← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN Asesmen

Asesmen Pembelajaran Pertemuan 4 - Sejarah X - Asal Usul Nenek Moyang dan Jalur Rempah

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

ASESMEN PEMBELAJARAN

IDENTITAS ASESMEN

Sekolah SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Guru Irianto Pontjowardoyo, S.Pd
Mata Pelajaran Sejarah
Kelas/Fase X / Fase E
Semester Ganjil
Tahun Pelajaran 2026/2027
Pertemuan 4 dari 5
Tanggal 2026-11-30 s.d. 2026-12-06
Topik Asal Usul Nenek Moyang dan Jalur Rempah
Fokus Kegiatan Pendalaman dan pengaplikasian konsep melalui aktivitas kontekstual.
Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu menganalisis secara kritis minimal tiga dampak positif dan tiga dampak negatif dari jalur rempah terhadap peradaban Nusantara dan dunia, serta mengaitkannya dengan fenomena perdagangan global masa kini, ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam diskusi dan presentasi kelompok.

ASESMEN AWAL

Asesmen awal ini bertujuan untuk mengukur kesiapan dan mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik terkait topik Jalur Rempah sebelum memulai pembelajaran mendalam. Hasil asesmen ini tidak menjadi nilai akhir.

  1. Apa yang Anda ketahui tentang "Jalur Rempah"? (Mengukur Pengetahuan Awal)
  2. Menurut Anda, mengapa bangsa Eropa sangat tertarik datang ke Nusantara pada masa lalu? (Mengukur Motivasi dan Pemahaman Konteks)
  3. Sebutkan minimal dua jenis rempah yang berasal dari Indonesia dan pernah diperdagangkan di dunia! (Mengukur Pengetahuan Spesifik)
  4. Apakah menurut Anda jalur rempah masih memiliki pengaruh di masa sekarang? Jelaskan secara singkat! (Mengukur Pemahaman Konektivitas)
  5. Pernahkah Anda mendengar tentang program "Sistem Ketahanan Pangan (SIKAP)" di sekolah atau daerah Anda? Jika ya, apa hubungannya dengan hasil pertanian rempah? (Mengukur Pemahaman Kontekstual dan Integrasi SIKAP)

Kunci Jawaban dan Interpretasi

  • 1. Jawaban diharapkan menyebutkan rute perdagangan kuno, komoditas rempah, atau interaksi antarbudaya. Interpretasi: Menilai sejauh mana pemahaman dasar siswa.
  • 2. Jawaban diharapkan merujuk pada kekayaan rempah Nusantara. Interpretasi: Menilai pemahaman motif ekonomi dan sumber daya alam.
  • 3. Jawaban diharapkan menyebutkan cengkeh, pala, lada, kayu manis, dll. Interpretasi: Menilai pengetahuan spesifik tentang komoditas.
  • 4. Jawaban diharapkan mengaitkan dengan perdagangan global, pertukaran budaya, atau sejarah kolonialisme. Interpretasi: Menilai kemampuan mengaitkan masa lalu dan kini.
  • 5. Jawaban bervariasi. Jika siswa familiar dengan SIKAP, hubungannya bisa ke potensi ekonomi hasil pertanian, pengolahan produk bernilai tambah, atau diversifikasi pangan. Jika tidak familiar, ini menjadi awal pengenalan. Interpretasi: Menilai kesadaran terhadap Program SIKAP dan potensi konektivitasnya dengan sejarah ekonomi.

ASESMEN PROSES

Lembar Observasi

Indikator yang diamati selama kegiatan diskusi dan presentasi kelompok:

No Indikator Belum Tampak Mulai Tampak Konsisten Catatan Umpan Balik
1 Keaktifan dalam menyampaikan ide dan argumen saat diskusi.
2 Kemampuan mendengarkan dan menghargai pendapat teman.
3 Keterampilan menyajikan hasil diskusi secara lisan dan visual (peta konsep).
4 Kemampuan menghubungkan dampak Jalur Rempah dengan fenomena perdagangan global masa kini dan potensi kaitannya dengan Sistem Ketahanan Pangan (SIKAP).

Exit Ticket

Peserta didik diminta menjawab dua pertanyaan berikut di akhir pembelajaran:

  1. Sebutkan satu dampak positif dan satu dampak negatif dari Jalur Rempah yang paling berkesan bagi Anda hari ini.
  2. Bagaimana Anda bisa menerapkan pemahaman tentang konektivitas global dan potensi ekonomi hasil bumi (seperti rempah) dalam konteks Program SIKAP di sekolah atau lingkungan Anda?

ASESMEN AKHIR

Asesmen ini terdiri dari 10 butir soal yang mengukur pemahaman peserta didik terhadap dampak Jalur Rempah dan konektivitasnya dengan masa kini, serta integrasi konsep KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) dan Program SIKAP.

Pilihan Ganda (5 Soal)

  1. Salah satu dampak positif utama Jalur Rempah bagi Nusantara adalah:
    1. Terputusnya hubungan budaya dengan dunia luar.
    2. Pengenalan teknologi pertanian baru yang lebih efisien.
    3. Munculnya kerajaan-kerajaan maritim yang kuat dan kaya.
    4. Penurunan populasi akibat penyakit dari Eropa.
  2. Dampak negatif Jalur Rempah yang paling dirasakan dalam jangka panjang adalah:
    1. Peningkatan kualitas rempah Nusantara.
    2. Munculnya praktik monopoli perdagangan oleh bangsa Eropa.
    3. Terjalinnya pertukaran budaya yang harmonis.
    4. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi maritim.
  3. Fenomena perdagangan global masa kini yang merupakan kelanjutan dari semangat Jalur Rempah adalah:
    1. Perdagangan bebas antarnegara yang didukung teknologi digital.
    2. Pembentukan aliansi militer antarbenua.
    3. Pertukaran budaya melalui media sosial.
    4. Perlombaan antariksa antarnegara adidaya.
  4. Konsep Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) dapat diterapkan dalam analisis data historis Jalur Rempah, misalnya melalui:
    1. Pembuatan lukisan dinding gua.
    2. Pengembangan algoritma untuk memprediksi pola perdagangan rempah berdasarkan data historis.
    3. Penulisan novel sejarah fiksi.
    4. Perencanaan tata kota secara manual.
  5. Dalam konteks Sistem Ketahanan Pangan (SIKAP) SMAN 1 Parengan Tuban, pemahaman tentang jalur rempah dapat dikaitkan dengan:
    1. Pengembangan varietas padi tahan hama menggunakan teknik rekayasa genetika.
    2. Optimalisasi lahan pertanian untuk budidaya tanaman rempah bernilai ekonomi tinggi.
    3. Penyusunan jadwal pelajaran sekolah.
    4. Pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Jawaban Singkat (3 Soal)

  1. Sebutkan dua contoh komoditas rempah yang menjadi primadona dalam Jalur Rempah dan berikan satu dampaknya bagi peradaban Nusantara.
  2. Jelaskan secara singkat bagaimana teknologi modern seperti komputer vision dari KKA dapat membantu pelestarian situs-situs bersejarah terkait Jalur Rempah.
  3. Bagaimana pengetahuan tentang sejarah perdagangan rempah dapat berkontribusi pada pengembangan agribisnis yang berkelanjutan dalam Program SIKAP di daerah Tuban?

Uraian/Tugas Kontekstual (2 Soal)

  1. Bayangkan Anda adalah seorang peneliti sejarah yang ditugaskan untuk membuat sebuah peta digital interaktif yang menampilkan rute Jalur Rempah utama, komoditas yang diperdagangkan, serta dampak sosial dan budayanya. Jelaskan langkah-langkah yang akan Anda ambil, termasuk bagaimana Anda akan memanfaatkan konsep dasar dari Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) untuk membuat peta tersebut menjadi lebih informatif dan menarik.
  2. Diskusikan bagaimana pemahaman tentang sejarah Jalur Rempah dapat menginspirasi inovasi dalam Sistem Ketahanan Pangan (SIKAP) di Indonesia, khususnya terkait diversifikasi pangan lokal dan pengembangan produk olahan bernilai tambah. Berikan contoh konkret yang relevan dengan potensi sumber daya alam di Tuban.

KISI-KISI ASESMEN AKHIR

No Tujuan/Indikator Materi Level Kognitif Bentuk Soal Nomor Soal
1 Mengidentifikasi dampak positif Jalur Rempah terhadap peradaban Nusantara. Dampak positif Jalur Rempah L2 (Memahami) Pilihan Ganda 1
2 Mengidentifikasi dampak negatif Jalur Rempah terhadap peradaban Nusantara. Dampak negatif Jalur Rempah L2 (Memahami) Pilihan Ganda 2
3 Menghubungkan Jalur Rempah dengan fenomena perdagangan global masa kini. Konektivitas Jalur Rempah dengan masa kini L3 (Menerapkan) Pilihan Ganda 3
4 Memahami penerapan KKA dalam analisis data sejarah Jalur Rempah. Integrasi KKA dalam Sejarah L2 (Memahami) Pilihan Ganda 4
5 Menghubungkan Jalur Rempah dengan konteks Sistem Ketahanan Pangan (SIKAP). Integrasi SIKAP dengan sejarah ekonomi L3 (Menerapkan) Pilihan Ganda 5
6 Menyebutkan komoditas rempah dan dampaknya. Komoditas Jalur Rempah dan dampaknya L1 (Mengingat) & L2 (Memahami) Jawaban Singkat 6
7 Menjelaskan penerapan KKA (computer vision) dalam pelestarian situs sejarah. Integrasi KKA dalam Sejarah L3 (Menerapkan) Jawaban Singkat 7
8 Menjelaskan kontribusi sejarah perdagangan rempah pada pengembangan agribisnis SIKAP. Integrasi SIKAP dengan sejarah ekonomi L3 (Menerapkan) Jawaban Singkat 8
9 Merancang peta digital interaktif terkait Jalur Rempah dengan integrasi KKA. Dampak Jalur Rempah & Integrasi KKA L4 (Menganalisis) Uraian/Tugas Kontekstual 9
10 Mendiskusikan inovasi SIKAP berdasarkan sejarah Jalur Rempah. Dampak Jalur Rempah & Integrasi SIKAP L4 (Menganalisis) Uraian/Tugas Kontekstual 10

KUNCI DAN PENSKORAN

Jawaban Pilihan Ganda

  1. c. Munculnya kerajaan-kerajaan maritim yang kuat dan kaya.
  2. b. Munculnya praktik monopoli perdagangan oleh bangsa Eropa.
  3. a. Perdagangan bebas antarnegara yang didukung teknologi digital.
  4. b. Pengembangan algoritma untuk memprediksi pola perdagangan rempah berdasarkan data historis.
  5. b. Optimalisasi lahan pertanian untuk budidaya tanaman rempah bernilai ekonomi tinggi.

Jawaban Singkat

  1. Contoh komoditas: Cengkeh, Pala, Lada. Dampak: Meningkatkan kekayaan kerajaan lokal, memicu persaingan dagang, pertukaran budaya, dll. (Pilih salah satu jawaban yang relevan).
  2. Computer vision dapat digunakan untuk memindai, mendokumentasikan, menganalisis struktur, mendeteksi kerusakan, dan membuat model 3D situs bersejarah secara akurat dan efisien, membantu dalam pemeliharaan dan restorasi.
  3. Pengetahuan sejarah Jalur Rempah dapat memberikan pemahaman tentang nilai ekonomi rempah dan potensi pasar global. Hal ini dapat menginspirasi petani di Tuban untuk fokus pada budidaya rempah berkualitas tinggi, pengembangan produk olahan (misal: minyak atsiri, bubuk rempah premium), dan strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi daerah.

Jawaban Uraian/Tugas Kontekstual

Penilaian didasarkan pada rubrik di bawah.

Penskoran

No Soal Jenis Soal Skor Maksimal
1-5 Pilihan Ganda 5 x 5 = 25
6-8 Jawaban Singkat 3 x 10 = 30
9-10 Uraian/Tugas Kontekstual 2 x 22.5 = 45
Total 100

Rumus Nilai Akhir

Nilai Akhir = Total Skor yang Diperoleh

RUBRIK PENILAIAN TUGAS KONTEKSTUAL (Soal No. 9 & 10)

Indikator Penilaian Baru Memulai (0-10) Berkembang (11-16) Cakap (17-21) Mahir (22-25)
Pemahaman Konsep Dampak Jalur Rempah dan Konektivitas Kurang memahami dampak Jalur Rempah dan kaitannya dengan masa kini. Memahami sebagian dampak Jalur Rempah dan konektivitasnya. Memahami dampak Jalur Rempah dan konektivitasnya dengan baik. Sangat memahami dampak Jalur Rempah dan mampu mengaitkannya secara mendalam dengan fenomena global masa kini.
Integrasi KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) Tidak mampu mengintegrasikan KKA atau integrasi sangat tidak relevan. Mampu mengintegrasikan KKA secara sederhana atau kurang relevan. Mampu mengintegrasikan KKA dengan baik dan relevan dengan konteks. Mampu mengintegrasikan KKA secara inovatif dan mendalam, menunjukkan pemahaman teknis yang kuat.
Integrasi Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) Tidak mampu mengintegrasikan SIKAP atau integrasi sangat tidak relevan. Mampu mengintegrasikan SIKAP secara sederhana atau kurang relevan. Mampu mengintegrasikan SIKAP dengan baik dan relevan dengan konteks ketahanan pangan. Mampu mengintegrasikan SIKAP secara inovatif dan mendalam, menunjukkan pemahaman tentang ketahanan pangan dan agribisnis berkelanjutan.
Kedalaman Analisis dan Contoh Kontekstual Analisis dangkal, contoh tidak relevan atau tidak ada. Analisis mulai berkembang, contoh relevan namun kurang mendalam. Analisis cukup mendalam, contoh relevan dan spesifik. Analisis sangat mendalam, contoh sangat relevan, spesifik, dan menunjukkan pemikiran kritis.

REKAP NILAI

No Nama Peserta Didik Nilai Asesmen Awal Nilai Asesmen Proses (Observasi) Nilai Asesmen Akhir (Tugas Kontekstual) Nilai Akhir Keterangan
1
2
3
...

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.