← Daftar Dokumen
SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN Tindak Lanjut

Tindak Lanjut Pertemuan 2 - Sejarah X - Asal Usul Nenek Moyang dan Jalur Rempah

BACA SAJA

NIP, NIK, dan NUPTK dalam bentuk teks disamarkan pada tampilan publik.

RENCANA TINDAK LANJUT PEMBELAJARAN

IDENTITAS PAKET PERTEMUAN

Sekolah : SMA NEGERI 1 PARENGAN TUBAN
Guru : Irianto Pontjowardoyo, S.Pd
Mata Pelajaran : Sejarah
Kelas/Rombel : X
Tingkat/Fase : X / Fase E
Semester : Ganjil
Tahun Pelajaran : 2026/2027
Pertemuan : 2 dari 6
Tanggal/Rentang : 2026-10-05 s.d. 2026-10-11
Topik : Asal Usul Nenek Moyang dan Jalur Rempah
Fokus Kegiatan : Pendalaman dan pengaplikasian konsep melalui aktivitas kontekstual.
Asesmen Pertemuan : Observasi, pertanyaan formatif, dan umpan balik.
Alokasi Waktu RPP : Pertemuan 2 dari 6 · 3 JP (135 menit)
Model : Discovery Learning
Metode : Presentasi Kelompok, Diskusi, Pembuatan Infografis
Dimensi Profil Lulusan : Penalaran Kritis, Kreativitas

TUJUAN TINDAK LANJUT

Tindak lanjut pembelajaran ini bertujuan untuk memberikan dukungan yang terpersonalisasi kepada peserta didik berdasarkan hasil asesmen formatif pertemuan 2, yaitu observasi, pertanyaan formatif, dan umpan balik terkait pembandingan teori asal usul nenek moyang dan penjelasan aspek jalur rempah melalui pembuatan infografis. Fokus tindak lanjut adalah pada penguatan pemahaman konsep, pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kreativitas, serta memastikan semua peserta didik mencapai tujuan pembelajaran.

PEMETAAN HASIL ASESMEN DAN TINDAKAN GURU

Kategori Peserta Didik Ciri Hasil Asesmen (Contoh) Kebutuhan Belajar Tindakan Guru
Baru Memulai Kesulitan mengidentifikasi minimal dua teori asal usul nenek moyang; infografis sangat sederhana dan minim informasi relevan tentang jalur rempah. Penguatan konsep dasar asal usul nenek moyang; bimbingan teknis pembuatan infografis sederhana. Remedial materi teori nenek moyang; pendampingan intensif pembuatan infografis.
Berkembang Mampu menyebutkan dua teori asal usul nenek moyang namun kurang mendalam; menjelaskan satu aspek jalur rempah dengan informasi terbatas; infografis kurang menarik secara visual. Pendalaman perbandingan teori asal usul nenek moyang; perluasan informasi jalur rempah; peningkatan kreativitas visual infografis. Remedial pembandingan teori; pengayaan topik jalur rempah; bimbingan desain infografis.
Cakap Mampu membandingkan dua teori asal usul nenek moyang; menjelaskan satu aspek jalur rempah dengan cukup baik; infografis informatif namun bisa lebih kreatif. Penguatan aspek penalaran kritis dalam perbandingan teori; eksplorasi lebih dalam aspek jalur rempah; peningkatan kreativitas penyajian. Pengayaan analisis perbandingan teori; proyek infografis dengan tantangan tambahan (misal: integrasi visualisasi data).
Mahir Mampu membandingkan dua teori asal usul nenek moyang secara komprehensif; menjelaskan satu aspek jalur rempah dengan detail dan analisis; infografis sangat informatif dan kreatif. Pengembangan kemampuan analisis mendalam dan sintesis informasi; eksplorasi potensi penerapan pengetahuan dalam konteks masa kini. Pengayaan riset mendalam tentang jalur rempah atau teori migrasi; proyek kreasi konten digital terkait topik.

REMEDIAL

Peserta didik yang dikategorikan "Baru Memulai" dan "Berkembang" akan mendapatkan perlakuan remedial dengan fokus pada indikator yang belum tercapai:

  • Indikator yang Belum Tercapai: Kemampuan membandingkan minimal dua teori asal usul nenek moyang bangsa Indonesia dan menjelaskan paling tidak satu aspek penting dari jalur rempah.
  • Kegiatan Remedial:
    1. Sesi diskusi terbimbing dengan guru untuk mengulas kembali perbedaan mendasar antar teori asal usul nenek moyang (misalnya, teori Yunan dan teori Nusantara) menggunakan peta konsep sederhana.
    2. Latihan identifikasi informasi kunci tentang satu aspek jalur rempah (misalnya, komoditas utama dan dampaknya) melalui studi kasus singkat yang disajikan guru.
    3. Bimbingan pembuatan kerangka infografis yang fokus pada penyajian perbandingan teori dan satu aspek jalur rempah secara jelas.
    4. Pendampingan dalam mencari sumber visual yang relevan dan menyusun narasi singkat untuk infografis.
  • Dukungan Bahan: Ringkasan materi teori asal usul nenek moyang, contoh infografis sederhana, dan panduan singkat mencari informasi jalur rempah.
  • Asesmen Ulang: Penilaian infografis yang disederhanakan dengan fokus pada ketepatan informasi dasar teori dan satu aspek jalur rempah, serta observasi partisipasi dalam diskusi.

PENGAYAAN

Peserta didik yang dikategorikan "Cakap" dan "Mahir" akan mendapatkan pengayaan sebagai berikut:

  • Peserta Didik "Cakap":
    1. Tantangan analisis mendalam: Membandingkan lebih dari dua teori asal usul nenek moyang atau menganalisis dampak ekonomi dan sosial dari jalur rempah secara lebih luas.
    2. Kreativitas Penyajian: Menambahkan elemen interaktif sederhana pada infografis (misalnya, kode QR ke sumber tambahan) atau menyajikan dalam format digital yang lebih dinamis.
  • Peserta Didik "Mahir":
    1. Riset Mandiri: Menjelajahi teori-teori migrasi manusia yang lebih baru atau menganalisis konektivitas global yang dimulai dari jalur rempah.
    2. Kreasi Konten: Membuat infografis yang tidak hanya informatif tetapi juga analitis, atau merancang prototipe sederhana simulasi jalur perdagangan rempah menggunakan algoritma dasar (konsep awal KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial)) yang dapat dipresentasikan kepada teman sekelas.
  • Konteks Integrasi Program SIKAP: Bagi peserta didik yang tertarik pada aspek agrikultur, mereka dapat mengeksplorasi bagaimana komoditas rempah yang diperdagangkan di masa lalu (misalnya, cengkeh, pala) dapat dioptimalkan dalam pertanian modern di Tuban, menghubungkannya dengan konsep Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban, misalnya melalui studi potensi budidaya rempah lokal.

DUKUNGAN DIFERENSIASI

Aspek Diferensiasi Deskripsi Tindakan
Konten Menyediakan materi bacaan dengan tingkat kedalaman berbeda (ringkasan vs. artikel ilmiah); menyediakan template infografis yang bervariasi (sederhana vs. kompleks).
Proses Memberikan pilihan metode riset (online, buku); memberikan waktu tambahan untuk penyelesaian tugas; mendampingi secara individual atau kelompok kecil sesuai kebutuhan.
Produk Memungkinkan pilihan format akhir (infografis cetak, digital, presentasi singkat); memberikan kriteria penilaian yang disesuaikan dengan tingkat kesulitan yang dipilih siswa.
Lingkungan Menata ruang kelas untuk memfasilitasi kerja kelompok kolaboratif atau kerja individu yang tenang; menyediakan akses sumber belajar yang mudah.
Dukungan Khusus Peserta didik dengan kebutuhan belajar spesifik akan mendapatkan pendampingan tambahan atau penyesuaian tugas sesuai rekomendasi.

UMPAN BALIK KONSTRUKTIF

  • Baru Memulai: "Bagus sekali kamu sudah mencoba membuat infografisnya! Untuk pertemuan berikutnya, mari kita fokus pada memastikan ada minimal dua teori asal usul nenek moyang yang jelas di sana, ya. Saya akan bantu kamu menemukan informasi utamanya."
  • Berkembang: "Kamu sudah mampu membandingkan teori A dan B, itu bagus. Untuk membuat infografismu lebih menarik, coba tambahkan satu fakta menarik lagi tentang jalur rempah yang kamu pilih, dan perhatikan penataan warnanya agar lebih cerah."
  • Cakap: "Analisis perbandingan teorimu sudah cukup tajam. Untuk melangkah lebih jauh, coba kamu eksplorasi bagaimana persebaran rempah di jalur tersebut memengaruhi budaya masyarakat di sepanjang rutenya. Infografismu sudah informatif, mungkin bisa ditambahkan visualisasi peta yang lebih detail."
  • Mahir: "Pemahamanmu tentang asal usul nenek moyang dan jalur rempah sangat mendalam, analisisnya komprehensif. Sebagai tantangan lanjutan, bagaimana jika kamu coba rancang alur pikir (pseudocode) untuk sebuah program sederhana yang memetakan rute perdagangan rempah berdasarkan data historis, ini akan sangat menarik untuk eksplorasi KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial)."

KOMUNIKASI

Jika ditemukan kendala belajar yang signifikan pada peserta didik yang memerlukan perhatian lebih dari orang tua/wali, guru akan melakukan komunikasi dengan wali kelas terlebih dahulu untuk mendapatkan saran, kemudian menghubungi orang tua/wali melalui telepon atau pertemuan singkat dengan tetap menjaga kerahasiaan dan privasi peserta didik.

MONITORING

Nama Peserta Didik Indikator yang Belum Tercapai (dari Tujuan Pembelajaran) Tindakan yang Dilakukan Guru Waktu Pelaksanaan Hasil Tindak Lanjut Berikutnya
[Nama Siswa 1] Menjelaskan satu aspek penting dari jalur rempah. Pendampingan mencari sumber informasi jalur rempah, bimbingan penyusunan narasi singkat. Selama jam pelajaran dan sesi remedial. Informasi jalur rempah mulai lebih terstruktur. Asesmen ulang infografis, fokus pada aspek jalur rempah.
[Nama Siswa 2] Membandingkan minimal dua teori asal usul nenek moyang. Diskusi terbimbing perbandingan teori, pembuatan peta konsep sederhana. Selama jam pelajaran dan sesi remedial. Mulai memahami perbedaan utama antar teori. Latihan soal pilihan ganda perbandingan teori.
[Nama Siswa 3] Kreativitas penyajian infografis. Memberikan contoh elemen desain visual yang menarik, bimbingan pemilihan font dan layout. Selama sesi pendampingan pembuatan infografis. Peningkatan estetika visual infografis. Observasi hasil akhir infografis.
[Nama Siswa 4] (Peserta didik mahir) Memberikan tantangan riset tambahan tentang konektivitas global jalur rempah. Di luar jam pelajaran, sebagai bagian dari pengayaan. Menghasilkan analisis tambahan yang mendalam. Presentasi singkat hasil riset pada sesi berikutnya.

REFLEKSI GURU

  1. Bagaimana tingkat keterlibatan peserta didik dalam aktivitas Discovery Learning dan pembuatan infografis hari ini? Apa yang dapat ditingkatkan?
  2. Apakah stimulus awal yang diberikan guru sudah cukup memicu rasa ingin tahu dan penalaran kritis peserta didik untuk membandingkan teori asal usul nenek moyang?
  3. Seberapa efektif metode diskusi kelompok dan presentasi dalam memfasilitasi pemahaman mendalam tentang jalur rempah?
  4. Apakah ada peserta didik yang mengalami kesulitan signifikan dalam memahami konsep atau menggunakan teknologi untuk infografis? Bagaimana penyesuaian yang perlu dilakukan?
  5. Bagaimana integrasi konsep KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) dan Program SIKAP (Sistem Ketahanan Pangan) SMAN 1 Parengan Tuban dalam pembelajaran ini dapat diperluas pada pertemuan selanjutnya untuk memberikan makna yang lebih mendalam bagi peserta didik?

Halaman publik hanya untuk membaca. Fitur ekspor, unduh, edit, dan hapus tidak tersedia.