PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM
RPP PERTEMUAN 2 DARI 5
| Sekolah | SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN |
| Nama Guru | Irianto Pontjowardoyo, S.Pd |
| Mata Pelajaran | Sejarah |
| Kelas/Semester | X / Ganjil |
| Alokasi Waktu | 3 JP (135 menit) |
IDENTIFIKASI
| Peserta Didik | Kesiapan peserta didik dipetakan melalui asesmen diagnostik pada pertemuan sebelumnya. Pengetahuan awal tentang sejarah Nusantara cukup beragam. Minat terhadap sejarah maritim dan jalur perdagangan cukup tinggi. Kebutuhan belajar difokuskan pada penguatan konsep dan aplikasinya melalui kegiatan kontekstual. Pemetaan dilakukan melalui observasi awal dan tanya jawab singkat. |
| Materi Pelajaran | Materi mengenai Jalur Rempah merupakan materi yang relevan dengan konteks sejarah maritim Indonesia dan memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan ekonomi dan sosial masa lalu serta masa kini. Tingkat kesulitan materi sedang, namun memerlukan pemahaman konsep yang kuat. Potensi miskonsepsi terkait kronologi dan pengaruh budaya perlu diantisipasi. Integrasi nilai yang ditanamkan adalah kesadaran sejarah, kebanggaan terhadap warisan bangsa, dan semangat kolaborasi. |
| Dimensi Profil Lulusan (DPL) | Komunikasi, Penalaran Kritis |
| Capaian Pembelajaran | Pemahaman Konsep: Pada akhir fase ini, peserta didik mampu memahami konsep dasar asal usul nenek moyang dan jalur rempah; menganalisis serta mengevaluasi asal usul nenek moyang dan jalur rempah dalam ruang lingkup lokal, nasional, serta global; menganalisis serta mengevaluasi asal usul nenek moyang dan jalur rempah dalam dimensi masa lalu, masa kini, serta masa depan; menganalisis serta mengevaluasi asal usul nenek moyang dan jalur rempah dari pola perkembangan, perubahan, keberlanjutan, dan keberulangan; menganalisis serta mengevaluasi asal usul nenek moyang dan jalur rempah secara diakronis (kronologi) dan/atau sinkronis. Keterampilan Proses: Pada akhir fase ini, peserta didik mampu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengorganisasikan informasi, menarik kesimpulan, mengomunikasikan, merefleksikan dan merencanakan proyek lanjutan secara kolaboratif tentang asal usul nenek moyang dan jalur rempah. |
DESAIN PEMBELAJARAN
| Lintas Disiplin Ilmu | Pembelajaran mengenai jalur rempah secara inheren berkaitan dengan Geografi (pemetaan rute pelayaran, iklim), Ekonomi (perdagangan, komoditas), dan Sosiologi (interaksi antarbudaya). Pemahaman konsep ini juga dapat diperkaya melalui pemanfaatan teknologi informasi dan data, yang mencakup aspek KKA dan Sistem Ketahanan Pangan (SIKAP) SMAN 1 Parengan Tuban, misalnya dalam menganalisis pola distribusi pangan historis dan dampaknya terhadap ketahanan pangan lokal. |
| Tujuan Pembelajaran | Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, peserta didik mampu menganalisis peran strategis jalur rempah dalam peradaban Nusantara dan dunia, serta mengaitkannya dengan konteks ketahanan pangan masa kini melalui presentasi kelompok dan diskusi interaktif. |
| Topik Pembelajaran | Pendalaman Jalur Rempah dan Pengaruhnya |
| Praktik Pedagogis | Model: Contextual Teaching and Learning (CTL) Strategi: Pembelajaran aktif, kolaboratif, dan berbasis masalah. Metode: Presentasi, Pembuatan Peta, Diskusi. Alasan Pemilihan: Model CTL dipilih agar peserta didik dapat menghubungkan materi jalur rempah dengan pengalaman nyata dan konteks masa kini, termasuk relevansinya dengan ketahanan pangan. Metode presentasi dan diskusi mendorong komunikasi aktif, sementara pembuatan peta membantu visualisasi rute perdagangan. Penerapan Sintaks Model: - Mengaktifkan pengetahuan awal: Melalui apersepsi dan tanya jawab tentang pengetahuan awal peserta didik mengenai rempah-rempah. - Menghadirkan konteks atau masalah nyata: Membahas pentingnya jalur rempah bagi peradaban dan relevansinya dengan isu global saat ini. - Melakukan inkuiri dan bertanya: Mendorong peserta didik untuk bertanya dan mencari informasi lebih lanjut. - Belajar melalui komunitas atau kolaborasi: Melalui diskusi kelompok dan presentasi. - Memberikan pemodelan: Guru memberikan contoh analisis dampak jalur rempah. - Melakukan refleksi: Peserta didik merefleksikan pembelajaran yang telah didapatkan. - Melaksanakan asesmen autentik: Melalui observasi dan pertanyaan formatif. |
| Kemitraan Pembelajaran | Kolaborasi dengan guru Geografi untuk pemetaan rute pelayaran dan analisis wilayah strategis, serta dengan unit perpustakaan sekolah untuk penyediaan sumber bacaan tambahan mengenai sejarah maritim dan rempah-rempah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang kondusif dengan penataan meja yang mendukung kerja kelompok, akses internet untuk riset singkat, serta lingkungan sekolah yang mendorong diskusi dan kolaborasi antarpeserta didik. |
| Pemanfaatan Digital | Penggunaan proyektor untuk menampilkan peta rute rempah dan video singkat, serta pemanfaatan gawai peserta didik untuk mencari informasi tambahan secara daring terkait komoditas rempah dan negara produsennya. |
PENGALAMAN BELAJAR
| Tahap | Prinsip Pembelajaran Mendalam | Aktivitas Guru | Aktivitas Murid | Alokasi Waktu | Bukti Belajar |
|---|---|---|---|---|---|
| AWAL | Bermakna, Menggembirakan | Memberikan salam, menanyakan kabar, berdoa. Melakukan apersepsi dengan menampilkan gambar rempah-rempah atau peta jalur perdagangan kuno. Menyampaikan tujuan pembelajaran dan kriteria penilaian. Mengajukan pertanyaan pemantik: "Mengapa rempah-rempah sangat berharga di masa lalu?" | Menjawab salam, berdoa, merespon apersepsi dengan antusias, mencatat tujuan pembelajaran dan kriteria. Menjawab pertanyaan pemantik sesuai pengetahuan awal. | 15 menit | Kehadiran, partisipasi aktif dalam apersepsi dan tanya jawab. |
| INTI - MEMAHAMI | Bermakna, Berkesadaran | Memfasilitasi pembentukan kelompok diskusi. Memberikan pengantar singkat mengenai pentingnya jalur rempah dan dampaknya. Memandu peserta didik dalam mengidentifikasi komoditas rempah utama dan wilayah penghasilnya. Menyajikan peta interaktif jalur rempah. | Membentuk kelompok diskusi. Mendengarkan penjelasan guru. Mengamati peta interaktif. Mengidentifikasi komoditas rempah dan wilayah penghasilnya dalam diskusi kelompok. Mencatat informasi penting. | 45 menit | Catatan hasil diskusi kelompok, keaktifan dalam mengidentifikasi komoditas. |
| INTI - MENGAPLIKASI | Bermakna, Menggembirakan | Membimbing setiap kelompok untuk menganalisis dampak jalur rempah terhadap: 1) Peradaban Nusantara, 2) Perdagangan global, 3) Potensi ketahanan pangan di masa lalu dan relevansinya dengan ketahanan pangan SMAN 1 Parengan Tuban saat ini. Memfasilitasi pemanfaatan gawai untuk mencari data pendukung (misal: negara produsen rempah saat ini). | Menganalisis dampak jalur rempah dengan fokus pada peradaban Nusantara, perdagangan global, dan ketahanan pangan, serta mengaitkannya dengan konteks lokal. Mencari data pendukung menggunakan gawai. Menyusun poin-poin analisis untuk presentasi. | 40 menit | Poin-poin analisis dampak jalur rempah, data pendukung yang ditemukan. |
| INTI - MEREFLEKSI | Bermakna, Berkesadaran | Memandu setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil analisisnya. Memberikan umpan balik konstruktif dan pertanyaan klarifikasi. Memfasilitasi diskusi antar kelompok untuk menguatkan pemahaman. Meminta peserta didik secara individu merefleksikan pembelajaran hari ini. | Mempresentasikan hasil analisis kelompok. Menyimak presentasi kelompok lain dan memberikan tanggapan. Menjawab pertanyaan klarifikasi dari guru dan teman. Melakukan refleksi tertulis singkat mengenai apa yang dipelajari, hal menarik, dan kesulitan yang dihadapi. | 25 menit | Hasil presentasi kelompok, keaktifan dalam diskusi, refleksi individu. |
| PENUTUP | Menggembirakan | Bersama peserta didik merangkum poin-poin penting pembelajaran. Memberikan apresiasi atas partisipasi aktif. Menyampaikan pengantar singkat untuk pertemuan berikutnya (misal: Kerajaan Hindu-Buddha). Memberikan tugas membaca materi selanjutnya. | Menyimak rangkuman, memberikan apresiasi, mencatat informasi untuk pertemuan selanjutnya, dan mempersiapkan diri untuk pembelajaran berikutnya. | 10 menit | Partisipasi dalam rangkuman, kesiapan mengikuti pertemuan berikutnya. |
ASESMEN PEMBELAJARAN
| Asesmen pada Awal Pembelajaran | Tujuan: Mengukur pengetahuan awal peserta didik tentang jalur rempah dan memotivasi belajar. Bentuk/Instrumen: Pertanyaan lisan singkat (apersepsi). Teknik: Tanya jawab. Bukti yang Dinilai: Tingkat pemahaman awal, antusiasme. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu menjawab pertanyaan pemantik dengan baik. Tindak Lanjut: Menyesuaikan kedalaman penjelasan materi. |
| Asesmen pada Proses Pembelajaran | Tujuan: Memantau pemahaman konsep dan keterampilan analisis peserta didik selama pembelajaran. Bentuk/Instrumen: Observasi keaktifan diskusi kelompok, pertanyaan formatif selama presentasi, hasil poin analisis kelompok. Teknik: Observasi, Tanya Jawab, Penilaian Kinerja Kelompok. Bukti yang Dinilai: Keterlibatan dalam diskusi, kualitas analisis, kemampuan mengaitkan konsep, penggunaan informasi pendukung. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu berdiskusi aktif, memberikan argumen yang relevan, dan menyusun analisis yang terstruktur. Tindak Lanjut: Memberikan umpan balik perbaikan langsung kepada kelompok, memfasilitasi diskusi lebih lanjut. |
| Asesmen pada Akhir Pembelajaran | Tujuan: Menilai ketercapaian tujuan pembelajaran mengenai analisis dampak jalur rempah dan relevansinya. Bentuk/Instrumen: Refleksi individu tertulis, kualitas presentasi kelompok. Teknik: Penilaian Produk (presentasi), Self Assessment (refleksi). Bukti yang Dinilai: Kedalaman analisis dampak, kemampuan mengaitkan dengan ketahanan pangan, kejelasan penyampaian, pemahaman yang direfleksikan. Kriteria Keberhasilan: Peserta didik mampu menyajikan analisis yang komprehensif dan relevan, serta merefleksikan pembelajaran dengan baik. Tindak Lanjut: Memberikan umpan balik individual/kelompok, merencanakan pengayaan atau remedial jika diperlukan. |
RUBRIK PENILAIAN
Tujuan Pembelajaran yang dinilai: Peserta didik mampu menganalisis peran strategis jalur rempah dalam peradaban Nusantara dan dunia, serta mengaitkannya dengan konteks ketahanan pangan masa kini melalui presentasi kelompok dan diskusi interaktif.| Indikator | Baru Memulai | Berkembang | Cakap | Mahir |
|---|---|---|---|---|
| Kemampuan Menganalisis Dampak Jalur Rempah terhadap Peradaban Nusantara | Hanya menyebutkan satu dampak umum tanpa penjelasan. | Menyebutkan beberapa dampak namun belum terperinci atau terhubung secara logis. | Menjelaskan minimal dua dampak signifikan jalur rempah terhadap peradaban Nusantara dengan contoh yang relevan. | Menganalisis dampak jalur rempah secara mendalam, mengidentifikasi perubahan sosial, ekonomi, dan budaya yang kompleks serta berkelanjutan. |
| Kemampuan Menganalisis Dampak Jalur Rempah terhadap Perdagangan Global | Kurang memahami konsep perdagangan global terkait rempah. | Menyebutkan bahwa rempah diperdagangkan ke luar negeri, namun kurang detail. | Menjelaskan bagaimana jalur rempah menghubungkan Nusantara dengan pasar global, menyebutkan komoditas utama dan negara tujuan perdagangan. | Menganalisis peran Nusantara dalam jaringan perdagangan global abad pertengahan, termasuk dinamika permintaan, penawaran, dan persaingan antar pedagang. |
| Kemampuan Mengaitkan Jalur Rempah dengan Ketahanan Pangan Masa Kini | Kesulitan menghubungkan sejarah rempah dengan konsep ketahanan pangan. | Mampu menyebutkan bahwa rempah dulunya penting, namun tidak bisa mengaitkannya dengan ketahanan pangan modern. | Menjelaskan bahwa ketersediaan rempah di masa lalu mempengaruhi sistem pangan dan dapat dijadikan pelajaran untuk strategi ketahanan pangan masa kini (misal: diversifikasi pangan, nilai ekonomi komoditas lokal). | Menganalisis secara kritis bagaimana pola perdagangan rempah historis dapat memberikan inspirasi atau pelajaran bagi upaya peningkatan ketahanan pangan di tingkat lokal (misal: pengembangan agribisnis rempah Tuban) dan global. |
| Kualitas Presentasi dan Diskusi Kelompok | Presentasi tidak jelas, partisipasi minim. | Presentasi kurang terstruktur, partisipasi anggota kelompok tidak merata. | Presentasi cukup terstruktur, semua anggota kelompok berpartisipasi aktif dalam menyajikan ide dan menjawab pertanyaan. | Presentasi sangat jelas, menarik, dan informatif. Semua anggota kelompok berpartisipasi aktif, memberikan kontribusi berharga, dan mampu berdiskusi secara kritis. |
- Baru Memulai: Pemahaman/keterampilan sangat dasar.
- Berkembang: Mulai berkembang tetapi masih perlu perbaikan.
- Cakap: Baik dan sesuai harapan.
- Mahir: Sangat baik dan melebihi harapan.
|
Mengetahui, Kepala Sekolah |
Tuban, Juli 2026 Guru Mata Pelajaran |
|
Amirul Faisal Rizza, M.Pd. NIP. •••••••••••••••• |
Irianto Pontjowardoyo, S.Pd NIP. •••••••••••••••• |