← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN Tindak Lanjut

Tindak Lanjut Pertemuan 6 - Sejarah X - Asal Usul Nenek Moyang dan Jalur Rempah

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

RENCANA TINDAK LANJUT PEMBELAJARAN

IDENTITAS PAKET PERTEMUAN

Sekolah : SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Guru : Irianto Pontjowardoyo, S.Pd
Mata Pelajaran : Sejarah
Kelas/Rombel : X
Tingkat/Fase : X / Fase E
Semester : Ganjil
Tahun Pelajaran : 2026/2027
Pertemuan : 6 dari 6
Tanggal/Rentang : 2026-11-02 s.d. 2026-11-08
Topik : Asal Usul Nenek Moyang dan Jalur Rempah
Fokus Kegiatan : Mengaplikasikan konsep, menyajikan hasil, dan merefleksikan capaian.
Asesmen Pertemuan : Asesmen kinerja/produk (infografis) dan refleksi.
Alokasi Waktu RPP : 3 JP (135 menit)
Model Pembelajaran : Discovery Learning
Metode Pembelajaran : Presentasi Kelompok, Diskusi, Pembuatan Infografis
Dimensi Profil Lulusan : Penalaran Kritis, Kreativitas

TUJUAN TINDAK LANJUT

Tindak lanjut ini disusun berdasarkan hasil asesmen sumatif pada pertemuan ke-6 untuk memberikan dukungan yang sesuai bagi setiap peserta didik, memastikan pemahaman yang mendalam terhadap materi asal usul nenek moyang dan jalur rempah, serta mengaitkannya dengan potensi pemanfaatan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) dalam analisis data sejarah dan keselarasan dengan Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban.

PEMETAAN HASIL ASESMEN DAN KEBUTUHAN PESERTA DIDIK

Asesmen akhir pertemuan ke-6 berupa penilaian infografis perbandingan teori asal usul nenek moyang dan jalur rempah, serta refleksi tertulis.

Kategori Ciri Hasil Peserta Didik Kebutuhan Peserta Didik Tindakan Guru
Baru Memulai Infografis kurang informatif, perbandingan teori dangkal, refleksi minim. Belum mampu mengaitkan dengan KKA/SIKAP. Memperdalam pemahaman konsep dasar, melatih analisis perbandingan, membimbing refleksi dan keterkaitan KKA/SIKAP. Remedial, pendampingan intensif.
Berkembang Infografis cukup informatif namun perlu detail, perbandingan teori mulai jelas, refleksi mulai menunjukkan pemikiran. Keterkaitan KKA/SIKAP masih umum. Memperkaya analisis perbandingan, melatih penyajian data yang lebih mendalam, menguatkan refleksi dan integrasi KKA/SIKAP. Remedial, bimbingan kelompok kecil.
Cakap Infografis informatif dan kreatif, perbandingan teori cukup mendalam, refleksi baik dan mulai mengaitkan KKA/SIKAP. Memperluas penerapan konsep, eksplorasi lanjutan KKA/SIKAP, tantangan analisis lebih kompleks. Pengayaan, tugas proyek mandiri.
Mahir Infografis sangat informatif, kreatif, dan analisis mendalam, refleksi sangat baik dengan integrasi KKA/SIKAP yang kuat dan orisinal. Mendorong kontribusi lebih luas, menjadi mentor sebaya, eksplorasi aplikasi KKA/SIKAP di luar konteks pelajaran. Pengayaan, tugas proyek kolaboratif/riset sederhana.

REMEDIAL

Peserta didik yang dikategorikan "Baru Memulai" dan "Berkembang" akan mendapatkan program remedial.

  • Fokus Indikator yang Belum Tercapai: Perbandingan mendalam antar teori asal usul nenek moyang (misal: bukti arkeologis, linguistik, genetik) dan jalur rempah, serta kemampuan menyajikan data pendukung secara visual.
  • Kegiatan Remedial:
    1. Sesi tutor sebaya terstruktur dengan peserta didik yang "Cakap" atau "Mahir" untuk membahas perbedaan kunci antar teori asal usul nenek moyang.
    2. Latihan analisis perbandingan menggunakan studi kasus singkat, difasilitasi guru.
    3. Pendalaman materi melalui video dokumenter pendek dan diskusi terpandu mengenai signifikansi jalur rempah.
    4. Bimbingan intensif dalam membuat kerangka infografis yang lebih terstruktur, fokus pada elemen perbandingan dan visualisasi data.
    5. Sesi tanya jawab khusus untuk mengaitkan pemahaman jalur rempah dengan konsep dasar Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, misalnya bagaimana sejarah perdagangan rempah membentuk pola pangan regional.
    6. Diskusi singkat tentang bagaimana algoritma klasifikasi gambar dalam KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) dapat digunakan untuk menganalisis artefak sejarah atau peta persebaran rempah di masa lalu.
  • Asesmen Ulang: Peserta didik akan diminta membuat infografis mini yang fokus pada perbandingan dua teori asal usul nenek moyang atau aspek spesifik jalur rempah, serta refleksi singkat.

PENGAYAAN

Peserta didik yang dikategorikan "Cakap" dan "Mahir" akan mendapatkan program pengayaan.

  • Tantangan:
    1. Menyusun proposal mini riset tentang kaitan sejarah jalur rempah dengan pengembangan agribisnis modern di Tuban, mengintegrasikan prinsip Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban (misalnya: potensi tanaman rempah lokal yang bernilai ekonomi).
    2. Mengeksplorasi lebih dalam penerapan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) dalam sejarah, misalnya membuat pseudocode sederhana untuk simulasi jalur perdagangan rempah atau merancang flowchart untuk analisis data arkeologis.
    3. Menjadi mentor sebaya bagi peserta didik remedial dalam sesi tutor sebaya yang telah dijadwalkan.
    4. Menyajikan hasil eksplorasi mereka dalam forum kelas atau melalui poster digital.
  • Tujuan: Memperluas cakrawala berpikir kritis dan kreativitas, mendorong kemandirian belajar, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan kolaborasi.

DUKUNGAN DIFERENSIASI

  • Konten: Menyediakan sumber belajar tambahan (artikel ilmiah populer, infografis dari sumber terpercaya) yang lebih mendalam bagi peserta didik yang "Cakap" dan "Mahir", serta ringkasan materi inti yang lebih sederhana bagi peserta didik yang "Baru Memulai".
  • Proses:
    • Peserta didik "Baru Memulai" dan "Berkembang" akan mendapatkan panduan langkah demi langkah yang lebih rinci untuk membuat infografis dan refleksi.
    • Peserta didik "Cakap" dan "Mahir" didorong untuk bekerja secara mandiri atau dalam kelompok kecil yang heterogen untuk tugas pengayaan.
    • Sesi diskusi terpandu untuk mengaitkan materi sejarah dengan KKA dan Program SIKAP akan disesuaikan tingkat kedalamannya.
  • Produk:
    • Bagi yang kesulitan visual, infografis dapat diganti dengan presentasi lisan yang didukung poin-poin kunci atau narasi tertulis yang detail.
    • Peserta didik yang mahir dapat diminta membuat video singkat penjelasan infografis mereka.
  • Lingkungan: Memfasilitasi ruang diskusi yang kondusif, baik secara fisik maupun virtual, serta menyediakan akses ke perangkat digital dan sumber daya informasi yang relevan.
  • Dukungan Khusus: Guru memberikan perhatian individual dan dorongan motivasi kepada peserta didik yang membutuhkan, serta memfasilitasi kolaborasi antar siswa.

UMPAN BALIK KONSTRUKTIF

  • Baru Memulai: "Infografis Anda sudah menunjukkan usaha awal dalam menampilkan informasi. Untuk perbaikan selanjutnya, coba tambahkan lebih banyak detail perbandingan antar teori asal usul nenek moyang dan pastikan setiap poin didukung oleh fakta. Refleksi Anda memberikan gambaran awal, mari kita perdalam lagi bagaimana sejarah rempah ini bisa dilihat dari sudut pandang ketahanan pangan lokal kita."
  • Berkembang: "Perbandingan teori yang Anda sajikan cukup jelas, dan infografisnya mulai menarik. Untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi, pertimbangkan untuk menambahkan analisis yang lebih mendalam mengenai bukti-bukti pendukung setiap teori. Refleksi Anda sudah mulai mengarah, mari kita eksplorasi lebih jauh bagaimana konsep KKA bisa membantu kita memahami data sejarah seperti persebaran rempah."
  • Cakap: "Infografis Anda sangat informatif, kreatif, dan analisis perbandingannya mendalam. Refleksi Anda menunjukkan pemahaman yang baik tentang keterkaitan materi dengan Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban. Untuk pengayaan, Anda bisa mencoba meneliti potensi tanaman rempah non-tradisional yang bisa dikembangkan di daerah kita."
  • Mahir: "Presentasi dan infografis Anda luar biasa! Analisis Anda sangat kritis dan refleksi Anda menunjukkan pemahaman yang mendalam serta orisinalitas dalam mengaitkan sejarah jalur rempah dengan aplikasi KKA dan relevansinya dengan ketahanan pangan. Anda bisa terus berkontribusi dengan menjadi mentor bagi teman-teman yang membutuhkan."

KOMUNIKASI DENGAN PIHAK TERKAIT

Jika ditemukan adanya kesulitan belajar yang signifikan atau pola perilaku yang memerlukan perhatian khusus, guru akan berkomunikasi dengan wali kelas untuk mendapatkan masukan dan dukungan, serta dengan orang tua/wali peserta didik yang bersangkutan melalui telepon atau pertemuan singkat, dengan tetap menjaga kerahasiaan data dan privasi peserta didik.

MONITORING PROSES TINDAK LANJUT

Nama Peserta Didik Indikator Belum Tercapai Tindakan Guru Waktu Pelaksanaan Hasil Tindak Lanjut Berikutnya
(Nama Siswa Remedial 1) Perbandingan teori Pendampingan intensif, latihan analisis Minggu pertama setelah asesmen (Catatan perkembangan) (Perlu pendalaman lagi/Selesai)
(Nama Siswa Remedial 2) Integrasi KKA/SIKAP Diskusi terpandu, contoh aplikasi Minggu pertama setelah asesmen (Catatan perkembangan) (Perlu pendalaman lagi/Selesai)
(Nama Siswa Pengayaan 1) Analisis kompleks Tugas proyek mandiri, bimbingan guru Minggu kedua setelah asesmen (Catatan hasil proyek) (Presentasi hasil/Tugas lanjutan)
(Nama Siswa Pengayaan 2) Kreativitas produk Eksplorasi aplikasi KKA Minggu kedua setelah asesmen (Catatan hasil eksplorasi) (Presentasi hasil/Tugas lanjutan)

REFLEKSI GURU

  1. Sejauh mana peserta didik mencapai tujuan pembelajaran pada pertemuan ke-6, khususnya dalam mengaplikasikan konsep, menyajikan hasil, dan merefleksikan capaian terkait asal usul nenek moyang, jalur rempah, KKA, dan Program SIKAP?
  2. Bagaimana efektivitas model Discovery Learning dan metode yang digunakan dalam mendorong penalaran kritis dan kreativitas peserta didik pada sesi akhir ini?
  3. Apakah kegiatan remedial dan pengayaan yang dirancang sudah tepat sasaran dan memberikan dukungan yang memadai sesuai kebutuhan peserta didik?
  4. Bagaimana integrasi KKA dan Program SIKAP dalam pembelajaran sejarah ini dapat ditingkatkan agar lebih bermakna dan aplikatif bagi peserta didik di masa mendatang?
  5. Strategi apa yang perlu saya terapkan pada pembelajaran berikutnya untuk memperbaiki proses dan hasil belajar peserta didik berdasarkan pengalaman pada pertemuan ini?

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.