← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN Tindak Lanjut

Tindak Lanjut Pertemuan 5 - Sejarah X - Asal Usul Nenek Moyang dan Jalur Rempah

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

RENCANA TINDAK LANJUT PEMBELAJARAN

IDENTITAS PAKET PERTEMUAN

Sekolah SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Guru Irianto Pontjowardoyo, S.Pd
Mata Pelajaran Sejarah
Kelas/Rombel X
Tingkat/Fase X / Fase E
Semester/Tahun Pelajaran Ganjil / 2026/2027
Pertemuan 5 dari 5
Tanggal/Rentang 2026-12-07 s.d. 2026-12-13
Topik Asal Usul Nenek Moyang dan Jalur Rempah
Fokus Kegiatan Mengaplikasikan Konsep, Menyajikan Hasil, dan Merefleksikan Capaian
Asesmen Pertemuan Asesmen Kinerja/Produk dan Refleksi
Alokasi Waktu RPP 3 JP (135 menit)
Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL)
Metode Pembelajaran Presentasi, Pembuatan Peta, Diskusi
Dimensi Profil Lulusan Komunikasi, Penalaran Kritis

TUJUAN TINDAK LANJUT

Tindak lanjut ini bertujuan untuk memberikan dukungan pembelajaran tambahan bagi peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran, memberikan tantangan lebih bagi yang sudah mencapai tujuan, serta melakukan refleksi untuk perbaikan pembelajaran di masa mendatang. Fokus utama adalah memastikan seluruh peserta didik mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna dan menggembirakan sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka.

1. PEMETAAN HASIL ASESMEN DAN KEBUTUHAN PESERTA DIDIK

Kategori Hasil Asesmen Ciri Hasil Peserta Didik Kebutuhan Peserta Didik Tindakan Guru
Baru Memulai (BM) Kesulitan menyajikan narasi sejarah yang runtut dan akurat; data yang disajikan minim atau tidak relevan; kesulitan menjawab pertanyaan kritis. Membutuhkan pendampingan intensif dalam menyusun narasi sejarah dan mengintegrasikan data pendukung. Perlu latihan menjawab pertanyaan secara terstruktur. Memberikan bimbingan individual, menyediakan kerangka narasi, dan simulasi tanya jawab.
Berkembang (B) Narasi sejarah cukup runtut namun kurang mendalam; data pendukung ada namun belum sepenuhnya terintegrasi dengan narasi; mampu menjawab pertanyaan dasar tetapi kurang kritis. Membutuhkan dukungan untuk memperdalam analisis sejarah dan integrasi data. Perlu latihan mengembangkan argumen yang lebih kuat. Memberikan contoh analisis yang lebih mendalam, memfasilitasi diskusi kelompok untuk memperkaya perspektif, dan memberikan umpan balik spesifik pada bagian narasi.
Cakap (C) Narasi sejarah runtut dan akurat; data pendukung terintegrasi baik; mampu menjawab sebagian besar pertanyaan kritis dengan baik. Membutuhkan tantangan untuk mengembangkan aspek analisis yang lebih kompleks atau menghubungkan Jalur Rempah dengan isu-isu kontemporer. Memberikan studi kasus tambahan, tugas riset singkat untuk eksplorasi topik lanjutan, atau memfasilitasi peran sebagai fasilitator dalam diskusi.
Mahir (M) Narasi sejarah sangat runtut, akurat, dan mendalam; data pendukung terintegrasi dengan sangat baik dan kritis; mampu menjawab semua pertanyaan kritis dengan argumen yang kuat dan wawasan luas. Membutuhkan kesempatan untuk mengaplikasikan pengetahuannya dalam konteks yang lebih luas atau menjadi mentor bagi teman sebaya. Memberikan tugas proyek riset mandiri terkait dampak Jalur Rempah pada ekonomi modern atau program mentorship.

2. PROGRAM REMEDIAL

Program remedial ditujukan bagi peserta didik yang masuk kategori Baru Memulai (BM) dan Berkembang (B).

Indikator yang Belum Tercapai (Fokus):

  • Kejelasan narasi sejarah mengenai signifikansi Jalur Rempah.
  • Ketepatan dan relevansi data pendukung dalam presentasi.
  • Kemampuan menjawab pertanyaan kritis dari teman sejawat.

Kegiatan Remedial:

  1. Pendampingan Penyusunan Narasi Sejarah (Fokus BM): Guru mendampingi secara individual untuk membantu peserta didik membuat kerangka narasi yang runtut, mulai dari pendahuluan, isi, hingga kesimpulan, dengan fokus pada signifikansi Jalur Rempah. Guru memberikan contoh kalimat dan transisi yang efektif.
  2. Analisis Data Pendukung (Fokus BM & B): Peserta didik diberikan contoh peta jalur rempah yang lebih detail dan sumber data primer/sekunder yang relevan. Mereka dibimbing untuk mengidentifikasi informasi penting dan mengaitkannya dengan narasi sejarah yang telah disusun. Integrasi Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) dapat diwujudkan melalui analisis data historis menggunakan algoritma sederhana untuk mengidentifikasi pola perdagangan rempah.
  3. Latihan Tanya Jawab Terstruktur (Fokus BM & B): Peserta didik diberikan daftar pertanyaan umum yang mungkin muncul dan dilatih untuk menjawabnya secara singkat, padat, dan tepat. Guru memfasilitasi sesi simulasi tanya jawab dengan teman atau guru.
  4. Diskusi Kelompok Kecil (Fokus B): Peserta didik yang masuk kategori Berkembang dikelompokkan untuk mendiskusikan studi kasus singkat mengenai dampak Jalur Rempah pada komoditas pangan lokal Tuban, yang terhubung dengan Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, misalnya bagaimana komoditas rempah tempo dulu mempengaruhi budidaya tanaman pangan saat ini.

Bahan Pendukung:

  • Contoh narasi sejarah Jalur Rempah yang baik.
  • Sumber data sekunder (artikel, jurnal, video dokumenter) tentang Jalur Rempah.
  • Panduan sederhana penggunaan tool visualisasi data untuk analisis historis.

Asesmen Ulang:

Peserta didik akan melakukan presentasi ulang secara individu atau kelompok kecil dengan fokus pada indikator yang belum tercapai, menggunakan media yang lebih sederhana (misalnya poster digital atau ringkasan tertulis) sebelum mengikuti pembelajaran selanjutnya.

3. PROGRAM PENGAYAAN

Program pengayaan ditujukan bagi peserta didik yang masuk kategori Cakap (C) dan Mahir (M).

Kegiatan Pengayaan:

  1. Riset Kolaboratif Dampak Jalur Rempah Kontemporer: Peserta didik yang Mahir diminta untuk melakukan riset singkat mengenai bagaimana warisan Jalur Rempah masih relevan dalam isu ekonomi global saat ini, misalnya dalam rantai pasok komoditas pertanian modern atau pengembangan pariwisata berbasis sejarah maritim. Mereka dapat berkolaborasi dengan siswa dari mata pelajaran lain seperti Ekonomi atau Geografi.
  2. Pengembangan Konten Edukatif: Peserta didik yang Cakap dapat ditantang untuk membuat infografis interaktif atau video pendek yang menjelaskan konsep Jalur Rempah dan signifikansinya, menggunakan platform digital yang memungkinkan integrasi Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) untuk analisis data visualisasi, seperti membuat flowchart sederhana mengenai alur perdagangan rempah.
  3. Menjadi Mentor Sebaya: Peserta didik yang Mahir dapat ditugaskan untuk mendampingi teman sebaya yang membutuhkan bantuan dalam memahami materi atau menyusun presentasi.
  4. Studi Kasus Lanjutan Program SIKAP: Peserta didik dapat diminta menganalisis bagaimana rempah-rempah yang pernah menjadi komoditas utama Jalur Rempah kini dapat diintegrasikan dalam sistem ketahanan pangan modern di tingkat lokal, misalnya potensi budidaya tanaman rempah bernilai tinggi di lingkungan sekolah atau potensi agribisnis berkelanjutan yang terhubung dengan Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban.

4. DUKUNGAN DIFERENSIASI

Aspek Diferensiasi Deskripsi Dukungan
Konten Menyediakan materi bacaan tambahan dengan tingkat kedalaman yang bervariasi (ringkasan, artikel lengkap, studi kasus mendalam). Menyediakan sumber daya visual (peta interaktif, video animasi) dan naratif.
Proses Memberikan pilihan metode penyajian hasil (presentasi lisan, poster digital, video pendek, laporan tertulis). Memberikan waktu tambahan bagi peserta didik yang membutuhkan. Memfasilitasi kerja kelompok dengan heterogenitas kemampuan.
Produk Menyediakan rubrik penilaian yang jelas dengan kriteria yang dapat disesuaikan. Memberikan kesempatan untuk revisi produk berdasarkan umpan balik.
Lingkungan Menata ruang kelas agar mendukung kolaborasi (sudut diskusi, area kerja kelompok). Menyediakan akses sumber belajar digital yang mudah dijangkau.
Dukungan Khusus Bagi peserta didik dengan kebutuhan belajar spesifik, guru memberikan pendampingan personal, memecah tugas menjadi langkah-langkah kecil, dan menggunakan alat bantu visual atau auditori sesuai kebutuhan.

5. UMPAN BALIK KONSTRUKTIF

  • Untuk Peserta Didik Kategori Baru Memulai (BM): "Presentasi kamu sudah menunjukkan usaha yang baik dalam menceritakan Jalur Rempah. Untuk presentasi selanjutnya, mari kita fokus pada bagaimana kita bisa membuat narasi sejarahnya lebih mengalir dan menambahkan data yang lebih spesifik agar ceritanya semakin kuat. Saya yakin kamu bisa!"
  • Untuk Peserta Didik Kategori Berkembang (B): "Analisis kamu tentang pentingnya rempah sudah cukup baik. Untuk meningkatkan lagi, coba kita gali lebih dalam lagi mengapa rempah ini begitu berharga di masa lalu dan bagaimana pengaruhnya terhadap peradaban. Coba cari satu data tambahan yang bisa memperkuat argumenmu."
  • Untuk Peserta Didik Kategori Cakap (C): "Presentasi kamu sangat informatif dan data yang disajikan sudah terintegrasi dengan baik. Untuk tantangan selanjutnya, bisakah kamu coba hubungkan signifikansi Jalur Rempah ini dengan isu ekonomi atau sosial yang terjadi di Indonesia saat ini? Analisis kritis seperti itu akan sangat menarik."
  • Untuk Peserta Didik Kategori Mahir (M): "Presentasi dan pemahamanmu mengenai Jalur Rempah sudah luar biasa. Wawasanmu dalam menjawab pertanyaan sangat kritis dan mendalam. Sebagai langkah selanjutnya, bagaimana jika kamu mencoba meneliti lebih lanjut tentang warisan Jalur Rempah dalam konteks ketahanan pangan global saat ini, atau bahkan membuat proposal riset sederhana terkait topik tersebut?"

6. KOMUNIKASI DENGAN PIHAK TERKAIT

Jika terdapat peserta didik yang membutuhkan dukungan berkelanjutan atau menunjukkan kemajuan signifikan yang perlu diapresiasi, guru akan berkomunikasi dengan wali kelas dan orang tua/wali peserta didik melalui laporan singkat via pesan singkat atau pertemuan singkat setelah jam pelajaran, dengan tetap menjaga kerahasiaan dan privasi peserta didik.

7. MONITORING PROSES TINDAK LANJUT

Nama Peserta Didik Indikator Belum Tercapai/Area Pengembangan Tindakan Guru yang Diberikan Waktu Pelaksanaan Hasil yang Dicapai Tindak Lanjut Berikutnya
(Contoh) Budi Santoso Kejelasan narasi sejarah, ketepatan data Pendampingan penyusunan narasi, analisis data pendukung 2026-12-14 Narasi lebih runtut, data mulai relevan Latihan tanya jawab terstruktur, presentasi ulang
(Contoh) Siti Aminah Memperdalam analisis, menjawab pertanyaan kritis Studi kasus tambahan, diskusi kelompok 2026-12-15 Analisis lebih mendalam, argumen lebih kuat Pengayaan riset kolaboratif dampak kontemporer
(Contoh) Agus Salim Kreativitas penyajian hasil Tantangan membuat infografis interaktif 2026-12-16 Infografis menarik dan informatif Menjadi mentor sebaya untuk persiapan asesmen berikutnya
(Isi sesuai data siswa)
(Isi sesuai data siswa)

8. REFLEKSI GURU

  1. Bagaimana efektivitas kegiatan remedial dan pengayaan dalam membantu peserta didik mencapai tujuan pembelajaran?
  2. Apakah diferensiasi yang diterapkan sudah sesuai dengan kebutuhan belajar seluruh peserta didik?
  3. Bagaimana respon peserta didik terhadap integrasi Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) serta Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban dalam pembelajaran?
  4. Apa saja kendala yang dihadapi selama proses tindak lanjut dan bagaimana solusinya untuk pembelajaran selanjutnya?
  5. Bagaimana pengalaman belajar peserta didik pada pertemuan ini dapat dijadikan pijakan untuk merancang pembelajaran topik berikutnya agar lebih berkesinambungan dan bermakna?

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.