai mencoba menganalisis tantangan, namun belum mendalam; pemanfaatan KKA masih terbatas. Mampu menganalisis penyebab tantangan secara memadai dan dapat menunjukkan contoh pemanfaatan KKA sederhana dalam analisis data historis. Menunjukkan kemampuan analisis kritis yang mendalam terhadap tantangan dan dampaknya; mampu mengintegrasikan konsep KKA secara efektif untuk mendukung analisis data.
Komunikasi dan Kolaborasi dalam Kelompok Pasif dalam diskusi kelompok, minim kontribusi, atau kesulitan menyampaikan ide. Berpartisipasi dalam diskusi namun perlu dorongan, ide yang disampaikan belum terstruktur. Aktif berkontribusi dalam diskusi, menyampaikan ide secara jelas, dan bekerja sama dengan baik dalam kelompok. Secara proaktif memimpin diskusi, memberikan masukan konstruktif, dan memastikan kolaborasi kelompok berjalan efektif.

Keterangan:

  • Baru Memulai: Pemahaman/keterampilan sangat dasar.
  • Berkembang: Mulai berkembang tetapi masih perlu perbaikan.
  • Cakap: Baik dan sesuai harapan (Batas Minimum Ketercapaian).
  • Mahir: Sangat baik dan melebihi harapan.

Mengetahui,

Kepala Sekolah

Tuban, Juli 2026

Guru Mata Pelajaran

Amirul Faisal Rizza, M.Pd.

NIP. ••••••••••••••••

Irianto Pontjowardoyo, S.Pd

NIP. ••••••••••••••••

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.