← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN Asesmen

Asesmen Pembelajaran Pertemuan 4 - Sejarah X - Kerajaan Islam di Indonesia

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

ASESMEN PEMBELAJARAN

IDENTITAS ASESMEN

Sekolah SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Guru Irianto Pontjowardoyo, S.Pd
Mata Pelajaran Sejarah
Kelas/Fase X / Fase E
Semester Genap
Tahun Pelajaran 2026/2027
Pertemuan 4 dari 4
Tanggal 26 April 2027 - 2 Mei 2027
Topik Kerajaan Islam di Indonesia
Fokus Kegiatan Mengaplikasikan konsep, menyajikan hasil, dan merefleksikan capaian.
Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu menyajikan peta sebaran kerajaan Islam di Nusantara secara visual dan menjelaskan minimal tiga faktor kunci yang memengaruhi terbentuknya jaringan perdagangan antarpulau pada masa tersebut, serta merefleksikan relevansi pembelajaran terhadap pemahaman sejarah maritim Indonesia kontemporer, dengan tingkat pemahaman yang ditunjukkan melalui presentasi yang koheren dan jawaban reflektif.
Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL)
Metode Pembelajaran Presentasi Kelompok, Diskusi, Pembuatan Peta Sebaran
Dimensi Profil Lulusan Komunikasi, Penalaran Kritis
Jenis Asesmen Asesmen Kinerja/Produk dan Refleksi

ASESMEN AWAL

Tujuan: Mengukur kesiapan peserta didik dan mengidentifikasi miskonsepsi terkait kerajaan Islam di Indonesia.

  1. Sebelum mempelajari kerajaan Islam, bagaimana pemahaman awal Anda tentang agama Islam yang masuk ke Indonesia?
  2. Apa yang Anda ketahui tentang salah satu kerajaan Islam terbesar di Indonesia?
  3. Sebutkan minimal dua bukti fisik atau peninggalan dari masa kerajaan Islam di Indonesia yang pernah Anda dengar atau lihat.
  4. Menurut Anda, mengapa kerajaan-kerajaan Islam bisa berkembang pesat di wilayah Nusantara?
  5. Apakah Anda pernah mendengar tentang bagaimana teknologi navigasi atau pemetaan digunakan pada masa kerajaan maritim Islam? (Terkait KKA)

Kunci Jawaban dan Interpretasi:

  • Jawaban 1: Menilai pemahaman awal tentang proses masuknya Islam (misalnya melalui perdagangan, perkawinan, atau kesenian).
  • Jawaban 2: Mengukur pengetahuan spesifik tentang kerajaan seperti Samudera Pasai, Demak, Pajang, Mataram Islam, Banten, atau Ternate.
  • Jawaban 3: Menilai pengetahuan tentang masjid, makam, naskah kuno, kaligrafi, atau sistem pemerintahan.
  • Jawaban 4: Mengukur pemahaman awal tentang faktor-faktor seperti peran ulama, kesesuaian dengan budaya lokal, dukungan penguasa, dan potensi ekonomi.
  • Jawaban 5: Menilai kesadaran awal tentang pentingnya teknologi maritim dan pemetaan dalam pengembangan kerajaan Islam. Jawaban positif menunjukkan kesiapan mengaitkan dengan konsep KKA.

Catatan: Asesmen awal ini tidak menjadi nilai akhir, tetapi sebagai bahan identifikasi kebutuhan pembelajaran.


ASESMEN PROSES

Tujuan: Memantau perkembangan pemahaman dan keterampilan peserta didik selama kegiatan pembelajaran.

LEMBAR OBSERVASI KEAKTIFAN DAN KETERAMPILAN KELOMPOK

No Aspek yang Diobservasi Belum Tampak (1) Mulai Tampak (2) Konsisten (3) Catatan/Umpan Balik
1 Kerja Sama Tim (Diskusi, berbagi tugas)
2 Pemahaman Konsep (Menjelaskan faktor perdagangan)
3 Keterampilan Menyajikan (Peta sebaran visual)
4 Kemampuan Refleksi (Menghubungkan dengan sejarah maritim)

EXIT TICKET

  1. Satu hal penting yang Anda pelajari hari ini tentang peta sebaran kerajaan Islam adalah...
  2. Apa tantangan terbesar Anda saat membuat peta sebaran atau menjelaskan faktor perdagangan?
  3. Bagaimana pemahaman tentang jaringan perdagangan pada masa kerajaan Islam dapat dikaitkan dengan sistem logistik pangan modern? (Terkait Program SIKAP)

ASESMEN AKHIR

Tujuan: Mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran melalui produk peta sebaran dan kemampuan menjelaskan serta merefleksikan.

PILIHAN GANDA (5 Soal)

  1. Faktor geografis seperti letak strategis di jalur pelayaran internasional sangat memengaruhi perkembangan kerajaan Islam di Nusantara. Kerajaan yang paling diuntungkan oleh faktor ini adalah...
    a. Kerajaan Aceh Darussalam
    b. Kerajaan Banjar
    c. Kerajaan Ternate
    d. Kerajaan Pajang
  2. Salah satu bukti interaksi dan penyebaran Islam yang kuat melalui jalur maritim adalah penemuan makam-makam kuno dengan inskripsi yang menunjukkan pengaruh dari...
    a. Persia dan Gujarat
    b. Tiongkok dan India
    c. Mesir dan Arab
    d. Eropa dan Afrika
  3. Perkembangan teknologi pembuatan kapal dan navigasi pada masa kerajaan Islam sangat krusial untuk memperluas jangkauan perdagangan. Konsep ini dapat dianalogikan dengan pengembangan sistem navigasi otomatis pada kapal kargo modern yang memanfaatkan algoritma prediksi jalur pelayaran. (Terkait KKA) Teknologi yang mendasari prediksi jalur pelayaran modern tersebut adalah...
    a. Klasifikasi Gambar
    b. Regresi Prediksi
    c. Computer Vision
    d. Decision Tree
  4. Dalam konteks Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, pemahaman tentang jaringan perdagangan antarpulau pada masa kerajaan Islam relevan untuk mengkaji...
    a. Sistem irigasi sawah tadah hujan
    b. Optimalisasi distribusi hasil pertanian lokal
    c. Pembuatan pupuk kompos organik
    d. Deteksi dini hama penyakit tanaman
  5. Penyajian peta sebaran kerajaan Islam yang efektif harus mencakup informasi tentang...
    a. Jumlah penduduk setiap kerajaan
    b. Lokasi pusat pemerintahan dan jalur perdagangan utama
    c. Sistem monarki absolut yang diterapkan
    d. Agama mayoritas penduduk sebelum Islam masuk

JAWABAN SINGKAT (3 Soal)

  1. Sebutkan minimal tiga faktor kunci yang memengaruhi terbentuknya jaringan perdagangan antarpulau pada masa kerajaan Islam di Indonesia!
  2. Jelaskan secara singkat bagaimana Islam menyebar melalui jalur perdagangan di Nusantara!
  3. Bagaimana peran ulama dan tokoh agama dalam memperkuat pengaruh kerajaan Islam di masyarakat?

URAIAN/TUGAS KONTEKSTUAL (2 Soal)

  1. Buatlah sebuah sketsa sederhana (flowchart) yang menggambarkan bagaimana alur perdagangan antara pusat kerajaan Islam di Jawa dengan wilayah penghasil rempah di Maluku pada abad ke-15. Sertakan minimal tiga jenis komoditas yang diperdagangkan dan potensi kendala yang dihadapi. (Terkait KKA - Konsep Flowchart)
  2. Menurut Anda, apa pelajaran paling berharga dari pengalaman belajar mengenai kerajaan Islam di Indonesia yang dapat diterapkan untuk meningkatkan ketahanan pangan di daerah Anda saat ini? Jelaskan kaitannya dengan efisiensi distribusi atau pengelolaan sumber daya. (Terkait Program SIKAP)

KISI-KISI ASESMEN AKHIR

No Tujuan/Indikator Pembelajaran Materi Pembelajaran Level Kognitif Bentuk Soal Nomor Soal
1 Menjelaskan faktor geografis yang memengaruhi perkembangan kerajaan Islam Kerajaan Islam di Indonesia (Faktor Geografis) C2 (Memahami) Pilihan Ganda 1
2 Mengidentifikasi bukti interaksi maritim dalam penyebaran Islam Kerajaan Islam di Indonesia (Jalur Perdagangan) C2 (Memahami) Pilihan Ganda 2
3 Menghubungkan teknologi maritim masa lalu dengan konsep KKA (prediksi jalur pelayaran) Kerajaan Islam di Indonesia (Teknologi Maritim) C4 (Menganalisis) Pilihan Ganda 3
4 Menghubungkan jaringan perdagangan kerajaan Islam dengan Program SIKAP (distribusi pangan) Kerajaan Islam di Indonesia (Jaringan Perdagangan) C4 (Menganalisis) Pilihan Ganda 4
5 Menilai efektivitas penyajian peta sebaran Peta Sebaran Kerajaan Islam C3 (Menerapkan) Pilihan Ganda 5
6 Menjelaskan minimal tiga faktor kunci pembentukan jaringan perdagangan antarpulau Jaringan Perdagangan Antarpulau Masa Kerajaan Islam C2 (Memahami) Jawaban Singkat 6
7 Menjelaskan proses penyebaran Islam melalui jalur perdagangan Proses Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia C2 (Memahami) Jawaban Singkat 7
8 Menjelaskan peran tokoh agama dalam penguatan kerajaan Islam Peran Ulama dalam Kerajaan Islam C2 (Memahami) Jawaban Singkat 8
9 Membuat sketsa (flowchart) alur perdagangan dan mengidentifikasi komoditas serta kendala (Terkait KKA) Jaringan Perdagangan dan Teknologi Maritim Masa Kerajaan Islam C4 (Menganalisis) Uraian/Tugas Kontekstual 9
10 Merefleksikan pelajaran dari kerajaan Islam untuk ketahanan pangan (Terkait Program SIKAP) Relevansi Kerajaan Islam dengan Masa Kini (Ketahanan Pangan) C4 (Menganalisis) Uraian/Tugas Kontekstual 10

KUNCI JAWABAN DAN PENSKORAN

Nomor Soal Kunci Jawaban Skor Maksimal
1 a. Kerajaan Aceh Darussalam 5
2 a. Persia dan Gujarat 5
3 b. Regresi Prediksi 5
4 b. Optimalisasi distribusi hasil pertanian lokal 5
5 b. Lokasi pusat pemerintahan dan jalur perdagangan utama 5
6 Minimal tiga faktor kunci, contoh: Lokasi strategis, kekayaan sumber daya alam (rempah), permintaan pasar internasional, teknologi pelayaran, peran pelabuhan, dukungan penguasa. (Sebutkan 3) 15 (5 per faktor)
7 Penjelasan yang mencakup peran pedagang Muslim, pertukaran barang dan budaya, serta akulturasi nilai-nilai Islam dalam masyarakat pesisir. 15
8 Penjelasan yang mencakup peran sebagai penasihat raja, pendidik masyarakat, penyebar ajaran agama, dan pembentuk institusi keagamaan. 15
9 Sketsa flowchart yang logis, mencakup minimal 3 komoditas (misal: rempah, hasil pertanian, tekstil) dan 2 kendala (misal: badai, perompak, pajak tinggi). 15
10 Penjelasan yang menghubungkan konsep distribusi/pengelolaan sumber daya masa lalu dengan isu ketahanan pangan modern, misal: pentingnya jaringan logistik yang efisien, pemanfaatan potensi lokal, atau strategi penyimpanan hasil panen. 15
Total Skor 100

Rumus Nilai Akhir: Nilai = (Total Skor yang Diperoleh / Skor Maksimal) x 100


RUBRIK PENILAIAN PRODUK DAN KINERJA (ASESMEN KINERJA/PRODUK)

Produk: Peta Sebaran Kerajaan Islam di Nusantara dan Penjelasan.

Indikator Penilaian Baru Memulai (Skor 1) Berkembang (Skor 2) Cakap (Skor 3) Mahir (Skor 4)
Akurasi dan Kelengkapan Peta Sebaran
(Menampilkan lokasi kerajaan, jalur perdagangan utama)
Peta sangat minim informasi, banyak lokasi salah/hilang. Peta menampilkan beberapa lokasi kerajaan, namun jalur perdagangan kurang jelas. Peta menampilkan sebagian besar kerajaan dan jalur perdagangan utama dengan cukup akurat. Peta sangat akurat, menampilkan detail lokasi kerajaan, pusat perdagangan, dan jalur utama secara komprehensif.
Penjelasan Faktor Kunci Perdagangan
(Menyebutkan dan menjelaskan minimal 3 faktor)
Hanya menyebutkan 1 faktor tanpa penjelasan. Menyebutkan 2 faktor dengan penjelasan yang sangat singkat/kurang jelas. Menyebutkan 3 faktor dengan penjelasan yang cukup jelas dan relevan. Menyebutkan lebih dari 3 faktor dengan penjelasan yang mendalam, logis, dan kuat.
Keterampilan Komunikasi dan Presentasi
(Kejelasan penyampaian, penggunaan bahasa, kepercayaan diri)
Penyampaian sangat tidak jelas, ragu-ragu, sulit dipahami. Penyampaian cukup jelas namun masih terbata-bata, kurang percaya diri. Penyampaian jelas, bahasa baik, mampu menjawab pertanyaan sederhana. Penyampaian sangat jelas, bahasa lugas, percaya diri, mampu menguasai audiens dan menjawab pertanyaan kompleks.
Refleksi dan Relevansi Kontekstual
(Menghubungkan dengan sejarah maritim kontemporer atau ketahanan pangan)
Tidak ada upaya menghubungkan atau refleksi yang tidak relevan. Upaya menghubungkan sangat minim atau dangkal. Mampu menghubungkan pembelajaran dengan konteks maritim atau ketahanan pangan dengan cukup baik. Mampu memberikan refleksi mendalam dan relevan, menunjukkan pemahaman konektivitas sejarah dan masa kini secara kritis.

Skor per Indikator: Skor = (Skor yang Diperoleh / Skor Maksimal 4) x Bobot Indikator (misal: Peta 40%, Penjelasan 30%, Komunikasi 20%, Refleksi 10%)


REKAP NILAI PESERTA DIDIK

No Nama Peserta Didik Asesmen Awal (Catatan) Asesmen Proses (Skor Observasi) Asesmen Akhir (Skor Pilihan Ganda) Asesmen Akhir (Skor Jawaban Singkat) Asesmen Akhir (Skor Uraian/Tugas) Total Skor Akhir Nilai Akhir (0-100) Ketercapaian Tujuan
1 ...
2 ...
3 ...

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.