| Sekolah | SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN |
| Nama Guru | Irianto Pontjowardoyo, S.Pd |
| Mata Pelajaran | Sejarah |
| Kelas/Semester | X / Ganjil |
| Alokasi Waktu | Pertemuan 4 dari 5 · 3 JP (135 menit) |
IDENTIFIKASI
| Peserta Didik | Kesiapan belajar peserta didik dipetakan melalui asesmen awal pada pertemuan sebelumnya. Pengetahuan awal mengenai topik jalur rempah telah dimiliki sebagian peserta didik. Minat diarahkan pada pemahaman konektivitas sejarah dan dampaknya pada masa kini. Kebutuhan belajar dipenuhi melalui variasi aktivitas yang mengakomodasi gaya belajar berbeda. |
| Materi Pelajaran | Materi tentang jalur rempah mencakup aspek ekonomi, sosial, budaya, dan politik. Relevansi dengan kehidupan nyata sangat tinggi karena jalur rempah membentuk peradaban dunia. Tingkat kesulitan materi moderat, membutuhkan pemahaman konsep kausalitas dan konektivitas. Miskonsepsi potensial meliputi pandangan sempit tentang rempah hanya sebagai bumbu. Integrasi nilai karakter: kerja sama, rasa ingin tahu, dan penghargaan terhadap keragaman budaya. |
| Dimensi Profil Lulusan (DPL) | Komunikasi, Penalaran Kritis |
| Capaian Pembelajaran | Pemahaman Konsep: Peserta didik mampu memahami konsep dasar asal usul nenek moyang dan jalur rempah; menganalisis serta mengevaluasi asal usul nenek moyang dan jalur rempah dalam ruang lingkup lokal, nasional, serta global; menganalisis serta mengevaluasi asal usul nenek moyang dan jalur rempah secara diakronis (kronologi) dan/atau sinkronis. Keterampilan Proses: Peserta didik mampu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengorganisasikan informasi, menarik kesimpulan, mengomunikasikan, merefleksikan, dan merencanakan proyek lanjutan secara kolaboratif tentang asal usul nenek moyang bangsa Indonesia dan jalur rempah. |
DESAIN PEMBELAJARAN
| Lintas Disiplin Ilmu | Pembelajaran ini mengintegrasikan sejarah dengan geografi melalui pemetaan jalur rempah dan dampaknya terhadap konektivitas antarwilayah. Keterkaitan dengan ekonomi terlihat dalam analisis komoditas rempah dan jaringan perdagangannya. Pemahaman mengenai isu-isu global terkait sumber daya dan perdagangan juga dapat dikaitkan dengan KKA dan Sistem Ketahanan Pangan (SIKAP) melalui analisis data historis mengenai ketersediaan pangan dan pola distribusi yang dipengaruhi jalur rempah. |
| Tujuan Pembelajaran | Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu menganalisis secara kritis minimal tiga dampak positif dan tiga dampak negatif dari jalur rempah terhadap peradaban Nusantara dan dunia, serta mengaitkannya dengan fenomena perdagangan global masa kini, ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam diskusi dan presentasi kelompok. |
| Topik Pembelajaran | Jalur Rempah: Dampak dan Konektivitas Global |
| Praktik Pedagogis | Model: Contextual Teaching and Learning (CTL) Strategi: Pembelajaran Aktif, Kolaboratif, dan Kontekstual. Metode: Diskusi Kelompok, Presentasi, Pembuatan Peta Konsep. Alasan Pemilihan: Model CTL relevan karena menghubungkan materi sejarah jalur rempah dengan konteks masa kini, memotivasi peserta didik untuk belajar dari pengalaman nyata. Metode diskusi dan presentasi mendorong kolaborasi, komunikasi, dan penalaran kritis. Penerapan Sintaks: 1. Mengaktifkan pengetahuan awal: Melalui tanya jawab tentang apa yang sudah diketahui peserta didik mengenai rempah-rempah dan dampaknya. 2. Menghadirkan konteks: Menampilkan peta jalur rempah kuno dan modern, serta berita tentang perdagangan rempah global saat ini. 3. Melakukan inkuiri: Memberikan pertanyaan pemantik tentang bagaimana rempah mengubah sejarah dan apa hubungannya dengan ekonomi global saat ini. 4. Belajar melalui komunitas: Melalui kerja kelompok untuk menganalisis dampak jalur rempah. 5. Memberikan pemodelan: Guru memberikan contoh analisis dampak jalur rempah yang terstruktur. 6. Melakukan refleksi: Peserta didik merefleksikan pembelajaran melalui diskusi dan umpan balik. 7. Melaksanakan asesmen autentik: Melalui observasi partisipasi dan presentasi kelompok. |
| Kemitraan Pembelajaran | Dukungan dari perpustakaan sekolah dapat dimanfaatkan untuk mencari sumber-sumber tambahan mengenai sejarah jalur rempah dan dampaknya. Kolaborasi dengan guru geografi dapat memperkaya pemahaman peta jalur rempah. Orang tua dapat dilibatkan melalui cerita atau tradisi keluarga yang berkaitan dengan pemanfaatan rempah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dilaksanakan di ruang kelas yang kondusif dengan penataan meja yang mendukung kerja kelompok. Pemanfaatan sudut baca kelas dengan materi pendukung tentang jalur rempah. Budaya belajar yang aman dan inklusif mendorong setiap peserta didik untuk berpartisipasi aktif dan saling menghargai pendapat. |
| Pemanfaatan Digital | Peserta didik menggunakan gawai untuk mencari informasi relevan melalui internet (misalnya, peta interaktif jalur rempah, video dokumenter singkat) dan menggunakan aplikasi presentasi untuk menyajikan hasil diskusi. |
PENGALAMAN BELAJAR
| Tahap | Prinsip Pembelajaran Mendalam | Aktivitas Guru | Aktivitas Murid | Alokasi Waktu | Bukti Belajar |
|---|---|---|---|---|---|
| AWAL (15 menit) |
Berkesadaran: Guru mengamati kesiapan peserta didik. Bermakna: Mengaitkan topik dengan pengalaman sehari-hari (penggunaan bumbu dapur). Menggembirakan: Menggunakan media visual menarik. |
Menyapa peserta didik dengan hangat. Melakukan apersepsi dengan bertanya tentang pengetahuan awal peserta didik mengenai rempah-rempah. Menyampaikan tujuan pembelajaran dan kriteria penilaian. Menampilkan gambar atau video singkat tentang rempah. |
Menjawab sapaan guru. Menjawab pertanyaan apersepsi dengan antusias. Menyimak tujuan pembelajaran dan kriteria. Mengamati gambar/video. |
15 menit | Kehadiran dan partisipasi aktif dalam apersepsi. |
| INTI - MEMAHAMI (45 menit) |
Berkesadaran: Guru memfasilitasi diskusi kelompok. Bermakna: Menghubungkan sejarah jalur rempah dengan isu ekonomi global. Menggembirakan: Mendorong rasa ingin tahu melalui pertanyaan pemantik. |
Membagi peserta didik ke dalam kelompok heterogen. Memberikan LKPD yang berisi studi kasus tentang dampak jalur rempah (ekonomi, sosial, budaya). Membimbing diskusi kelompok, memberikan pertanyaan pendalaman. Mengarahkan peserta didik untuk mencari informasi tambahan melalui gawai (peta jalur rempah, komoditas). |
Berkumpul dalam kelompok. Membaca dan memahami LKPD. Mendiskusikan dampak jalur rempah berdasarkan studi kasus dan informasi yang dicari. Mengidentifikasi komoditas rempah utama dan wilayah perdagangannya. |
45 menit | Hasil diskusi kelompok pada LKPD. |
| INTI - MENGAPLIKASI (45 menit) |
Berkesadaran: Peserta didik fokus pada tugas. Bermakna: Menerapkan pemahaman konsep pada visualisasi peta. Menggembirakan: Kolaborasi dalam membuat peta konsep. |
Memfasilitasi presentasi singkat setiap kelompok. Memberikan umpan balik konstruktif terhadap analisis dampak jalur rempah. Mengarahkan peserta didik untuk membuat peta konsep visual yang menggambarkan konektivitas jalur rempah dan dampaknya terhadap peradaban. |
Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara singkat. Menyimak presentasi kelompok lain dan memberikan tanggapan. Membuat peta konsep visual yang menunjukkan jalur rempah, komoditas, dan dampaknya, serta mengaitkannya dengan isu perdagangan global saat ini. |
45 menit | Peta konsep visual yang dibuat kelompok. |
| INTI - MEREFLEKSI (20 menit) |
Berkesadaran: Peserta didik merenungkan proses belajar. Bermakna: Mengaitkan pembelajaran dengan masa depan. Menggembirakan: Memberikan apresiasi atas usaha. |
Memfasilitasi sesi refleksi kelas. Memberikan pertanyaan reflektif: "Apa hal baru yang Anda pelajari hari ini?", "Bagaimana pengetahuan tentang jalur rempah ini relevan dengan isu ketahanan pangan global saat ini?", "Apa yang akan Anda lakukan untuk terus belajar tentang sejarah maritim?". Memberikan umpan balik umum tentang partisipasi dan hasil belajar. |
Menjawab pertanyaan reflektif secara individu atau perwakilan kelompok. Menyampaikan kesan dan pembelajaran yang didapat. Memberikan apresiasi atas kerja sama. |
20 menit | Jawaban reflektif peserta didik. |
| PENUTUP (10 menit) |
Berkesadaran: Guru memastikan pemahaman akhir. Bermakna: Menekankan pentingnya sejarah maritim. Menggembirakan: Memberikan motivasi untuk pertemuan berikutnya. |
Menyimpulkan poin-poin penting pembelajaran hari ini. Memberikan penguatan tentang pentingnya memahami sejarah jalur rempah. Memberikan umpan balik spesifik terkait kekuatan dan area perbaikan yang teramati selama pertemuan. Menyampaikan topik dan aktivitas untuk pertemuan selanjutnya. |
Menyimak kesimpulan guru. Menerima umpan balik dan motivasi. Mencatat topik pertemuan berikutnya. |
10 menit | Partisipasi dalam kesimpulan dan pencatatan materi. |
ASESMEN PEMBELAJARAN
| Asesmen pada Awal Pembelajaran | Tujuan: Mengukur pengetahuan awal peserta didik tentang rempah dan jalur rempah. Bentuk/Instrumen: Pertanyaan lisan (apersepsi). Teknik: Tanya jawab. Bukti yang Dinilai: Tingkat pemahaman awal peserta didik. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu menyebutkan minimal satu jenis rempah dan satu informasi terkait sejarahnya. Tindak Lanjut: Guru memetakan pemahaman awal untuk menyesuaikan kedalaman materi. |
| Asesmen pada Proses Pembelajaran | Tujuan: Menilai pemahaman konsep, kemampuan analisis, dan kolaborasi peserta didik selama diskusi dan pembuatan peta konsep. Bentuk/Instrumen: Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dan Observasi Partisipasi Kelompok. Teknik: Penilaian kinerja kelompok, observasi proses. Bukti yang Dinilai: Isi LKPD, kualitas peta konsep, keaktifan dalam diskusi, kemampuan menyampaikan gagasan. Kriteria Keberhasilan: Kelompok mampu menganalisis dampak jalur rempah secara logis dalam LKPD dan peta konsep. Tindak Lanjut: Umpan balik konstruktif diberikan selama proses dan setelah presentasi untuk perbaikan. |
| Asesmen pada Akhir Pembelajaran | Tujuan: Menilai pemahaman mendalam dan kemampuan refleksi peserta didik. Bentuk/Instrumen: Pertanyaan reflektif lisan dan observasi partisipasi dalam sesi refleksi. Teknik: Tanya jawab, observasi. Bukti yang Dinilai: Kualitas jawaban reflektif, kemampuan mengaitkan materi dengan isu kekinian. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu mengaitkan pembelajaran jalur rempah dengan isu ketahanan pangan global. Tindak Lanjut: Guru memberikan penguatan dan motivasi untuk pembelajaran selanjutnya. |
RUBRIK PENILAIAN
Tujuan Pembelajaran yang Dinilai: Peserta didik mampu menganalisis secara kritis minimal tiga dampak positif dan tiga dampak negatif dari jalur rempah terhadap peradaban Nusantara dan dunia, serta mengaitkannya dengan fenomena perdagangan global masa kini, ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam diskusi dan presentasi kelompok.| Indikator | Baru Memulai | Berkembang | Cakap | Mahir |
|---|---|---|---|---|
| Analisis Dampak Positif Jalur Rempah | Belum mampu menyebutkan dampak positif jalur rempah. | Mampu menyebutkan satu atau dua dampak positif dengan bantuan. | Mampu menyebutkan minimal tiga dampak positif jalur rempah secara jelas. | Mampu menganalisis dampak positif jalur rempah secara mendalam dengan contoh konkret dan relevan. |
| Analisis Dampak Negatif Jalur Rempah | Belum mampu menyebutkan dampak negatif jalur rempah. | Mampu menyebutkan satu atau dua dampak negatif dengan bantuan. | Mampu menyebutkan minimal tiga dampak negatif jalur rempah secara jelas. | Mampu menganalisis dampak negatif jalur rempah secara kritis dengan mengaitkan pada aspek sosial dan ekonomi. |
| Keterkaitan dengan Perdagangan Global Masa Kini | Kesulitan menghubungkan jalur rempah dengan perdagangan global. | Mampu membuat hubungan sederhana antara jalur rempah dan perdagangan global. | Mampu mengaitkan minimal satu aspek jalur rempah dengan fenomena perdagangan global saat ini. | Mampu menganalisis konektivitas kompleks antara sejarah jalur rempah dan dinamika perdagangan global kontemporer. |
| Kualitas Presentasi dan Kolaborasi Kelompok | Presentasi kurang jelas, kolaborasi minim. | Presentasi cukup jelas, kolaborasi mulai terlihat. | Presentasi jelas dan terstruktur, kolaborasi dalam kelompok baik. | Presentasi sangat menarik dan informatif, kolaborasi efektif dan semua anggota berkontribusi. |
|
Mengetahui, Kepala Sekolah |
Tuban, Juli 2026 Guru Mata Pelajaran |
|
Amirul Faisal Rizza, M.Pd. NIP. •••••••••••••••• |
Irianto Pontjowardoyo, S.Pd NIP. •••••••••••••••• |